O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
i 
“Banana Risoles Combi” 
Ditujukan untuk mengikuti Bisnis Plan Competition HIMA Manajemen Fakultas 
Ekonomi Universitas ...
ii 
Statement of Authorship 
“Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa hasil ide bisni plan 
ini dengan jud...
iii 
KATA PENGANTAR 
Dengan terselesaikannya Bisnis Plan Competition yang berjudul “Banana 
Risoles Combi”, kami ingin men...
iv 
DAFTAR ISI 
JUDUL .......................................................................................................
v 
2.3 Opportunity ...................................................................................... 15 
2.4 Threat ....
vi 
DAFTAR GAMBAR 
Gambar 1 Struktur Organisasi Usaha Banana Risoles Combi ..................... 5
1 
BAB I 
PENDAHULUAN 
1.1 Latar Belakang 
Indonesia dikenal sebagai negara agraris dan maritim. Dengan 
suburnya lahan pe...
kreasi olahan buah pisang baru, yaitu Banana risoles combi dengan variasi 
rasa dan isi yang mudah diterima oleh masyaraka...
memaksimumkan profit dan maksimum output. Usaha ini 
berorientasi untuk kalangan mahasiswa dan masyarakat baik 
menengah a...
Visi dan misi yang terdapat pada usaha ini belum tertulis 
dengan jelas, namun berdasarkan kesepakatan bersama diperoleh 
...
5 
Gambar 1 Struktur Organisasi Usaha Banana Risoles Combi 
Sumber : Usaha Banana Risoles Combi 
Deskripsi Pekerjaan dan T...
d. Mengatur penjadwalan produksi. 
4. Manager pemasaran 
a. Merencanakan dan melakukan kegiatan promosi produk. 
b. Menggi...
menciptakan jenis makanan yang baru yang tidak biasa bagi 
masyarakat. 
7 
1.3.2 Tujuan Business Plan 
1. Segi Bisnis 
a) ...
8 
a) Bagi Pelaku Bisnis 
Dapat memberikan peluang baru bagi para pelaku bisnis 
(enterpreneur) berupa ‘risoles pisang com...
Membuka usaha dibidang kuliner. Usaha ini menjual 
makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar pisang yang 
diolah dengan...
berdasarkan bahwa pasar di lingkungan mahasiswa sangat 
potensial dan mempunyai tanggapan yang positif mengenai 
produk ka...
Dari segmentasi di atas ada empat konsumen yang menjadi 
target pemasaran produk Banana risoles combi ini, yaitu : 
1. Ana...
pisang mengandung glukosa kompleks yang 
mengenyangkan. Buah pisang juga sering dikonsumsi 
oleh para atlit sebagai sumber...
yang sangat digemari masyarakat. Dengan menggunakan 
nama Risoles ini, masyarakat akan tertarik dan ingin 
membelinya kare...
14 
BAB II 
ANALISIS SWOT 
2.1 Strength 
Produk ini memiliki kekuatan dalam inovasinya. Inovasi 
tersebut yaitu memanfaatk...
di daerah Jawa Timur relatif murah sehingga dapat meminimum 
biaya produksi. 
Keberadaan potensi lokal ini memberikan pelu...
Ada beberapa peluang dari produk ini, yaitu: 
a) Banana Risoles ini dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan 
baik menengah...
karena masih minimnya pengetahuan konsumen akan nilai tambah 
dari banana risoles ini. 
17
18 
BAB III 
SEGMENTASI PASAR 
3.1 Analisis Produk 
3.1.1 Jenis dan Nama Produk Beserta Karakteristiknya 
Membuka usaha di...
gorengan, dan pisang sekaligus yang ingin mencoba sesuatu 
yang baru yang ditawarkan oleh Banana Resoles ini. 
19 
3.2.2 P...
Kegiatan Promosi akan kami lakukan dengan langkah-langkah 
sebagai berikut : 
20 
1. Menyebarkan selebaran di berbagai tem...
21 
BAB IV 
ANALISIS KEUANGAN 
4.1 Analisis Keuangan 
4.1.1 Analisis Biaya Produksi 
Biaya Variabel 
No. Bahan 
Jumlah 
Sa...
Note: Pembuatan Banana Risoles Combi (BRC) akan menghasilkan 93 pack (1 
pack = 3 buah) 
4.1.2 Perhitungan Total Biaya Var...
23 
4.1.3 Rencana Estimasi Target dan Peningkatan Penjualan 
Target penjualan bulan pertama 2325 buah. Peningkatan 
penjua...
24 
No. Peralatan Jumlah 
Harga 
Satuan 
(Rupiah) 
Total 
Harga 
(Rupiah) 
Masa 
Manfaat 
Depresiasi 
per Bulan 
1 Kompor ...
4 Spanduk (1x3 meter)* 1 Rp 45.000 Rp 45.000 
5 Leaflet* 2 Rp 11.250 Rp 22.500 
6 Brosur* 200 lembar Rp 100 Rp 20.000 
Jum...
26 
Harga Jual Rp 5000 
Laba Rp 2900 
4.1.9 Profit Banana Risoles Combi (BRC) dalam Bulan Pertama Produksi 
No Keterangan ...
27 
NERACA 
No Keterangan Jumlah No Keterangan Jumlah 
1 Kas Rp 2.100.000 1 Pinjaman + 
modal pribadi. 
Modal Pribadi 
@70...
6 5% 2967 pack Rp. 14.835.000 Rp. 8.929.785 
7 5% 3115 pack Rp. 15.575.000 Rp. 9.372.043 
8 5% 3270 pack Rp. 16.350.000 Rp...
Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya 
Variabel 
Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 5.111.237 = Rp 5.834.2...
Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya 
Variabel 
Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 6.500.699 = Rp 7.223.6...
31 
BAB V 
PENUTUP 
5.1 KESIMPULAN 
Berdasarkan pembahasan yang telah disampaikan , dapat diambil 
beberapa kesimpulan seb...
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Banana risoles combi (contoh bisnis plan)

22.381 visualizações

Publicada em

Publicada em: Negócios
  • Login to see the comments

Banana risoles combi (contoh bisnis plan)

  1. 1. i “Banana Risoles Combi” Ditujukan untuk mengikuti Bisnis Plan Competition HIMA Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Disusun Oleh : Waarits Hafiidhan Matiin 041111169 Dewi Mustika 041111171 Dien Dadeka Vebrianti 041111034 PRODI S1 EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2013
  2. 2. ii Statement of Authorship “Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa hasil ide bisni plan ini dengan judul “Banana Risoles Combi (BRC)” adalah murni hasil pekerjaan kami sendiri. Kami juga menyatakan bahwa dalam pekerjaan ini pula, tidak menggunakan ide dari orang lain, baik sebagian atau seluruhnya, kecuali disampaikan secara tertulis sumbernya. Ide bisnis plan ini juga tidak/belum ernah diikutsertakan dalam lomba lain dan didanai oleh pihak manapun. Saya bersedia mempertanggungjawabkan jika pekerjaan yang saya selesaikan mengandung unsur plagiarisme sesuai dengan peraturan yang berlaku” Surabaya, 29 September 2013 Hormat Kami Ketua Tim Bisnis Plan
  3. 3. iii KATA PENGANTAR Dengan terselesaikannya Bisnis Plan Competition yang berjudul “Banana Risoles Combi”, kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya Bisnis Plan Competition ini baik langsung maupun tidak langsung yang tidak mungkin kami tulis semua. Dan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah memberi bimbingan, dorongan serta motifasi kepada kami. Oleh karenanya kami mengucapkan terima kasih kepada : 1. Kedua orang tua kami yang telah memberikan segala jerih payahnya kepada kami, sehingga kami bisa kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. 2. Kakak-kakak kelas kami di lingkungan FEB UA, yang telah banyak memberi dorongan kepada kami untuk membuat Bisnis Plan ini. 3. Teman-teman di FEB UA yang telah banyak membantu kami. Akhirnya, “tak ada gading yang tak retak”. Kami menyadari tulisan ini masih butuh banyak sentuhan-sentuhan untuk dapat disempurnakan. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan. Surabaya, 29 September 2013 Hormat kami Penulis
  4. 4. iv DAFTAR ISI JUDUL ...................................................................................................... i STATEMENT OF AUTHORSHIP ........................................................ ii KATA PENGANTAR ............................................................................. iii DAFTAR ISI ............................................................................................. iv DAFTAR BAGAN ................................................................................... vi BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ................................................................................ 1 1.2 Gambaran Perusahaan ..................................................................... 2 1.2.1 Sejarah dan Perkembangan Usaha ...................................... 2 1.2.2 Lokasi Usaha ....................................................................... 3 1.2.3 Visi dan Misi ....................................................................... 3 1.2.4 Struktur Organisasi Perusahaan ........................................... 4 1.2.5 Proses Produksi .................................................................... 5 1.3 Konsep Bisnis ................................................................................... 6 1.3.1 Justifikasi Pemilihan Objek .................................................. 6 1.3.2 Tujuan Business Plan ........................................................... 7 1.3.3 Manfaat Bisnis ..................................................................... 7 1.4 Bauran Pemasaran ........................................................................... 8 1.4.1 Produk (product) ................................................................. 8 1.4.1.1 Jenis dan Nama Produk beserta Karakteristiknya ... 8 1.4.1.2 Keunggulan Banana Risoles Isi Dibandingkan dengan yang lain dari Segi Situasi Tempat ............. 9 1.4.1.3 Keunggulan Kami .................................................... 9 1.4.2 Harga (price) ........................................................................ 9 1.4.3 Tempat (place) ..................................................................... 9 1.4.4 Promosi (promotion) ............................................................ 10 1.5 Strategi Pemasaran (Analisis STP) .................................................. 10 1.5.1 Segmenting .......................................................................... 10 1.5.2 Targeting ............................................................................. 10 1.5.3 Positioning ........................................................................... 12 BAB II ANALISIS SWOT ........................................................................ 14 2.1 Strength ............................................................................................ 14 2.2 Weakness .......................................................................................... 15
  5. 5. v 2.3 Opportunity ...................................................................................... 15 2.4 Threat ............................................................................................... 16 BAB III SEGMENTASI PASAR ............................................................. 18 3.1 Analisis Produk ................................................................................ 18 3.1.1 Jenis dan Nama Produk Beserta Karakteristiknya ............... 18 3.1.2 Keunggulan Banana Risoles Isi dibandingkan dengan yang Lain ...................................................................................... 18 3.2 Analisis Pasar ................................................................................... 18 3.2.1 Profil Konsumen (Segmentasi) ............................................ 18 3.2.2 Pesaing dan Peluang Pasar (Threat) .................................... 19 3.2.3 Media Promosi (Promosi) .................................................... 19 3.3 Strategi Pemasaran yang Akan Diterapkan Pada Produk ................. 19 BAB IV ANALISIS KEUANGAN ........................................................... 21 4.1 Analisis Keuangan ............................................................................ 21 4.1.1 Analisis Biaya Produksi ....................................................... 21 4.1.2 Perhitungan Total Biaya Variabel selama Satu Bulan dan Harga per Pack Banana Risoles Combi ............................... 22 4.1.3 Rencana Estimasi Target dan Peningkatan Penjualan ......... 23 4.1.4 Rencana Estimasi Investasi Fasilitas Fisik (Biaya Tetap) ... 23 4.1.5 Proyeksi Biaya Tetap ........................................................... 24 4.1.6 Proyeksi Biaya Operasional (Administrasi dan Pemasaran) . 24 4.1.7 Perhitungan Break Even Point Produksi Banana Risoles Combi ................................................................................... 25 4.1.8 Perhitungan Estimasi Harga Jual Per Pack Banana Risoles Combi (BRC) ....................................................................... 25 4.1.9 Profit Banana Risoles Combi (BRC) dalam Bulan Pertama Produksi ................................................................................ 26 4.1.10 Sumber Modal Produksi Banana Risoles Combi (BRC) ...... 26 4.1.11 Analisis Keuntungan Bersih (Benefit) .................................. 27 BAB V PENUTUP ...................................................................................... 31 5.1 Kesimpulan ....................................................................................... 31 5.2 Saran .................................................................................................. 31
  6. 6. vi DAFTAR GAMBAR Gambar 1 Struktur Organisasi Usaha Banana Risoles Combi ..................... 5
  7. 7. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia dikenal sebagai negara agraris dan maritim. Dengan suburnya lahan pertanian serta kayanya sumber daya alam Indonesia. Selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga mempunyai sumber daya manusia yang banyak. Sayangnya dengan sumber daya alam yang melimpah tersebut, sumber daya manusia yang ada tidak dapat memanfaatkannya secara maksimal dan pemanfaatannya terkesan setengah-setengah. Sebuah sumber daya alam yang diolah menjadi sebuah komoditas yang bisa menjadi komoditas unggulan yang mampu bersaing dengan komoditas lain di luar negeri. Akhir-akhir ini tersebar isu bahwa Filipina yang mempunyai kondisi alam sama dengan Indonesia yang tropis dapat mengekspor komoditinya hingga ke Amerika Serikat. Komoditi yang dimaksud disini adalah buah pisang. Di Indonesia sendiri, peran buah – buahan dalam meningkatkan pendapatan maupun devisa masih belum berarti. Walaupun permintaan luar negeri akan buah-buahan sangat tinggi baik untuk konsumsi maupun untuk industri buah. Kondisi Indonesia yang subur dan tropis, membuat buah pisang dapat tumbuh di daerah manapun di Indonesia. Sayangnya, sumber daya manusia yang ada tidak dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada dalam hal ini adalah buah pisang, sehingga komoditi tersebut tidak dapat membantu pendapatan negara secara maksimal. Dengan adanya isu tentang Filipina tersebut membuat kami termotivasi untuk meningkatkan nilai tambah dari buang pisang di Indonesia. Membuat nilai tambah buah pisang dengan cara membuat
  8. 8. kreasi olahan buah pisang baru, yaitu Banana risoles combi dengan variasi rasa dan isi yang mudah diterima oleh masyarakat. Seperti yang kita tahu, buah pisang adalah buah yang dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan bahkan diolah menjadi makanan yang unik yang tidak biasa atau berbeda dengan yang lain, makanan pada umumnya. Selain itu buah pisang dapat diperoleh dengan mudah khususnya di Indonesia dengan harga yang terjangkau pula. Selain itu, buah pisang mempunyai kandungan gizi baik dan karbohidrat. Serta mengandung glukosa kompleks yang mengenyangkan. Sehingga kreasi ini dapat menjadi nilai tambah dari buah pisang tersebut. 2 1.2 Gambaran Perusahaan 1.2.1 Sejarah dan Perkembangan Usaha Usaha ini bergerak dibidang pengolahan pangan dengan produk utama buah pisang kepok, tepung, dan bahan-bahan pendamping lainnya. Usaha ini mulai berkembang saat adanya proyeksi potensi pasar di daerah lokal. Usaha ini dijalankan karena adanya peluang pasar dalam komoditas buah pisang. Buah pisang yang menjadi komoditas primer di Filipina yang menjadikan dasar pemikiran untuk menggerakan kembali usaha ini. Hal ini dapat dilihat bahwa di Filipina buah pisang dalam proses pengolahan akan memberikan nilai tambah sendiri dan dapat dijadikan sumber kontribusi ekspor. Oleh karena itu, atas dasar inilah kami akan mengubah buah pisang yang saat ini hanya mempunyai nilai rendah dimata masyarakat dengan menjadikannya nilai tambah tinggi dalam proses pengolahan makanan melalui banana risoles. Usaha ini awalnya diproduksi dalam bentuk usaha perumahan dengan skala kecil. Proses produksinya hanya mempunyai tenaga kerja 2-3 orang saja, dan dilakukan dengan pemggunaan input produksi tetap dan variabel skala kecil. Walaupun usaha skala kecil output yang dihasilkan dapat
  9. 9. memaksimumkan profit dan maksimum output. Usaha ini berorientasi untuk kalangan mahasiswa dan masyarakat baik menengah atas maupun bawah. Usaha ini dalam perkembangan produksinya, terdapat diversifikasi rasa dan produk. Dalam usaha ini mulai berkembanglah berbagai kombinasi rasa yang menjadikan berbagai pemilihan selera masyarakat. Selain itu juga, dalam perkembangannya produk ini menyediakan produk baru yaitu berorientasi ekspor dengan konsep pengawetan frezeer. Hal ini memungkin untuk adanya peningkatan dan perkembangan permintaan di kalangan masyarakat luas baik daerah maupun antar daerah. 3 1.2.2 Lokasi Usaha Lokasi usaha ini masih di dalam proses produksi rumahan yang berlokasi di Jln. Kalijudan No.29 Surabaya. Lokasi ini berdasarkan pertimbangan atas kedekatan antara pemilihan pasar input dan output. Atas dasar pertimbangan inilah akibatnya lokasi produksinya mengalami efisiensi produksi dan minimum biaya transportasi. 1.2.3 Visi dan Misi Visi dan misi dalam organisasi sangat penting untuk mengarahkan tujuan organisasi serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai suatu tujuan. Visi, misi dan tujuan harus dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjalankan visi dan misi tersebut. Jika dirumuskan dan dijalankan dengan baik, pernyataan visi, misi dan tujuan akan memiliki dampak yang positif dalam pencapaian target dan tujuan organisasi.
  10. 10. Visi dan misi yang terdapat pada usaha ini belum tertulis dengan jelas, namun berdasarkan kesepakatan bersama diperoleh visi yaitu : 1. Menghasilkan produk yang aman dan bermutu tinggi. 2. Menghasilkan difersifikasi produksi makanan nasi yang bergizi dan mutu yang baik, sehingga mengurangi ketergantungan konsumsi beras. Misi dari usaha ini yaitu : 1) Menjual produk ke ekspor basis antar pasar lokal. 2) Menerapkan keamanan pangan secara konsisten dan perbaikan 4 sistem manajemen secara terus menerus. 3) Menciptakan inovasi-inovasi baru dalam hal perkembangan diversifikasi produk 4) Menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar perusahaan. Beberapa Tujuan yang dimiliki usaha ini yaitu : 1) Menghasilkan keuntungan (profit) untuk perusahaan. 2) menyediakan produk yang dapat dikonsumsi oleh semua golongan ekonomi masyarakat. 1.2.4 Struktur Organisasi Perusahaan Organisasi dapat diartikan sebagai wadah, sistim atau kegiatan kelompok orang yang saling bekerjasama untuk mencapai satu tujuan tertentu yang memerlukan suatu struktur dalam pengaturan dan tanggung jawab. Usaha ini merupakan usaha bersama yang dipimpin oleh seorang dari anggota. Struktur organisasi usaha ini terdiri dari pemimpin, bagian keuangan dan administrasi, manager produksi dan manager pemasaran.
  11. 11. 5 Gambar 1 Struktur Organisasi Usaha Banana Risoles Combi Sumber : Usaha Banana Risoles Combi Deskripsi Pekerjaan dan Tugas 1. Pimpinan a. Melakukan networking dengan berbagai pihak. b. Mengontrol kinerja dari para manager. c. Bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil. d. Mencari solusi atas segala permasalahan yang timbul dalam perusahaan. e. Menyediakan laporan pertanggungjawaban tentang kinerja perusahaan tiap bulan. 2. Bagian keuangan dan administrasi a. Mengatur laporan keuangan perusahaan meliputi neraca keuangan dan arus kas. b. Memastikan penghitungan jumlah laba rugi dan break event untuk pelaporan pengembalian modal. c. Merapikan administrasi (arsip, dokumen, dan lain-lain). 3. Manager produksi a. Memastikan pemasokan dan persediaan bahan baku. b. Mengelola alur proses produksi. c. Memastikan jumlah produk yang dihasilkan dan persediaan produk.
  12. 12. d. Mengatur penjadwalan produksi. 4. Manager pemasaran a. Merencanakan dan melakukan kegiatan promosi produk. b. Menggiatkan networking dengan pihak terkait untuk melancarkan proses marketing. c. Menjadwalkan kegiatan pemasaran. d. Menganalisis target market (pengoptimalan target pasar yang meliputi anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia). 6 1.2.5 Proses Produksi Langkah-langkahnya sebagai berikut : 1) Buat adonan tepung terigu,tepung beras dan gula serta air hingga tercampur rata 2) Potong pisang horizontal jadi 2 sama besar 3) Lubangi pisang dengan sedotan besar tepat ditengah 4) Lalu kupas kulit pisang 5) Masukkan isian ke dalam lalu tutup dengan sisa pisang di dalam sedotan 6) Lalu lumuri pisang dengan adonan tepung 7) Lapisi dengan tepung panir lalu diamkan selama 1jam dilemari es 8) Lalu goreng dengan minyak panas selama ±5 menit hingga keemasan 9) Lalu tiriskan dan tunggu hingga dingin dan siap dikemas 1.3 Konsep Bisnis 1.3.1 Justifikasi Pemilihan Objek Buah pisang adalah buah yang dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan bahkan makanan yang unik. Salah satunya, buah pisang dapat diolah menjadi resoles yang dapat diisi dengan berbagai macam isi antara lain coklat, keju, selai rasa, dll. Sehingga
  13. 13. menciptakan jenis makanan yang baru yang tidak biasa bagi masyarakat. 7 1.3.2 Tujuan Business Plan 1. Segi Bisnis a) Menciptakan nilai tambah buah pisang untuk memberikan kontribusi devisa negara b) Memberikan peluang kerja kepada masyarakat c) Menambah peluang pasar baru dan investasi baru d) Menjadikan perusahaan mempunyai ciri khusus sehingga dapat lebih terkenal di masyarakat e) Memberikan profit di bidang kuliner bagi enterpreunership f) Bahan baku yang mudah di cari sehingga mempermudah enterpreunership untuk memproduksinya g) Mempunyai kandungan gizi yang tinggi dengan harga yang terjangkau 2. Segi Inovatif a) Menciptakan kreasi baru di bidang kuliner b) Menarik konsumen agar menyukai produk dalam negeri c) Memanfaatkan komoditas yang mudah dijumpai dan merubahnya menjadi produk yang baru dan ramah lingkungan 3. Segi Produktif a) Memberikan pilihan produk untuk memenuhi keinginan konsumen b) Dengan low cost production dapat menghasilkan output yang maksimum c) Menghasilkan profit maximum 1.3.3 Manfaat Bisnis Adapun manfaat yang diharapkan dapat dicapai dalam pembuatan perencanaan bisnis ini adalah :
  14. 14. 8 a) Bagi Pelaku Bisnis Dapat memberikan peluang baru bagi para pelaku bisnis (enterpreneur) berupa ‘risoles pisang combi’ dengan inovasi baru yaitu menjadikan buah pisang sebagai salah satu bahan utama dari pembuatan produk ini. Sehingga dapat memberikan peluang usaha baru yang dapat memanfaatkan potensi pasar lokal provinsi Jawa Timur. b) Bagi Masyarakat Dapat memberikan pilihan kuliner baru terutama di tengah-tengah masyarakat yang mencakup seluruh kalangan, karena ‘risoles pisang combi’ yang berbahan dasar pisang mengandung glukosa kompleks yang mudah dicerna, bergizi dan mengenyangkan. c) Bagi Pemerintah Dapat mengembangkan sektor perkebunan terutama buah pisang yang membantu pemerintah dalam meningkatkan PDRB dan pembukaan lapangan kerja. Sehingga pertumbuhan ekonomi yang meningkat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan yang dapat dinikmati dari kalangan petani hingga pengusahanya. 1.4 Bauran Pemasaran 1.4.1 Produk (product) Membuat inovasi produk dengan berbagai hal, seperti inovasi rasa dan bentuk sebagai salah satu cara membuat produk ini unik dan baru bagi para konsumen. Produk banana risoles combi yang salah satu bahan utamanya buah pisang kepok menjadi produk baru bagi masyarakat. Hal ini dikeranakan saat ini sangat minim pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan buah pisang yang mempunyai nilai tambah tinggi. 1.4.1.1 Jenis dan Nama Produk Beserta Karakteristiknya
  15. 15. Membuka usaha dibidang kuliner. Usaha ini menjual makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar pisang yang diolah dengan inovasi baru. Dijual untuk umum dan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Produk ini kita sebut dengan “Banana Resoles Isi” makanan ringan yang digoreng dengan kulit luarnya yang terbuat dari pisang yang dibuang dagingnnya sehingga di dalamnya bisa diisi dengan bermacam-macam rasa seperti coklat, keju, selai dll. 9 1.4.1.2 Keunggulan Banana Resoles Isi Dibandingkan dengan yang Lain Dari segi situasi tempat Dari letak penjualannya sangat strategis dan mudah didapat dengan pemilihan stand yang simple dan sederhana yang ditempatkan di pusat keramaian kota. Lokasi penempatan untuk standnya disebar diberbagai tempat di pusat keramaian kota sehingga akan mudah didapat. 1.4.1.3 Keunggulan Kami : a) Merupakan inovasi baru yang belum ada di pasar b) Merupakan variasi baru dari pisang goreng 1.4.2 Harga (Price) Harga adalah hal yang paling sensitif yang selalu menjadi pertimbangan bagi para konsumen. Produk banan risoles kombi ini dijual dengan harga Rp. 5000/pack, tentunya harga ini juga mencerminkan kualitas output dari segi rasa, kemasan, dan kebersihan. Tentunya produk ini juga terbuat dari bahan alami tanpa bahan pengawet. 1.4.3 Tempat (Place) Pemilihan tempat dalam analisis pasar ini, awalnya kita akan memulai memasuki pasar di lingkungan kampus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kami juga menyediakan jasa pesanan bila mahasiswa melakukan pemesanan. Pemilihan tempat ini juga
  16. 16. berdasarkan bahwa pasar di lingkungan mahasiswa sangat potensial dan mempunyai tanggapan yang positif mengenai produk kami. Tentunya kami berharap dalam jangka menengah dan panjang dapat memperluas pasar kita dengan mendirikan stand dari perolehan profit yang didapat. 10 1.4.4 Promosi (Promotion) Dalam membangun sebuah usaha baru, untuk menemukan suatu strategi pemasaran, pasti membutuhkan suatu cara untuk mempromosikan atau memperkenalkan produk yang kita miliki. Oleh karena itu kami menggunakan media promosi dalam memasarkan dan memperkenalkan produk kami kepada masyarakat, media promosi tersebut adalah: a) Melalui brosur-brosur b) Melalui internet (website, facebook, twitter,BBM) Tentunya juga kita menggunakan media langsung melalui promosi secara langsung kepada para konsumen dari yang paling dekat, misalnya dari teman, sahabat, dll. Hal ini dilakukan untuk memperkenalkan secara langsung mengenai gambaran penjualan produk kami, sehingga dalam media dapat efektif dan meminimakan biaya pemasangan pamflet. 1.5 Strategi Pemasaran (Analisis STP) 1.5.1 Segmenting Pembagian dari segmentasi pasar ini adalah semua kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia (lansia). Untuk mencakup semua kalangan tersebut ada beberapa hal yang berbeda dari produk Banana risoles combi ini, mulai dari bahan utamanya yang menggunakan buah pisang kepok, serta variasi rasa dan isi sebagai salah satu inovasi baru terhadap produk ini. 1.5.2 Targeting
  17. 17. Dari segmentasi di atas ada empat konsumen yang menjadi target pemasaran produk Banana risoles combi ini, yaitu : 1. Anak – anak Terkadang banyak orang tua yang enggan memberikan makanan ringan terhadap anak-anak mereka, hal tersebut dikarekan banyaknya jajanan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi keseharan anak. Produk Banana risoles combi ini menjadi salah satu alternatif pilihan bagi orang tua untuk memberikan makanan yang sehat dan bergizi bagi anaknya. Selain itu, variasi rasa dan isi menjadi salah satu hal yang dapat menjadi daya tarik anak-anak dengan produk ini, karena biasanya anak – anak suka jajanan yang memiliki berbagai rasa. Bagi orang tua yang kesulitan membuat anak-anaknya untuk mengkonsumsi buah pisang, produk Banana risoles combi ini dapat menjadi alternatif untuk membuat buah hatinya mengkonsumsi buah pisang yang mengandung vitamin, bergizi dan sehat. 11 2. Remaja Sama halnya dengan anak-anak yang suka sekali dengan variasi rasa, remaja juga suka dengan makanan yang mempunyai variasi rasa dan isi. Hal tersebut menjadi kesempatan bagi produk kami yaitu Banana risoles combi. Variasi rasa dan isi tersebut menjadi salah satu cara untuk memasarkan produk ini kepada para remaja. Selain dari rasa dan isi, produk ini juga memiliki performance yang menarik dan cocok untuk para remaja yang sedang diet, hal ini dikarenakan buah
  18. 18. pisang mengandung glukosa kompleks yang mengenyangkan. Buah pisang juga sering dikonsumsi oleh para atlit sebagai sumber energi mereka. Dari sisi performance, Banana risoles combi ditaburi dengan susu cokelat dan variasi lainnya. 12 3. Dewasa Bagi kaum dewasa, Banana risoles combi merupakan salah satu alternatif jajanan yang baru. Kebanyakan orang dewasa suka sekali mencoba makanan baru yang sedang hit, dan Banana risoles combi ini buktinya. Kaum dewasa suka mengkonsumsi jajanan yang mengenyangkan bagi mereka dan Banana risoles combi yang berbahan dasar buah pisang ini mengandung glukosa kompleks yang mengenyangkan dan bergizi. 4. Lanjut Usia (Lansia) Bagi kaum lansia yang suka mengkonsumsi jajanan, produk Banana risoles combi ini menjadi salah satu alternatif. Berbahan dasar buah pisang yang lembut, memudahkan kaum lansia untuk mengkonsumsinya. Selain itu, dikombinasikan dengan berbagai rasa dan isi membuat produk Banana risoles combi ini dapat dinikmati dan digemari oleh kaum lanjut usia ini. 1.5.3 Positining Pasar yang telah ditargetkan telah memiliki penempatan yang bagus dan memiliki potensi yang cukup besar dalam pemasaran produk Banana risoles combi ini, karena beberapa hal yang dapat menjadikan produk ini mudah dikenal oleh masyarakat : 1. Nama yang unik yang menggunakan “Banana risoles combi”. Risoles merupakan salah satu makanan gorengan
  19. 19. yang sangat digemari masyarakat. Dengan menggunakan nama Risoles ini, masyarakat akan tertarik dan ingin membelinya karena bayangan mereka yang sama dengan Risoles isi ayam. Namun produk kami berisi buah pisang dengan kombinasi rasa dan isi, sehingga akan semakin menarik minat masyarakat. Banana risoles combi juga mudah diucapkan dan mudah diingat sehingga masyarakat tidak akan kesulitan dalam mengingat produk kami. 2. Banana risoles combi merupakan kreasi produk olahan buah pisang dengan berbagai variasi rasa dan isi yang dapat dikombinasikan yang bertujuan untuk memenuhi target pasar yaitu semua kalangan masyarakat yang meliputi anak-anak, 13 remaja, dewasa dan lanjut usia (lansia). 3. Buah pisang kepok sebagai salah satu bahan utama pembuatan produk ini, yang memiliki nilai gizi berupa karbohidrat, vitamin dan glukosa kompleks yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. 4. Dengan harga yang terjangkau, produk ini dapat dinikmati oleh siapa saja. Mulai dari kalangan menengah ke bawah hingga menengah ke atas. 5. Produk Banana risoles combi ini juga terdiri dari produk yang langsung masak dan produk frozen. Sehingga para konsumen dapat membeli produk ini dan bisa mengolahnya di rumah. Seperti nugget yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat.
  20. 20. 14 BAB II ANALISIS SWOT 2.1 Strength Produk ini memiliki kekuatan dalam inovasinya. Inovasi tersebut yaitu memanfaatkan buah pisang sebagai salah satu bahan utama dari pembuatan produk ini, karena keberadaan buah pisang yang melimpah di daerah Jawa Timur. Kekuatan buah pisang ini juga merupakan bahan primer produk perkebunan yang memiliki nilai tinggi jika diolah dalam proses produksi. Selain itu, kandungan gizi yang terkandung dalam buah pisang ada nutrisi enam yaitu: air, gula, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu juga mengandung pati dan asam tanin, vitamin A (300 IU per seratus gram), vitamin B dengan berbagai jenisnya; B1, B2, B 6, dan 12 (100 mg per seratus gram), persentase yang cukup dari vitamin D, dan sedikit Vitamin Z, serta kalsium (100 mg per seratus gram), Fosfor, Besi, Sodium, Kalium (potassium), Magnesium, dan Seng. Buah pisang juga mempunyai nilai jual tinggi jika kita melakukan proses pengolahan, dan marketing. Buah pisang juga terkenal di Filipina dalam kontribusi ekspor ke Amerika yang mempunyai nilai tambah tinggi. Hal ini yang membuat dasar usaha memanfaatkan buah pisang untuk membuka peluang pasar lokal yang dapat meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, dan lapangan kerja. Selain itu penanaman buah pisang sangatlah mudah dan tersebar relatif merata di daerah Jawa Timur Hal ini membuat kemudahan dalam pencarian dalam bahan baku pembuatan proses produksi. Hal ini juga didukung oleh mayoritas harga buah pisang
  21. 21. di daerah Jawa Timur relatif murah sehingga dapat meminimum biaya produksi. Keberadaan potensi lokal ini memberikan peluang baru bagi para pelaku bisnis (entrepreneur) dan membuka lapangan kerja baru yang nantinya akan mengurangi angka pengangguran di Jawa Timur. Produk kewirahusahaan ini menjual makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar pisang yang diolah dengan inovasi baru. Dijual untuk umum dan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Produk ini kita sebut dengan “Banana Resoles Isi”, di mana buah pisang dilubangi tengahnya kemudian di isi dengan bermacam-macam rasa seperti keju, coklat, selai serta digoreng. 15 2.2 Weakness Kelemahan dari produk ini adalah adanya mindset masyarakat bahwa buah pisang bukan salah satu bahan primer yang mempunyai nilai tinggi. Masyarakat umum mempunyai keterbatasan dalam pemanfaatan buah pisang, misalnya saja hanya untuk pisang goreng, selai (jam). Namun, di negara Filipina mempunyai nilai jual tinggi dan menjadikan ikon dalam kontribusi ekspor. Namun, di masyarakat Indonesia sendiri nilai buah pisang masih sangat minim sehingga kurang optimalisasi pemberdayaan sumberdaya ini sebagai input produksi. Tentunya buah pisang juga mempunyai nilai kandungan enam nutrisi yaitu: air, gula, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu juga mengandung pati dan asam tanin, vitamin A (300 IU per seratus gram), vitamin B dengan berbagai jenisnya; B1, B2, B 6, dan 12 (100 mg per seratus gram), persentase yang cukup dari vitamin D, dan sedikit Vitamin Z, serta kalsium (100 mg per seratus gram), Fosfor, Besi, Sodium, Kalium (potassium), Magnesium, dan Seng. 2.3 Opportunity
  22. 22. Ada beberapa peluang dari produk ini, yaitu: a) Banana Risoles ini dapat dikonsumsi oleh berbagai kalangan baik menengah ke bawah maupun ke atas. Selain itu juga, banana risoles juga menawarkan dua produk yaitu produk dalam bentuk frezeer (pengawetan), sehingga memungkinkan untuk penjualan untuk ekspor dan tahan lama. Keduanya, produk yang sudah jadi dan siap untuk dimakan. b) Harga dari produk banana risoles yang relatif murah, kandungan gizi dan bahan baku yang mudah didapat menjadikan produk ini sebagai salah satu bisnis yang mudah untuk direalisasikan. Selain itu modal yang dikeluarkan juga relatif murah sehingga dalam mendirikan bisnis ini dapat dilakukan dengan mudah sebagai bisnis rumah (home industry) yang menguntungkan. c) Komoditas buah pisang merupakan salah satu komoditas primer yang dapat memberikan kontribusi perluasan pasar lokal. Buah pisang juga dapat memberikan nilai tambah dan mengubah mindset masyarakat mengenai buah pisang. 16 2.4 Threat Pada dasarnya ancaman dari produk banana risoles ini bukanlah dari pesaing usaha risoles yang telah berjalan, karena usaha ini memasarkan produk risoles dengan inovasi baru dengan salah satu bahan utamanya yaitu buah pisang. Jika dibandingkan dengan risoles biasanya yang hanya dibalut dengan kulit tepung dengan isi wortel, mie, dll, tetapi dalam banana risoles ini memberikan icon yang berbeda. Banana risoles dengan menggunakan buah pisang sebagai kulitnya dan pisang yang sudah dilubangi akan diisi dengan berbagai rasa, seperti coklat, keju,dll. Namun hal yang akan ditakutkan kurang tercapainya target pemasaran dari produk banana risoles ini. Hal tersebut disebabkan
  23. 23. karena masih minimnya pengetahuan konsumen akan nilai tambah dari banana risoles ini. 17
  24. 24. 18 BAB III SEGMENTASI PASAR 3.1 Analisis Produk 3.1.1 Jenis dan Nama Produk Beserta Karakteristiknya Membuka usaha dibidang penjualan makanan. Usaha ini menjual makanan ringan yang terbuat dari bahan dasar pisang yang diolah dengan inovasi baru. Dijual untuk umum dan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Produk ini kita sebut dengan “Banana Resoles Isi” makanan ringan yang digoreng dengan kulit luarnya yang terbuat dari pisang yang dibuang dagingnnya sehingga di dalamnya bisa diisi dengan bermacam-macam rasa seperti coklat, keju, selai dll. 3.1.2 Keunggulan Banana Resoles Isi Dibandingkan dengan yang Lain Dari Segi Situasi Tempat Dari letak penjualannya sangat strategis dan mudah didapat dengan pemilihan stand yang simple dan sederhana yang ditempatkan di pusat keramaian kota. Lokasi penempatan untuk standnya disebar diberbagai tempat di pusat keramaian kota sehingga akan mudah didapat. Keunggulan Kami : a) Merupakan inovasi baru yang belum ada di pasar b) Merupakan variasi baru dari pisang goreng 3.2 Analisis Pasar 3.2.1 Profil Konsumen (Segmentasi) Konsumen dari Banana Resoles ini adalah masyarakat-masyarakat yang menggemari resoles,
  25. 25. gorengan, dan pisang sekaligus yang ingin mencoba sesuatu yang baru yang ditawarkan oleh Banana Resoles ini. 19 3.2.2 Pesaing dan Peluang Pasar (Treat) Banana resoles ini merupakan sebuah inovasi baru yang beredar di pasar, karena kami menawarkan sebuah jajanan yang belum beredar di pasar, dimana kulit dari resoles itu terbuat dari pisang dan didalamnya di isi dengan bermacam-macam rasa seperti coklat, keju, selai, dll. Dan kami yakin ini bisa menjadi sesuatu yang akan memberikan varian rasa yang baru di pasar. 3.2.3 Media Promosi (Promosi) Dalam membangun sebuah usaha baru, untuk menemukan suatu strategi pemasaran, pasti membutuhkan suatu cara untuk mempromosikan atau memperkenalkan produk yang kita miliki. Oleh Karena itu kami menggunakan media promosi dalam memasarkan dan memperkenalkan produk kami kepada masyarakat, media promosi tersebut adalah: a) Melalui brosur-brosur b) Melalui internet (website, facebook, twitter,BBM) 3.3 Strategi Pemasaran yang Akan Diterapkan Pada Produk Untuk pengembangan produk yaitu resoles,kami akan berinovasi dan kreatif untuk menambah berbagai rasa yang diminati oleh konsumen. a) Pemasaran Untuk pengembangan wilayah pemasaran.Kedai kami akan membuka cabang untuk memperluas wilayah pemasaran. b) Promosi
  26. 26. Kegiatan Promosi akan kami lakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 20 1. Menyebarkan selebaran di berbagai tempat 2. Pemasangan iklan di tempat tertentu c) Price Penetapan harga di sesuaikan dengan kalangan ekonomi masyarakat sehingga harganya terjangkau. Dengan harga Rp 5000,- per buah membuat produk ini dapat dinikmati oleh semua kalangan.
  27. 27. 21 BAB IV ANALISIS KEUANGAN 4.1 Analisis Keuangan 4.1.1 Analisis Biaya Produksi Biaya Variabel No. Bahan Jumlah Satuan Harga Satuan Total Harga 1 Pisang kepok merah 1 tandan Rp 70.000 Rp 70.000 2 Tepung terigu 1 kg Rp 15.000 Rp 15.000 3 Gula Pasir ¼ kg Rp 10.000 Rp 2.500 4 Tepung panir putih 1/2 kg Rp 30.000 Rp 15.000 5 Minyak Goreng 1 kg Rp 12.000 Rp 12.000 6 Tepung beras ½ kg Rp 12.000 Rp 6.000 7 Coklat mesis 1 bks Rp 6.000 Rp 6.000 8 Susu kental manis sachet 2 bks Rp 1.200 Rp 2.400 9 Keju batang 1 bks Rp 17.000 Rp 17.000 10 Coklat batang 1 kg Rp 28.000 Rp 28.000 11 Gas (tabung LPG)* 1 tabung Rp 13.500 Rp 2.700 Jumlah Rp 176.600 Note: *Penggunaan gas LPG dalam proses produksi dapat dipakai sebanyak 5 kali produksi, berarti Rp 13.500 : 5 kali produksi = Rp 2.700 Rincian Biaya Pembuatan Kemasan Produk No. Peralatan Jumlah Harga Satuan Total Harga 1 Plastik Klip 1 bendel Rp 2.000 Rp 2.000 2 Plastik mika kecil 100 buah Rp 3.000 Rp 6.000 Jumlah Rp 8.000
  28. 28. Note: Pembuatan Banana Risoles Combi (BRC) akan menghasilkan 93 pack (1 pack = 3 buah) 4.1.2 Perhitungan Total Biaya Variabel selama Satu Bulan dan 22 Harga Per pack Banana Risoles Combi (BRC) Perhitungan biaya dalam biaya variabel dibawah ini terdiri dari perhitungan per hari yang bertujuan untuk mengetahui biaya yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh dari produksi sersebut. Selain itu, perhitungan selam satu bulan bertujuan untuk mengetahui total biaya yang dikeluarkan selama produksi Banana Risoles Combi ini. Hal tersebut dapat dilihat dalam perhitungan di bawah ini: 1. Biaya variabel dalam satu hari produksi Total biaya x 1 hari produksi Rp 184600 x 1 = Rp 184.600,- 2. Biaya variabel selama satu bulan (selama 25 hari) Total biaya variabel per hari x 25 hari (produksi selama satu bulan) Rp 184.600,- x 25 hari (produksi selama satu bulan) = Rp 4.615.000,- 3. Perhitungan harga pokok penjualan per pack Banana Risoles Combi (dalam satu bulan produksi) Total biaya variabel + Total biaya Tetap + Total biaya operasional Jumlah total Banana Risoles Combi yang dihasilkan = Rp 4.737.875 / 2325 pack Banana Risoles Combi = Rp 2.100 /pack
  29. 29. 23 4.1.3 Rencana Estimasi Target dan Peningkatan Penjualan Target penjualan bulan pertama 2325 buah. Peningkatan penjualan sebesar 5% dalam jangka waktu satu tahun. Peningkatan penjualan 5% ini akan berlangsung selama satu tahun usaha ini beroperasi. Bulan Ke- Presentase Peningkatan Penjualan Target Penjualan 1 - 2325 pack 2 5% 2441 pack 3 5% 2563 pack 4 5% 2691 pack 5 5% 2826 pack 6 5% 2967 pack 7 5% 3115 pack 8 5% 3270 pack 9 5% 3434 pack 10 5% 3606 pack 11 5% 3786 pack 12 5% 3975 pack 4.1.4 Rencana Estimasi Investasi Fasilitas Fisik (Biaya Tetap)
  30. 30. 24 No. Peralatan Jumlah Harga Satuan (Rupiah) Total Harga (Rupiah) Masa Manfaat Depresiasi per Bulan 1 Kompor gas 2 120.000 240.000 5 tahun 4.000 2 Tabung (kosong) 2 150.000 300.000 5 tahun 5.000 3 Wajan Goreng 2 15.000 30.000 3 tahun 833 4 Baskom Plastik 2 20.000 40.000 2 tahun 1.667 5 Loyang 5 25.000 50.000 2 tahun 2.083 6 Spatula 2 3.000 6.000 2 tahun 250 7 Parut 3 3.000 9.000 2 tahun 375 8 Sendok 1(lusin) 10.000 10.000 2 tahun 417 9 Pisau 2 4.000 8.000 2 tahun 333 10 Serok gorengan 1 10.000 10.000 2 tahun 417 Jumlah 703.000 15.375 4.1.5 Proyeksi Biaya Tetap Biaya Tetap No Item Biaya Banyak Item Harga Satuan Total Item 2 Biaya Penyusutan Rp 15.375 Jumlah Rp 15.375 4.1.6 Proyeksi Biaya Operasional (Administrasi dan Pemasaran) No. Peralatan Banyaknya Harga Satuan Total Harga 1 Biaya ATK Rp 20.000
  31. 31. 4 Spanduk (1x3 meter)* 1 Rp 45.000 Rp 45.000 5 Leaflet* 2 Rp 11.250 Rp 22.500 6 Brosur* 200 lembar Rp 100 Rp 20.000 Jumlah Rp 107.500 *Note: Spanduk, Leaflet, dan Brosur merupakan biaya awal opersional (pemasaran), tidak dihitung/masuk pada total biaya Operasional mulai bulan ke 2 4.1.7 Perhitungan Break Event Point Produksi Banana Risoles Combi 25 Perhitungan Total Biaya Banana Risoles Combi Biaya Total No Item Banyak Item Harga Satuan Total 1 Biaya Variabel Rp 4.615.000 2 Biaya Tetap Rp 15.375 3 Biaya Operasional Rp 107.500 Jumlah Rp 4.737.875 4.1.8 Perhitungan Estimasi Harga Jual Per pack Banana Risoles Combi (BRC) No Keterangan Jumlah 1 Biaya Variabel Rp 4.615.000 2 Biaya Tetap Rp 15.375 3 Biaya Operasional Rp 107.500 Total Biaya Produksi 2.325 pack Rp 4.737.875 Biaya Produksi Per Buah Rp 2100
  32. 32. 26 Harga Jual Rp 5000 Laba Rp 2900 4.1.9 Profit Banana Risoles Combi (BRC) dalam Bulan Pertama Produksi No Keterangan Banyaknya Harga Satuan Total 1 Penjualan 2325 Rp 5000 Rp 11.625.000 2 Total Biaya Rp 4.737.875 Laba Rp 6.887.125 Break-Even Point (BEP) Break Event Point = Total Biaya Tetap / (Harga Jual – Biaya Variabel) = Rp 703.000 / (Rp 5000 – Rp 2100) = Rp 703.000 / Rp 2900 = 243 pack Dari perhitungan di atas, maka dapat diproyeksikan BEP akan terjadi pada saat penjualan menyentuh angka 243 buah. Dengan target penjualan Banana Risoles Combi (BRC) pada bulan pertama sebesar 2.325 buah, maka BEP akan tercapai pada hari ke-3 bisnis beroperasi. 4.1.10 Sumber Modal Produksi Banana Risoles Combi (BRC) Kebutuhan Modal Awal No Keterangan Nilai (Rupiah) 1 Kas Rp 2.100.000 2 Rencana Investasi fasilitas Rp 2.700.000 Jumlah Total Rp 4.800.000
  33. 33. 27 NERACA No Keterangan Jumlah No Keterangan Jumlah 1 Kas Rp 2.100.000 1 Pinjaman + modal pribadi. Modal Pribadi @700.000, Modal Pinjaman Rp. 2.700.000 Rp 4.737.875 Dibulatkan menjadi 4.800.000 2 Investasi Fasilitas Fisik Rp 2.700.000 Jumlah Total Rp 4.800.000 Jumlah Total Rp 4.800.000 Note : Jadi modal pribadi dari masing-masing anggota sebesar Rp 700.000,- 4.1.11 Analisis Keuntungan Bersih (Benefit) Dengan Target penjualan bulan pertama 2.325 buah, peningkatan penjualan sebesar 5%, dan penjualan per unit seharga Rp. 5.000 dalam jangka waktu satu tahun, maka akan diperoleh total profit sebesar Rp. 128.140.500 dengan rincian dibawah ini : Bulan Ke- Presentase Peningkatan Penjualan Target Penjualan Estimasi Pendapatan* Estimasi Profit** 1 - 2325 buah Rp. 11.625.000 Rp. 6.887.125 2 5% 2441 buah Rp. 12.205.000 Rp. 7.341.882 3 5% 2563 pack Rp. 12.815.000 Rp. 7.703.763 4 5% 2691 pack Rp. 13.455.000 Rp. 8.095.645 5 5% 2826 pack Rp. 14.130.000 Rp. 8.522.527
  34. 34. 6 5% 2967 pack Rp. 14.835.000 Rp. 8.929.785 7 5% 3115 pack Rp. 15.575.000 Rp. 9.372.043 8 5% 3270 pack Rp. 16.350.000 Rp. 9.849.301 9 5% 3434 pack Rp. 17.170.000 Rp. 10.371.559 10 5% 3606 pack Rp. 18.030.000 Rp. 10.884.193 11 5% 3786 pack Rp. 18.930.000 Rp. 11.436.828 12 5% 3975 pack Rp. 19.875.000 Rp. 11.984.839 * Estimasi Pendapatan dihitung dari target penjualan x harga satuan (Rp. 5.000) ** Estimasi Profit bulan ke n dihitung dari estimasi pendapatan 28 bulan ke n – total biaya bulan ke n Perhitungan total biaya bulan ke- 2 sampai bulan ke-12 a) Total Biaya Tetap Rp. 703.000 b) Total Biaya Operasional per bulan dari bulan ke 2-12 Rp. 20.000 c) Total Biaya Variabel bulan ke n Biaya Variabel per 93 pack Rp. 184600 Biaya Variabel bulan ke-n : ((Target Penjualan bulan ke n / 25) = (184600 + (((selisih Target Penjualan bulan ke n / 25) – 93) / 93) x 184600))) x 25 hari 1) Perhitungan bulan ke-2 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 4.863.118 = Rp 5.586.118 Total Biaya Variabel didapat dari : ((2441 / 25) = (184600 + (((98-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 2) Perhitungan bulan ke-3
  35. 35. Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 5.111.237 = Rp 5.834.237 Total Biaya Variabel didapat dari : ((2563 / 25) = (184600 + (((103-93) /93) x 184600))) x 25 hari 29 3) Perhitungan bulan ke-4 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 5.359.355 = Rp 6.082.355 Total Biaya Variabel didapat dari : ((2691 / 25) = (184600 + (((108-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 4) Perhitungan bulan ke-5 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 5.607.473 = Rp. 6.330.473 Total Biaya Variabel didapat dari : ((2826 / 25) = (184600 + (((113-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 5) Perhitungan bulan ke-6 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 5.905.215 = Rp 6.628.215 Total Biaya Variabel didapat dari : ((2967 / 25) = (184600 + (((119-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 6) Perhitungan bulan ke-7 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 6.202.957 = Rp 6.925.957 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3115 / 25) = (184600 + (((125-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 7) Perhitungan bulan ke-8
  36. 36. Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 6.500.699 = Rp 7.223.699 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3270 / 25) = (184600 + (((131-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 30 8) Perhitungan bulan ke-9 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 6.798.441 = Rp 7.521.441 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3434 / 25) = (184600 + (((137-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 9) Perhitungan bulan ke-10 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 7.145.807 = Rp 7.868.807 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3606/ 25) = (184600 + (((144-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 10) Perhitungan bulan ke-11 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 7.493.172 = Rp 8.216.172 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3786 / 25) = (184600 + (((151-93) / 93) x 184600))) x 25 hari 11) Perhitungan bulan k -12 Total Biaya Tetap + Total Biaya Operasional + Total Biaya Variabel Rp. 703.000 + Rp. 20.000 + Rp. 7.890.161 = Rp 8.613.161 Total Biaya Variabel didapat dari : ((3975 / 25) = (184600 + (((159-93) / 93) x 184600))) x 25 hari
  37. 37. 31 BAB V PENUTUP 5.1 KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah disampaikan , dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Produk Banana risoles combi ini adalah produk yang dapat dinikmati oleh semua kalangan mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. 2. Dengan nama yang mudah diingat membuat produk Banana risoles combi ini menjadi mudah diterima di masyarakat dan dikonsumsi masyarakat. 3. Dengan berbahan dasar buah pisang kepok yang bergizi dan mengandung glukosa kompleks yang mengenyangkan membuat produk ini semakin diminati. 4. Dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan membuat produk ini laku dipasaran. 5.2 SARAN 1) Pemerintah harus lebih bisa memanfaatkan potensi di daerah, terutama pemerintah daerah agar dapat memajukan potensi daerahnya sehingga tercapai pertumbuhan ekonomi di daerahnya (terutama pada sektor primer daerahnya) 2) Pengoptimalan lahan perkebunan dan pertanian guna meningkatkan PAD dan PDRB daerahnya

×