O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
TUGAS IT ENTREPRENEURSHIP
DESAIN KEMASAN BATIK JUMPUTAN GALUH KADIRI
PRODUKSI NISA BATIK COLLECTION
Oleh :
TITIK AGUSTINA
...
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Membatik pada hakikatnya sama dengan melukis di atas kain
dengan menggunakan canting...
2
berkunjung ke Indonesia pun tertarik dengan batik. Oleh karena itu batik
perlu dikembangkan dengan motif-motif yang bera...
3
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Sekilas Batik
Batik dapat berkembang pesat di Indonesia bahkan mulai dikenal di
luar negeri, Pr...
4
dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang
plastik/sintesis, benang jins, atau benang sepatu. Hasil jum...
5
Di sini yang akan diperkenalkan adalah mengenai batik jumputan
(batik celup ikat), batik jumputan adalah batik yang dike...
6
kencang supaya pada saat dicelup tidak terkena warna, sehingga setelah
ikatannya dilepas akan terbentuk gambarnya, tekni...
7
Gambar 2.5 Contoh batik jumputan dengan cara jahitan
B. Proses Pembuatan Batik Jumputan
Cara sederhana membuat Batik Jum...
8
2. Cara Pembuatan
a. Ikat bagian-bagian kain yang hendak dibiarkan tidak kena warna.
Gambar 2.6 Kain yang sudah diikat
b...
9
menghabiskan waktu banyak. Sementara, filosofi belanja di supermarket
adalah ingin cepat, praktis, dan leluasa.
Logikany...
10
tersebut benar- benar membutuhkannya. Kemasan suatu produk sebagai
bagian dari strategi pemasaran adalah hal yang tidak...
11
tersebut, asalkan jangan menyampaikan semuanya hingga desain
menjadi penuh dan malah terlihat tidak menarik.
4. Menduku...
12
Produsen pun percaya diri untuk membandrol harga yang lebih tinggi
untuk produk yang dikemas secara menarik dibandingka...
13
BAB III
PEMBAHASAN
A. Batik Jumputan “Galuh Kadiri”
Batik jumputan Galuh Kadiri merupakan produksi Nisa Batik
Collectio...
14
Dengan semakin meningkatnya peminat batik buatannya, maka
dirasa perlu untuk mendesain ulang kemasan produk. Selama ini...
15
berkreasi atau dengan kata lain menyerahkan desain sepenuhnya pada
pembuat desain. Maka kelompok kami yang terdiri dari...
16
C. Gambar Desain Kemasan
1. Desain kotak bagian atas
Bagian untuk
dilipat dan
diberi lem
Bagian yang
berwarna krem ini
...
17
2. Desain kotak bagian bawah.
Bagian untuk
dilipat dan
diberi lem
18
3. Desain label bagian luar
Bagian untuk dilipat
menjadi dua
4. Desain label bagian Dalam
Bagian untuk
dilipat menjadi ...
19
5. Aplikasi pada produk
Label dilubangi dengan perforator diikat dengan tali, untuk
mengikat kain batik, kemudian dimas...
20
6. Alternatif Logo Batik Jumputan
Batik Jumputan
GALUH KADIRI
Produksi : Nisa Batik Collection
Perum Griya Intan Asri B...
21
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Tidak semua pelaku bisnis dalam hal ini pengrajin produk batik yang
menyadari bahwa kemasan...
22
DAFTAR PUSTAKA
1. Batik
- http://id.wikipedia.org/wiki/Batik
- http://id.wikipedia.org/wiki/Sasirangan
- http://www.mus...
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Karya tulis kemasan batik titik agustina t1210077

7.796 visualizações

Publicada em

  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/2F90ZZC ♥♥♥
       Responder 
    Tem certeza que deseja  Sim  Não
    Insira sua mensagem aqui
  • Follow the link, new dating source: ❤❤❤ http://bit.ly/2F90ZZC ❤❤❤
       Responder 
    Tem certeza que deseja  Sim  Não
    Insira sua mensagem aqui

Karya tulis kemasan batik titik agustina t1210077

  1. 1. TUGAS IT ENTREPRENEURSHIP DESAIN KEMASAN BATIK JUMPUTAN GALUH KADIRI PRODUKSI NISA BATIK COLLECTION Oleh : TITIK AGUSTINA NIM : T1210077 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA PROGRAM STRATA SATU SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI CAHAYA SURYA KEDIRI 2014
  2. 2. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Membatik pada hakikatnya sama dengan melukis di atas kain dengan menggunakan canting sebagai alatnya dan cairan malam sebagai bahan untuk melukisnya. Seni batik adalah seni budaya yang kaya nilai-nilai kehidupan manusia dan lingkungan. Artinya dalam seni batik orang akan merasakan denyut nadi dari semangat bangsa Indonesia dari keyakinannya, pandangan hidupnya, dan tujuan masa depannya. Pengertian batik adalah memberikan motif pada media dengan proses tutup celup. Berbagai macam motif batik yang diterapkan pada benda- benda menjadikan benda tersebut banyak digemari dan diminati oleh masyarakat, khususnya hasil batik pada kain. Batik memiliki fungsi ganda, yaitu fungsi praktis, kain batik dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti : pakaian, penutup tempat tidur, taplak meja, sarung bantal, dan sebagainya. Secara estetis (keindahan) batik juga bisa dijadikan sebagai hiasan yang menarik seperti: batik lukis yang bisa dibingkai dan bisa dijadikan perhiasan. Di era globalisasi, batik bukan hanya dijadikan sebagai barang yang memiliki nilai magic dan hanya dimiliki oleh kalangan atas saja, tetapi batik bisa dijumpai di mana-mana dengan motif yang beragam, batik bukan hanya digemari oleh masyarakat Indonesia saja tetapi para Tourisme yang
  3. 3. 2 berkunjung ke Indonesia pun tertarik dengan batik. Oleh karena itu batik perlu dikembangkan dengan motif-motif yang beragam, untuk menambah kekayaan motif-motif batik. B. Analisa Masalah Beberapa masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah ini adalah : 1. Apakah yang dimaksud dengan batik jumputan? 2. Bagaimana proses pembuatan batik jumputan? 3. Bagaimana desain kemasan produk dari batik jumputan? C. Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui tentang batik jumputan. 2. Untuk mengetahui tentang proses pembuatan batik jumputan. 3. Untuk mengetahui tentang desain kemasan produk dari batik jumputan. D. Manfaat Penulisan Manfaat yang dari penulisan karya ilmiah ini adalah sebagai berikut: 1. Memberikan informasi tentang batik jumputan. 2. Memberikan informasi tentang proses pembuatan batik jumputan. 3. Memberikan informasi tentang desain kemasan produk dari batik jumputan.
  4. 4. 3 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Sekilas Batik Batik dapat berkembang pesat di Indonesia bahkan mulai dikenal di luar negeri, Proses pembuatan batik memang mempunyai ciri tertentu karena keindahannya dan ketelitiannya serta keunikannya, sehingga banyak dikagumi orang-orang asing. Pada mulanya kain batik hanya dibuat dari bahan kain mori, namun pada masa sekarang berbagai jenis kain seperti berkolin, santung, belacu, bahkan sutera pun dapat dibuat batik. Batik ada 3 macam : a. Batik Jumputan adalah batik yang dikerjakan dengan cara ikat celup, diikat dengan tali di celup dangan warna. Batik ini tidak menggunakan malam tetapi kainnya diikat atau dijahit dan dikerut dengan menggunakan tali. Ada dua teknik membuat batik jumputan, yang pertama teknik ikat, dan yang ke dua teknik jahitan, teknik ikatan adalah bagian yang ikat, kencang itu pada saat dicelup tidak terkena warna, sehingga setelah ikatannya dilepas akan terbentuk gambarnya, dan teknik jahitan adalah kain diberi pola terlebih dahulu lalu dijahit dengan menggunakan tusuk jelujur pada garis warnanya dengan menggunakan banang, lalu benang ditarik kuat sehingga kain berkerut serapat mungkin. Pada waktu dicelup benang yang rapat akan menghalangi warna masuk ke kain, benang yang
  5. 5. 4 dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang plastik/sintesis, benang jins, atau benang sepatu. Hasil jumputan teknik jahitan ini berupa titik-titik yang agak menyambung membentuk gambar. Gambar 2.1 Contoh Batik Jumputan b. Batik Tulis adalah batik yang dikerjakan oleh tangan dengan menggunakan alat berupa canting tulis. Gambar 2.2 Contoh Batik Tulis c. Batik cap adalah batik yang dikerjakan dengan menggunakan alat yang disebut canting cap, canting cap di buat dari tembaga. Gambar 2.3 Contoh Batik Cap
  6. 6. 5 Di sini yang akan diperkenalkan adalah mengenai batik jumputan (batik celup ikat), batik jumputan adalah batik yang dikerjakan dengan cara ikat celup, diikat dengan tali di celup dangan warna. Batik ini tidak menggunakan malam tetapi kainnya diikat atau dijahit dan dikerut dengan menggunakan tali. Tali berfungsi sama halnya dengan malam yakni untuk menutup bagian yang tidak terkena warna. Menurut sejarah, teknik celup ikat berasal dari Tiongkok, teknik ini kemudian berkembang sampai ke India dan wilayah-wilayah Nusantara. Teknik celup ikat diperkenalkan ke Nusantara oleh orang-orang India melalui misi perdagangan teknik ini mendapat perhatian besar terutama karena keindahan ragam hiasnya dalam rangkayan warna warni yang menawan. Penggunaan teknik celup ikat ini antara lain di Sumatra, khususnya Palembang, di Kalimantan Selatan, Jawa dan Bali. Dalam proses pewarnaan batik jumputan, jaman dahulu zat pewarna yang digunakan berasal dari alam. Namun dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi zat pewarna alami mulai ditinggalkan hal ini terjadi terutama karena pewarna sintesis memiliki jumlah warna yang hampir tak terbatas, disamping itu juga, proses pewarnaan alam juga lebih rumit pewarna sintesias. Meskipun demikian, keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Ada dua teknik membuat batik jumputan : 1. Teknik ikat Teknik ikatan adalah teknik dengan cara ikatatan, artinya median yang diikat akan menimbulkan motif, cara mengikatnya harus
  7. 7. 6 kencang supaya pada saat dicelup tidak terkena warna, sehingga setelah ikatannya dilepas akan terbentuk gambarnya, teknik iket ini dilakukan dengan memegang permukaan kain dengan ujung jari, lalu permukaan kain itu di ikat dengan jelas baik denagn ikatan tunggal maupun jamak. Cara mengikatnya beragam, ada ikatan datar, miring, dan kombinasi adapun teknik lipat dan gulung. Pada saat mengikat jalinan kain. Gambar 2.4 Contoh batik jumputan dengan cara ikatan 2. Teknik jahit Teknik jahitan adalah kain diberi pola terlebih dahulu lalu dijahit dengan menggunakan tusuk jelujur pada garis warnanya dengan menggunakan banang, lalu benang ditarik kuat sehingga kain berkerut serapat mungkin. Pada waktu dicelup benang yang rapat akan menghalangi warna masuk ke kain, benang yang dipakai sebaiknya benang yang tebal dan kuat seperti benang plastik/sintesis, benang jins, atau benang sepatu. Hasil jumputan teknik jahitan ini berupa titik-titik.
  8. 8. 7 Gambar 2.5 Contoh batik jumputan dengan cara jahitan B. Proses Pembuatan Batik Jumputan Cara sederhana membuat Batik Jumputan (ikat celup) yaitu dengan cara mengikat dibeberapa bagian kain yang ingin diberi motif. Berikut ini penjelasan tentang tehnik sederhana dalam membuat batik jumputan. 1. Alat dan Bahan a. Kain polos 1x1 m b. Tali (tali rafia atau benang nilon) c. Kelereng/Batu menurut selera d. Dua bilah kayu e. Kompor f. Air g. Panci h. Garam i. Karet gelang secukupnya
  9. 9. 8 2. Cara Pembuatan a. Ikat bagian-bagian kain yang hendak dibiarkan tidak kena warna. Gambar 2.6 Kain yang sudah diikat b. Siapkan kompor, masukan 2 liter air kedalam panci lalu masak hingga mendidih. c. Masukan Zat pewarna (wantek) ke dalam air yang mendidih, tambahkan 2 sendok teh garam lalu aduk hingga rata. d. Biarkan kain tetap dalam larutan kira-kira satu jam, kemudian angkat, dinginkan dan cuci sampai bersih. e. Buka ikatan, jemur di tempat yang teduh sampai kering lalu rapikan. C. Desain Kemasan Produk Di era persaingan produk yang kian kompetitif ini, pengemasan menjadi salah satu 'senjata' dalam usaha untuk memenangkan persaingan. Ada sebuah hasil sebuah survey yang menyatakan bahwa konon seorang konsumen yang sedang belanja di supermarket hanya memiliki waktu beberapa detik saja untuk melihat dan mengenali sebuah merek produk. Karena untuk memperhatikan produk satu dengan yang lain akan
  10. 10. 9 menghabiskan waktu banyak. Sementara, filosofi belanja di supermarket adalah ingin cepat, praktis, dan leluasa. Logikanya, kalau sebuah pengemasan dibuat dengan bentuk unik dan warna yang menarik akan lebih mudah menarik perhatian. Dan selanjutnya, konsumen tersebut akan mengambil, lebih banyak mengamati, dan mempertimbangkan untuk membelinya. Artinya, pengemasan sebagai salah satu 'senjata', telah bertugas dengan baik. Salah satu unsur penting bagi suatu produk adalah kemasan atau packaging. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pembungkus semata, tetapi lebih dari itu sebuah kemasan atau packaging merupakan sarana promosi untuk mengenalkan sebuah produk, dan bisa dikatakan sebagai ujung tombak pemasaran yang berhadapan langsung dengan konsumen. Seringkali disebut sebagai “the silent sales-man/girl” karena mewakili ketidak hadiran pelayan dalam menunjukkan kualitas produk. Kemasan atau packaging sangatlah berkaitan erat dengan branding produk. Kemasan sebuah produk merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi banyaknya penjualan atau minatnya konsumen terhadap produk tersebut. Beberapa pengusaha lebih mengutamakan kualitas sebuah produk dan cara pemasaran untuk meningkatkan penjualan, dibandingkan fokus pada kemasan produk. Padahal beberapa unsur yang mempengaruhi penjualan produk seperti kualitas produk, pelayanan, pemasaran, dan kemasan juga saling mendukung satu sama lain. Jadi, belum tentu juga jika produk dengan kualitas yang bagus maka akan banyak peminatnya, kecuali bila konsumen
  11. 11. 10 tersebut benar- benar membutuhkannya. Kemasan suatu produk sebagai bagian dari strategi pemasaran adalah hal yang tidak bisa disepelekan. Berikut ini ada beberapa hal yang berkaitan dengan sebuah kemasan produk : 1. Fungsi Tujuan atau fungsi utama dari adanya kemasan produk adalah, untuk melindungi produk dari goresan atau cacat produk yang membuat produk menjadi rusak. Selain itu juga kemasan produk tidak hanya difungsikan pada saat proses pendistribusian barang dari pabrik ke beberapa distributor, tapi kemasan produk juga bisa melindungi produk ketika berada di toko-toko retail. Membentuk image (kesan) suatu produk di mata konsumen. 2. Daya Tarik Pada umumnya banyak perusahaan melakukan riset terlebih dahulu tentang skema warna, desain, maupun jenis pada sebuah kemasan produk yang akan dipasarkannya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemasaran produknya. Desain packaging yang tepat untuk produk merupakan daya tarik bagi pelanggan daya tarik bagi pelanggan. 3. Promosi Sebuah kemasan produk juga berperan penting dalam memberikan informasi produk seperti, manfaat, kegunaan, tagline, maupun cara pembuatan. Pada dasarnya semua bisa dicantumkan pada desain kemasan agar konsumen tahu tentang manfaat dari produk
  12. 12. 11 tersebut, asalkan jangan menyampaikan semuanya hingga desain menjadi penuh dan malah terlihat tidak menarik. 4. Mendukung keputusan Berbelanja Pemilik produk bebas mencantumkan informasi apapun yang nantinya bisa mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan membeli produk. Akan tetapi perlu diperhatikan juga agar tidak terlalu berlebihan dalam menyampaikan seluruh informasi. 5. Diferensiasi Kemasan juga bisa dijadikan sebagai identitas bagi sebuah produk, misalnya ada beberapa produk yang ditata rapi pada sebuah toko, produk tersebut secara fungsi sama, namun karena kemasannya berbeda bisa jadi konsumen akan lebih cenderung memilih produk yang memiliki kemasan yang menarik menurutnya. 6. Meningkatkan Daya Jual Kemasan atau packaging yang menarik memang bukan menjadi jaminan suatu produk itu lebih berkualitas. Namun apapun jenis barang atau produk yang akan dijual tatkala sudah diberi merek dan dikemas, maka dari packaging tersebut akan terefleksi identifikasi merek produk yang dijual, tersirat pula janji dari produk seperti kualitas, nilai, benefit yang ditawarkan, dsb. Dan dari situ pula lah seorang konsumen mempertimbangkan untuk membeli atau tidak produk yang ditawarkan. Packaging atau kemasan yang dibuat bagus dan memiliki personaliti yang kuat, maka akan mampu meningkatkan rasa percaya dari konsumen tatkala hendak memilih produk yang akan dibelinya. Sehingga
  13. 13. 12 Produsen pun percaya diri untuk membandrol harga yang lebih tinggi untuk produk yang dikemas secara menarik dibandingkan dengan produk yang dikemas seadanya. Tantangan bagi perancang kemasan adalah menciptakan kemasan yang mampu melindungi produk, melindungi konsumen, membuat produk menjadi mudah untuk disimpan dan dipindah-pindahkan, memberikan informasi tentang produk, menciptakan daya tarik saat didisplay, ramah lingkungan, memberikan kenyamanan, ekonomis, legal, dan menciptakan promotion value. Tantangan tersebut semakin dinamis dengan semakin cepatnya perubahan yang terjadi di lingkungan luar, khususnya pada konsumen dan budayanya. Suatu kemasan yang dulu berhasil menciptakan image, saat ini berkurang kemampuannya akibat terjadinya pergeseran persepsi terhadap kemasan dan produk tersebut. Itu sebabnya, agar efektif, suatu kemasan harus diadaptasikan dengan budaya baru, perbedaan selera, dan pola konsumsi baru. Kemasan yang baik mampu mengeleminasi pemilihan strategi antara harga atau produk (price or product method). Jaman dahulu produsen akan membuat strategi dari sebuah keputusan target pasar yang akan dituju pertimbangannya. Secara tradisional adalah antara memilih dasar harga yang murah dengan konsekuensi kualitas produk yang lebih rendah atau kebalikannya. Namun, sekarang kemasan produk yang baik akan sangat membantu menjadi penengah dalam mengoptimalkan pilihan. Yaitu, mampu menampilkan produk yang cantik dengan harga yang terjangkau dan pasar yang lebih luas.
  14. 14. 13 BAB III PEMBAHASAN A. Batik Jumputan “Galuh Kadiri” Batik jumputan Galuh Kadiri merupakan produksi Nisa Batik Collection yang beralamatkan di Perumahan Griya Intan Asri Blok A/14 Kelurahan Dermo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Bisa dihubungi di nomer telepon 085736485593 atau melalui alamat facebook: galuh kadiri dengan E-mail: galuhkadiri@gmail.com. Batik jumputan ini dibuat sendiri oleh Ibu Umi Mariyati yang mulai merintis usaha pembuatan batik jumputan sejak tahun 2004. Seperti yang diceritakan oleh beliau yang terinspirasi oleh batik khas Kalimantan yang dikenal dengan batik sasirangan yang dibuat dengan teknik jahitan dengan tusuk jelujur. Diawali dari menjahit pakaian pria dan wanita. Timbul keinginan untuk mengembangkan usaha di bidang batik. Berpikir, survei, pengamatan telah dilakukan, sehingga akhirnya diputuskan untuk membuka usaha yang masih belum banyak dilakukan orang lain yaitu membuat batik jumputan. Kebanyakan yang orang buat adalah batik tulis. Proses pembuatannya masih terbilang sederhana dan masih skala industri rumah tangga, karena dilakukan di rumahnya yang tidak luas dan karyawannya pun dari ibu-ibu yang tinggal di sekitar rumah beliau. Saat ini beliau sudah memiliki pelanggan tetap kain buatannya. Dengan mengikuti pameran-pameran industri UKM dan promosi melalui jejaring sosial maka peminat batik Galuh Kadiri semakin meningkat.
  15. 15. 14 Dengan semakin meningkatnya peminat batik buatannya, maka dirasa perlu untuk mendesain ulang kemasan produk. Selama ini memang kemasan batik “Galuh Kadiri” masih relatif sederhana. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa kemasan produk memiliki peranan penting dalam membangun merek/brand produk, yang akan mendorong konsumen untuk tertarik untuk membeli, menggunakan dan loyal terhadap produk dengan brand tersebut. Diharapkan dengan kemasan yang lebih menarik maka pemasaran dan tingkat kepercayaan konsumen pada brand Batik Galuh Kadiri akan semakin meningkat. Dan bahkan tidak menutup kemungkinan skala produksinya akan semakin berkembang. Berikut ini beberapa motif kain batik Jumputan “Galuh Kadiri” : Gambar 3.1 Contoh motif batik dari Batik Nisa Collection B. Desain Kemasan Produk Batik Pembuatan desain kemasan Batik Galuh ini adalah untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah IT Entrepreneurship. Sebelum membuat desain kemasan Batik Galuh ini, dilakukan wawancara dengan pemilik/produsen Batik Galuh Kadiri yaitu ibu Umi Mariyati. Dari hasil wawancara tersebut diketahui bahwa beliau memberikan kebebasan untuk
  16. 16. 15 berkreasi atau dengan kata lain menyerahkan desain sepenuhnya pada pembuat desain. Maka kelompok kami yang terdiri dari tiga orang : 1) Aniqotul Lutfiyah, 2) Ruli Aritasari, dan 3) Titik Agustina, membuat desain kemasan sebagai berikut : - Desain kemasan, berupa kotak/box kertas yang terdiri dari bagian atas (penutup) dan bagian bawah (untuk tempat kain batik). - Label, yang diletakkan pada kain batik.
  17. 17. 16 C. Gambar Desain Kemasan 1. Desain kotak bagian atas Bagian untuk dilipat dan diberi lem Bagian yang berwarna krem ini dilubangi, agar motif kain terlihat.
  18. 18. 17 2. Desain kotak bagian bawah. Bagian untuk dilipat dan diberi lem
  19. 19. 18 3. Desain label bagian luar Bagian untuk dilipat menjadi dua 4. Desain label bagian Dalam Bagian untuk dilipat menjadi dua
  20. 20. 19 5. Aplikasi pada produk Label dilubangi dengan perforator diikat dengan tali, untuk mengikat kain batik, kemudian dimasukkan ke dalam kotak.
  21. 21. 20 6. Alternatif Logo Batik Jumputan Batik Jumputan GALUH KADIRI Produksi : Nisa Batik Collection Perum Griya Intan Asri Blok A-14 Kelurahan Dermo Kota Kediri Hp. 085 736 485 593 GK
  22. 22. 21 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN Tidak semua pelaku bisnis dalam hal ini pengrajin produk batik yang menyadari bahwa kemasan produk yang ditawarkan ternyata memberikan pengaruh besar terhadap angka penjualan produk mereka. Kemasan yang sering digunakan hanyalah kemasan plastik biasa yang tidak berbeda dengan pelaku bisnis lain. Sebagian besar alasan para konsumen saat memilih produk, sebab mereka tertarik dengan kemasan produk yang unik dan menarik. Jika para konsumen telah tertarik dengan kemasan produk yang ditawarkan, peluang usaha untuk meraih kesuksesan pun telah di depan mata. Karena telah berhasil memberikan kesan pertama yang menarik bagi para konsumen untuk lebih loyal terhadap produk tersebut, sehingga tidak diragukan lagi bahwa peningkatan angka jual pun juga akan dialami usaha ini. Dengan desain kemasan ini, diharapkan produk batik “Galuh Kadiri” semakin banyak peminatnya dan dikenal oleh masyarakat secara lebih luas tidak terbatas wilayah Kediri saja.
  23. 23. 22 DAFTAR PUSTAKA 1. Batik - http://id.wikipedia.org/wiki/Batik - http://id.wikipedia.org/wiki/Sasirangan - http://www.museumbatik.com/page/Tentang_Batik.html - http://fitinline.com/article/read/batik-jumputan 2. Desain Kemasan http://ikm.kemenperin.go.id/PUBLIKASI/KumpulanArtikel/tabid/67/articleT ype/ ArticleView/articleId/5/Desain-Kemasan-Menentukan-Nilai- Produk.aspx http://limadua.com/2010/10/desain-kemasan http://bedubeda.blogspot.com/2011/02/pentingnya-kemasan-produk.html http://pengusahamuslim.com/pentingnya-kemasan-produk 847#.UzuvVXbDDIU http://bisnisukm.com/pentingnya-kemasan-produk.html

×