O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
Pengelolaan Bahan 
Berbahaya & Beracun ( B3) 
Inst. Farmasi & Inst.Sanitasi 
RSU Dr. Soetomo 
Sujatno 
(Risk Assesment for...
Pendahuluan 
• B3 potensi iritasi, korosi, 
teratogenik dll 
• B3 potensi terbakar 
• B3 potensi meledak 
• Potensi Kecele...
Masalah ? 
 Sejauh mana pemahaman Rumah Sakit & 
Staf thd kebijakan & peraturan B3 ? 
 Sejauh mana kepatuhan terhadap 
k...
RESIKO Terpapar B3 di Laborat RS 
(Toxic ) 
Mikrobiologi & PK 
(Explosive ) 
Bahan Kimia & Gas 
4
Potensi Terpapar Radiasi 
Saat tindakan medis
Tujuan 
Peserta dapat Menjelaskan hal2 sbb : 
• Apa & Penggolongan B3 
• Permasalahan Bahaya Resiko B3 
• Hub Pengelolaan ...
B3 dlm Kesehatan Kerja 
Kesja.Perkantoran 
K3 transportasi K3 Maritim 
Kes. Matra D/L/U 
K3 Konstruksi 
K3 pariwisata 
Kes...
Definisi K-3 
 Kesehatan(health):pencegahan penyakit,sakit 
atau ketidak-nyamanan yang parah 
sehubungan dengan pekerjaan...
Hubungan Penanganan B3 , K3RS & 
Produktivitas di RS 
Tujuan Pelayanan 
K3 - SERVICE EXCELENT 
Penanganan B3 
Resiko Bahay...
Pengertian Kecelakaan Kerja 
Suatu kejadian yg tidak diinginkan , tidak 
terduga yg dapat menimbulkan Kerugian, 
al.: 
1.M...
WHY ? 
Kecelakaan terjadi dg B3? 
Mengapa terjadi KECELAKAAN ?? Faktor-faktor Terjadinya 
Kecelakaan al : 
1. UNSAFE CONDI...
CONTOH UNSAFE CONDITION dg B3 
UNSAFE CONDITION 
• Peralatan usang (tidak laik pakai) 
• Tempat kerja acak-acakan 
• Peral...
CONTOH SAFE CONDITION kelola B3 
DI ROI / OK / CSSD 
Apakah Peralatan laik ?
CONTOH UNSAFE ACTION 
Kelola B3 
UNSAFE ACTION 
• Pgwai bekerja tdk memakai APD (Alat 
Pelindung Diri) 
• Pegawai mengabai...
Mengapa “UNSAFE ACTION” ? 
Pegawai bertindak tidak aman kelola B3 
(“UNSAFE ACTION”,) al. : 
A. Pegawai Tidak Tahu 
1. Bah...
Mengapa “UNSAFE ACTION” ? 
Pegawai bertindak Tidak aman kelola B3 (“UNSAFE 
ACTION”) : 
B. Pegawai Kurang Terampil (Unskil...
Bagaimana 
Pengelolaan B3 ? 
Standar Pengelolaan B3 sbb : 
A. Proses Pengadaan bahan berbahaya 
(B3) 
B. Pemindahan B3 
C....
Landasan Hukum : 
UU 32 Tahun 2009 
• PP 74/Thn 2001 
• PP 18 jo PP 85 
Tahun 1999 
Peraturan Lainnya 
Peraturan Kelola B3...
Peraturan pengelolaan B3 & Limbah 
Tentang 
UU 32/2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 
PP 74 /Tahun 2001 Pe...
Pengertian B3 
B3 adalah bahan yang karena 
Sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, 
baik secara langsung maupu...
1. Mudah meledak (explosive); 
2. Pengoksidasi (oxidizing); 
3. a Sangat mudah sekali menyala 
(extremely flammable); 
b.S...
22 
PENGGOLONGAN B3
B3 disertai MSDS (Material Safety Data Sheet) 
PP.R I No: 74 TAHUN 2001, Ttg PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN 
MSDS...
Informasi penting di 
M S D S - B3 ??? 
Sections Format Kepmenaker Format GHS 
1 Identitas Perusahaan Identitas Perusahaan...
Efek terpapar B3 
Jangka Pendek Jangka Panjang 
• Rasa Mual 
• Pusing 
• Gatal-gatal 
• Sesak Nafas 
• Leukimia 
• Kanker ...
Chemical Hazard di RS 
Bahan Kimia sering ditemukan di Lab, Farmasi, maintenance dll 
4 
Contoh : 
Reagensia Asam, 
Alko...
6 
11/13/2013 
Hazard and waste from Farmasi 
ANTISEPTIK DAN 
DISINFEKTAN 
OBAT-OBAT 
OBAT KANKER 
REAGENSIA 
GAS MEDIS 
•...
4 
Radiasi Non Ion 
• Cahaya UV 
• Laser 
• Alat Ultrasound 
• Oven Microwave 
• Tampilan Video 
Radiasi Ion 
*Alat X-ray ...
11/13/2013 
CONTOH : 
Radioactive materials and waste
BAHAN KIMIA MUDAH MELEDAK (EXPLOSIF) 
1. ASETILEN 
2. DIAZO 
3. NITROZO 
4. NITRO 
5. ALKIL 
POLINITRO 
6. OKSIM 
7. AZO 
...
 ZAT PADAT MUDAH TERBAKAR 
 ZAT CAIR MUDAH TERBAKAR 
 GASMUDAH TERBAKAR : 
• Oxygen ( O2 ) 
• Nitrous Oxide ( N, , O ) ...
 BILA BEREAKSI DENGAN AIR AKAN 
MENGELUARKAN PANAS DAN GAS YANG 
MUDAH TERBAKAR. MISAL : ALKALI (Na, K); 
ALKALI TANAH (C...
 BAHAN IRITAN PADAT. MISAL : NaOH, FENOL 
 BAHAN IRITANCAIR. MISAL : ASAM SULFAT, 
ASAM FORMAT. 
 BAHAN IRITAN GAS. 
MI...
 ADALAH BAHAN KIMIA YANG MUNGKIN 
TIDAK TERBAKAR, TETAPI DAPAT MENG 
HASILKAN OKSIGEN YANG DAPAT 
MENYE BABKAN KEBAKARAN ...
BAHAN KIMIA KOROSIF & IRITAN 
KOROSIF : BAHAN YANG KARENA REAKSI KIMIA DAPAT MERUSAK LOGAM, 
Contoh : 
•Asam & Basa, Asam ...
Urutan tingkat bahaya B3 
Bahan Radioaktif > Bahan Piroforik > 
Bahan Eksplosif > Cairan Flammable > 
Asam/basa Korosif > ...
Pengadaan adalah Kegiatan memenuhi kebutuhan 
operasional yang telah di gariskan sesuai 
perencanaan yang telah dibuat dan...
SSKK 
PENGADAAN B3 
Tiap pengadaan B3 harus dilampirkan 
lembar MSDS : 
a.Lembar MSDS 
b.Labelling B3 
c.Lembar “Sertifica...
PROSES PEMINDAHAN B3 
Proses Pemindahan B3 
1. Sblm bongkar B3, Pengawas menyiapkan 
kelengkapan administrasi : 
a. Daftar...
PROSES PEMINDAHAN B3 
Bongkar muat B3 
3. Yakinkan petugas mengetahui resiko / 
bahaya B3, & cara pencegahan & 
penanggula...
PROSES PEMINDAHAN B3 
Bongkar muat B3 
b. Simbol B3 harus diapsang dg jelas 
c. Simbol B3 mudah dibaca 
d. Mudah dimengert...
PROSES PEMINDAHAN B3 
Bongkar muat B3 
7. Pegawai hindari tindakan tdk aman : 
c. Mengerjakan kegiatan yg tidak sbg 
wewen...
PENYIMPANAN B3 
Penyimpanan B3 
1. Gudang tempat penyimpanan B3 dibuat agar 
Aman dari pengaruh alam & lingkungan : 
a. Me...
PENYIMPANAN B3 
Penyimpanan B3 
2. Tata letak dan pengaturan penempatan B3 
mempertimbangkan sbb : 
a. Pemisahan dan penge...
PENYIMPANAN B3 
Penyimpanan B3 
d. Khusus bahan dalam wadah silinder / tabung gas 
bertekanan ditempatkan yg aman, idak le...
PENYIMPANAN B3 
Penyimpanan B3 
5. Selain petugas gudang dilarang masuk, & harus 
menggunakan APD 
6. Inpeksi scr periodik...
Contoh : PENYIMPANAN tabung Oksigen & 
Bahan Kimia
48 
PENYIMPANAN B3 Explosif 
1. Pewadahan dan penandaan 
Mengikuti Pola pewadaan & penandaan B3 dg benar & 
teliti sesuai ...
PENYIMPANAN B3 Gas Mampat 
1. Pewadahan dan penandaan 
Mengikuti polapewadahan & penandaan yg berlaku dgn 
benar & akurat ...
Pewarnaan Tabung Oksigen & Tangki 
Oksigen cair 
No GAS WARNA TABUNG 
1 Oksigen Medis Putih 
2 N2O Biru 
3 Nitrogen Abu2
51 
PENYIMPANAN 
B3 Cairan Mudah Menyala 
1. Pewadahan dan penandaan 
 Wadah/pembukus/kemasan harus dpt melindungi 
isiny...
Kemasan cairan Alkohol 
Alkohol Drum 
Alkohol
53 
PENYIMPANAN 
B3 Cairan Mudah Menyala 
2. Kondisi ruangan 
 Bahan & konstruksi bangunan : 
a. Tahan terhadap B3 yg dis...
54 
PENYIMPANAN B3 Beracun 
1. Pewadahan dan penandaan 
Menggunakan kemasan anti bocor / mengikuti pola 
pewadaan dan pena...
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA 
TIDAK BOLEH TERCAMPUR
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA 
TIDAK BOLEH TERCAMPUR
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA 
TIDAK BOLEH TERCAMPUR
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA 
TIDAK BOLEH TERCAMPUR
PENYIMPANAN BAHAN KIMIA 
TIDAK BOLEH TERCAMPUR
PENGGUNAAN B3 
Penggunaan B3 
1. Perencanaan dan penerapan K3 dalam 
penggunaan B3 hrs memperhatikan sbb : 
a. APD yg sesu...
PENGGUNAAN B3 
…….Penggunaan B3 
d. Metode kerja/cara pelaksanaan kerja /protap 
/SPOsudah aman dan efektif 
e. Kelengkapa...
PENGGUNAAN B3 
Penggunaan B3 
3. Bila penggunaan pada transisi shift jaga, maka tiap 
serah terima & tanggung jawab dilaku...
Resiko Kecelakaan B3 
1.Terpapar B3 : 
Cara Masuk B3 Dalam 
Tubuh 
• Kontak dengan kulit 
• Kontak dengan mata 
• Tertelan...
 GASMUDAH TERBAKAR : 
• Oxygen ( O2 ) 
• Nitrous Oxide ( N, , O ) 
Medical Compressed Air ( Breathing Air ) 
Vacum ( Suct...
Penanganan Bahaya Gas Medis 
Pencegahan bahaya oxigen 
•Jauhkan dari minyak, oli, gemuk, api dan zat lain 
yang mudah terb...
Penanganan terpapar Oksigen 
pd kulit 
Bahaya oksigen terpapar Kulit 
•Kulit melepuh atau luka/ beku karena pengaruh 
ding...
Penanganan terpapar Oksigen 
pd mata 
Bahaya oksigen terpapar mata 
• Penglihatan kabur/ iritasi ke mata 
Pencegahan : 
•p...
Penanganan keracunan 
B3 masuk mulut 
Penanganan keracunan bahan kimia masuk mulut 
•Berilah minum berupa air atau susu 2 ...
69 
Emergency Procedures 
Personal Contamination 
 Flush contaminated area 
with water 
 Remove contaminated 
clothing 
...
70 
Emergency Procedures 
Chemical in the Eye(s) 
 Flush eyeballs and 
inner eyelids 
 Forcibly hold eyes open 
 Irriga...
Ketentuan Umum 
Penanganan tumpahan (“Spills “) 
 Tutup tumpahan dengan kain yang mudah menyerap. 
 Kosongkan area dari ...
72 
Emergency Procedures 
Chemical Spills 
Evacuate and call Public Safety at 911 
for larger spill (>5-gallons) situatio...
Hal 2 yg di perhatikan : 
 Lokasi kejadian 
 Jumlah materi yang tumpah 
 Sifat kimia dan fisika 
 Sifat berbahaya 
 A...
Penanganan Tumpahan Asam 
( Fisrt Responder Acid Spill Kit) 
FUNCTION: 
Safe and effective method for controlling 
inciden...
Acid Spill Kit 
FIRST RESPONDER™ ACID SPILL KIT tdd : 
•Personal Safety Wear: 
– Apron; Face Shield; Chemical Goggles; 
Gl...
Spill kit 
Pembersihan Tumpahan darah 
Persiapan alat: 
APD: sarung tangan karet,gaun pelindung,celemek dan 
sepatu bot 
S...
“Spill kit “ tumpahan darah
Penanganan B3 Radiasi 
Prinsip penggunaan Radiasi 
1. Justifikasi 
2. Limitasi 
3. Optimasi 
Prinsip proteksi Radiasi 
1. ...
ALAT PELINDUNG DIRI 
• SAFETY HELMET : 
DIPAKAI UNTUK MELINDUNGI KEPALA DARI 
BAHAYA KEJATUHAN, TERBENTUR DAN TERPUKUL 
BE...
NO 
UNIT 
KERJA 
SPESIFIKASI RINCIAN 
1 Kamar 
Operasi Lengkap 
- Sarung Tangan 
- Masker 
- Tutup wajah / gorgle 
- Tutup...
2 Kamar Bersalin Lengkap - Sarung Tangan 
- Masker 
- Tutup wajah / gorgle 
- Tutup Kepala 
-Sepatu tertutup 
-Gaunlengan ...
1 
Lisan 
•Ceramah 
•Diskusi 
•dll 
2 
Tulisan 
• Buku panduan 
• s o p 
3 
Visual 
•Poster simbol 
•Alur 
Komunikasikan _...
Komunikasikan _KAN 
DG LABEL KIMIA B3 
K3 - SERVICE EXCELENT
Komunikasikan _KAN 
DG LABEL KIMIA B3
85 
Simbol (Piktogram) B3 
Kelas Simbol Keterangan 
1 
Eksplosif 
2 
Gas Pengoksidasi 
3 Gas Bertekanan 
4 Cairan Mudah Me...
86 
Simbol (Piktogram) B3 
Kelas Simbol Keterangan 
6 Bahan Yang Dapat Bereaksi 
Sendiri 
7 Padatan Piroporik 
8 
Bahan Ya...
87 
Simbol (Piktogram) B3 
Kelas Simbol Keterangan 
11 
Cairan Pengoksidasi 
12 
Padatan Pengoksidasi 
13 
Peroksida Organ...
Semoga 
bermanfaat 
Terima kasih 
88
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

de

PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 1 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 2 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 3 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 4 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 5 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 6 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 7 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 8 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 9 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 10 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 11 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 12 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 13 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 14 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 15 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 16 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 17 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 18 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 19 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 20 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 21 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 22 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 23 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 24 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 25 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 26 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 27 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 28 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 29 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 30 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 31 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 32 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 33 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 34 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 35 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 36 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 37 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 38 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 39 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 40 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 41 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 42 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 43 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 44 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 45 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 46 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 47 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 48 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 49 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 50 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 51 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 52 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 53 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 54 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 55 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 56 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 57 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 58 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 59 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 60 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 61 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 62 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 63 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 64 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 65 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 66 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 67 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 68 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 69 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 70 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 71 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 72 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 73 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 74 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 75 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 76 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 77 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 78 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 79 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 80 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 81 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 82 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 83 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 84 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 85 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 86 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 87 PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT  2014  1577 Slide 88
Próximos SlideShares
Promosi Kesehatan dan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Mobile JKN
Avançar
Transfira para ler offline e ver em ecrã inteiro.

22 gostaram

Compartilhar

Baixar para ler offline

PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT 2014 1577

Baixar para ler offline

1. PELATIHAN PENANGANAN HAZMAT (B3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr . SOETOMO SURABAYA, SEPTEMBER 2014
2. LANGKAH2 PENILAIAN K3RS AND B3 DLM RANGKA AKREDITASI RS 2012

Audiolivros relacionados

Gratuito durante 30 dias do Scribd

Ver tudo

PELATIHAN K3RS AND PENANGANAN B3 DI RSUD Dr SOETOMO SURABAYA_SEPT 2014 1577

  1. 1. Pengelolaan Bahan Berbahaya & Beracun ( B3) Inst. Farmasi & Inst.Sanitasi RSU Dr. Soetomo Sujatno (Risk Assesment for Management Hazard Material and Waste) _ jci
  2. 2. Pendahuluan • B3 potensi iritasi, korosi, teratogenik dll • B3 potensi terbakar • B3 potensi meledak • Potensi Kecelekaan , PAK dan Upaya Preventive melalui Pengawasan Ketenaga kerjaan dibidang K3 DAN K3RS Potensi Kecelakaan B3 : • Toksik (Racun) masuk melalui pernafasan, kulit, kmd beredar keseluruh tubuh/organ • Zat toksik terakumulasi di: Hati, darah, tulang, cairan limpa efek jengka panjang Pengetahuan K3RS & B3 Edukasi
  3. 3. Masalah ?  Sejauh mana pemahaman Rumah Sakit & Staf thd kebijakan & peraturan B3 ?  Sejauh mana kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan tersebut. ?
  4. 4. RESIKO Terpapar B3 di Laborat RS (Toxic ) Mikrobiologi & PK (Explosive ) Bahan Kimia & Gas 4
  5. 5. Potensi Terpapar Radiasi Saat tindakan medis
  6. 6. Tujuan Peserta dapat Menjelaskan hal2 sbb : • Apa & Penggolongan B3 • Permasalahan Bahaya Resiko B3 • Hub Pengelolaan B3 , K3 dan Produktivitas • Sekilas K3 dan K3RS • Pengelolaan B3,
  7. 7. B3 dlm Kesehatan Kerja Kesja.Perkantoran K3 transportasi K3 Maritim Kes. Matra D/L/U K3 Konstruksi K3 pariwisata Kes.Industri Formal & informal K3 RS/Sarkes K3 pertambangan K3 Perkebunan K3 Pertanian
  8. 8. Definisi K-3  Kesehatan(health):pencegahan penyakit,sakit atau ketidak-nyamanan yang parah sehubungan dengan pekerjaan yang dapat mengganggu kondisi fisik dan mental pekerja ataupun anggota masyarakat  Keselamatan(safety):pencegahan terjadinya kecelakaan untuk menghindari cedera bagi orang (manusia) atau kerusakan terhadap fasilitas kerja(mesin peralatan,dll)atau tempat lingkungan kerja.  Kecelakaan(accident):terjadi bila suatu kejadian yang tidak direncanakan muncul,baik yang berakibat cedera(ringan maupun berat)atau kerusakan maupun tidak.
  9. 9. Hubungan Penanganan B3 , K3RS & Produktivitas di RS Tujuan Pelayanan K3 - SERVICE EXCELENT Penanganan B3 Resiko Bahaya • Kerugian Serius • Materi/moril • Sarana Fisik RS • Peralatan RS • Pegawai, Pasien &klg • Sosial Produktivitas UPAYA K3RS (ELIMINIR) Tujuan Terapi Out Comes KECELAKAAN
  10. 10. Pengertian Kecelakaan Kerja Suatu kejadian yg tidak diinginkan , tidak terduga yg dapat menimbulkan Kerugian, al.: 1.Material, 2.Disfungsi peralatan/bahan 3.Peralatan/bahan 4.Cidera 5.Korban jiwa 6.Kekacauan pelayanan
  11. 11. WHY ? Kecelakaan terjadi dg B3? Mengapa terjadi KECELAKAAN ?? Faktor-faktor Terjadinya Kecelakaan al : 1. UNSAFE CONDITION 2. UNSAFE ACTION , dlm Kelola B3 “Pendapat Ahli K3 dua faktor tsb merupakan Gejala akibat Buruknya dan Kurangnya Komitmen Manajemen K3” K3 - SERVICE EXCELENT
  12. 12. CONTOH UNSAFE CONDITION dg B3 UNSAFE CONDITION • Peralatan usang (tidak laik pakai) • Tempat kerja acak-acakan • Peralatan kerja tdk ergonomis • Peralatan Mesin putar tidak tertutup • Tempat kerja dg B3 tidak dilengkapi sarana pengaman (label,simbol, rambu, prosedur pengelolaan B3) K3 - SERVICE EXCELENT
  13. 13. CONTOH SAFE CONDITION kelola B3 DI ROI / OK / CSSD Apakah Peralatan laik ?
  14. 14. CONTOH UNSAFE ACTION Kelola B3 UNSAFE ACTION • Pgwai bekerja tdk memakai APD (Alat Pelindung Diri) • Pegawai mengabaikan aturan K3 • Merokok didaerah larangan • Melakukan tindakan timbulkan percikan api di sekitar B3 • Pgwai tdk tahu/mengikuti Protap Kerja • Senda gurau pada saat kerja, dll K3 - SERVICE EXCELENT
  15. 15. Mengapa “UNSAFE ACTION” ? Pegawai bertindak tidak aman kelola B3 (“UNSAFE ACTION”,) al. : A. Pegawai Tidak Tahu 1. Bahaya di tempat kerja 2. Protap kerja Aman 3. Peraturan K3 4. Instruksi Kerja K3 - SERVICE EXCELENT
  16. 16. Mengapa “UNSAFE ACTION” ? Pegawai bertindak Tidak aman kelola B3 (“UNSAFE ACTION”) : B. Pegawai Kurang Terampil (Unskill) dlm 1. Mengoperasikan peralatan pernafasan 2. Mereview Hasil Lab, DMK, resep 3. Penyediaan Alat Dx, Dispensing Resep 4.Menyiapkan ruang ROI, peralatan sediaan scr aseptis di ICCU 5.Mengerjakan Rekonstitusi obat suntik & mendistribusikan obat kanker, dll K3 - SERVICE EXCELENT
  17. 17. Bagaimana Pengelolaan B3 ? Standar Pengelolaan B3 sbb : A. Proses Pengadaan bahan berbahaya (B3) B. Pemindahan B3 C. Penyimpanan B3 D. Penggunaan B3 E. Penanganan B3 tumpah &terpapar F. Pembuangan limbah B3 K3 SERVICE EXCELENT
  18. 18. Landasan Hukum : UU 32 Tahun 2009 • PP 74/Thn 2001 • PP 18 jo PP 85 Tahun 1999 Peraturan Lainnya Peraturan Kelola B3 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan (Pasal 58 – 61) • Pengelolaan B3 • Pengelolaan Limbah B3 - Keputusan Kepala Bapedal - Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup - Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup
  19. 19. Peraturan pengelolaan B3 & Limbah Tentang UU 32/2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup PP 74 /Tahun 2001 Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Bacun (B3) PP 18 /199 jo PP 85/199 PP 18 /199 jo PP 85/199 Kepdal 01/BAPEDAL/09/95 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3 Kepdal 02/BAPEDAL/09/95 Dokumen Limbah B3 Kepdal 03/BAPEDAL/09/95 Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah B3 Kepdal 04/BAPEDAL/09/95 Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan, Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3
  20. 20. Pengertian B3 B3 adalah bahan yang karena Sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, Dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup, dan atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya; (Bab I, pasal 1) PP.RINo: 74 TAHUN 2001, Ttg PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN
  21. 21. 1. Mudah meledak (explosive); 2. Pengoksidasi (oxidizing); 3. a Sangat mudah sekali menyala (extremely flammable); b.Sangat mudah menyala (highly flammable) c. Mudah menyala (flammable); 4. a. Amat sangat beracun (extremely toxic); b. Sangat beracun (highly toxic); 21 PENGGOLONGAN B3
  22. 22. 22 PENGGOLONGAN B3
  23. 23. B3 disertai MSDS (Material Safety Data Sheet) PP.R I No: 74 TAHUN 2001, Ttg PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN MSDS adalah suatu informasi terperinci yang disiapkan oleh produsen atau manufaktur atau importer dari suatu bahan kimia yang menjelaskan mengenai sifat kimia dan fisika, bahaya yang ada, batas bahaya yang diperbolehkan, cara penanganan yang aman, serta pertolongan pertama. Hak pekerja terkait dengan MSDS adalah :  Tempat kerja kita harus memiliki MSDS untuk setiap bahan kimia berbahaya yang kita gunakan dalam pekerjaan kita.  MSDS yang ada harus bisa dibaca dengan mudah.  Jika kita meminta MSDS pada perusahaan kita dan ternyata tidak tersedia maka dalam waktu satu hari kerja MSDS harus tersedia.
  24. 24. Informasi penting di M S D S - B3 ??? Sections Format Kepmenaker Format GHS 1 Identitas Perusahaan Identitas Perusahaan 2 Komposisi Bahan * Identifikasi Bahaya * 3 Identifikasi Bahaya * Komposisi Bahan * 4 Tindakan P3K Tindakan P3K 5 Tindakan Penanggulangan Kebakaran Tindakan Penanggulangan Kebakaran 6 Tindakan Penanggulangan Kebocoran dan Tumpahan Tindakan Penanggulangan Kebocoran dan Tumpahan 7 Penyimpanan dan Penanganan Bahan Penyimpanan dan Penanganan Bahan 8 Pengendalian Pemaparan dan APD Pengendalian Pemaparan dan APD 9 Sifat Fisika dan Kimia Sifat Fisika dan Kimia 10 Stabilitas dan Reaktifitas Bahan Stabilitas dan Reaktifitas Bahan 11 Informasi Toksikologi Informasi Toksikologi 12 Informasi Ekologi Informasi Ekologi 13 Pembuangan Limbah Pembuangan Limbah 14 Informasi Untuk Pengangkutan Bahan Informasi Untuk Pengangkutan Bahan 15 Informasi Perundang-undangan Informasi Perundang-undangan 16 Informasi Lain Informasi Lain
  25. 25. Efek terpapar B3 Jangka Pendek Jangka Panjang • Rasa Mual • Pusing • Gatal-gatal • Sesak Nafas • Leukimia • Kanker • Mutasi Gen
  26. 26. Chemical Hazard di RS Bahan Kimia sering ditemukan di Lab, Farmasi, maintenance dll 4 Contoh : Reagensia Asam, Alkohol Formaldehyde Glutaraldehyde Ethylene oxyde Krim dan gel Insektisida Pestisida Cairan Pembersih Detergen Minyak Bensin / bahan bakar Antiseptik dan Disinfektan Limbah infeksius
  27. 27. 6 11/13/2013 Hazard and waste from Farmasi ANTISEPTIK DAN DISINFEKTAN OBAT-OBAT OBAT KANKER REAGENSIA GAS MEDIS • Alkohol / H2O2 / Microshield / Formalin / Natrium hipoklorida/Povidone Iodine • Cidex /Presept Tablet/Phisohex/ • Wash bensin/Lysol/Karbol • Hormon, antiviral, dll • Obat-obat Kemoterapi • Reagensia untuk Laboratorium dan Farmasi • Aseton/Larutan Ammonia/Dietil eter/HCL Pekat 35 %/NaOH Crystal/KOH Crystal/H2SO4 (Asam Sulfat)/Phenol Crystal/Asam Asetat/Asam Formiat /Asam Sitrat/Methanol/Xylol. • O2, N2, CO2,Acetylen, N2O
  28. 28. 4 Radiasi Non Ion • Cahaya UV • Laser • Alat Ultrasound • Oven Microwave • Tampilan Video Radiasi Ion *Alat X-ray *Scanner CAT *Fluoroscopy *Angiography *Radiologi Dental *Bahan Radioaktif *Kedokteran Nuklir *X Ray portabel *Pasien dengan implan radioaktif 11/13/2013 Radioactive materials and waste
  29. 29. 11/13/2013 CONTOH : Radioactive materials and waste
  30. 30. BAHAN KIMIA MUDAH MELEDAK (EXPLOSIF) 1. ASETILEN 2. DIAZO 3. NITROZO 4. NITRO 5. ALKIL POLINITRO 6. OKSIM 7. AZO 8. N- NITROSO 1. N- NITRO 2. AZIDA 3. DIAZONIUM 4. N- LOGAM BERAT 5. HIDROKSIL AMONIUM 6. PERKHLORIL 7. PEROKSIDA 8. DAN OZON Materi K4 30
  31. 31.  ZAT PADAT MUDAH TERBAKAR  ZAT CAIR MUDAH TERBAKAR  GASMUDAH TERBAKAR : • Oxygen ( O2 ) • Nitrous Oxide ( N, , O ) Medical Compressed Air ( Breathing Air ) Vacum ( Suction ) Oxygen 31 BAHAN MUDAH TERBAKAR
  32. 32.  BILA BEREAKSI DENGAN AIR AKAN MENGELUARKAN PANAS DAN GAS YANG MUDAH TERBAKAR. MISAL : ALKALI (Na, K); ALKALI TANAH (Ca)  LOGAM HALIDA ANHIDRAT (ALUMUNIUM TRIBROMIDA)  CaO  SULFURIL CHLORIDA 32 BAHAN KIMIA R EAKTIF THD AIR
  33. 33.  BAHAN IRITAN PADAT. MISAL : NaOH, FENOL  BAHAN IRITANCAIR. MISAL : ASAM SULFAT, ASAM FORMAT.  BAHAN IRITAN GAS. MISAL :  GAS AMAT LARUT DLM AIR. (AMONIAK, FORMALDEHIDE)  GAS DG KELARUTAN SEDANG : SULFUR DIOKSIDA  GAS DG KELARUTAN KECIL ,MERUSAK ALAT PERNA FASAN BAGIAN DALAM 33 BAHAN KIMIA IRITAN & BENTUK ZAT
  34. 34.  ADALAH BAHAN KIMIA YANG MUNGKIN TIDAK TERBAKAR, TETAPI DAPAT MENG HASILKAN OKSIGEN YANG DAPAT MENYE BABKAN KEBAKARAN PADA BAHAN LAINNYA.  BAHAN KIMIA OKSIDATOR BERSIFAT EKSPLOSIF KARENA SANGAT REAKTIF ATAU TIDAK STABIL.ATAU MAMPU MENGHA SILKAN OKSIGEN DALAM REAKSI ATAU PENGURAIANNYA SHG MENIMBULKAN KEBAKARAN. Contoh : 34 BAHAN KIMIA OKSIDATOR • kalium permanganat (KMnO4), feri klorida (FeCl3), natrium nitrat (NaNO3), hidrogen peroksida (H2O2). •Bahan kimia oksidator dipisahkan dari bahan-bahan flammable dan combustible
  35. 35. BAHAN KIMIA KOROSIF & IRITAN KOROSIF : BAHAN YANG KARENA REAKSI KIMIA DAPAT MERUSAK LOGAM, Contoh : •Asam & Basa, Asam klorida, asam pospat, asam perklorat,, asam berasap : as.nitrat, as.sulfat •Basa : NH4H, KOH, NaOH IRITAN: BAHAN YANG KARENA REAKSI KIMIA DAPAT MENIMBULKAN KERUSAKAN ATAU PERA DANGAN / SENSITISASI BL KONTAK DG PERMUKAAN TUBUH YG LEMBAB, SPT KULIT, MATA DAN PERNAFASAN.  BAHAN IRITAN PADA UMUMNYA ADALAH BAHAN 35 KOROSIF.
  36. 36. Urutan tingkat bahaya B3 Bahan Radioaktif > Bahan Piroforik > Bahan Eksplosif > Cairan Flammable > Asam/basa Korosif > Bahan Reaktif terhadap Air > Padatan Flammable > Bahan Oksidator > Bahan Combustible > Bahan Toksik > Bahan yang tidak memerlukan pemisahan secara khusus
  37. 37. Pengadaan adalah Kegiatan memenuhi kebutuhan operasional yang telah di gariskan sesuai perencanaan yang telah dibuat dan disetujui. Peraturan Pengadaan : (Perpres No. 54 / 2010 & No 70 / 2012) Metode Pengadaan : Lelang, PL, or Pengadaan langsung 37 PENGADAAN B3
  38. 38. SSKK PENGADAAN B3 Tiap pengadaan B3 harus dilampirkan lembar MSDS : a.Lembar MSDS b.Labelling B3 c.Lembar “Sertificate analisa” d.Informasi dampak bahaya e.Informasi P3K dan APDnya K3 - SERVICE EXCELENT
  39. 39. PROSES PEMINDAHAN B3 Proses Pemindahan B3 1. Sblm bongkar B3, Pengawas menyiapkan kelengkapan administrasi : a. Daftar nama B3 yg akan dibongkar b. Prosedur kerja dan perijinan c. Daftar petugas & penanggung jawab 2. Perencananaan & tindakan K3 sblm/sesudah bongkar muat 3. .. K3 - SERVICE EXCELENT
  40. 40. PROSES PEMINDAHAN B3 Bongkar muat B3 3. Yakinkan petugas mengetahui resiko / bahaya B3, & cara pencegahan & penanggulangan 4. Sarana Pelindung Diri (APD) & APAR yg sesuai, serta ada P3K 5. Pengawas wajib membina bila ada penyimpangan dari K3 6. Pemasangan Rambu2/Simbol K3 : a. Peringatan bahaya sesuai jenis B3 K3 - SERVICE EXCELENT
  41. 41. PROSES PEMINDAHAN B3 Bongkar muat B3 b. Simbol B3 harus diapsang dg jelas c. Simbol B3 mudah dibaca d. Mudah dimengerti e. Dan terlihat oleh petugas / pegwai 7. Pegawai menghindari tindakan tdk aman : a. Merokok ditempat terlarang b. Tidak memakai APD K3 SERVICE EXCELENT
  42. 42. PROSES PEMINDAHAN B3 Bongkar muat B3 7. Pegawai hindari tindakan tdk aman : c. Mengerjakan kegiatan yg tidak sbg wewenang d. Bersenda gurau, menolak perintah 8. Tiap Kecelakaan, Kebakaran, Peledakan termasuk kondisi bahayadan tidk dapat diatasi sendiri, segera laporkan atasan. 9. P3K dilakukan dg benar K3 SERVICE EXCELENT
  43. 43. PENYIMPANAN B3 Penyimpanan B3 1. Gudang tempat penyimpanan B3 dibuat agar Aman dari pengaruh alam & lingkungan : a. Memiliki sirkulasi udara dan ventilasi baik b. Suhu ruangan terjaga konstan & aman c. Aman dari gangguan biologis (tikus, rayap dll) K3 - SERVICE EXCELENT
  44. 44. PENYIMPANAN B3 Penyimpanan B3 2. Tata letak dan pengaturan penempatan B3 mempertimbangkan sbb : a. Pemisahan dan pengelompokan untuk menghindari reaktivitas b. Penyusunan tidak melebihi batas maksimum (anjuran industri) agar tidak roboh dan rapi c. Dibuatkan lorong & terjaga agar alat angkat & angkut dapat lewat K3 - SERVICE EXCELENT
  45. 45. PENYIMPANAN B3 Penyimpanan B3 d. Khusus bahan dalam wadah silinder / tabung gas bertekanan ditempatkan yg aman, idak lembab, dan aman dari sumber panas (listrik, pai terbuka dll) 3. Program “House keeping” scr periodik (Kebersihan, Kerapihan & Keselamatan) 4. Sarana K3 disiapkan dan digunakan K3 SERVICE EXCELENT
  46. 46. PENYIMPANAN B3 Penyimpanan B3 5. Selain petugas gudang dilarang masuk, & harus menggunakan APD 6. Inpeksi scr periodik, pemeriksaan kondisi lingkungan, bahan, peralatan dan sistem, segera lapor bila ada kondisi tidak aman kpd atasan. 7. Penyimpanan B3 dilengkapi dg Simbol/label B3 (Label isi, safety, resiko bahaya) serta cara pencegahan & pertolongan pertama K3 SERVICE EXCELENT
  47. 47. Contoh : PENYIMPANAN tabung Oksigen & Bahan Kimia
  48. 48. 48 PENYIMPANAN B3 Explosif 1. Pewadahan dan penandaan Mengikuti Pola pewadaan & penandaan B3 dg benar & teliti sesuai dg macam dan tingkat bahaya 2. Kondisi ruangan  Bahan & kondisi bangunan memiliki kontruksi yang kuat, tahan ledakan, tahan api,tahan gempa  Lantai tidak lembab, bersih, bebas karat, bebas debu  Kedap air  Pintu dari bahan yg baik dan kuat + kunci  Terhindar dan terlindung dari getaran,dilengkapi dengan penangkal petir  Ruangan diberi tanda peringatan u/ B3 gol Eksplosif dan pemberitahuan dilarang merokok
  49. 49. PENYIMPANAN B3 Gas Mampat 1. Pewadahan dan penandaan Mengikuti polapewadahan & penandaan yg berlaku dgn benar & akurat sesuai dg jenis & tingkat bahaya 2. Kondisi ruangan  Bahan kontruksi tahan thd api, getaran, tersedia penangkal petir  Pengaturan suhu / panas / cahaya 49 * suhu sejuk & kering * hindari cahaya langsung matahari * hindarkan instalasi litrik, sumber panas * Hindarkan kenaikan suh  Pengaturan udara * Fentilasi baik shg udara tersalur ruangan tetap optimal dg baik & suhu
  50. 50. Pewarnaan Tabung Oksigen & Tangki Oksigen cair No GAS WARNA TABUNG 1 Oksigen Medis Putih 2 N2O Biru 3 Nitrogen Abu2
  51. 51. 51 PENYIMPANAN B3 Cairan Mudah Menyala 1. Pewadahan dan penandaan  Wadah/pembukus/kemasan harus dpt melindungi isinya terhadap saluran dari luar  Wadah / pembungkus / kemasan harus dapat bertahan terhadap daya kemas isinya  Wadah harus tertutup dengan kedap / disegel
  52. 52. Kemasan cairan Alkohol Alkohol Drum Alkohol
  53. 53. 53 PENYIMPANAN B3 Cairan Mudah Menyala 2. Kondisi ruangan  Bahan & konstruksi bangunan : a. Tahan terhadap B3 yg disimpan (tidak interaksi) b. Mempunyai ventilasi secukupnya c. Udaranya harus terisolir dari udara zat cairan mudah menyala  Beban dari sumber penyebab terjadinya bahaya a. Wadah, tutup, kran, kemasan harus berfungsi baik b. Mencegah terjadinya gangguan mekanik c. Mencegah kotak langsung dengan B3 d. Mencegah kenaikan suhu & cahaya yg berlebihan
  54. 54. 54 PENYIMPANAN B3 Beracun 1. Pewadahan dan penandaan Menggunakan kemasan anti bocor / mengikuti pola pewadaan dan penandaan B3 yang berlaku sesuai dengan jenis dan tingkat bahaya 2. Kondisi ruangan Bahan dan konstruksi bangunan a. Tahan terhadapB3 yang disimpan b. Kedap air c. Lantai cekung agar limbah tidak mengalir keluar d. Tertutuprapat dan dapat dikunci
  55. 55. PENYIMPANAN BAHAN KIMIA TIDAK BOLEH TERCAMPUR
  56. 56. PENYIMPANAN BAHAN KIMIA TIDAK BOLEH TERCAMPUR
  57. 57. PENYIMPANAN BAHAN KIMIA TIDAK BOLEH TERCAMPUR
  58. 58. PENYIMPANAN BAHAN KIMIA TIDAK BOLEH TERCAMPUR
  59. 59. PENYIMPANAN BAHAN KIMIA TIDAK BOLEH TERCAMPUR
  60. 60. PENGGUNAAN B3 Penggunaan B3 1. Perencanaan dan penerapan K3 dalam penggunaan B3 hrs memperhatikan sbb : a. APD yg sesuai dg faktor resiko bahaynya, APAR & P3K harus siap dan cukup b. Kondisi kerja dan lingkungan dinyatakan aman oleh yg berwenang c. Peralatan kerja harus layak pakai d. … K3 - SERVICE EXCELENT
  61. 61. PENGGUNAAN B3 …….Penggunaan B3 d. Metode kerja/cara pelaksanaan kerja /protap /SPOsudah aman dan efektif e. Kelengkapan adinistrasi sudah siap kan (perintah kerja , daftar B3 dll) 2. Selama penggunaan B3 hindari tindakan tidak aman. Sesuai SPO K3 - SERVICE EXCELENT
  62. 62. PENGGUNAAN B3 Penggunaan B3 3. Bila penggunaan pada transisi shift jaga, maka tiap serah terima & tanggung jawab dilakukan sebaik2 nya. Laporkan situasi kondisi kerja lebih2 yg tidak aman 4. Bila selesai, amankan & bersihkan alat2 kerja, lingkungan kerja, wadah sisa B3 hingga aman. 5. Lakukan P3K bila ada kecelekaan & penanganan lebih lanjut K3 - SERVICE EXCELENT
  63. 63. Resiko Kecelakaan B3 1.Terpapar B3 : Cara Masuk B3 Dalam Tubuh • Kontak dengan kulit • Kontak dengan mata • Tertelan • Terhirup 2.Tumpah (Spills) Terhirup (Inhalation) Tertelan (Swallowing) Terserap (Absorption)
  64. 64.  GASMUDAH TERBAKAR : • Oxygen ( O2 ) • Nitrous Oxide ( N, , O ) Medical Compressed Air ( Breathing Air ) Vacum ( Suction ) Oxygen  Bahaya Oxigen • Kebakaran :bersifat oksidator, membantu proses pembakaran/memperbesar nyala api • Ledakan; Bisa menimbulkan ledakan/ pecahnya tabung silinder 64 Bahaya Gas Medis
  65. 65. Penanganan Bahaya Gas Medis Pencegahan bahaya oxigen •Jauhkan dari minyak, oli, gemuk, api dan zat lain yang mudah terbakar •Jauhkan dari api atau sumber panas lainnya Pencegahan / solusi saat bahaya •Jika terjadi kebakaran : semprotkan pemadam Api, dry chemical •Siram air pada silinder yang ada disekitarnya supaya dingin •Ket :Tabung silinder oxigen bertekanan tinggi ( 150 atm) dapat meledak/ pecah terkena panas yang tinggi
  66. 66. Penanganan terpapar Oksigen pd kulit Bahaya oksigen terpapar Kulit •Kulit melepuh atau luka/ beku karena pengaruh dingin, jika terkena O2 cair Pencegahan : • Pakai sarung tangan, sepatu pelindung dan hindari kontak kulit dgn oksigen cair Pertolongan P3K ; • Siram dengan air hangat ( 30-40 derjat C) pd bagian kulit yang terbakar/ luka karena dingin, jika perlu bawa segera ke IRD - RS
  67. 67. Penanganan terpapar Oksigen pd mata Bahaya oksigen terpapar mata • Penglihatan kabur/ iritasi ke mata Pencegahan : •pakai pelindung mata saat menangani O2 cair Pertolongan P3K : •Bilas mata dengan air bersih sekitar 15 menit & jika perlu bawa ke IRD - RS
  68. 68. Penanganan keracunan B3 masuk mulut Penanganan keracunan bahan kimia masuk mulut •Berilah minum berupa air atau susu 2 hingga 4 gelas. •Jika korban keracunan sedang dalam keadaan pingsan, jangan memasukkan sesuatu (berupa makanan/minuman) melalui mulutnya •Masukkan jari telunjuk ke dalam mulut korban sambil menggerak-gerakkan jari di bagian pangkal lidah dengan tujuan agar si korban muntah •Jangan melakukan poin di atas jika korban keracunan minyak tanah, bensin, alkali atau asam •Berilah 1 sendok antidote dan segelas air hangat kepada korban Antidote itu dalam keadaan serbuk dan terbuat dari 2 bagian arang aktif, 1 bagian magnesium oksida dan 1 bagian asam tannat.
  69. 69. 69 Emergency Procedures Personal Contamination  Flush contaminated area with water  Remove contaminated clothing  Rinse with water for 15 minutes  Seek medical attention if irritation persists
  70. 70. 70 Emergency Procedures Chemical in the Eye(s)  Flush eyeballs and inner eyelids  Forcibly hold eyes open  Irrigate for at least 15 minutes  Seek medical attention immediately
  71. 71. Ketentuan Umum Penanganan tumpahan (“Spills “)  Tutup tumpahan dengan kain yang mudah menyerap.  Kosongkan area dari pasien dan pengunjung  Bersihkan tumpahan tergantung estimasi jumlah: o Bila kurang dari 5 ml, perawat atau tenaga lain terlatih dapat membersihkan tumpahan tersebut o Bila lebih dari 5 ml, namun kurang dari 500 ml, ada tenaga dilatih khusus untuk membersihkan tumpahan tersebut o Bila lebih dari 500 ml, hubungi emergensi. Petugas lingkungan akan memberi bantuan  Semua tumpahan merkuri harus dibersihkan oleh petugas yang terlatih
  72. 72. 72 Emergency Procedures Chemical Spills Evacuate and call Public Safety at 911 for larger spill (>5-gallons) situations Treat life threatening injuries immediately Contain the spill - read MSDS Wear protective equipment during clean-up  Best response is preparation
  73. 73. Hal 2 yg di perhatikan :  Lokasi kejadian  Jumlah materi yang tumpah  Sifat kimia dan fisika  Sifat berbahaya  APD yang diperlukan  Tempat Spill Kit dan jenis Spill Kit  MSDS dan Spill Kit ditempat yang mudah dilihat dan mudah segera diperoleh. Spill kit terisi lengkap dan kondisi baik 16 PENANGANAN TUMPAHAN HAZMAT & LIMBAH HAZMAT
  74. 74. Penanganan Tumpahan Asam ( Fisrt Responder Acid Spill Kit) FUNCTION: Safe and effective method for controlling incidental acid spills. Kit contains : personal safety wear, clean-up equipment and Neutralizing Acid Adsorber™.
  75. 75. Acid Spill Kit FIRST RESPONDER™ ACID SPILL KIT tdd : •Personal Safety Wear: – Apron; Face Shield; Chemical Goggles; Gloves (2 pair); – Steel Toe, Chemical Resistant Boots •Clean-Up Equipment: – Chemical Resistant Broom & Shovel •Spill Neutralizing Adsorber: •Neutralizing Acid Adsorber
  76. 76. Spill kit Pembersihan Tumpahan darah Persiapan alat: APD: sarung tangan karet,gaun pelindung,celemek dan sepatu bot Spill kit: kain pembersih sekali pakai,wadah limbah infeksius (plastik kuning), detergen, air dalam tempatnya, cairan disinfektan sodiumhipoklorit 0,5% (hafox)
  77. 77. “Spill kit “ tumpahan darah
  78. 78. Penanganan B3 Radiasi Prinsip penggunaan Radiasi 1. Justifikasi 2. Limitasi 3. Optimasi Prinsip proteksi Radiasi 1. APD (Shielding) – apront plumbi 2. Jaga jarak- jarak pd tingkat aman 3. Persingkat waktu – (0,02 detik > 1,02 detik) Baca hasil diluar APD plumbi Preparasi cermat
  79. 79. ALAT PELINDUNG DIRI • SAFETY HELMET : DIPAKAI UNTUK MELINDUNGI KEPALA DARI BAHAYA KEJATUHAN, TERBENTUR DAN TERPUKUL BENDA KERAS DAN TAJAM. BAHAN : PLASTIK, BAKELITE • HOOD (TUTUP KEPALA) DIPAKAI UNTUK MELINDUNGI KEPALA DARI BAHAN KIMIA, PANAS RADIASI TERBUAT DARI ASBES ATAU KAIN YANG DILAPISI ALUMUNIUM • HAT/CAP TOPI YANG DIPAKAI UNTUK MELIN DUNGI KEPALA DARI KOTORAN. 79 Alat pelin dung diri
  80. 80. NO UNIT KERJA SPESIFIKASI RINCIAN 1 Kamar Operasi Lengkap - Sarung Tangan - Masker - Tutup wajah / gorgle - Tutup Kepala - Sepatu tertutup (bool) - Gaun lengan panjang - Apron plastik 80 Alat Pelindung Diri
  81. 81. 2 Kamar Bersalin Lengkap - Sarung Tangan - Masker - Tutup wajah / gorgle - Tutup Kepala -Sepatu tertutup -Gaunlengan panjang - Apron plastik 81 Alat Pelin dung Diri
  82. 82. 1 Lisan •Ceramah •Diskusi •dll 2 Tulisan • Buku panduan • s o p 3 Visual •Poster simbol •Alur Komunikasikan _KAN Tentang kelola B3 kpd Sejawat kerja METODE Komunikasi
  83. 83. Komunikasikan _KAN DG LABEL KIMIA B3 K3 - SERVICE EXCELENT
  84. 84. Komunikasikan _KAN DG LABEL KIMIA B3
  85. 85. 85 Simbol (Piktogram) B3 Kelas Simbol Keterangan 1 Eksplosif 2 Gas Pengoksidasi 3 Gas Bertekanan 4 Cairan Mudah Menyala 5 Padatan Mudah Menyala
  86. 86. 86 Simbol (Piktogram) B3 Kelas Simbol Keterangan 6 Bahan Yang Dapat Bereaksi Sendiri 7 Padatan Piroporik 8 Bahan Yang Dapat Menimbulkan Panas Sendiri 9 Bahan Yang Apabila Kontak Dengan Air Menyebabkan Gas Mudah MenyalaCairan 10 Cairan Pengoksidasi
  87. 87. 87 Simbol (Piktogram) B3 Kelas Simbol Keterangan 11 Cairan Pengoksidasi 12 Padatan Pengoksidasi 13 Peroksida Organik 14 Korosif Terhadap Logam 15 Toksisitas Akut
  88. 88. Semoga bermanfaat Terima kasih 88
  • iceteamaniezmaniez

    Dec. 23, 2019
  • PITRARESNA06

    Dec. 10, 2018
  • NiilLaAgusTiinaa

    Sep. 26, 2018
  • AptDewi

    Aug. 24, 2018
  • RezkyPratomo1

    Jul. 31, 2018
  • DaniNanda1

    Apr. 26, 2018
  • deladiana

    Apr. 18, 2018
  • puskes_turi

    Feb. 21, 2018
  • SantiSusanti25

    Nov. 8, 2017
  • muthmainnahislam

    Oct. 16, 2017
  • UlfaAdeIrma

    May. 24, 2017
  • RESTUHARDIANSYAH

    Sep. 20, 2016
  • EnggaDemartha

    Sep. 14, 2016
  • drgayudya

    Apr. 13, 2016
  • TataTatta

    Dec. 14, 2015
  • takayumelenciel

    Jun. 27, 2015
  • lilyaprima

    Jun. 12, 2015
  • ekapujiastti

    May. 15, 2015
  • h4rajuku1

    Apr. 9, 2015
  • MarleonzFbf

    Feb. 2, 2015

1. PELATIHAN PENANGANAN HAZMAT (B3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr . SOETOMO SURABAYA, SEPTEMBER 2014 2. LANGKAH2 PENILAIAN K3RS AND B3 DLM RANGKA AKREDITASI RS 2012

Vistos

Vistos totais

32.307

No Slideshare

0

De incorporações

0

Número de incorporações

54

Ações

Baixados

1.493

Compartilhados

0

Comentários

0

Curtir

22

×