SlideShare uma empresa Scribd logo
1 de 24
Baixar para ler offline
MEKANISME MENELAAH
PROPOSAL PENELITIAN
(Kiat mereview)
Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2012
SKIM PENELITIAN DP2M
1. SKIM PENELITIAN DESENTRALISASI
(Kompetisi di PT/Kopertis)
 Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi
 Penelitian Hibah Tim Pascasarjana
 Penelitian Hibah Bersaing
 Penelitian Fundamental
 Hibah Pekerti
 Penelitian Disertasi Doktor
 Penelitian Dosen Pemula
2. SKIM PENELITIAN
HIBAH KOMPETISI NASIONAL
(Kompetisi Tingkat Nasional)
 Penelitian Unggulan Strategis Nasional
 Penelitian Kerjasama LN & Publikasi Int’l.
 Penelitian Strategis Nasional
 Penelitian Hibah Kompetensi
 Riset Andalan PT & Industri
HAKIKAT TELAAH PROPOSAL
 Dapat diperoleh proposal bermutu
 Terbebas dari benturan kepentingan
 Diperlukan tim penelaah yang objektif
 Diperlukan sistem & skor penilaian
 Satu proposal ditelaah lebih dari seorang
 Tim penelaah bekerja mandiri & membuat komentar
terpadu
 Nilai & saran tim penelaah menjadi masukan bagi
pengusul
 Masukan tim penelaah menjadi pertimbangan bagi Dit.
Litabmas
 Dit. Litabmas memutuskan pemenang berdasarkan
prioritas/ ketersediaan dana
PERBEDAAN SKIM PENELITIAN
(Terutama Luarannya)
 UStranas: Penaggulangan masalah nasional & spin-off
 KSLN&PubInt’l: Jejaring kerja sama & publikasi int’l.
 Stranas: Penanggulangan masalah nasional
 Hikom: Publikasi, buku ajar, HKI (apabila relevan)
 Rapid: Kerja sama dgn. industri, menghasilkan produk
 PU-PT: Produk teknologi, publikasi, HKI, kebijakan
 Hibah Tim Pascasarjana: Disertasi, tesis, publikasi
 PHB: Produk (tangible/intangible), HKI (apabila relevan)
 Penelitian Fundamental: Publikasi
 Hibah Pekerti: Peningkatan kemampuan TPP
 Disertasi Doktor: Disertasi, publikasi, lulus tepat waktu
SISTEM PENILAIAN PROPOSAL
 Menggunakan form penilaian (manual/aplikasi)
 Kriteria & Indikator Penilaian  Spesifik untuk
setiap skim penelitian, dengan bobot berbeda
 Tim penelaah cukup memberi skor setiap kriteria
(Misalnya: skor 1, 2, 4, 5)
Tidak ada nilai 3 agar tegas memberi penilaian
 Nilai = Bobot x Skor
(Telah diprogram untuk kalkulasinya)
 Lebih lanjut dapat dilihat di Panduan Pelaksana-
an Penelitian Dit. Litabmas Edisi VIII 2012
No KRITERIA INDIKATOR PENILAIAN BOBOT (%) SKOR NILAI
1
Perumusan
Masalah
Ketajaman Perumusan
Masalah dan Tujuan Penelitian
30
2
Manfaat Hasil
Penelitian
Pengembangan Ipteks, Pemba-
ngunan, dan atau Pengembangan
Kelembagaan
20
3
Tinjauan
Pustaka
Relevansi, Kemutakhiran, dan
Penyusunan Daftar Pustaka
15
4
Metode
Penelitian
Ketepatan Metode yang Digunakan 25
5
Kelayakan
Penelitian
Kesesuaian Jadwal, Kesesuaian
Keahlian Personalia, dan Kewajaran
Biaya
10
J U M L A H 100
Skor: 1 = Sangat kurang, 2 = Kurang, 4 = Baik, 5 = Sangat baik
Nilai = Bobot x Skor (batas lolos 350)
Contoh Sistem Penilaian
CONTOH ALASAN PENOLAKAN
 Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan
tidak jelas
 Kontribusi hasil penelitian tidak jelas, kurang spesifik
 Pustaka kurang menunjang, tidak relevan, kurang
mutakhir, umumnya bukan artikel jurnal ilmiah,
penyusunan daftar pustaka kurang baik
 Metode kurang tepat & kurang terperinci, langkah
penelitian tidak jelas
 Kualifikasi tim peneliti kurang, anggaran biaya tidak
terperinci atau dinilai terlalu tinggi, kesesuaian jadwal
 Lain-lain: Format salah, topik sudah banyak diteliti
TAHAP AWAL TELAAH PROPOSAL
 Mulailah dengan niat, agar posisi terhormat yang telah
diamanahkan, membuat kita dapat berlaku objektif, adil,
bijak, & tidak gampang menyalahkan agar terpilih
proposal yang bermutu
 Baca & pelajari secara cermat Panduan Pelaksanaan
Penelitian Edisi VIII 2012 (Fokus pada: syarat tim
pengusul, tujuan & luaran, jangka waktu, pagu dana,
borang kriteria penilaian & kelengkapan penunjang
untuk setiap skema penelitian)
 Proposal dapat dikelompokkan berdasar asal PT yang
sama, untuk mengetahui adanya keterlibatan seorang
peneliti pada lebih dari 1 proposal
Lanjutan:
 Selanjutnya proposal dapat dikelompokkan berdasar
skim penelitian, agar telaah dapat dilakukan secara
konsisten
 Sebelum telaah aspek substantif, dapat dimulai dengan
telaah aspek administratif/kelengkapan proposal (antara
lain: legalitas dari institusi, lampiran proposal misalnya
jadwal kegiatan, rincian anggaran & justifikasinya,
sarana/prasarana penunjang)
 Telaah awal proposal dilanjutkan dengan mencermati
hal-hal: Level of generality & kebaruan topik penelitian,
state of the art kajian, road-map teknologi (apabila ada)
& road-map penelitian, kesesuaian keahlian tim dengan
topik penelitian, rekam jejak tim peneliti, tingkat prio-
ritas topik bagi ilmu pengetahuan & atau pembangunan
nasional/regional
TELAAH SUBSTANSI PROPOSAL
 Sistematika proposal setiap skim sedikit
berbeda, namun secara umum mencakup:
- Judul Penelitian & Abstrak
- Pendahuluan (Latar belakang, Rumusan masalah, Tujuan &
Manfaat penelitian)
- Kajian Pustaka (Road-map apabila ada)
- Metode Penelitian
- Jadwal Kegiatan
- Daftar Pustaka
- Lampiran (Sarana & Prasarana, Anggaran penelitian,
Biodata tim peneliti)
 Setiap butir tsb harus ditelaah secara
cermat, obyektif & taat asas
TELAAH JUDUL & ABSTRAK
 Judul tidak terlalu panjang, spesifik (tidak
general) sesuai dengan research question/
permasalahan, & tidak menimbulkan multitafsir
 Abstrak harus ditulis ringkas, namun telah
mencakup permasalahan, tujuan & target yang
ingin dicapai, serta metode penelitian & rencana
kegiatan
 Dengan membaca abstrak, secara garis besar
sudah dapat dipahami tujuan & kegiatan yang
akan dilakukan, serta target yang ingin dicapai
TELAAH PENDAHULUAN
 Meliputi: Perumusan masalah lemah, kurang mengarah,
tujuan penelitian & kontribusinya tidak jelas
 Daya ungkap peneliti tentang permasalahan sangat
terbatas, lebih banyak “kliping” dari bacaan yang
dianggap relevan
 Uraian terlalu panjang, tidak langsung pada deskripsi
masalah
 Masalah yang dirumuskan tidak didukung pustaka/
informasi mutakhir (state of the art)
 Perlu ada cara pendekatan penyelesaian masalah
 Rumusan masalah tidak harus dengan kalimat tanya
Lanjutan:
 Cukup 2-3 paragraf, tidak lebih dari 2 halaman, dengan
pernyataan-pernyataan yang lugas
 Untuk penelitian lanjutan, permasalahan yang terkait
hasil penelitian sebelumnya perlu diungkap
 Ditulis pernyataan singkat mengenai tujuan, seperti:
menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan,
menerapkan konsep/dugaan, membuat prototipe
 Tidak menggunakan kata “mengetahui”/“memahami”,
yang terkesan hanya inventarisasi belaka
 Tujuan penelitian harus dapat memberi kesan bahwa
akan ada perubahan (implikasi) dari hasil penelitian
(Misalnya: perubahan kebijakan/iptek, bukan sekadar
informasi baru)
TELAAH KAJIAN PUSTAKA
 Cermati: kepustakaan kurang menunjang, pustaka tidak
relevan & kurang mutakhir, bukan acuan primer
 Uraian terlalu ekstensif, banyak teori-teori yang terkesan
“hanya kliping”, kurang ada ulasan dari peneliti
 Mutu karya ilmiah sangat ditentukan mutu pustaka
(acuan primer: artikel jurnal, paten, & disertasi yang
relevan 10 tahun terakhir. Buku ajar = acuan sekunder)
 Dapat menggambarkan bahwa state of the art dikuasai
 Lebih utama persentase keprimeran & kemutakhiran,
bukan jumlah pustaka
 Tidak mengutip kutipan (misalnya: A dalam B)
Lanjutan:
Perhatikan untuk pengacuan internet:
 Tidak sembarang mengacu
 Perhatikan otoritas keilmuan/kepakaran penulis
 Tidak semua informasi dari situs internet dapat
dipertanggung-jawabkan isinya (tidak semua
situs permanen)
 Lebih utama/dipilih acuan yang sifatnya cetakan
 Lazimnya artikel yang yang telah dipublikasikan,
ada keterangan tambahan “nama jurnal” &
“terhubung berkala”
TELAAH METODE PENELITIAN
 Cermati: Metode kurang tepat & tidak rinci tahapannya
 Bukan bagian “metodologi penelitian”, tidak perlu ada
definisi tentang metode
 Metode yang digunakan sudah out of date
 Tahapan penelitian tidak dideskripsikan dengan jelas
sehingga sulit menjustifikasi jadwal kerja & biaya
 Apabila ada sampling, harus ada teknik samplingnya
 Cara analisis data harus dijelaskan dengan baik
 Untuk penelitian multitahun, harus dijelaskan kegiatan &
target/luaran tahunan dalam bentuk bagan alir
TELAAH JADWAL KEGIATAN
 Cermati: Jadwal tidak sesuai dengan skim penelitian,
tidak wajar (misalnya 12 bulan/tahun)
 Kegiatan bersifat multitahun (kecuali Penelitian Dosen
Pemula; Penelitian Fundamental bisa 1 tahun)
 Digambarkan dengan diagram palang
 Pelaksanaan kegiatan harus rinci sesuai dengan yang
tertera pada Metode Penelitian
 Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan
wajar (tidak diulur-ulur)
 Beberapa kegiatan dapat dilakukan serempak & tidak
perlu berurutan (apalagi banyak anggota tim yang
terlibat & multidisiplin)
TELAAH DAFTAR PUSTAKA
 Cermati: Sistem penulisan acuan harus baku
 Sistem nama-tahun (Harvard system)  Lazim diguna-
kan dalam karya ilmiah; Pada Daftar Pustaka penulis
didaftar berdasarkan abjad “nama belakang (nama
keluarga)”
 Sistem nomor (Vancouver system)  Tidak perlu peng-
abjadan, tetapi urutan kemunculan dalam teks
 Pustaka yang diacu adalah pustaka yang didaftar (DP)
 “Komunikasi pribadi” dengan pakar ditulis di catatan
kaki
 Cek apabila ada publikasi dari pengusul
Lanjutan:
Penulisan pustaka di Daftar Pustaka vs di teks:
Daftar Pustaka Dalam Teks
Rahman, A. 2008 Rahman (2008)
Rahman, A., dan Budi, S. 2007 Rahman dan Budi (2007)
Rahman, A., Budi, S., dan Rahman et al. (2009)
Abduh, M. 2009.
Tujuan pembuatan daftar:
 Memudahkan pembaca untuk penelusuran kembali
 Sarana pengindeksan nama penulis
TELAAH RENCANA ANGGARAN
 Rincian anggaran per tahun (untuk 2-3 tahun)
 Pagu Rp10 juta sampai Rp1 miliar/tahun
 Harga wajar, ada justifikasi & tidak melebihi pagu
 Harus sesuai dengan tahap kegiatan yang direncanakan
 Rincian komponen:
- Bahan habis (bahan kimia, komponen elektronik)
- Peralatan = rakitan percobaan (tidak untuk alat induk)
- Peralatan utama di laboratorium agar disebutkan
- Perjalanan (seminar, analisis sampel ke lembaga lain)
- Gaji/Upah (tidak untuk tenaga ahli di luar tim)
- Lain-lain (administrasi, komunikasi, pendaftaran paten,
biaya publikasi, dokumentasi)
TELAAH BIODATA TIM PENELITI
 Cermati: kelayakan peneliti kurang ditinjau dari
kualifikasi tim
 Rekam jejak penelitian kurang/tidak relevan dengan
topik yang akan dikerjakan
 Cek nama, kualifikasi, jabatan pengusul & tanda tangan
 Butir penting biodata: riwayat pendidikan, pengalaman
penelitian (terutama yang kompetitif), pengalaman
publikasi (terutama berkala nasional terakreditasi/
bereputasi internasional)
 Cek apakah penelitian yang pernah dilakukan berakhir
dengan publkasi pada tahun-tahun berikutnya
 Cek apakah pengusul konsisten pada minat penelitian-
nya (bukan “kutu loncat”)
TELAAH LAIN-LAIN
 Proposal belum mengikuti format sesuai skim penelitian
 Peneliti pemula yang tidak memenuhi persyaratan untuk
skim penelitian tertentu
 Masalah penelitian sudah banyak diteliti (tidak ada unsur
kebaruan/novelty)
 Permasalahan kurang relevan dengan bidang ilmu
peneliti
 Untuk skim penelitian lanjut (misalnya: PHB, Stranas,
Rapid, Unggulan Stranas), kegiatan inventarisasi/
identifikasi kurang layak/bukan prioritas
 Cek adanya sarana & prasarana penunjang (milik PT)
sehingga tidak perlu ada biaya sewa (bentuk sharing PT)
Lanjutan:
 Penelitian yang ada sumber dana selain dari Dit.
Litabmas, dapat mempunyai nilai tambah
 Komentar dapat diberikan (secara naratif) bagi bab yang
dinilai rendah
 Komentar harus spesifik & jelas, tidak bermakna ganda
(berlaku bagi keunggulan/kelemahan proposal)
 Segi kebahasaan perlu diperhatikan (misalnya: kaidah
ejaan, istilah, kalimat & paragraf yang terlalu panjang,
tanda baca dsb.)  mencerminkan pengalaman publikasi
di masa lalu
 Telaah, penilaian & komentar tim reviewer, merupakan
rekomendasi bagi Dit. Litabmas untuk memutuskan
proposal yang layak didanai berdasarkan prioritas

Mais conteúdo relacionado

Mais procurados

Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksiDeskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
Dedi Yulianto
 
Handout statistik 1
Handout statistik 1Handout statistik 1
Handout statistik 1
Misdar Scout
 
Makalah sampel dan populasi
Makalah sampel dan populasiMakalah sampel dan populasi
Makalah sampel dan populasi
Rfebiola
 
Komponen karya tulis ilmiah
Komponen karya tulis ilmiahKomponen karya tulis ilmiah
Komponen karya tulis ilmiah
Siti Farida
 

Mais procurados (20)

Pengelolaan obat di apotek (5)
Pengelolaan obat di apotek (5)Pengelolaan obat di apotek (5)
Pengelolaan obat di apotek (5)
 
TUGAS PPT TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (KELOMPOK E).pdf
TUGAS PPT TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (KELOMPOK E).pdfTUGAS PPT TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (KELOMPOK E).pdf
TUGAS PPT TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH (KELOMPOK E).pdf
 
Metodologi Penelitian - Cara Membuat Kuisioner
Metodologi Penelitian - Cara Membuat KuisionerMetodologi Penelitian - Cara Membuat Kuisioner
Metodologi Penelitian - Cara Membuat Kuisioner
 
Pembelajaran berbasis komputer model simulasi
Pembelajaran berbasis komputer model simulasiPembelajaran berbasis komputer model simulasi
Pembelajaran berbasis komputer model simulasi
 
Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksiDeskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
Deskriptif dan preskriptif teori pembelajaran dan instruksi
 
Perbedaan artikel penelitian dan non penelitian
Perbedaan artikel penelitian dan non penelitianPerbedaan artikel penelitian dan non penelitian
Perbedaan artikel penelitian dan non penelitian
 
makalah metode penelitian ilmiah
makalah metode penelitian ilmiahmakalah metode penelitian ilmiah
makalah metode penelitian ilmiah
 
Analisis Materi Pembelajaran
Analisis Materi Pembelajaran Analisis Materi Pembelajaran
Analisis Materi Pembelajaran
 
Ppt analisa data
Ppt analisa dataPpt analisa data
Ppt analisa data
 
Langkah-langkah Penelitian Pengembangan
Langkah-langkah Penelitian PengembanganLangkah-langkah Penelitian Pengembangan
Langkah-langkah Penelitian Pengembangan
 
Handout statistik 1
Handout statistik 1Handout statistik 1
Handout statistik 1
 
Teknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiahTeknik penulisan karya ilmiah
Teknik penulisan karya ilmiah
 
2.1..a ppt perumusan indikator
2.1..a ppt perumusan indikator2.1..a ppt perumusan indikator
2.1..a ppt perumusan indikator
 
Makalah penentuan materi pelajaran
Makalah penentuan materi pelajaranMakalah penentuan materi pelajaran
Makalah penentuan materi pelajaran
 
Statistik parametrik
Statistik parametrikStatistik parametrik
Statistik parametrik
 
4.2. METODOLOGI PENELITIAN - ANALISIS DATA
4.2. METODOLOGI PENELITIAN - ANALISIS DATA4.2. METODOLOGI PENELITIAN - ANALISIS DATA
4.2. METODOLOGI PENELITIAN - ANALISIS DATA
 
Makalah sampel dan populasi
Makalah sampel dan populasiMakalah sampel dan populasi
Makalah sampel dan populasi
 
Strategi menulis artikel untuk jurnal ilmiah nasional
Strategi menulis artikel untuk jurnal ilmiah nasionalStrategi menulis artikel untuk jurnal ilmiah nasional
Strategi menulis artikel untuk jurnal ilmiah nasional
 
Review Jurnal
Review JurnalReview Jurnal
Review Jurnal
 
Komponen karya tulis ilmiah
Komponen karya tulis ilmiahKomponen karya tulis ilmiah
Komponen karya tulis ilmiah
 

Destaque (7)

DESAIN DAN PROPOSAL PENELITIAN
DESAIN DAN PROPOSAL PENELITIANDESAIN DAN PROPOSAL PENELITIAN
DESAIN DAN PROPOSAL PENELITIAN
 
Proposal lab-bahasa-MTs N TB
Proposal lab-bahasa-MTs N TBProposal lab-bahasa-MTs N TB
Proposal lab-bahasa-MTs N TB
 
PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, PROFESIONALISME, DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KI...
PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, PROFESIONALISME, DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KI...PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, PROFESIONALISME, DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KI...
PENGARUH INDEPENDENSI AUDITOR, PROFESIONALISME, DAN ETIKA PROFESI TERHADAP KI...
 
Contoh proposal
Contoh proposalContoh proposal
Contoh proposal
 
Presentasi Power Point Proposal jaringan komputer
Presentasi Power Point Proposal jaringan komputerPresentasi Power Point Proposal jaringan komputer
Presentasi Power Point Proposal jaringan komputer
 
Proposal Power Point
Proposal Power PointProposal Power Point
Proposal Power Point
 
Proposal kegiatan ( powerpoint )
Proposal kegiatan ( powerpoint )Proposal kegiatan ( powerpoint )
Proposal kegiatan ( powerpoint )
 

Semelhante a Mekanisme menelaah proposal penelitian

Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitianMempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
enilaru
 
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
yaumil agus akhir
 
Kuliah 9 menulis proposal
Kuliah 9 menulis proposalKuliah 9 menulis proposal
Kuliah 9 menulis proposal
Agus Dollar
 
Panduan penulisan jurnal
Panduan penulisan jurnalPanduan penulisan jurnal
Panduan penulisan jurnal
Yuke Puspita
 
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdfManfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
dwiputrilusi
 
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiartiKiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
Galuh Insani
 
Teknik penyuntingan artikel ilmiah
Teknik penyuntingan artikel ilmiahTeknik penyuntingan artikel ilmiah
Teknik penyuntingan artikel ilmiah
Syarifudin Amq
 

Semelhante a Mekanisme menelaah proposal penelitian (20)

Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitianMempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
Mempersiapkan proposal penelitian metodologi penelitian
 
Materi 15 - Budaya Menulis.pdf
Materi 15 - Budaya Menulis.pdfMateri 15 - Budaya Menulis.pdf
Materi 15 - Budaya Menulis.pdf
 
Tips Menulis Publikasi International.pdf
Tips Menulis Publikasi International.pdfTips Menulis Publikasi International.pdf
Tips Menulis Publikasi International.pdf
 
Yess
YessYess
Yess
 
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
Validasi karya ilmiah format versi dikti 1
 
PPT KTI Mengubah bentuk penelitian ke jurnal, PKBDupak unt guru.pptx
PPT KTI Mengubah bentuk penelitian ke jurnal, PKBDupak unt guru.pptxPPT KTI Mengubah bentuk penelitian ke jurnal, PKBDupak unt guru.pptx
PPT KTI Mengubah bentuk penelitian ke jurnal, PKBDupak unt guru.pptx
 
Kuliah 9 menulis proposal
Kuliah 9 menulis proposalKuliah 9 menulis proposal
Kuliah 9 menulis proposal
 
fdokumen.com_teknik-penulisan-artikel-ilmiah-5680fa078471e.ppt
fdokumen.com_teknik-penulisan-artikel-ilmiah-5680fa078471e.pptfdokumen.com_teknik-penulisan-artikel-ilmiah-5680fa078471e.ppt
fdokumen.com_teknik-penulisan-artikel-ilmiah-5680fa078471e.ppt
 
Strategi dan Tatakelola Proposal penelitian.ppt
Strategi dan Tatakelola Proposal penelitian.pptStrategi dan Tatakelola Proposal penelitian.ppt
Strategi dan Tatakelola Proposal penelitian.ppt
 
Panduan penulisan jurnal
Panduan penulisan jurnalPanduan penulisan jurnal
Panduan penulisan jurnal
 
Langkah langkah penulisan_artikel_ilmiah
Langkah langkah penulisan_artikel_ilmiahLangkah langkah penulisan_artikel_ilmiah
Langkah langkah penulisan_artikel_ilmiah
 
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdfManfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
Manfaat, Jenis dan langkah-langkah penyusunan artikel ilmiah.pdf
 
Kajian literatur
Kajian literaturKajian literatur
Kajian literatur
 
Rapat reviewer
Rapat reviewerRapat reviewer
Rapat reviewer
 
Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.pptTeknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
 
1. Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
1. Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt1. Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
1. Teknik-Penulisan-Jurnal-Ilmiah.ppt
 
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiartiKiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
Kiat sukses menulis jurnal -endang semiarti
 
5 proposal-penelitian
5 proposal-penelitian5 proposal-penelitian
5 proposal-penelitian
 
Mengapa hrs menulis
Mengapa hrs menulisMengapa hrs menulis
Mengapa hrs menulis
 
Teknik penyuntingan artikel ilmiah
Teknik penyuntingan artikel ilmiahTeknik penyuntingan artikel ilmiah
Teknik penyuntingan artikel ilmiah
 

Mais de Prayudi (14)

Communication skills
Communication skillsCommunication skills
Communication skills
 
Trade show and event participation outline kuliah 12
Trade show and event  participation outline kuliah 12Trade show and event  participation outline kuliah 12
Trade show and event participation outline kuliah 12
 
Direct marketing outline kuliah 11
Direct marketing outline kuliah 11Direct marketing outline kuliah 11
Direct marketing outline kuliah 11
 
Brand publicity outline kuliah 10
Brand publicity outline kuliah 10Brand publicity outline kuliah 10
Brand publicity outline kuliah 10
 
Evaluasi imc outline kuliah 13
Evaluasi imc outline kuliah 13Evaluasi imc outline kuliah 13
Evaluasi imc outline kuliah 13
 
Workshop Penelutuan Kemenristekdikti
Workshop Penelutuan KemenristekdiktiWorkshop Penelutuan Kemenristekdikti
Workshop Penelutuan Kemenristekdikti
 
Renstra penelitian LPPM UPN Veteran Yogyakarta
Renstra penelitian LPPM UPN Veteran YogyakartaRenstra penelitian LPPM UPN Veteran Yogyakarta
Renstra penelitian LPPM UPN Veteran Yogyakarta
 
Kiat mempersiapkan proposal penelitian kemenristekdikti
Kiat mempersiapkan proposal penelitian kemenristekdiktiKiat mempersiapkan proposal penelitian kemenristekdikti
Kiat mempersiapkan proposal penelitian kemenristekdikti
 
Workshop pembuatan buku upn
Workshop pembuatan buku upnWorkshop pembuatan buku upn
Workshop pembuatan buku upn
 
Materi bahan ajar ratna
Materi bahan ajar ratnaMateri bahan ajar ratna
Materi bahan ajar ratna
 
Tips menulis jurnal internasional
Tips menulis jurnal internasionalTips menulis jurnal internasional
Tips menulis jurnal internasional
 
Bantuan seminar luar negeri
Bantuan seminar luar negeriBantuan seminar luar negeri
Bantuan seminar luar negeri
 
Menulis Karya Ilmiah
Menulis Karya IlmiahMenulis Karya Ilmiah
Menulis Karya Ilmiah
 
Strategies for publishing scientific paper
Strategies for publishing scientific paperStrategies for publishing scientific paper
Strategies for publishing scientific paper
 

Último

PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptxPPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
dpp11tya
 

Último (20)

MATEMATIKA EKONOMI MATERI ANUITAS DAN NILAI ANUITAS
MATEMATIKA EKONOMI MATERI ANUITAS DAN NILAI ANUITASMATEMATIKA EKONOMI MATERI ANUITAS DAN NILAI ANUITAS
MATEMATIKA EKONOMI MATERI ANUITAS DAN NILAI ANUITAS
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase BModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
 
PERAN PERAWAT DALAM PEMERIKSAAN PENUNJANG.pptx
PERAN PERAWAT DALAM PEMERIKSAAN PENUNJANG.pptxPERAN PERAWAT DALAM PEMERIKSAAN PENUNJANG.pptx
PERAN PERAWAT DALAM PEMERIKSAAN PENUNJANG.pptx
 
MODUL P5 KEWIRAUSAHAAN SMAN 2 SLAWI 2023.pptx
MODUL P5 KEWIRAUSAHAAN SMAN 2 SLAWI 2023.pptxMODUL P5 KEWIRAUSAHAAN SMAN 2 SLAWI 2023.pptx
MODUL P5 KEWIRAUSAHAAN SMAN 2 SLAWI 2023.pptx
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING...
PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY &  WAREHOUSING...PELAKSANAAN  + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY &  WAREHOUSING...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING...
 
aksi nyata sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
aksi nyata sosialisasi  Profil Pelajar Pancasila.pdfaksi nyata sosialisasi  Profil Pelajar Pancasila.pdf
aksi nyata sosialisasi Profil Pelajar Pancasila.pdf
 
Keterampilan menyimak kelas bawah tugas UT
Keterampilan menyimak kelas bawah tugas UTKeterampilan menyimak kelas bawah tugas UT
Keterampilan menyimak kelas bawah tugas UT
 
REFLEKSI MANDIRI_Prakarsa Perubahan BAGJA Modul 1.3.pdf
REFLEKSI MANDIRI_Prakarsa Perubahan BAGJA Modul 1.3.pdfREFLEKSI MANDIRI_Prakarsa Perubahan BAGJA Modul 1.3.pdf
REFLEKSI MANDIRI_Prakarsa Perubahan BAGJA Modul 1.3.pdf
 
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptxRefleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
 
Integrasi nasional dalam bingkai bhinneka tunggal ika
Integrasi nasional dalam bingkai bhinneka tunggal ikaIntegrasi nasional dalam bingkai bhinneka tunggal ika
Integrasi nasional dalam bingkai bhinneka tunggal ika
 
PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptxPPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
PPT PERUBAHAN LINGKUNGAN MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X.pptx
 
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdfContoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
 
2 KISI-KISI Ujian Sekolah Dasar mata pelajaranPPKn 2024.pdf
2 KISI-KISI Ujian Sekolah Dasar  mata pelajaranPPKn 2024.pdf2 KISI-KISI Ujian Sekolah Dasar  mata pelajaranPPKn 2024.pdf
2 KISI-KISI Ujian Sekolah Dasar mata pelajaranPPKn 2024.pdf
 
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING M...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING M...PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING M...
PELAKSANAAN + Link-Link MATERI Training_ "Effective INVENTORY & WAREHOUSING M...
 
POWER POINT MODUL 1 PEBI4223 (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
POWER POINT MODUL 1 PEBI4223 (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)POWER POINT MODUL 1 PEBI4223 (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
POWER POINT MODUL 1 PEBI4223 (PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP)
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) &...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) &...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) &...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "PTK 007 Rev-5 Thn 2023 (PENGADAAN) &...
 
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsxvIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
vIDEO kelayakan berita untuk mahasiswa.ppsx
 
Sosialisasi PPDB SulSel tahun 2024 di Sulawesi Selatan
Sosialisasi PPDB SulSel tahun 2024 di Sulawesi SelatanSosialisasi PPDB SulSel tahun 2024 di Sulawesi Selatan
Sosialisasi PPDB SulSel tahun 2024 di Sulawesi Selatan
 
MODUL 1 Pembelajaran Kelas Rangkap-compressed.pdf
MODUL 1 Pembelajaran Kelas Rangkap-compressed.pdfMODUL 1 Pembelajaran Kelas Rangkap-compressed.pdf
MODUL 1 Pembelajaran Kelas Rangkap-compressed.pdf
 
presentasi lembaga negara yang ada di indonesia
presentasi lembaga negara yang ada di indonesiapresentasi lembaga negara yang ada di indonesia
presentasi lembaga negara yang ada di indonesia
 

Mekanisme menelaah proposal penelitian

  • 1. MEKANISME MENELAAH PROPOSAL PENELITIAN (Kiat mereview) Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2012
  • 2. SKIM PENELITIAN DP2M 1. SKIM PENELITIAN DESENTRALISASI (Kompetisi di PT/Kopertis)  Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi  Penelitian Hibah Tim Pascasarjana  Penelitian Hibah Bersaing  Penelitian Fundamental  Hibah Pekerti  Penelitian Disertasi Doktor  Penelitian Dosen Pemula
  • 3. 2. SKIM PENELITIAN HIBAH KOMPETISI NASIONAL (Kompetisi Tingkat Nasional)  Penelitian Unggulan Strategis Nasional  Penelitian Kerjasama LN & Publikasi Int’l.  Penelitian Strategis Nasional  Penelitian Hibah Kompetensi  Riset Andalan PT & Industri
  • 4. HAKIKAT TELAAH PROPOSAL  Dapat diperoleh proposal bermutu  Terbebas dari benturan kepentingan  Diperlukan tim penelaah yang objektif  Diperlukan sistem & skor penilaian  Satu proposal ditelaah lebih dari seorang  Tim penelaah bekerja mandiri & membuat komentar terpadu  Nilai & saran tim penelaah menjadi masukan bagi pengusul  Masukan tim penelaah menjadi pertimbangan bagi Dit. Litabmas  Dit. Litabmas memutuskan pemenang berdasarkan prioritas/ ketersediaan dana
  • 5. PERBEDAAN SKIM PENELITIAN (Terutama Luarannya)  UStranas: Penaggulangan masalah nasional & spin-off  KSLN&PubInt’l: Jejaring kerja sama & publikasi int’l.  Stranas: Penanggulangan masalah nasional  Hikom: Publikasi, buku ajar, HKI (apabila relevan)  Rapid: Kerja sama dgn. industri, menghasilkan produk  PU-PT: Produk teknologi, publikasi, HKI, kebijakan  Hibah Tim Pascasarjana: Disertasi, tesis, publikasi  PHB: Produk (tangible/intangible), HKI (apabila relevan)  Penelitian Fundamental: Publikasi  Hibah Pekerti: Peningkatan kemampuan TPP  Disertasi Doktor: Disertasi, publikasi, lulus tepat waktu
  • 6. SISTEM PENILAIAN PROPOSAL  Menggunakan form penilaian (manual/aplikasi)  Kriteria & Indikator Penilaian  Spesifik untuk setiap skim penelitian, dengan bobot berbeda  Tim penelaah cukup memberi skor setiap kriteria (Misalnya: skor 1, 2, 4, 5) Tidak ada nilai 3 agar tegas memberi penilaian  Nilai = Bobot x Skor (Telah diprogram untuk kalkulasinya)  Lebih lanjut dapat dilihat di Panduan Pelaksana- an Penelitian Dit. Litabmas Edisi VIII 2012
  • 7. No KRITERIA INDIKATOR PENILAIAN BOBOT (%) SKOR NILAI 1 Perumusan Masalah Ketajaman Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian 30 2 Manfaat Hasil Penelitian Pengembangan Ipteks, Pemba- ngunan, dan atau Pengembangan Kelembagaan 20 3 Tinjauan Pustaka Relevansi, Kemutakhiran, dan Penyusunan Daftar Pustaka 15 4 Metode Penelitian Ketepatan Metode yang Digunakan 25 5 Kelayakan Penelitian Kesesuaian Jadwal, Kesesuaian Keahlian Personalia, dan Kewajaran Biaya 10 J U M L A H 100 Skor: 1 = Sangat kurang, 2 = Kurang, 4 = Baik, 5 = Sangat baik Nilai = Bobot x Skor (batas lolos 350) Contoh Sistem Penilaian
  • 8. CONTOH ALASAN PENOLAKAN  Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan tidak jelas  Kontribusi hasil penelitian tidak jelas, kurang spesifik  Pustaka kurang menunjang, tidak relevan, kurang mutakhir, umumnya bukan artikel jurnal ilmiah, penyusunan daftar pustaka kurang baik  Metode kurang tepat & kurang terperinci, langkah penelitian tidak jelas  Kualifikasi tim peneliti kurang, anggaran biaya tidak terperinci atau dinilai terlalu tinggi, kesesuaian jadwal  Lain-lain: Format salah, topik sudah banyak diteliti
  • 9. TAHAP AWAL TELAAH PROPOSAL  Mulailah dengan niat, agar posisi terhormat yang telah diamanahkan, membuat kita dapat berlaku objektif, adil, bijak, & tidak gampang menyalahkan agar terpilih proposal yang bermutu  Baca & pelajari secara cermat Panduan Pelaksanaan Penelitian Edisi VIII 2012 (Fokus pada: syarat tim pengusul, tujuan & luaran, jangka waktu, pagu dana, borang kriteria penilaian & kelengkapan penunjang untuk setiap skema penelitian)  Proposal dapat dikelompokkan berdasar asal PT yang sama, untuk mengetahui adanya keterlibatan seorang peneliti pada lebih dari 1 proposal
  • 10. Lanjutan:  Selanjutnya proposal dapat dikelompokkan berdasar skim penelitian, agar telaah dapat dilakukan secara konsisten  Sebelum telaah aspek substantif, dapat dimulai dengan telaah aspek administratif/kelengkapan proposal (antara lain: legalitas dari institusi, lampiran proposal misalnya jadwal kegiatan, rincian anggaran & justifikasinya, sarana/prasarana penunjang)  Telaah awal proposal dilanjutkan dengan mencermati hal-hal: Level of generality & kebaruan topik penelitian, state of the art kajian, road-map teknologi (apabila ada) & road-map penelitian, kesesuaian keahlian tim dengan topik penelitian, rekam jejak tim peneliti, tingkat prio- ritas topik bagi ilmu pengetahuan & atau pembangunan nasional/regional
  • 11. TELAAH SUBSTANSI PROPOSAL  Sistematika proposal setiap skim sedikit berbeda, namun secara umum mencakup: - Judul Penelitian & Abstrak - Pendahuluan (Latar belakang, Rumusan masalah, Tujuan & Manfaat penelitian) - Kajian Pustaka (Road-map apabila ada) - Metode Penelitian - Jadwal Kegiatan - Daftar Pustaka - Lampiran (Sarana & Prasarana, Anggaran penelitian, Biodata tim peneliti)  Setiap butir tsb harus ditelaah secara cermat, obyektif & taat asas
  • 12. TELAAH JUDUL & ABSTRAK  Judul tidak terlalu panjang, spesifik (tidak general) sesuai dengan research question/ permasalahan, & tidak menimbulkan multitafsir  Abstrak harus ditulis ringkas, namun telah mencakup permasalahan, tujuan & target yang ingin dicapai, serta metode penelitian & rencana kegiatan  Dengan membaca abstrak, secara garis besar sudah dapat dipahami tujuan & kegiatan yang akan dilakukan, serta target yang ingin dicapai
  • 13. TELAAH PENDAHULUAN  Meliputi: Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan penelitian & kontribusinya tidak jelas  Daya ungkap peneliti tentang permasalahan sangat terbatas, lebih banyak “kliping” dari bacaan yang dianggap relevan  Uraian terlalu panjang, tidak langsung pada deskripsi masalah  Masalah yang dirumuskan tidak didukung pustaka/ informasi mutakhir (state of the art)  Perlu ada cara pendekatan penyelesaian masalah  Rumusan masalah tidak harus dengan kalimat tanya
  • 14. Lanjutan:  Cukup 2-3 paragraf, tidak lebih dari 2 halaman, dengan pernyataan-pernyataan yang lugas  Untuk penelitian lanjutan, permasalahan yang terkait hasil penelitian sebelumnya perlu diungkap  Ditulis pernyataan singkat mengenai tujuan, seperti: menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan, menerapkan konsep/dugaan, membuat prototipe  Tidak menggunakan kata “mengetahui”/“memahami”, yang terkesan hanya inventarisasi belaka  Tujuan penelitian harus dapat memberi kesan bahwa akan ada perubahan (implikasi) dari hasil penelitian (Misalnya: perubahan kebijakan/iptek, bukan sekadar informasi baru)
  • 15. TELAAH KAJIAN PUSTAKA  Cermati: kepustakaan kurang menunjang, pustaka tidak relevan & kurang mutakhir, bukan acuan primer  Uraian terlalu ekstensif, banyak teori-teori yang terkesan “hanya kliping”, kurang ada ulasan dari peneliti  Mutu karya ilmiah sangat ditentukan mutu pustaka (acuan primer: artikel jurnal, paten, & disertasi yang relevan 10 tahun terakhir. Buku ajar = acuan sekunder)  Dapat menggambarkan bahwa state of the art dikuasai  Lebih utama persentase keprimeran & kemutakhiran, bukan jumlah pustaka  Tidak mengutip kutipan (misalnya: A dalam B)
  • 16. Lanjutan: Perhatikan untuk pengacuan internet:  Tidak sembarang mengacu  Perhatikan otoritas keilmuan/kepakaran penulis  Tidak semua informasi dari situs internet dapat dipertanggung-jawabkan isinya (tidak semua situs permanen)  Lebih utama/dipilih acuan yang sifatnya cetakan  Lazimnya artikel yang yang telah dipublikasikan, ada keterangan tambahan “nama jurnal” & “terhubung berkala”
  • 17. TELAAH METODE PENELITIAN  Cermati: Metode kurang tepat & tidak rinci tahapannya  Bukan bagian “metodologi penelitian”, tidak perlu ada definisi tentang metode  Metode yang digunakan sudah out of date  Tahapan penelitian tidak dideskripsikan dengan jelas sehingga sulit menjustifikasi jadwal kerja & biaya  Apabila ada sampling, harus ada teknik samplingnya  Cara analisis data harus dijelaskan dengan baik  Untuk penelitian multitahun, harus dijelaskan kegiatan & target/luaran tahunan dalam bentuk bagan alir
  • 18. TELAAH JADWAL KEGIATAN  Cermati: Jadwal tidak sesuai dengan skim penelitian, tidak wajar (misalnya 12 bulan/tahun)  Kegiatan bersifat multitahun (kecuali Penelitian Dosen Pemula; Penelitian Fundamental bisa 1 tahun)  Digambarkan dengan diagram palang  Pelaksanaan kegiatan harus rinci sesuai dengan yang tertera pada Metode Penelitian  Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan wajar (tidak diulur-ulur)  Beberapa kegiatan dapat dilakukan serempak & tidak perlu berurutan (apalagi banyak anggota tim yang terlibat & multidisiplin)
  • 19. TELAAH DAFTAR PUSTAKA  Cermati: Sistem penulisan acuan harus baku  Sistem nama-tahun (Harvard system)  Lazim diguna- kan dalam karya ilmiah; Pada Daftar Pustaka penulis didaftar berdasarkan abjad “nama belakang (nama keluarga)”  Sistem nomor (Vancouver system)  Tidak perlu peng- abjadan, tetapi urutan kemunculan dalam teks  Pustaka yang diacu adalah pustaka yang didaftar (DP)  “Komunikasi pribadi” dengan pakar ditulis di catatan kaki  Cek apabila ada publikasi dari pengusul
  • 20. Lanjutan: Penulisan pustaka di Daftar Pustaka vs di teks: Daftar Pustaka Dalam Teks Rahman, A. 2008 Rahman (2008) Rahman, A., dan Budi, S. 2007 Rahman dan Budi (2007) Rahman, A., Budi, S., dan Rahman et al. (2009) Abduh, M. 2009. Tujuan pembuatan daftar:  Memudahkan pembaca untuk penelusuran kembali  Sarana pengindeksan nama penulis
  • 21. TELAAH RENCANA ANGGARAN  Rincian anggaran per tahun (untuk 2-3 tahun)  Pagu Rp10 juta sampai Rp1 miliar/tahun  Harga wajar, ada justifikasi & tidak melebihi pagu  Harus sesuai dengan tahap kegiatan yang direncanakan  Rincian komponen: - Bahan habis (bahan kimia, komponen elektronik) - Peralatan = rakitan percobaan (tidak untuk alat induk) - Peralatan utama di laboratorium agar disebutkan - Perjalanan (seminar, analisis sampel ke lembaga lain) - Gaji/Upah (tidak untuk tenaga ahli di luar tim) - Lain-lain (administrasi, komunikasi, pendaftaran paten, biaya publikasi, dokumentasi)
  • 22. TELAAH BIODATA TIM PENELITI  Cermati: kelayakan peneliti kurang ditinjau dari kualifikasi tim  Rekam jejak penelitian kurang/tidak relevan dengan topik yang akan dikerjakan  Cek nama, kualifikasi, jabatan pengusul & tanda tangan  Butir penting biodata: riwayat pendidikan, pengalaman penelitian (terutama yang kompetitif), pengalaman publikasi (terutama berkala nasional terakreditasi/ bereputasi internasional)  Cek apakah penelitian yang pernah dilakukan berakhir dengan publkasi pada tahun-tahun berikutnya  Cek apakah pengusul konsisten pada minat penelitian- nya (bukan “kutu loncat”)
  • 23. TELAAH LAIN-LAIN  Proposal belum mengikuti format sesuai skim penelitian  Peneliti pemula yang tidak memenuhi persyaratan untuk skim penelitian tertentu  Masalah penelitian sudah banyak diteliti (tidak ada unsur kebaruan/novelty)  Permasalahan kurang relevan dengan bidang ilmu peneliti  Untuk skim penelitian lanjut (misalnya: PHB, Stranas, Rapid, Unggulan Stranas), kegiatan inventarisasi/ identifikasi kurang layak/bukan prioritas  Cek adanya sarana & prasarana penunjang (milik PT) sehingga tidak perlu ada biaya sewa (bentuk sharing PT)
  • 24. Lanjutan:  Penelitian yang ada sumber dana selain dari Dit. Litabmas, dapat mempunyai nilai tambah  Komentar dapat diberikan (secara naratif) bagi bab yang dinilai rendah  Komentar harus spesifik & jelas, tidak bermakna ganda (berlaku bagi keunggulan/kelemahan proposal)  Segi kebahasaan perlu diperhatikan (misalnya: kaidah ejaan, istilah, kalimat & paragraf yang terlalu panjang, tanda baca dsb.)  mencerminkan pengalaman publikasi di masa lalu  Telaah, penilaian & komentar tim reviewer, merupakan rekomendasi bagi Dit. Litabmas untuk memutuskan proposal yang layak didanai berdasarkan prioritas