SlideShare uma empresa Scribd logo
1 de 46
1
ETIKA DALAM DUNIA KERJA
Merupakan pedoman
atau rambu-rambu
terkait masalah moral,
kontak sosial, hak dan
kewajiban, prinsip, dan
aturan dalam dunia
kerja.
2
ETIKET DALAM DUNIA KERJA
Adalah tata cara dan sopan
santun dalam bekerja.
Etika dalam dunia kerja
dilaksanakan seiring dengan
etiket bekerja.
Bila kedua hal tersebut
berjalan seiring, akan tercipta
suasana bekerja yang kondusif
dan menyenangkan.
3
Hal-hal yang penting dalam bekerja sesuai
dengan Etika:
1. Kendalikan diri. Jangan menghalalkan segala
cara.
2. Sadar tanggung jawab sosial.
Pedulikan kepentingan
masyarakat.
3. Ciptakan persaingan sehat.
4
4. Bersikaplah transparan. Hindari prasangka buruk.
5. Konsisten dan konsekuen dengan aturan yang
berlaku sehingga tercipta saling percaya.
6. Bersikaplah peka dan bertoleransilah dengan
orang lain.
7. Jangan menusuk teman dari belakang dan menohok
teman seiring.
5
MENGAPA HARUS MENERAPKAN ETIKA DALAM
BEKERJA?
Menerapkan etika dalam dunia kerja berarti menjaga
suasana bekerja tetap kondusif. Perilaku yang tidak
menguntungkan dan merugikan orang lain dapat
dihindari.
6
1. Menjadi karyawan baru:
• Ikuti peraturan dan kebiasaan yang berlaku
• Bekerjalah dengan sungguh-sungguh
• Sesuaikan penampilan dengan keadaan
sekitar
• Jalin hubungan pertemanan
7
2. Kunci Membina Hubungan:
• Junjunglah tata krama.
• Bertemanlah dengan banyak orang, pria maupun
wanita.
• Bila Anda diminta memberikan feedback dan kritik,
lakukan secara obyektif.
• Bila ada rekan yang curhat, Anda boleh
memberikan nasihat.
8
• Bergaulah sesuai dengan kepribadian dan nurani
Anda.
• Tak perlu ribut karena berbeda pendapat atau
kebiasaan.
9
Hati-hatilah:
1. Usahakan membina
hubungan secara transparan
dan tidak sembunyi-
sembunyi dengan rekan
lawan jenis yang sudah
berkeluarga.
2. Kalau bos sedang tidak di
kantor, jangan terpengaruh
rekan-rekan yang kemudian
bersantai dan
mengesampingkan
pekerjaannya.
10
1. Menghadapi Konflik
• Jangan gegabah dalam mengambil keputusan.
• Cek permasalahan dan data pendukung yang ada.
• Endapkan dulu konflik untuk meredakan emosi di
hati Anda.
11
• Berbicaralah empat mata dengan yang
bersangkutan.
• Ambil keputusan secara obyektif dan tawarkan
alternatif.
12
4. Memanfaatkan Fasilitas Perusahaan
• Ketahui hak dan kewajiban Anda.
• Gunakan fasilitas perusahaan untuk keperluan
perusahaan.
• Rawat fasilitas kantor baik-baik.
• Jagalah fasilitas umum di kantor seperti toilet,
ruang duduk, dll.
13
Bila teman Anda
melanggar:
1. Ingatkan dengan
halus dan hati-hati.
2. Jangan menyindir.
14
5. Menggunakan Waktu Istirahat:
• Berhenti bekerja dengan total
• Beristirahat dan kembalilah bekerja tepat
waktu
• Kalau terpaksa tidak bisa beristirahat
pesanlah makanan dari luar.
15
6. Mengajukan Cuti:
Bila Anda memutuskan untuk mengajukan cuti:
• Selesaikan semua utang pekerjaan.
• Ajukan dulu permohonan Anda secara lisan
sebelum mengajukan secara tertulis.
• Kalau tidak mendesak, jangan ajukan cuti secara
mendadak.
16
17
Pemilihan Busana
Pilihan busana kerja berbeda di
tiap perusahaan.
1. Perusahaan bergerak di bidang
kreatif (periklanan, kesenian, IT):
busana kasual
2. Perusahaan yang lebih
konservatif (bank, pariwisata,
hukum): busana formal
18
Aturan Umum
Yang berlaku di
tempat kerja:
• Sopan
• Sederhana
• Rapi
• Bersih
19
Busana Kerja vs Suasana Kantor
• Formal: busana three-piece yang terdiri dari
blazer/jas, atasan, dan rok atau celana
panjang
• Semi-Formal: paduan celana panjang atau rok
rapi dengan blus atau kemeja berpotongan
tailored atau shirt dress
• Kasual: busana kasual tapi tetap sopan. Ingat
Anda kerja di kantor, bukan mau santai atau
liburan.
20
 Officer ke atas (Senin s/d Kamis)
• Kemeja:
– Warna: bebas
– Motif polos, bergaris, kotak-kotak lembut
– Model: lengan panjang, berdasi yang sesuai
warna kemeja atau celana panjang (untuk
pekerja lainnya tidak berdasi)
– Dilarang:
» bahan kaos, jeans, atau kasual lain
» Lengan pendek atau kasual lain
» Motif: gambar, garis atau kotak-kotak besar
22
• Celana Panjang:
– Warna dan motif bebas, serasi dan sopan
– Model formal, sopan
– Dilarang:
» Bahan jeans/ curdoray
» Model ketat/ kasual
• Sepatu:
– Pada saat bekerja tidak diperkenankan
memakai sepatu oleh raga, sepatu
sandal, sandal.
23
25
 Officer ke atas (Jumat)
• Kemeja:
• Warna bebas
• Motif batik, tenun ikat, corak pakaian daerah lain
• Pilihan motif dapat disesuaikan dengan kebijakan
Pemda/lingkungan setempat
• Lengan panjang/ pendek
• Dilarang: bahan kaos, jeans, model non formal/kasual,
motif polos, kotak-kotak
• Celana Panjang:
• Warna dan motif bebas, serasi dengan kemeja dan sopan
• Model formal dan sopan
• Dilarang:
 Bahan jeans/ curdoray
 Model ketat/ non formal
 Senin s/d Kamis
 Blazer/ Blus
 Warna bebas
 Motif polos, bergaris/kotak lembut
 Model lengan panjang
 Dilarang: bahan kaos, jeans/curdoray/kasual/non formal
 Rok/ Gaun/ Celana Panjang
 Warna bebas
 Motif serasi dengan blazer/ blus, dan sopan
 Model formal, sopan dan pantas untuk ke kantor
 Dilarang: bahan kaos/ jeans/ curdoray, model rok mini
(tinggidi atas lutut), ketat dan non formal.
27
 Jumat
 Blazer/ Blus
 Warna bebas, motif batik, tenun ikat atau corak daerah lain
 Pilihan motif dapat disesuaikan dengan kebijakan Pemda/
lingkungan setempat
 Model lengan panjang/ pendek
 Dilarang: bahan kaos, jeans/ curdoray, bahan kasual/ non
formal
 Celana Panjang
 Warna bebas, motif serasi dengan blus dan sopan
 Model formal, sopan, pantas untuk ke kantor
 Dilarang: bahan kaos, jeans/ curdoray/ bahan kasual/ non
formal, model ketat dan terkesan non formal
 Sepatu: tidak diperkenankan memakai sepatu olahraga,
sepatu sandal, sandal
29
• Pekerja wanita yang
berbaju muslim
• Senin s/d Kamis
 Blus model baju muslim/
blazer dengan rok
panjang/ celana panjang
sera disertai jilbab
• Jumat
 Blus model baju muslim/
blazer dengan motif batik,
tenun ikat atau pakaian
daerah lainnya serta rok
panjang/ celana panjang
dan jilbab
31
Tips Berbusana Kerja
untuk Wanita
• Pakaian kerja terutama stelan dapat dibuat di tukang
jahit atau dibeli di toko khusus busana kerja.
• Bila membeli busana kerja jadi, belilah busana
bermodel klasik.
• Untuk penampilan yang modis tambahkan aksesoris.
• Busana tidak terlalu ketat atau longgar.
32
Tips Berbusana Kerja untuk
Wanita
• Perhiasan tidak berlebihan atau berbunyi saat
bergerak
• Anting-anting panjang tidak cocok untuk bekerja.
• Bahan yang tidak tepat dipakai untuk bekerja adalah:
satin, beludru, brokat dan semua yang mengkilap.
• Blus-blus tipis walaupun dipakai dengan kamisol,
tidak pantas untuk di kantor.
33
34
• Telepon sudah menjadi alat yang penting
di kantor.
• Sikapi penggunaannya agar tak ada yang
merasa dirugikan.
• Hindari kesalahpahaman yang tak perlu
sehingga enggan untuk bertandang.
35
Saat Menerima Telepon
1. Jangan sampai pesawat berdering lebih
dari tiga kali.
2. Tersenyumlah dengan ramah, karena si penelepon
akan bisa merasakan ekspresi Anda.
3. Ucapkan:
– ”selamat pagi/siang/sore” (greeting)
– “Divisi MSDM Kantor Pusat BRI” (nama BRI & unit
kerja)
– ”dengan Erni” (nama penerima telepon)
– “ada yang bisa saya bantu?” (menawarkan
bantuan)
36
4. Tanyakan nama si penelepon,
– ”Maaf pak/bu dengan siapa saya bicara” atau
– ”Maaf, boleh saya tahu nama bapak/ibu”
5. Bila telepon masuk dari operator, tetap terima
dengan ramah.
6. Biarkan si penelepon menutup teleponnya terlebih
dahulu, baru Anda bisa menutup telepon dengan
tenang.
37
Saat Menelepon
1. Tulislah nomor telepon dan poin-poin
yang akan Anda sampaikan.
2. Tunggu nada dering sampai enam-tujuh
kali sebelum Anda putuskan untuk
menutup telepon.
3. Sapalah siapa saja yang mengangkat
telepon, perkenalkan diri Anda dan
beritahu dengan jelas siapa yang Anda
tuju.
38
4. Jika Anda merasa kenal dengan si pengangkat
telepon, tak dilarang menyapa, “Selamat pagi Jes,
saya Nia.”
5. Sebelum mulai menyampaikan hal pokok, tanyakan
apakah lawan bicara Anda tidak keberatan dan
punya waktu untuk bicara sebentar.
6. Lakukan pembicaraan sesingkat dan sejelas
mungkin, karena lawan bicara mungkin sedang
sibuk atau line yang Anda pakai juga diperlukan
orang lain.
39
Jika ada yang salah sambung
• Bukan alasan untuk bersikap kasar.
• Katakan baik-baik dan tanyakan nomor telepon atau
orang yang dituju si penelepon.
• Bila memang tidak ada, katakan dengan ramah dan
sopan.
40
Jika Menerima Telepon untuk Orang Lain
1. Segera sambungkan atau berikan pada yang
berkepentingan dan tanyakan keterangan
penelepon, siapa dan darimana.
2. Katakan pada si penelepon untuk menunggu
sebentar dan bahwa telepon akan ditransfer.
3. Beritahu orang yang dituju bahwa ada telepon
untuknya, dan beri keterangan diri si penelepon.
41
4. Bila yang dituju si penelepon sedang tidak ada di
tempat, sampaikan kepada si penelepon dan
tawarkan bantuan apabila ada pesan untuk yang
dituju. Jangan lupa mengkonfirmasi kebenaran
pesan tersebut.
5. Jangan biarkan si penelepon menunggu terlalu lama,
maksimal 30 detik.
6. Jangan mentransfer telepon lebih dari dua kali.
42
7. Bila mencatat pesan, catatlah: nama penelepon, asal
perusahaan, nomor telepon, tanggal dan jam
pembicaraan, isi pesan.
8. Teleponlah seseorang pada saat yang tepat (di saat
luang, atau di waktu yang diinginkan oleh si
penelepon). Tak ada salahnya bertanya pada yang
bersangkutan.
43
Ingat!
1. Gunakan telepon kantor hanya untuk urusan
kantor, apabila terpaksa gunakan hanya untuk
keperluan darurat dengan amat singkat.
2. Berbicaralah dengan jelas, (jangan bergumam!)
3. Jangan bertelepon sambil mengunyah sesuatu,
minum, atau merokok.
44
5. Perhatikan kosa kata Anda, (walaupun
lawan bicara sudah akrab) jangan
sembarangan berkata-kata.
6. Jangan ucapkan “halo” kecuali
hubungan terganggu, misalnya suara
terputus-putus.
7. Selalu ucapkan terima kasih dan salam
di akhir pembicaraan atau saat
menutup pembicaraan.
8. Dalam keadaan apapun jangan sekali-
sekali membanting telepon.
45
46

Mais conteúdo relacionado

Mais procurados

Etika Mahasiswa di Lingkungan Kampus
Etika Mahasiswa di Lingkungan KampusEtika Mahasiswa di Lingkungan Kampus
Etika Mahasiswa di Lingkungan KampusAnindya Kusumaningrum
 
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)Cinta pekerjaan (Profesionalisme)
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)Jesika Amanda
 
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"Kanaidi ken
 
Grooming an Greeting
Grooming an GreetingGrooming an Greeting
Grooming an GreetingADam Raeyoo
 
Contoh Power Point Pengenalan Diri
Contoh Power Point Pengenalan DiriContoh Power Point Pengenalan Diri
Contoh Power Point Pengenalan DiriPrayogozero
 
Etika komunikasi
Etika komunikasiEtika komunikasi
Etika komunikasiAngel Lie
 
Communication skill by: Yuda Mahendra Asmara
Communication skill   by: Yuda Mahendra AsmaraCommunication skill   by: Yuda Mahendra Asmara
Communication skill by: Yuda Mahendra AsmaraYuda Mahendra Asmara
 
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)Toyib Abdulloh
 
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan Yodhia Antariksa
 
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPT
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPTPelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPT
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPTSuryanaHutabarat
 

Mais procurados (20)

Etika Mahasiswa di Lingkungan Kampus
Etika Mahasiswa di Lingkungan KampusEtika Mahasiswa di Lingkungan Kampus
Etika Mahasiswa di Lingkungan Kampus
 
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)Cinta pekerjaan (Profesionalisme)
Cinta pekerjaan (Profesionalisme)
 
Stop bullying
Stop bullyingStop bullying
Stop bullying
 
Percaya diri
Percaya diri Percaya diri
Percaya diri
 
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"
Teknik Komunikasi Efektif dalam NEGOSIASI _ Materi Training "NEGOTIATION SKILLs"
 
Grooming an Greeting
Grooming an GreetingGrooming an Greeting
Grooming an Greeting
 
Kedisiplinan
KedisiplinanKedisiplinan
Kedisiplinan
 
Etika kerja
Etika kerjaEtika kerja
Etika kerja
 
Contoh Power Point Pengenalan Diri
Contoh Power Point Pengenalan DiriContoh Power Point Pengenalan Diri
Contoh Power Point Pengenalan Diri
 
Etika kerja di kantor
Etika kerja di kantorEtika kerja di kantor
Etika kerja di kantor
 
Ppt entrepreneurship
Ppt entrepreneurshipPpt entrepreneurship
Ppt entrepreneurship
 
Etika komunikasi
Etika komunikasiEtika komunikasi
Etika komunikasi
 
Etika Bisnis dan Budaya Kerja di Alfamart
Etika Bisnis dan Budaya Kerja di AlfamartEtika Bisnis dan Budaya Kerja di Alfamart
Etika Bisnis dan Budaya Kerja di Alfamart
 
Communication skill by: Yuda Mahendra Asmara
Communication skill   by: Yuda Mahendra AsmaraCommunication skill   by: Yuda Mahendra Asmara
Communication skill by: Yuda Mahendra Asmara
 
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)
7 habbits (7 Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif)
 
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan
Materi Pelatihan Motivasi Kerja Karyawan
 
Sikap Positif Dan Etika Dalam Bekerja
Sikap Positif Dan Etika Dalam BekerjaSikap Positif Dan Etika Dalam Bekerja
Sikap Positif Dan Etika Dalam Bekerja
 
Motivasi dan Budaya Kerja
Motivasi dan Budaya KerjaMotivasi dan Budaya Kerja
Motivasi dan Budaya Kerja
 
Menjadi kreatif
Menjadi kreatifMenjadi kreatif
Menjadi kreatif
 
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPT
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPTPelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPT
Pelayanan Prima Terhadap Pelanggan PPT
 

Semelhante a Etika dan etiket di dunia kerja st's

WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptx
WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptxWORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptx
WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptxssuser9bbec1
 
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3tammi prastowo
 
Etika Dalam Bekerja (Adm)
Etika Dalam Bekerja (Adm)Etika Dalam Bekerja (Adm)
Etika Dalam Bekerja (Adm)Diko Dharmawan
 
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptx
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptxStandard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptx
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptxnininriapuspita
 
4.penerapan greeting &_grooming
4.penerapan greeting &_grooming4.penerapan greeting &_grooming
4.penerapan greeting &_groomingCorry Stevany
 
Character building-pertemuan-12
Character building-pertemuan-12Character building-pertemuan-12
Character building-pertemuan-12ikhwanbennoah
 
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024NanaBudiati1
 
Bagaimana menghadapi temuduga
Bagaimana menghadapi temudugaBagaimana menghadapi temuduga
Bagaimana menghadapi temudugaShah Rizal
 
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptx
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptxSTAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptx
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptxAchmadIlhamGhozali
 
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptx
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptxSTRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptx
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptxssuser419260
 
Customer Services.pptx
Customer Services.pptxCustomer Services.pptx
Customer Services.pptxvichurajoo87
 
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.ppt
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.pptBASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.ppt
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.pptmuhidinsaja1
 
Reservation management training
Reservation management trainingReservation management training
Reservation management trainingajjs75
 
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017omay komarudin
 
Bekal persiapanmelaksanakanpkl
Bekal persiapanmelaksanakanpklBekal persiapanmelaksanakanpkl
Bekal persiapanmelaksanakanpklwidi yan
 

Semelhante a Etika dan etiket di dunia kerja st's (20)

WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptx
WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptxWORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptx
WORK ETHICS (Pembekalan Prakerin SMK).pptx
 
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3
Etiket di Lingkungan Kerja PT Intan Pariwara v3
 
Etika kerja
Etika kerjaEtika kerja
Etika kerja
 
Etika Dalam Bekerja (Adm)
Etika Dalam Bekerja (Adm)Etika Dalam Bekerja (Adm)
Etika Dalam Bekerja (Adm)
 
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptx
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptxStandard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptx
Standard-Etika-and-Penampilan-Karyawan-Hotel.pptx
 
pembekalan prakerin.pptx
pembekalan prakerin.pptxpembekalan prakerin.pptx
pembekalan prakerin.pptx
 
Materi Pembekalan SMK UAM
Materi Pembekalan SMK UAMMateri Pembekalan SMK UAM
Materi Pembekalan SMK UAM
 
4.penerapan greeting &_grooming
4.penerapan greeting &_grooming4.penerapan greeting &_grooming
4.penerapan greeting &_grooming
 
Character building-pertemuan-12
Character building-pertemuan-12Character building-pertemuan-12
Character building-pertemuan-12
 
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024
Materi Pembekalan Prakerin SMK TAHUN AJARARAN 2023-2024
 
Etika dlm Karir
Etika dlm KarirEtika dlm Karir
Etika dlm Karir
 
Bagaimana menghadapi temuduga
Bagaimana menghadapi temudugaBagaimana menghadapi temuduga
Bagaimana menghadapi temuduga
 
Epd week 6
Epd week 6Epd week 6
Epd week 6
 
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptx
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptxSTAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptx
STAR SAFETY ETIKA BEKERJA DI TEMPAT.pptx
 
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptx
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptxSTRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptx
STRATEGI MENGHADAPI WAWANCARA KERJA (SMK MAHAPUTRA).pptx
 
Customer Services.pptx
Customer Services.pptxCustomer Services.pptx
Customer Services.pptx
 
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.ppt
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.pptBASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.ppt
BASIC MENTALITY1 By Hadiyoto.ppt
 
Reservation management training
Reservation management trainingReservation management training
Reservation management training
 
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017
Materi pembekalan prakerin_smk_ al-falah 2017
 
Bekal persiapanmelaksanakanpkl
Bekal persiapanmelaksanakanpklBekal persiapanmelaksanakanpkl
Bekal persiapanmelaksanakanpkl
 

Mais de padlah1984

Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .ppt
Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .pptKebijakan Kriminal dari suatu keputusan .ppt
Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .pptpadlah1984
 
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...padlah1984
 
KJA Goes to Campus_All for accounting SME
KJA Goes to Campus_All for accounting  SMEKJA Goes to Campus_All for accounting  SME
KJA Goes to Campus_All for accounting SMEpadlah1984
 
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logistic
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logisticJenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logistic
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logisticpadlah1984
 
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen logistik
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen  logistikKEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen  logistik
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen logistikpadlah1984
 
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaan
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaanPenggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaan
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaanpadlah1984
 
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaru
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaruPengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaru
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbarupadlah1984
 
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.ppt
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.pptRetensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.ppt
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.pptpadlah1984
 
0.3.SPI GCG PM.pdf
0.3.SPI GCG PM.pdf0.3.SPI GCG PM.pdf
0.3.SPI GCG PM.pdfpadlah1984
 
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdfpadlah1984
 
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdfpadlah1984
 
7 S TRIO MOTOR BISA.ppt
7 S TRIO MOTOR BISA.ppt7 S TRIO MOTOR BISA.ppt
7 S TRIO MOTOR BISA.pptpadlah1984
 
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdfpadlah1984
 
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptx
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptxMateri Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptx
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptxpadlah1984
 
Materai Elektronik.pdf
Materai Elektronik.pdfMaterai Elektronik.pdf
Materai Elektronik.pdfpadlah1984
 
Pengembangan Investasi Daerah.pptx
Pengembangan Investasi Daerah.pptxPengembangan Investasi Daerah.pptx
Pengembangan Investasi Daerah.pptxpadlah1984
 
2. Peranan Humas.ppt
2. Peranan Humas.ppt2. Peranan Humas.ppt
2. Peranan Humas.pptpadlah1984
 
pajak-dalam-perusahaan.pptx
pajak-dalam-perusahaan.pptxpajak-dalam-perusahaan.pptx
pajak-dalam-perusahaan.pptxpadlah1984
 
1. RUPS WTI.pptx
1. RUPS WTI.pptx1. RUPS WTI.pptx
1. RUPS WTI.pptxpadlah1984
 
1. Ekonomi_china.ppt
1. Ekonomi_china.ppt1. Ekonomi_china.ppt
1. Ekonomi_china.pptpadlah1984
 

Mais de padlah1984 (20)

Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .ppt
Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .pptKebijakan Kriminal dari suatu keputusan .ppt
Kebijakan Kriminal dari suatu keputusan .ppt
 
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...
Pengertian Praktek Beacara pada Pengadilan Pidana Indonesia-pengadilan-pidana...
 
KJA Goes to Campus_All for accounting SME
KJA Goes to Campus_All for accounting  SMEKJA Goes to Campus_All for accounting  SME
KJA Goes to Campus_All for accounting SME
 
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logistic
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logisticJenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logistic
Jenis-Dokumen-Freight-Forwarding for logistic
 
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen logistik
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen  logistikKEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen  logistik
KEPABEANAN dalam konsep tata laksana manajemen logistik
 
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaan
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaanPenggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaan
Penggunaan-Azas-Domunius Litis pada kewenangan kejaksaan
 
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaru
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaruPengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaru
Pengantar pembaharuan dari hukum pidana terbaru
 
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.ppt
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.pptRetensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.ppt
Retensi Kejahatan Harta Benda by Padlah Riyadi.ppt
 
0.3.SPI GCG PM.pdf
0.3.SPI GCG PM.pdf0.3.SPI GCG PM.pdf
0.3.SPI GCG PM.pdf
 
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf
0.2. Sekretaris Perusahaan, Kehumasan GCG PM.pdf
 
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
 
7 S TRIO MOTOR BISA.ppt
7 S TRIO MOTOR BISA.ppt7 S TRIO MOTOR BISA.ppt
7 S TRIO MOTOR BISA.ppt
 
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf0.1  Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
0.1 Perbankan, Pelaporan Keuangan dan PU. PM.pdf
 
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptx
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptxMateri Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptx
Materi Sosialisasi JHT Sesi 2 final.pptx
 
Materai Elektronik.pdf
Materai Elektronik.pdfMaterai Elektronik.pdf
Materai Elektronik.pdf
 
Pengembangan Investasi Daerah.pptx
Pengembangan Investasi Daerah.pptxPengembangan Investasi Daerah.pptx
Pengembangan Investasi Daerah.pptx
 
2. Peranan Humas.ppt
2. Peranan Humas.ppt2. Peranan Humas.ppt
2. Peranan Humas.ppt
 
pajak-dalam-perusahaan.pptx
pajak-dalam-perusahaan.pptxpajak-dalam-perusahaan.pptx
pajak-dalam-perusahaan.pptx
 
1. RUPS WTI.pptx
1. RUPS WTI.pptx1. RUPS WTI.pptx
1. RUPS WTI.pptx
 
1. Ekonomi_china.ppt
1. Ekonomi_china.ppt1. Ekonomi_china.ppt
1. Ekonomi_china.ppt
 

Último

7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx
7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx
7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptxObyMoris1
 
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).ppt
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).pptPerhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).ppt
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).pptSalsabillaPutriAyu
 
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptx
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptxPERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptx
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptxHakamNiazi
 
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bank
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non BankPresentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bank
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bankzulfikar425966
 
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptx
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptxWAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptx
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptxMunawwarahDjalil
 
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuangan
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga KeuanganPresentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuangan
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuanganzulfikar425966
 
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptx
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptxCryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptx
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptxumusilmi2019
 
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptx
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptxBAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptx
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptxFrida Adnantara
 
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalela
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalelaDAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalela
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalelaarmanamo012
 
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh Implementasi
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh ImplementasiPengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh Implementasi
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh ImplementasiGustiAdityaR
 
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.ppt
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.pptModal Kerja manajemen keuangan modal kerja.ppt
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.pptFrida Adnantara
 
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...ChairaniManasye1
 
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptx
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptxPSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptx
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptxRito Doank
 
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptx
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptxPPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptx
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptxZefanya9
 
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptx
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptxMOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptx
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptxHakamNiazi
 
Introduction fixed asset (Aset Tetap).ppt
Introduction fixed asset (Aset Tetap).pptIntroduction fixed asset (Aset Tetap).ppt
Introduction fixed asset (Aset Tetap).ppttami83
 
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuangan
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuanganuang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuangan
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuanganlangkahgontay88
 
Ukuran Letak Data kuartil dan beberapa pembagian lainnya
Ukuran Letak Data  kuartil  dan  beberapa pembagian  lainnyaUkuran Letak Data  kuartil  dan  beberapa pembagian  lainnya
Ukuran Letak Data kuartil dan beberapa pembagian lainnyaIndhasari3
 
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usaha
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usahaEkonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usaha
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usahaWahyuKamilatulFauzia
 
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNIS
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNISKEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNIS
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNISHakamNiazi
 

Último (20)

7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx
7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx
7 Indikator Analisis Teknikal Saham Yang Paling Populer.pptx
 
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).ppt
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).pptPerhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).ppt
Perhitungan Bunga dan Nilai Uang (mankeu).ppt
 
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptx
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptxPERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptx
PERAN KARYAWAN DALAM PENGEMBANGAN KARIR.pptx
 
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bank
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non BankPresentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bank
Presentasi Leasing Pada Lembaga Keuangan Non Bank
 
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptx
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptxWAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptx
WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK INDONESIA.pptx
 
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuangan
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga KeuanganPresentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuangan
Presentasi Tentang Asuransi Pada Lembaga Keuangan
 
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptx
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptxCryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptx
Cryptocurrency dalam Perspektif Ekonomi Syariah.pptx
 
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptx
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptxBAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptx
BAB 18_PENDAPATAN57569-7854545gj-65.pptx
 
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalela
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalelaDAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalela
DAMPAK MASIF KORUPSI yang kian merajalela
 
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh Implementasi
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh ImplementasiPengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh Implementasi
Pengantar Ilmu Ekonomi Kewilayahan, Teori dan Contoh Implementasi
 
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.ppt
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.pptModal Kerja manajemen keuangan modal kerja.ppt
Modal Kerja manajemen keuangan modal kerja.ppt
 
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...
Ekonomi Makro Pertemuan 4 - Tingkat pengangguran: Jumlah orang yang menganggu...
 
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptx
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptxPSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptx
PSAK-10-Pengaruh-Perubahan-Valuta-Asing-IAS-21-23032015.pptx
 
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptx
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptxPPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptx
PPT KELOMPOK 4 ORGANISASI DARI KOPERASI.pptx
 
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptx
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptxMOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptx
MOTIVASI MINAT, BAKAT & POTENSI DIRI.pptx
 
Introduction fixed asset (Aset Tetap).ppt
Introduction fixed asset (Aset Tetap).pptIntroduction fixed asset (Aset Tetap).ppt
Introduction fixed asset (Aset Tetap).ppt
 
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuangan
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuanganuang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuangan
uang dan lembaga keuangan uang dan lembaga keuangan
 
Ukuran Letak Data kuartil dan beberapa pembagian lainnya
Ukuran Letak Data  kuartil  dan  beberapa pembagian  lainnyaUkuran Letak Data  kuartil  dan  beberapa pembagian  lainnya
Ukuran Letak Data kuartil dan beberapa pembagian lainnya
 
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usaha
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usahaEkonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usaha
Ekonomi Teknik dan perencanaan kegiatan usaha
 
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNIS
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNISKEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNIS
KEPEMIMPINAN DALAM MENJALANKAN USAHA/BISNIS
 

Etika dan etiket di dunia kerja st's

  • 1. 1
  • 2. ETIKA DALAM DUNIA KERJA Merupakan pedoman atau rambu-rambu terkait masalah moral, kontak sosial, hak dan kewajiban, prinsip, dan aturan dalam dunia kerja. 2
  • 3. ETIKET DALAM DUNIA KERJA Adalah tata cara dan sopan santun dalam bekerja. Etika dalam dunia kerja dilaksanakan seiring dengan etiket bekerja. Bila kedua hal tersebut berjalan seiring, akan tercipta suasana bekerja yang kondusif dan menyenangkan. 3
  • 4. Hal-hal yang penting dalam bekerja sesuai dengan Etika: 1. Kendalikan diri. Jangan menghalalkan segala cara. 2. Sadar tanggung jawab sosial. Pedulikan kepentingan masyarakat. 3. Ciptakan persaingan sehat. 4
  • 5. 4. Bersikaplah transparan. Hindari prasangka buruk. 5. Konsisten dan konsekuen dengan aturan yang berlaku sehingga tercipta saling percaya. 6. Bersikaplah peka dan bertoleransilah dengan orang lain. 7. Jangan menusuk teman dari belakang dan menohok teman seiring. 5
  • 6. MENGAPA HARUS MENERAPKAN ETIKA DALAM BEKERJA? Menerapkan etika dalam dunia kerja berarti menjaga suasana bekerja tetap kondusif. Perilaku yang tidak menguntungkan dan merugikan orang lain dapat dihindari. 6
  • 7. 1. Menjadi karyawan baru: • Ikuti peraturan dan kebiasaan yang berlaku • Bekerjalah dengan sungguh-sungguh • Sesuaikan penampilan dengan keadaan sekitar • Jalin hubungan pertemanan 7
  • 8. 2. Kunci Membina Hubungan: • Junjunglah tata krama. • Bertemanlah dengan banyak orang, pria maupun wanita. • Bila Anda diminta memberikan feedback dan kritik, lakukan secara obyektif. • Bila ada rekan yang curhat, Anda boleh memberikan nasihat. 8
  • 9. • Bergaulah sesuai dengan kepribadian dan nurani Anda. • Tak perlu ribut karena berbeda pendapat atau kebiasaan. 9
  • 10. Hati-hatilah: 1. Usahakan membina hubungan secara transparan dan tidak sembunyi- sembunyi dengan rekan lawan jenis yang sudah berkeluarga. 2. Kalau bos sedang tidak di kantor, jangan terpengaruh rekan-rekan yang kemudian bersantai dan mengesampingkan pekerjaannya. 10
  • 11. 1. Menghadapi Konflik • Jangan gegabah dalam mengambil keputusan. • Cek permasalahan dan data pendukung yang ada. • Endapkan dulu konflik untuk meredakan emosi di hati Anda. 11
  • 12. • Berbicaralah empat mata dengan yang bersangkutan. • Ambil keputusan secara obyektif dan tawarkan alternatif. 12
  • 13. 4. Memanfaatkan Fasilitas Perusahaan • Ketahui hak dan kewajiban Anda. • Gunakan fasilitas perusahaan untuk keperluan perusahaan. • Rawat fasilitas kantor baik-baik. • Jagalah fasilitas umum di kantor seperti toilet, ruang duduk, dll. 13
  • 14. Bila teman Anda melanggar: 1. Ingatkan dengan halus dan hati-hati. 2. Jangan menyindir. 14
  • 15. 5. Menggunakan Waktu Istirahat: • Berhenti bekerja dengan total • Beristirahat dan kembalilah bekerja tepat waktu • Kalau terpaksa tidak bisa beristirahat pesanlah makanan dari luar. 15
  • 16. 6. Mengajukan Cuti: Bila Anda memutuskan untuk mengajukan cuti: • Selesaikan semua utang pekerjaan. • Ajukan dulu permohonan Anda secara lisan sebelum mengajukan secara tertulis. • Kalau tidak mendesak, jangan ajukan cuti secara mendadak. 16
  • 17. 17
  • 18. Pemilihan Busana Pilihan busana kerja berbeda di tiap perusahaan. 1. Perusahaan bergerak di bidang kreatif (periklanan, kesenian, IT): busana kasual 2. Perusahaan yang lebih konservatif (bank, pariwisata, hukum): busana formal 18
  • 19. Aturan Umum Yang berlaku di tempat kerja: • Sopan • Sederhana • Rapi • Bersih 19
  • 20. Busana Kerja vs Suasana Kantor • Formal: busana three-piece yang terdiri dari blazer/jas, atasan, dan rok atau celana panjang • Semi-Formal: paduan celana panjang atau rok rapi dengan blus atau kemeja berpotongan tailored atau shirt dress • Kasual: busana kasual tapi tetap sopan. Ingat Anda kerja di kantor, bukan mau santai atau liburan. 20
  • 21.
  • 22.  Officer ke atas (Senin s/d Kamis) • Kemeja: – Warna: bebas – Motif polos, bergaris, kotak-kotak lembut – Model: lengan panjang, berdasi yang sesuai warna kemeja atau celana panjang (untuk pekerja lainnya tidak berdasi) – Dilarang: » bahan kaos, jeans, atau kasual lain » Lengan pendek atau kasual lain » Motif: gambar, garis atau kotak-kotak besar 22
  • 23. • Celana Panjang: – Warna dan motif bebas, serasi dan sopan – Model formal, sopan – Dilarang: » Bahan jeans/ curdoray » Model ketat/ kasual • Sepatu: – Pada saat bekerja tidak diperkenankan memakai sepatu oleh raga, sepatu sandal, sandal. 23
  • 24.
  • 25. 25  Officer ke atas (Jumat) • Kemeja: • Warna bebas • Motif batik, tenun ikat, corak pakaian daerah lain • Pilihan motif dapat disesuaikan dengan kebijakan Pemda/lingkungan setempat • Lengan panjang/ pendek • Dilarang: bahan kaos, jeans, model non formal/kasual, motif polos, kotak-kotak • Celana Panjang: • Warna dan motif bebas, serasi dengan kemeja dan sopan • Model formal dan sopan • Dilarang:  Bahan jeans/ curdoray  Model ketat/ non formal
  • 26.
  • 27.  Senin s/d Kamis  Blazer/ Blus  Warna bebas  Motif polos, bergaris/kotak lembut  Model lengan panjang  Dilarang: bahan kaos, jeans/curdoray/kasual/non formal  Rok/ Gaun/ Celana Panjang  Warna bebas  Motif serasi dengan blazer/ blus, dan sopan  Model formal, sopan dan pantas untuk ke kantor  Dilarang: bahan kaos/ jeans/ curdoray, model rok mini (tinggidi atas lutut), ketat dan non formal. 27
  • 28.
  • 29.  Jumat  Blazer/ Blus  Warna bebas, motif batik, tenun ikat atau corak daerah lain  Pilihan motif dapat disesuaikan dengan kebijakan Pemda/ lingkungan setempat  Model lengan panjang/ pendek  Dilarang: bahan kaos, jeans/ curdoray, bahan kasual/ non formal  Celana Panjang  Warna bebas, motif serasi dengan blus dan sopan  Model formal, sopan, pantas untuk ke kantor  Dilarang: bahan kaos, jeans/ curdoray/ bahan kasual/ non formal, model ketat dan terkesan non formal  Sepatu: tidak diperkenankan memakai sepatu olahraga, sepatu sandal, sandal 29
  • 30.
  • 31. • Pekerja wanita yang berbaju muslim • Senin s/d Kamis  Blus model baju muslim/ blazer dengan rok panjang/ celana panjang sera disertai jilbab • Jumat  Blus model baju muslim/ blazer dengan motif batik, tenun ikat atau pakaian daerah lainnya serta rok panjang/ celana panjang dan jilbab 31
  • 32. Tips Berbusana Kerja untuk Wanita • Pakaian kerja terutama stelan dapat dibuat di tukang jahit atau dibeli di toko khusus busana kerja. • Bila membeli busana kerja jadi, belilah busana bermodel klasik. • Untuk penampilan yang modis tambahkan aksesoris. • Busana tidak terlalu ketat atau longgar. 32
  • 33. Tips Berbusana Kerja untuk Wanita • Perhiasan tidak berlebihan atau berbunyi saat bergerak • Anting-anting panjang tidak cocok untuk bekerja. • Bahan yang tidak tepat dipakai untuk bekerja adalah: satin, beludru, brokat dan semua yang mengkilap. • Blus-blus tipis walaupun dipakai dengan kamisol, tidak pantas untuk di kantor. 33
  • 34. 34
  • 35. • Telepon sudah menjadi alat yang penting di kantor. • Sikapi penggunaannya agar tak ada yang merasa dirugikan. • Hindari kesalahpahaman yang tak perlu sehingga enggan untuk bertandang. 35
  • 36. Saat Menerima Telepon 1. Jangan sampai pesawat berdering lebih dari tiga kali. 2. Tersenyumlah dengan ramah, karena si penelepon akan bisa merasakan ekspresi Anda. 3. Ucapkan: – ”selamat pagi/siang/sore” (greeting) – “Divisi MSDM Kantor Pusat BRI” (nama BRI & unit kerja) – ”dengan Erni” (nama penerima telepon) – “ada yang bisa saya bantu?” (menawarkan bantuan) 36
  • 37. 4. Tanyakan nama si penelepon, – ”Maaf pak/bu dengan siapa saya bicara” atau – ”Maaf, boleh saya tahu nama bapak/ibu” 5. Bila telepon masuk dari operator, tetap terima dengan ramah. 6. Biarkan si penelepon menutup teleponnya terlebih dahulu, baru Anda bisa menutup telepon dengan tenang. 37
  • 38. Saat Menelepon 1. Tulislah nomor telepon dan poin-poin yang akan Anda sampaikan. 2. Tunggu nada dering sampai enam-tujuh kali sebelum Anda putuskan untuk menutup telepon. 3. Sapalah siapa saja yang mengangkat telepon, perkenalkan diri Anda dan beritahu dengan jelas siapa yang Anda tuju. 38
  • 39. 4. Jika Anda merasa kenal dengan si pengangkat telepon, tak dilarang menyapa, “Selamat pagi Jes, saya Nia.” 5. Sebelum mulai menyampaikan hal pokok, tanyakan apakah lawan bicara Anda tidak keberatan dan punya waktu untuk bicara sebentar. 6. Lakukan pembicaraan sesingkat dan sejelas mungkin, karena lawan bicara mungkin sedang sibuk atau line yang Anda pakai juga diperlukan orang lain. 39
  • 40. Jika ada yang salah sambung • Bukan alasan untuk bersikap kasar. • Katakan baik-baik dan tanyakan nomor telepon atau orang yang dituju si penelepon. • Bila memang tidak ada, katakan dengan ramah dan sopan. 40
  • 41. Jika Menerima Telepon untuk Orang Lain 1. Segera sambungkan atau berikan pada yang berkepentingan dan tanyakan keterangan penelepon, siapa dan darimana. 2. Katakan pada si penelepon untuk menunggu sebentar dan bahwa telepon akan ditransfer. 3. Beritahu orang yang dituju bahwa ada telepon untuknya, dan beri keterangan diri si penelepon. 41
  • 42. 4. Bila yang dituju si penelepon sedang tidak ada di tempat, sampaikan kepada si penelepon dan tawarkan bantuan apabila ada pesan untuk yang dituju. Jangan lupa mengkonfirmasi kebenaran pesan tersebut. 5. Jangan biarkan si penelepon menunggu terlalu lama, maksimal 30 detik. 6. Jangan mentransfer telepon lebih dari dua kali. 42
  • 43. 7. Bila mencatat pesan, catatlah: nama penelepon, asal perusahaan, nomor telepon, tanggal dan jam pembicaraan, isi pesan. 8. Teleponlah seseorang pada saat yang tepat (di saat luang, atau di waktu yang diinginkan oleh si penelepon). Tak ada salahnya bertanya pada yang bersangkutan. 43
  • 44. Ingat! 1. Gunakan telepon kantor hanya untuk urusan kantor, apabila terpaksa gunakan hanya untuk keperluan darurat dengan amat singkat. 2. Berbicaralah dengan jelas, (jangan bergumam!) 3. Jangan bertelepon sambil mengunyah sesuatu, minum, atau merokok. 44
  • 45. 5. Perhatikan kosa kata Anda, (walaupun lawan bicara sudah akrab) jangan sembarangan berkata-kata. 6. Jangan ucapkan “halo” kecuali hubungan terganggu, misalnya suara terputus-putus. 7. Selalu ucapkan terima kasih dan salam di akhir pembicaraan atau saat menutup pembicaraan. 8. Dalam keadaan apapun jangan sekali- sekali membanting telepon. 45
  • 46. 46