O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
SISTEM PERSEPSI SENSORI 
KELOMPOK 2
Definisi GlAukomA 
• Glaukoma adalah suatu penyakit 
yang memberikan gambaran klinik 
berupa peninggian tekanan bola 
mata...
KLASIFIKASI GLAUKOMA 
1. Glaukoma Primer: 
Glaukoma sudut terbuka dan 
tertutup
Definisi Glaukoma sudut terbuka 
Merupakan sebagian besar dari glaukoma (90- 
95% ),yg meliputi kedua mata.Timbulnya kejad...
Penatalaksanaan 
1. Obat-Obtan Penghambat Sekresi Aquos Humor 
(Adrenergik) 
- Timolol (tetes 0,25 dan 0,5 % 2 kali sehari...
Definisi Glaukoma sudut 
tertutup(sudut sempit) 
Disebut sudut tertutup karena ruang anterior secara 
anatomis menyempit s...
Penatalaksanaan 
2. Glaukoma sudut tertutup / akut 
a.Manitol 20 % IV. 1 – 2 gram/kgBB, diberikan 60 tetes/menit. 
Miotiku...
Lanjutan……. 
2. Glaukoma sekunder 
3. Glaukoma kongenital 
4. Glaukoma Absolut
2. Glaukoma sekunder 
Dapat terjadi dari peradangan mata , perubahan 
pembuluh darah dan trauma. Dapat mirip dengan 
sudut...
3. Glaukoma kongenital 
Primer atau infantile 
Menyertai kelainan congenital lainnya
3.Glaukoma Absolut 
Ø Merupakan stadium akhir glaukoma ( sempit/ 
terbuka) dimana sudah terjadi kebutaan total akibat 
tek...
BERDASARKAN LAMANYA: 
1. Glaukoma Akut 
2. Glaukoma Kronik
Definisi Glaukoma Akut 
Glaukoma akut adalah penyakit mata yang 
disebabkan oleh tekanan intraokuler yang 
meningkat menda...
Etiologi Glaukoma Akut 
Dapat terjadi primer, yaitu timbul pada mata 
yang memililaki bakat bawaan berupa sudut bilik 
mat...
Faktor Predisposisi 
Pada bentuk primer, faktor predisposisinya berupa 
pemakaian obat-obatan midriatik, berdiam lama di 
...
Manifestasi klinik 
1. Mata terasa sangat sakit. Rasa sakit ini mengenai sekitar mata dan daerah 
belakang kepala . 
2. Ak...
Pemeriksaan Penunjang 
Ø Pengukuran dengan tonometri Schiotz 
menunjukkan peningkatan tekanan. 
Ø Perimetri, Gonioskopi, d...
Penatalaksanaan 
ØPenderita dirawat dan dipersiapkan untuk 
operasi. 
Ø Dievaluasi tekanan intraokuler (TIO) dan 
keadaan ...
Definisi Glaukoma Kronik 
Glaukoma kronik adalah penyakit mata dengan 
gejala peningkatan tekanan bola mata sehingga 
terj...
ETIOLOGI 
Keturunan dalam keluarga, diabetes melitus, 
arteriosklerosis, pemakaian kortikosteroid jangka 
panjang, miopia ...
Manifestasi klinik 
¤ Gejala-gejala terjadi akibat peningkatan tekanan 
bola mata. 
¤ Penyakit berkembang secara lambat na...
Pemeriksaan Penunjang 
¤ Pemeriksaan tekanan bola mata dengan palpasi dan 
tonometri menunjukkan peningkatan. 
¤ Nilai dia...
Tonometri
Penatalaksanaan 
¤ Pasien diminta datang teratur 6 bulan sekali, 
dinilai tekanan bola mata dan lapang pandang. Bila 
lapa...
SEKIAN DAN TERIMA KASIH
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Ppt glaukoma
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Ppt glaukoma

7.587 visualizações

Publicada em

Ppt glaukoma

Publicada em: Saúde e medicina
  • Seja o primeiro a comentar

Ppt glaukoma

  1. 1. SISTEM PERSEPSI SENSORI KELOMPOK 2
  2. 2. Definisi GlAukomA • Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik berupa peninggian tekanan bola mata, penggaungan papil saraf optik dengan defek lapang pandangan mata.(Sidarta Ilyas,2000). • Glaukoma adalah sekelompok kelainan mata yang ditandai dengan peningkatan tekanan intraokuler. ( Long Barbara, 1996)
  3. 3. KLASIFIKASI GLAUKOMA 1. Glaukoma Primer: Glaukoma sudut terbuka dan tertutup
  4. 4. Definisi Glaukoma sudut terbuka Merupakan sebagian besar dari glaukoma (90- 95% ),yg meliputi kedua mata.Timbulnya kejadian dan kelainan berkembang secara lambat. Disebut sudut terbuka karena aqueous humor mempunyai pintu terbuka ke jaringan trabekular.
  5. 5. Penatalaksanaan 1. Obat-Obtan Penghambat Sekresi Aquos Humor (Adrenergik) - Timolol (tetes 0,25 dan 0,5 % 2 kali sehari) 2. Laser Trabeculoplasty dimana laser zat Argon disorotkan langsung ke jaringan trabekular untuk merubah susunan jaringan & membuka aliran dari humor aqueous dan iridektomi. 3. Tindakan bedah trabeculectomy yaitu membuat pembukaan antara ruang anterior dan rongga sub konjungtiva.
  6. 6. Definisi Glaukoma sudut tertutup(sudut sempit) Disebut sudut tertutup karena ruang anterior secara anatomis menyempit sehingga iris terdorong ke depan, menempel ke jaringan trabekular dan menghambat humor aqueous mengalir ke saluran schlemm. Pergerakan iris ke depan dapat karena peningkatan tekanan vitreus, penambahan cairan di ruang posterior atau lensa yang mengeras karena usia tua.
  7. 7. Penatalaksanaan 2. Glaukoma sudut tertutup / akut a.Manitol 20 % IV. 1 – 2 gram/kgBB, diberikan 60 tetes/menit. Miotikum Pilokarpin 2 – 4 %, 1 tts 3 x 5 menit kemudian, 1 tetes 30 menit /2 jam, selanjutnya 1 tetes/jam sampai operasi. Operasi filtrasi/penyaringan yaitu membuat hubungan antara bilik mata depan dengan saluran intrasklera atau sistem vena episklera dan konjungtiva untuk menekan peningkatan tekanan intra okular .
  8. 8. Lanjutan……. 2. Glaukoma sekunder 3. Glaukoma kongenital 4. Glaukoma Absolut
  9. 9. 2. Glaukoma sekunder Dapat terjadi dari peradangan mata , perubahan pembuluh darah dan trauma. Dapat mirip dengan sudut terbuka atau tertutup tergantung pada penyebab.
  10. 10. 3. Glaukoma kongenital Primer atau infantile Menyertai kelainan congenital lainnya
  11. 11. 3.Glaukoma Absolut Ø Merupakan stadium akhir glaukoma ( sempit/ terbuka) dimana sudah terjadi kebutaan total akibat tekanan bola mata memberikan gangguan fungsi lanjut . Ø Pada glaukoma absolut kornea terlihat keruh, bilik mata dangkal, papil atrofi dengan eksvasi glaukomatosa, mata keras seperti batu dan dengan rasa sakit
  12. 12. BERDASARKAN LAMANYA: 1. Glaukoma Akut 2. Glaukoma Kronik
  13. 13. Definisi Glaukoma Akut Glaukoma akut adalah penyakit mata yang disebabkan oleh tekanan intraokuler yang meningkat mendadak sangat tinggi.
  14. 14. Etiologi Glaukoma Akut Dapat terjadi primer, yaitu timbul pada mata yang memililaki bakat bawaan berupa sudut bilik mata depan yang sempit pada kedua mata, atau secara sekunder sebagai akibat penyakit mata lain. Yang paling banyak dijumpai adalah bentuk primer, menyerang pasien usia 40 tahun atau lebih.
  15. 15. Faktor Predisposisi Pada bentuk primer, faktor predisposisinya berupa pemakaian obat-obatan midriatik, berdiam lama di tempat gelap, dan gangguan emosional. Bentuk sekunder sering disebabkan hifema, luksasi/subluksasi lensa, katarak intumesen atau katarak hipermatur, uveitis dengan suklusio/oklusio pupil dan iris bombe, atau pasca pembedahan intraokuler.
  16. 16. Manifestasi klinik 1. Mata terasa sangat sakit. Rasa sakit ini mengenai sekitar mata dan daerah belakang kepala . 2. Akibat rasa sakit yang berat terdapat gejala gastrointestinal berupa mual dan muntah , kadang-kadang dapat mengaburkan gejala glaukoma akut. 3. Tajam penglihatan sangat menurun. 4. Terdapat halo atau pelangi di sekitar lampu yang dilihat. 5. Konjungtiva bulbi kemotik atau edema dengan injeksi siliar. 6. Edema kornea berat sehingga kornea terlihat keruh. 7. Bilik mata depan sangat dangkal dengan efek tyndal yang positif, akibat timbulnya reaksi radang uvea. 8. Pupil lebar dengan reaksi terhadap sinar yang lambat. 9. Pemeriksaan funduskopi sukar dilakukan karena terdapat kekeruhan media penglihatan. 10. Tekanan bola mata sangat tinggi.
  17. 17. Pemeriksaan Penunjang Ø Pengukuran dengan tonometri Schiotz menunjukkan peningkatan tekanan. Ø Perimetri, Gonioskopi, dan Tonografi dilakukan setelah edema kornea menghilang.
  18. 18. Penatalaksanaan ØPenderita dirawat dan dipersiapkan untuk operasi. Ø Dievaluasi tekanan intraokuler (TIO) dan keadaan mata. Bila TIO tetap tidak turun, lakukan operasi segera. Ø Sebelumnya berikan infus manitol 20% 300-500 ml, 60 tetes/menit. Jenis operasi, iridektomi atau filtrasi, ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaab gonoskopi setelah pengobatan medikamentosa.
  19. 19. Definisi Glaukoma Kronik Glaukoma kronik adalah penyakit mata dengan gejala peningkatan tekanan bola mata sehingga terjadi kerusakan anatomi dan fungsi mata yang permanen.
  20. 20. ETIOLOGI Keturunan dalam keluarga, diabetes melitus, arteriosklerosis, pemakaian kortikosteroid jangka panjang, miopia tinggi dan progresif.
  21. 21. Manifestasi klinik ¤ Gejala-gejala terjadi akibat peningkatan tekanan bola mata. ¤ Penyakit berkembang secara lambat namun pasti. ¤ Penampilan bola mata seperti normal dan sebagian tidak mempunyai keluhan pada stadium dini. ¤ Pada stadium lanjut keluhannya berupa pasien sering menabrak karena pandangan gelap, lebih kabur, lapang pandang sempit, hingga kebutaan permanen.
  22. 22. Pemeriksaan Penunjang ¤ Pemeriksaan tekanan bola mata dengan palpasi dan tonometri menunjukkan peningkatan. ¤ Nilai dianggap abnormal 21-25 mmHg dan dianggap patologik diatas 25 mmHg. ¤ Pada funduskopi ditemukan cekungan pupil menjadi lebih lebar dan dalam, dinding cekungan bergaung, warna memucat, dan terdapat perdarahan pupil. ¤ Pemeriksaan lapang pandang menunjukkan lapang pandang menyempit, depresi bagian nasal, tangga Ronne, atau skotoma busur.
  23. 23. Tonometri
  24. 24. Penatalaksanaan ¤ Pasien diminta datang teratur 6 bulan sekali, dinilai tekanan bola mata dan lapang pandang. Bila lapang pandang semakin memburuk, ¤ meskipun hasil pengukuran tekanan bola mata dalam batas normal, terapi ditingkatkan. ¤ Dianjurkan berolahraga dan minum harus sedikit-sedikit.
  25. 25. SEKIAN DAN TERIMA KASIH

×