O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
Workshop Penyusunan Policy Brief
“The Future Leaders” dan “Inovasi
Manajemen ASN”
Jakarta,	
  1	
  Juli 2021
Dr.	
  Tri	
 ...
Produk Apa yang	
  Kita	
  Inginkan?
White-­‐
paper
Proceeding/	
  
Kapita
Selekta
Kumpulan	
  makalah
bebas (tanpa framew...
Logika Analisis Kebijakan dalam Polbrief /	
  Policy	
  Paper
Agenda	
  
Setting
Policy	
  
Alternative
Policy	
  
Apprais...
“Kajian Pengembangan SDM	
  Kemenkumham”	
  dalam
Perspektif Logika Analisis Kebijakan (contoh)
Agenda	
  
Setting
Policy	...
Rekomendasi tidak selamanya untuk Analysis	
  for	
  Policy	
  …
Dimanakah posisi
Rekomendasi
Kebijakan?
Formulasi*
Kebija...
Policy	
  Issues	
  /	
  Problems
§ Policy	
  research/analysis memiliki	
  sense	
  yang	
  berbeda	
  
dibanding	
  pen...
Policy	
  Issues	
  /	
  Problems
Rumusan Masalah adalah
bagian terpenting dari
sebuah penelitian
kebijakan,	
  sehingga h...
Alat Bantu	
  Agenda	
  Setting
§
§ Masalah	
  kebijakan	
  yang	
  baik	
  tidak	
  hanya	
  	
  
menyasar	
  pada	
  m...
Alat Bantu	
  Agenda	
  Setting
META    
MASALAH
MASALAH    
FORMAL
MASALAH    
SUBSTANTIF
SITUASI    
MASALAH
Pengenalan ...
Policy	
  Appraisal	
  /	
  Evaluation
EVALUASI	
  
KEBIJAKAN
Kinerja
Kebijakan
Dilanjutkan
(continuation)
Dihentikan
(ter...
Policy	
  Alternatives
§
§ Policy	
  alternatives	
  apa	
  saja	
  (lebih	
  	
  
dari	
  1)	
  yang	
  prospektif	
  u...
Rekomendasi Kebijakan (contoh)
Setelah tahap alternatif kebijakan,	
  selanjutnya dirumuskan
saran	
  kebijakan (policy	
 ...
Kriteria Rekomendasi Kebijakan yang	
  Baik
http://eddiecopeland.me/how-­‐to-­‐write-­‐recommendations-­‐that-­‐change-­‐
...
Elemen Policy	
  Brief	
  Lainnya:	
  Judul
Judul sebaiknya
mampu MENARIK	
  
perhatian:
1. Jelas dan Ringkas
2. Provokati...
Elemen Policy	
  Brief	
  Lainnya:	
  Ringkasan Eksekutif
Ringkasan Eksekutif/Abstrak
merupakan gambaran ringkas,	
  
seri...
Elemen Policy	
  Brief	
  Lainnya:	
  Pendahuluan
Pendahuluan
berfungsi
menyiapkan
pembaca untuk
mengerti setting,	
  
kon...
Struktur Umum Policy	
  Brief
Policy	
  Brief	
  pada dasarnya sama dengan
Policy	
  Paper,	
  harus memenuhi elemen
pokok...
Elemen Policy	
  Brief	
  Lainnya:	
  Kesimpulan
KESIMPULAN
Policy	
  
implication	
  
(jika ada)
Sintesa dari
temuan
utama
TERIMA KASIH
Semoga bermanfaat …
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

1

Compartilhar

Baixar para ler offline

Workshop Penyusunan Policy Brief The Future Leaders dan Inovasi Manajemen ASN

Baixar para ler offline

Dr. Tri Widodo W. Utomo, SH.,MA
Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI

Audiolivros relacionados

Gratuito durante 30 dias do Scribd

Ver tudo

Workshop Penyusunan Policy Brief The Future Leaders dan Inovasi Manajemen ASN

  1. 1. Workshop Penyusunan Policy Brief “The Future Leaders” dan “Inovasi Manajemen ASN” Jakarta,  1  Juli 2021 Dr.  Tri  Widodo  W.  Utomo,  SH.,MA Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara  LAN-­‐RI
  2. 2. Produk Apa yang  Kita  Inginkan? White-­‐ paper Proceeding/   Kapita Selekta Kumpulan  makalah bebas (tanpa framework) Kumpulan  policy  brief   berbasis framework Butuh big  picture  atau general   framework (inc. definisi operasional)  yang  dipahami bersama oleh penulis polbrief. Setiap polbrief berposisi sbg “potongan puzzle”  yang   bersama-­‐sama membentuk big   picture tsb.
  3. 3. Logika Analisis Kebijakan dalam Polbrief /  Policy  Paper Agenda   Setting Policy   Alternative Policy   Appraisal Policy   Recommen dation Proses  mengenali masalah &  menentukan fokus/prioritas Proses  mengevaluasi hasil dan kinerja kebijakan yang  berlaku Proses  mengembangkan pilihan kebijakan dan kelebihan/kekurangannya Proses  merumuskan aksi kebijakan secara lebih operasional Policy  Problems/   Issues Policy  Output  &   Performance Policy  Options Policy  Action Perlu Validasi Hulu-­‐Hilir
  4. 4. “Kajian Pengembangan SDM  Kemenkumham”  dalam Perspektif Logika Analisis Kebijakan (contoh) Agenda   Setting Policy   Alternative Policy   Appraisal Policy   Recommen dation o Terdapat kegiatan yang   tumpang tindih (h.  2); o Pengembangan karir belum sepenuhnya mempertimbangkan keahlian (Nizar   Apriansyah,  h.  2) o Permen 45/2016  à Anjab belum memperhatikan beberapa aspek dalam kepemimpinan (h.  27); o Permen 2010  tentang Penyelenggaraan Assessment   Center (h.  28); o Permen No.  10/2016  tentang SIMPEG. o Pengembangan Situational  Judgement   Test (SJT) untuk menyempurnakan metode assessment  (h.  33); o Peningkatan kualitas pengelolaan basis  data   pegawai (h.  36); o Pengelolaan kompetensi pegawai (h.  38); o Penyempurnaan sistem manajemen kinerja (h.  40) o Biro  Kepegawaian perlu menyusun Grand   Design manajemen SDM; o Biro  Perencanaan perlu mengevaluasi kelembagaan di  Biro   Kepegawaian dan BPSDM.
  5. 5. Rekomendasi tidak selamanya untuk Analysis  for  Policy  … Dimanakah posisi Rekomendasi Kebijakan? Formulasi* Kebijakan Agenda*Setting Implementasi* Kebijakan Evaluasi* Kebijakan PELAKSANAAN(KEBIJAKAN PERENCANAAN(KEBIJAKAN Policy Brief Policy Paper Produk  Analisis  Kebijakan Policy Note Analysis  FOR  Policy  *) Analysis  OF  Policy  *) *)  Analysis  for  policy  dan analysis  of   policy  dalam prakteknya dilakukan secara simultan (bukan dikotomi)
  6. 6. Policy  Issues  /  Problems § Policy  research/analysis memiliki  sense  yang  berbeda   dibanding  penelitian  pada  umumnya  (skripsi,  thesis,   disertasi).  Policy  research  harus  kuat  di  Policy  Issues/   Problems.  Policy  issues/problems  sendiri  dapat  dirumuskan   dengan  baik  jika  sudah  ada  informasi  pendahuluan  terkait   dengan  issu/variabel  yang  akan dikaji. § Kegagalan  merumuskan  policy  problems  akan  menjadikan   hasil  analisis  dan  rekomendasi  dalam  paper/laporan   penelitian  tidak  dapat  mengatasi  masalah  (kesalahan  type   ke-­‐3). Menurut  ahli  matematika Richard  Hamming  (1915-­‐ 1998): "Lebih  baik  menyelesaikan  masalah  yang  benar   dengan  cara  yang  salah  daripada  memecahkan  masalah   yang  salah  dengan  cara  yang benar".
  7. 7. Policy  Issues  /  Problems Rumusan Masalah adalah bagian terpenting dari sebuah penelitian kebijakan,  sehingga harus dirumuskan sejelas mungkin. “Jika masalahnya saja tidak jelas,  bagaimana mungkin dapat ditemukan solusinya?”
  8. 8. Alat Bantu  Agenda  Setting § § Masalah  kebijakan  yang  baik  tidak  hanya     menyasar  pada  masalah  di  permukaan     (event,  fenomena,  symptom),  namun     harus  mampu  mengenali  masalah  yang     lebih  dalam  (yang  mengakibatkan     munculnya  masalah permukaan). § § Dengan  mengenali  masalah  yang  lebih     dalam,  akan  dapat  dirumuskan  alternatif     kebijakan  yang  lebih  komprehensif  dan     mampu  mencegah  permasalahan  di     permukaan  muncul  secara berulang. § § Meskipun  demikian,  tetap  diperlukan     kombinasi  kebijakan  yang  tepat  untuk     mengatasi  masalah  jangka  pendek     (kuratif)  sekaligus  mencegah     permasalahan  dimasa  depan  (preventif-­‐-­‐     antisipatif). ISSU TINDAKAN Informasi  melalui  mass     media  merupakan  suatu     peristiwa  yg  terlihat    dip ermukaan. Reactive,  hanya  mengatasi     simptom saja. Bila  peristiwakejadian     berulangakan  timbul     polaperilaku. Responsif, bertindak dengan melihat pola tingkah lakutertentu. Pemikiran  mendalam  dg     mengkaitkan  antar  pola     perilaku. Generatif,  dengan     memahamiinteraksi     berbagaifaktor. Dari  tingkat  pemikiranyg     palingdalam  ditemukan     model  mental  individu/     organisasi Fundamental,dengan     mengatasi  masalahyg     berhubungandengan     mentalmodel.
  9. 9. Alat Bantu  Agenda  Setting META     MASALAH MASALAH     FORMAL MASALAH     SUBSTANTIF SITUASI     MASALAH Pengenalan     Masalah Pencarian     Masalah Spesifikasi     Masalah Pendefinisian     Masalah
  10. 10. Policy  Appraisal  /  Evaluation EVALUASI   KEBIJAKAN Kinerja Kebijakan Dilanjutkan (continuation) Dihentikan (termination) Tetap Revisi Formulasi Setiap hasil evaluasi merupakan agenda  setting   untuk formulasi kebijakan baru Formulasi* Kebijakan Agenda*Setting Implementasi* Kebijakan EVALUASI( KEBIJAKAN PELAKSANAAN(KEBIJAKAN PERENCANAAN(KEBIJAKAN Sumber:  Pusaka LAN,  Indeks Kualitas Kebijakan § Kajian evaluasi thd kebijakan,   artinya sudah ada kebijakan yang   diimplementasikan. § Policy  appraisal  is  a  systematic  way   of  bringing  evidence  to  bear  on   alternative  policy  options,  weighing   up  costs,  benefits,  their  distribution   between  different  parties  and  over   time,  uncertainties  and  risks,  as  a   way  of  assisting  the  development  of   policy  (OECD,  2008). Sumber:  Prof.  Dr.  Eko Prasojo
  11. 11. Policy  Alternatives § § Policy  alternatives  apa  saja  (lebih     dari  1)  yang  prospektif  utk     mengatasi masalah? § § Apa  kelebihan  dan  kekurangan     masing-­‐-­‐masing  alternatif?  à à gunakan  kriteria  pembobotan (USG,     SFF,  CBA, dll). § § Bagaimana  alternatif  tsb  dirumuskan   kedalam  rekomendasi  kebijakan     (policy recommendation) yang   actionable  &  operasional?
  12. 12. Rekomendasi Kebijakan (contoh) Setelah tahap alternatif kebijakan,  selanjutnya dirumuskan saran  kebijakan (policy  recommendation).  Rekomendasi bukan berisi saran  tindak lanjut dari kajian,  melainkan aksi kebijakan yang  harus diambil oleh policy  maker(s).   Rekomendasi harus bernilai operasional,  meskipun tidak terlalu rinci/kaku (untuk referensi,  lihat Lampiran Perpres No.  59/2017  tentang TPB/SGDs).  
  13. 13. Kriteria Rekomendasi Kebijakan yang  Baik http://eddiecopeland.me/how-­‐to-­‐write-­‐recommendations-­‐that-­‐change-­‐ government-­‐policy/ oIntelligent:  cerdas,  komprehensif,   ada kebaruan dibanding kebijakan sebelumnya.   oMessaged  correctly:  bahasa yang   sederhana /  mudah dipahami;   kejelasan masalah yang  di-­‐address. oPolitically  feasible:  ada dukungan pimpinan untuk menindaklanjuti. oActionable:  praktis,  mudah &  jelas implementasinya. oCosted:  kejelasan kebutuhan risorsis. oTimely:  jelas kerangka waktu pelaksanaan yang  diharapkan. oSuccint:  ringkas dan padat.
  14. 14. Elemen Policy  Brief  Lainnya:  Judul Judul sebaiknya mampu MENARIK   perhatian: 1. Jelas dan Ringkas 2. Provokatif atau Solutif? Judul harus EFEKTIF: 1. Mencerminkan variabel yang  diteliti 2. Mencerminkan masalah dan rekomendasi
  15. 15. Elemen Policy  Brief  Lainnya:  Ringkasan Eksekutif Ringkasan Eksekutif/Abstrak merupakan gambaran ringkas,   seringkali temuan terpilih saja dari keseluruhan substansi makalah.  Umumnya ditulis tidak lebih dari 500  kata  tanpa kutipan dan catatan kaki.   Purpose  of  the  paper Definition  &  description   of  policy  problems Conclusion  &   recommendations Description  of  policy   alternatives  
  16. 16. Elemen Policy  Brief  Lainnya:  Pendahuluan Pendahuluan berfungsi menyiapkan pembaca untuk mengerti setting,   konteks dan   permasalahan yang   hendak dibahas dalam Polbrief /   paper Methodology  and   limitation  of  the  study   Statement  of  intent   Definition  of  policy   problems/issue Context  of  policy   problems Road  map  of  the   paper 02 04
  17. 17. Struktur Umum Policy  Brief Policy  Brief  pada dasarnya sama dengan Policy  Paper,  harus memenuhi elemen pokok sbb: o Judul. o Ringkasan Eksekutif. o Konten,  Konteks dan Arti Pentingnya Masalah (Pendahuluan /  Latar Belakang). o Evaluasi Kritis terhadap Kebijakan. o Alternatif dan Rekomendasi Kebijakan. o Kesimpulan. o Referensi.
  18. 18. Elemen Policy  Brief  Lainnya:  Kesimpulan KESIMPULAN Policy   implication   (jika ada) Sintesa dari temuan utama
  19. 19. TERIMA KASIH Semoga bermanfaat …
  • triwidodowutomo

    Jul. 1, 2021

Dr. Tri Widodo W. Utomo, SH.,MA Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN-RI

Vistos

Vistos totais

221

No Slideshare

0

De incorporações

0

Número de incorporações

1

Ações

Baixados

9

Compartilhados

0

Comentários

0

Curtir

1

×