Teknik Penyusunan Kompetensi

B
Bukik PsikologiCTO em Indonesia Bercerita
Teknik Penyusunan
Model Kompetensi
       Budi Setiawan - http://bukik.org
Orientasi Singkat
seberapa penting
workshop ini bagi anda?
seberapa penting
  workshop ini bagi anda?

  1      2      3      4      5      6      7      8      9      10
 tidak                                                     sangat
penting                                                    penting
Apa itu Kompetensi? (15’)
Apa itu Model Kompetensi? (30’ plus 30’)
    Bagaimana Tahapan Menyusun Model
                      Kompetensi? (15’)
       Bagaimana Mengembangkan Model
             Kompetensi? (45’ plus 105’)
Mampu melakukan
penggalian data untuk
pengembangan model
kompetensi
                  Desainer Asesment Centre
                  Periset Model Kompetensi
                  Analisis    Asesor
                V Pewawancara Kompetensi
Norma Belajar

• Nikmatilah seluruh sesi
• Ciptakan suasana nyaman buat diri sendiri
  dan orang lain
• Belajarlah dari pengalaman semua orang di
  ruangan ini
• Hukum dua kaki, kelola diri sendiri, buatlah
  berguna
Apa itu
Kompetensi?
Kisah 2 Perusahaan




      VS
Jawa Pos
Apa implikasinya
terhadap SDM?
Organization


    Kuadran I: Core               Kuadran II:
    Competencies &               Core Values &
T     Capabilities                 Priorities    H
o                                                u
o                     Customer                   m
l     Kuadran III:             Kuadran IV :      a
s      Technical             Performance Skill   n
      Knowledge              & Competencies
      & Job Skill


                     Individu
A Competency is an underlying
characteristic of a person which enables
him /her to deliver superior performance
in a given job, role or a situation.
KNOWLEDGE
                  Relates to information
                    Cognitive Domain




   Set of                                    Attribute
  SKILLS                                    Relates to
                                            qualitative
Relates to the
                                              aspects
ability to do,
                                             personal
  Physical
                                           Characteristics
  domain         COMPETENCY                   or traits




                      Outstanding
                    Performance of
                    tasks or activities
Kompetensi
                      Pengembangan



Kompetensi
Fungsional


        Kompetensi
         Manajerial


             Kompetensi Generik
Apa itu
Model Kompetensi?
A competency model is a valid, observable,
and measurable list of the knowledge, skills,
and attributes demonstrated through
behavior that results in outstanding
performance in a particular work context.
Typically
     a competency
    model includes

1. Competency titles
2. Definitions of those titles
3. Key Behaviour indicators
   /Grading
Contoh Model 1


Analysis
Melakukan identifikasi dan memahami isu-isu,
permasalahan, dan peluang; membandingkan data serta
informasi yang relevan dari berbagai sumber untuk
mendapatkan gambaran kesimpulan; menggunakan
pendekatan yang efektif untuk mendapatkan alternatif
tindakan atau mengembangkan alternatif solusi yang
memadai.
Perilaku Utama
•   Mengidentifikasikan isu-isu, permasalahan, dan
    kesempatan – Mengenali isu-isu, permasalahan, atau peluang-
    peluang yang mungkin ada dan menentukan kemungkinan tindakan
    yang dibutuhkan.
•   Mengumpulkan informasi – Mengidentifikasikan kebutuhan
    dan mengumpulkan informasi untuk mendapatkan pemahaman
    yang lebih baik atas isu, permasalahan, dan peluang yang ada.
•   Menginterpretasikan informasi – Mengintegrasikan
    informasi dari berbagai sumber yang berbeda; mengenali tren,
    kesamaan, dan/atau hubungan sebab akibat dari setiap informasi
    yang ditemukan.
•   Mengembangkan alternatif-alternatif – Menciptakan
    pilihan-pilihan yang relevan sesuai dengan permasalahan atau
    peluang serta berupaya mendapatkan keluaran hasil akhir yang
    diinginkan.
Contoh Model 2

Analytical Thinking
Analytical Thinking is understanding a situation by
breaking it apart into smaller pieces, or tracing the
implications of a situation in a step-by-step causal way.
Analytical thinking includes organizing the parts of a
problem or situation in a systematic way; making
systematic comparisons of different features or
aspects; setting priorities on a rational basis; identifying
time sequences, causal relationships or If Then
relationships.
Level                            Behavioral Description
 A. COMPLEXITY OF ANALYSIS
A. 0 Not Applicable or None. Does each thing as it comes up, responds to immediate
     needs or requests; or work is organized by someone else.
A. 1 Breaks Down Problems. Breaks problem into simple list of tasks or activities.
A. 2 Sees Basic Relationships. Analyzes relationship among a few parts of a problem
     or situation. Makes simple causal links (A causes B) or pro-and-con decisions.
     Sets priorities for tasks in order of importance.
A. 3 Sees Multiple Relationships. Analyzes relationship among several parts of a
     problem or situation. Breaks down a complex task into manageable parts in a
     systematic way. Recognizes several likely causes or events, or several
     consequences of actions. Generally anticipates obstacles and thinks ahead about
     next steps.
A. 4 Makes Complex Plans or Analyses. Systematically breaks down a complex
     problem or process into component parts. Uses several techniques to break
     apart complex problem to reach a solution; or makes a long chains of causal
     connections.
A. 5 Makes Very Complex Plans or Analyses. Systematically breaks multidimensional
     problems or processes into component parts; or uses several analytical
     techniques to identify several solutions and weighs the value of each.
A. 6 Makes Extremely Complex Plans or Analyses. Organizes, sequences, and analyzes
     extremely complex interdependent systems.
Level                           Behavioral Description
 B      SIZE OF PROBLEM ADDRESSED

B.1 Concerns One or Two People’s Performances.
B.2 Concerns a Small Work Unit. Or concerns a moderate-size scale, or one aspect
    of a larger unit’s performance.
B.3 Concerns an Ongoing Problem. May involve a moderate-size work unit, several
    sales, or a very large sale.
B.4 Concerns Overall Performance. Involves performance of a major division of a
    large company or of an entire small-size company.
B.5 Concerns Long-Term Performance. Relates to a major division or entire
    company in a complex environment (economic or demographic changes, major
    improvements, etc.).
Aplikasi
Model Kompetensi
                             nd




                                   Pe ana
                           a
                         nt




                                     rfo gem
                                   M
                        e n




                                        rm e
                     itm ctio
                   ru le




                                          an nt
                 ec se




                                            ce
                R


                          Competency
                            Model
                        & nt
                      ng me




                                             C om
                    ni op
                  ai el




                                       p en
                Tr ev




                                   sa
                  D




                                     ti on
Exercise
• Kenali dan kelompokkan indikator perilaku
  menjadi suatu kategori
• Pasangkan setiap kategori dengan   setiap
  pengertian kompetensi
• Pilih nama kompetensi yang sesuai
• Pilihlah untuk setiap set kompetensi (nama,
  pengertian, indikator perilaku) dalam
  cluster yang sesuai
Kita Cari
Tahu Yuk!?
Bagaimana Tahapan Menyusun
        Model Kompetensi?
DATA PRIMER          DATA SEKUNDER
 DATA ORGANISASI
                            BEI, Expert Panel, FGD,    Proses Bisnis, Job
Visi-Misi, Strategi,Value
                                   AI Summit                Profile


                                DESAIN
                            MODEL KOMPETENSI


       CODING                 KATEGORISASI                NAMING

                    GRADING                  CLUSTERING



                                VALIDASI
                            MODEL KOMPETENSI
Bagaimana Mengembangkan
       Model Kompetensi?
Repertory Grid
     Interview
Behavioral Event
      Interview
    Appreciative
 Inquiry Summit
Dimensi          RGI              BEI         AI Summit


             Menemukan indikator perilaku yang berdampak
  Tujuan
                   menghasilkan kinerja superior

                Perilaku         Perilaku        Cerita
  Fokus         Individu         Individu      Pengalaman
                Superior         Superior        Terbaik
               Pemahaman
                               Pemahaman      Konsensus dan
Keunggulan   mendalam. Ada
                                mendalam        Komitmen
             patokan grading
                                              Butuh waktu
              Butuh adanya     Butuh adanya
Kelemahan                                      pertemuan
                 validasi         validasi
                                                bersama
Repertory Grid
          Interview

Teknik yang dikembangkan oleh George Kelly
untuk memahami konstruk yang digunakan
seseorang dalam mengantisipasi kejadian, orang
atau obyek
Contoh Output RGI
        Pole Construct               Contrast Construct

Identifikasi berbagai alternatif
                                  Menyusun solusi yang sesuai
solusi dari yang biasa sampai
                                      dengan persoalan
yang paling gila
                              Mengatakan gagal ketika sudah
   Menggunakan cara yang
                              mencoba sebuah cara mencapai
berbeda agar target terpenuhi
                                         target
 Mengajukan pertanyaan untuk
                                  Memberikan instruksi tugas
   mengetahui pemahaman
                                     kepada bawahan
          bawahan
Komponen Utama
• Elemen yang didefinisikan sebagai wilayah
  penyelidikan (the areas of investigation)
• Konstruk adalah cara seseorang untuk
  mengelompokkan dan membedakan antar
  elemen-elemen
• Mekanisme Keterkaitan (linking mechanism)
  adalah skala rating yang menunjukkan
  bagiamana tiap elemen dinilai dalam setiap
  konstruk
Tahapan Penggalian
• Identifikasi pekerjaan, output dan tahapan
    pengerjaannya
•   Jadikan tahap pengerjaan sebagai elemen
    (tulis di kertas metaplan)
•   Ajukan pertanyaan triadic yang melibatkan
    3 elemen
•   Lakukan pendalaman dengan teknik
    laddering up atau laddering down
•   Mintalah partisipan untuk memberi rating
    pada setiap konstruk yang dihasilkan
Pertanyaan Triadic
• Pertanyaan yang mencari kesamaan dua hal
  yang membedakan dengan hal ketiga
• Contoh:
  Apa persamaan antara agus dan edi yang
  membuat mereka berdua berbeda dari eko?

  Apa perbedaan antara agus dan edi dengan
  eko?
RGI Exercise

Galilah elemen dan konstruk dari salah satu
pekerjaan berikut ini:
• Menyusun makalah ilmiah
• Melakukan presentasi
Behavioural Event
                    Interview

Wawancara yang bertujuan mendapatkan
indikator perilaku dari kejadian kritikal dalam
mengerjakan suatu pekerjaan.
Contoh Output BEI
Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus.
Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang
diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami
dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala
nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali
urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami
netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di
akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap?
Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour
dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami,
apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja
keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan
terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan.
Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya,
konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri
apio. Wah senangnya......
Komponen Utama

• Kejadian Kritikal
• Pertanyaan BEI
• Pencatatan Terstruktur (STAR, SPIN, ABC)
Tahapan

• Identifikasi pekerjaan, output dan tahapan
    pengerjaannya
•   Identifikasi kejadian kritikal
•   Ungkap kejadian kritikal dengan pertanyaan
    BEI
•   Pendalaman dengan teknik SPIN (atau STAR
    atau ABC)
Pertanyaan BEI

• Pertanyaan yang mengungkap cerita suatu
  kejadian kritikal
• Contoh:
  Ingatlah seluruh aktivitas kerja atau kuliah
  yang pernah anda lakukan. Bisakah anda
  ceritakan sebuah aktivitas yang membuat
  anda mencurahkan seluruh energi untuk
  menyelesaikannya? Bagaimana kejadiannya?
SPIN MODEL
• Situation yang berisi tugas dan tantangan
  yang pernah dihadapi partisipan
• Person yaitu orang atau aktor yang terlibat
  dalam situasi tersebut
• Inter-Action yaitu tindakan partisipan
  beserta timbal balik dari orang atau aktor
  yang berada dalam situasi tersebut
• eNding  yaitu akhir dari situasi tersebut
  yang meliputi hasil dan suasana akhir.
Exercise BEI
Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus.
Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang
diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami
dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala
nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali
urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami
netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di
akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap?
Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour
dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami,
apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja
keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan
terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan.
Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya,
konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri
apio. Wah senangnya......
Contoh Output BEI
Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus.
Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang
diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami
dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala
nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali
urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami
netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di
akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap?
Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour
dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami,
apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja
keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan
terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan.
Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya,
konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri
apio. Wah senangnya......
BEI exercise

Gali dan carilah SPIN sebanyak mungkin dengan
menggunakan pertanyaan ini

“Bisakah anda ceritakan pengalaman anda dalam
melakukan presentasi yang mengesankan?”
Laddering Up/Down
     (Presentasi)
• Meyakinkan



               • Tersenyum
                 kepada semua
                 orang
Appreciative Inquiry
                Summit
The Appreciative Inquiry Summit (AI
Summit) adalah sebuah metodologi yang
didesain oleh Diana Whitney dan David L.
Cooperrider untuk perubahan positif
keseluruhan sistem organisasi/komunitas.
Dalam AI Summit, berbagai stakeholder
berkumpul dan berdialog untuk mendesain
perubahan positif.
Komponen Utama

• Pertanyaan Apresiatif
• Dialog
• Cerita Pengalaman Terbaik
• Analisis data kolaboratif
Tahapan
• Identifikasi partisipan summit
• Identifikasi topik afirmatif
• Identifikasi cerita pengalaman terbaik untuk
  menemukan kompetensi yang telah ada
• Identifikasi tantangan dan pengembangan
  organisasi di masa depan untuk menemukan
  kompetensi yang akan dibutuhkan
• Mendesain model kompetensi
• Membangun konsensus model kompetensi
Perusahaan Perkebunan
Latar Belakang
 Needs:                           Tantangan:
 • Merumuskan bersama profil       • Peserta : 100 Manajer Kebun
   manajer kebun guna               Senior
   menyongsong tantangan baru
                                  • Perkiraan kendala: Keterbukaan,
   dunia agri-bisnis; termasuk
                                    komunikasi dan berpikir
   kemungkinan ekstensifikasi
                                    konseptual
   plant dilokasi baru.
 • Mendapatkan komitmen mereka
   pengembangan diri untuk
   mencapai profil manajer kebun
   masa depan
Perusahaan Perkebunan
Program Appreciative Inquiry
 Kunci Sukses:                    Hasil:
 • Komitmen dari manajemen        • Peserta terlibat aktif menyusun
   puncak                           “profil pemimpin masa depan”,
 • Keterlibatan beberapa senior     termasuk langkah
   manajer dalam proses kerja       pencapaiannya
   kelompok                       • “Core competency &
 • Kesungguhan organisasi:          competency dictionary” manajer
   Membolehkan seluruh manajer      kebun.
   meninggalkan area kerjanya,    • Tahun ke-2, core competency
   secara bersamaan                 diperkenalkan dan dibuat
                                    program pengembangannya
Exercise

• Bentuk kelompok berempat atau berenam
• Beri nama kelompok
• Setiap kelompok diharapkan mendesain
  model kompetensi dari mahasiswa unggulan
Dialogkan
• Semua mahasiswa pernah mengalami saat-saat
  puncak, ketika anda merasa begitu bangga menjadi
  seorang mahasiswa. Bisakah anda ceritakan
  pengalaman anda ketika merasa begitu bangga
  menjadi mahasiswa?
• Apa dua capaian mengesankan yang telah anda capai
  sebagai seorang mahasiswa selama ini? Bagaimana
  cerita pencapaiannya?
• Dari seluruh pengalaman itu, apa kekuatan yang anda
  gunakan? Apa kebiasaan positif yang terbangun?
Dialogkan
• Setelah lulus, setiap mahasiswa akan menghadapi
  dunia nyata. Sebuah dunia global yang menawarkan
  tantangan dan kesempatan mengembangkan diri.
  Setiap lulusan diharapkan dapat mengatasi tantangan
  dan kesempatan tersebut. Apa saja tantangan yang
  akan dihadapi lulusan? Apa saja kesempatan
  pengembangan diri yang dihadapi lulusan?
• Bagaimana seorang mahasiswa dapat mengatasi
  tantangan dan mengoptimalkan kesempatan belajar
  setelah menyelesaikan kuliah? Apa tindakan dan
  kebiasaan yang harus dibangun selama kuliah?
Dialogkan

• Setiap kelompok silahkan memilih: pohon, orang,
  makanan, mobil
• Gunakan obyek kelompok untuk melukiskan
  bagaimana profil ideal mahasiswa unggul fakultas
  psikologi Universitas Diponegoro
• Presentasikan karya kelompok anda
ANALISIS DATA
• KODING. Identifikasi indikator perilaku
    yang relevan dan observable
•   KATEGORISASI. Kelompokan indikator
    perilaku yang mempunyai kesamaan
•   NAMING. Beri nama dan susun pengertian
•   GRADING. Buatlah rentang tingkat
    kompetensi
•   CLUSTERING. Identifikasi cluster yang bisa
    ditempati oleh setiap kompetensi
TERIMA
 KASIH
TERIMA
 KASIH
1 de 58

Recomendados

Penyusunan kamus kompetensi I telp 0813801.63185 por
Penyusunan kamus kompetensi I telp 0813801.63185Penyusunan kamus kompetensi I telp 0813801.63185
Penyusunan kamus kompetensi I telp 0813801.63185DP Konsultan
7K visualizações11 slides
Konsepsi Assessment Center por
Konsepsi Assessment CenterKonsepsi Assessment Center
Konsepsi Assessment CenterKrismiyati Tasrin
22K visualizações45 slides
Assessment centre por
Assessment centreAssessment centre
Assessment centrekehedsiah
1.9K visualizações21 slides
Menilai Kompetensi dengan Metode Assessment Center por
Menilai Kompetensi dengan Metode Assessment CenterMenilai Kompetensi dengan Metode Assessment Center
Menilai Kompetensi dengan Metode Assessment CenterYodhia Antariksa
240.2K visualizações11 slides
Cara Menyusun HR Strategy dan HR Program por
Cara Menyusun HR Strategy dan HR ProgramCara Menyusun HR Strategy dan HR Program
Cara Menyusun HR Strategy dan HR ProgramYodhia Antariksa
247.8K visualizações11 slides
Manajemen SDM Berbasis Kompetensi por
Manajemen SDM Berbasis KompetensiManajemen SDM Berbasis Kompetensi
Manajemen SDM Berbasis KompetensiYodhia Antariksa
251.1K visualizações13 slides

Mais conteúdo relacionado

Mais procurados

HR People Development por
HR People Development HR People Development
HR People Development Yuda Mahendra Asmara
6.1K visualizações15 slides
Hr Scorecard por
Hr ScorecardHr Scorecard
Hr ScorecardYodhia Antariksa
227.3K visualizações8 slides
Performance Management (Sigit) por
Performance Management  (Sigit)Performance Management  (Sigit)
Performance Management (Sigit)Sigit Iskandar
9.6K visualizações47 slides
assessment center por
assessment centerassessment center
assessment centerSeta Wicaksana
6.6K visualizações25 slides
Developing matrix competency por
Developing matrix competencyDeveloping matrix competency
Developing matrix competencyP. Dibyagung
20.3K visualizações24 slides
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy por
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy  Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy Yodhia Antariksa
249.6K visualizações11 slides

Mais procurados(20)

HR People Development por Yuda Mahendra Asmara
HR People Development HR People Development
HR People Development
Yuda Mahendra Asmara6.1K visualizações
Hr Scorecard por Yodhia Antariksa
Hr ScorecardHr Scorecard
Hr Scorecard
Yodhia Antariksa227.3K visualizações
Performance Management (Sigit) por Sigit Iskandar
Performance Management  (Sigit)Performance Management  (Sigit)
Performance Management (Sigit)
Sigit Iskandar9.6K visualizações
assessment center por Seta Wicaksana
assessment centerassessment center
assessment center
Seta Wicaksana6.6K visualizações
Developing matrix competency por P. Dibyagung
Developing matrix competencyDeveloping matrix competency
Developing matrix competency
P. Dibyagung20.3K visualizações
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy por Yodhia Antariksa
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy  Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy
Cara Menyusun Sistem Talent management and Strategy
Yodhia Antariksa249.6K visualizações
Diagnosing Organizational Effectiveness por Yodhia Antariksa
Diagnosing Organizational EffectivenessDiagnosing Organizational Effectiveness
Diagnosing Organizational Effectiveness
Yodhia Antariksa225.7K visualizações
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan por Yodhia Antariksa
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja KaryawanContoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Contoh Performance appraisal - Penilaian Kinerja Karyawan
Yodhia Antariksa223.2K visualizações
KPI Manajer SDM - KPI HR Manager por Yodhia Antariksa
KPI Manajer SDM - KPI HR ManagerKPI Manajer SDM - KPI HR Manager
KPI Manajer SDM - KPI HR Manager
Yodhia Antariksa20.8K visualizações
Menyusun Pengukuran Kinerja (KPI) Individu _Training BALANCED SCORECARD por Kanaidi ken
Menyusun Pengukuran Kinerja (KPI) Individu _Training BALANCED SCORECARDMenyusun Pengukuran Kinerja (KPI) Individu _Training BALANCED SCORECARD
Menyusun Pengukuran Kinerja (KPI) Individu _Training BALANCED SCORECARD
Kanaidi ken347 visualizações
Training and development por Seta Wicaksana
Training and developmentTraining and development
Training and development
Seta Wicaksana2.6K visualizações
kepemimpinan leadership por Hendie Cahya Maladewa
kepemimpinan leadershipkepemimpinan leadership
kepemimpinan leadership
Hendie Cahya Maladewa12.1K visualizações
Materi Training Leadership Skills por Yodhia Antariksa
Materi Training Leadership SkillsMateri Training Leadership Skills
Materi Training Leadership Skills
Yodhia Antariksa76.2K visualizações
perencanaan & pengembangan karir por Wisnu G P
perencanaan & pengembangan karirperencanaan & pengembangan karir
perencanaan & pengembangan karir
Wisnu G P4.7K visualizações
Key performance indicators-Presentasi Perencanaan Strategis por Rahmat Taufiq Sigit
Key performance indicators-Presentasi Perencanaan StrategisKey performance indicators-Presentasi Perencanaan Strategis
Key performance indicators-Presentasi Perencanaan Strategis
Rahmat Taufiq Sigit21K visualizações
JOB ANALYSIS & JOB DESCRIPTION por Husna Sholihah
JOB ANALYSIS & JOB DESCRIPTIONJOB ANALYSIS & JOB DESCRIPTION
JOB ANALYSIS & JOB DESCRIPTION
Husna Sholihah4.9K visualizações

Destaque

Standar Kompetensi Jabatan Fungsional por
Standar Kompetensi Jabatan FungsionalStandar Kompetensi Jabatan Fungsional
Standar Kompetensi Jabatan FungsionalTri Widodo W. UTOMO
6.7K visualizações17 slides
Assessment individu berdasarkan kompetensi por
Assessment individu berdasarkan kompetensiAssessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensipracoyo cipto nugroho
46.8K visualizações16 slides
Soal uji kompetensi por
Soal uji kompetensiSoal uji kompetensi
Soal uji kompetensiPatta Ula
196.1K visualizações11 slides
MODEL KOMPETENSI por
MODEL KOMPETENSIMODEL KOMPETENSI
MODEL KOMPETENSILala Aliron
8.2K visualizações8 slides
Pertanyaan umum dalam wawancara por
Pertanyaan umum dalam wawancaraPertanyaan umum dalam wawancara
Pertanyaan umum dalam wawancaraukimsukiman
286.9K visualizações10 slides
Latihan psikotes por
Latihan psikotesLatihan psikotes
Latihan psikotesgino tugino
34.6K visualizações10 slides

Destaque(7)

Standar Kompetensi Jabatan Fungsional por Tri Widodo W. UTOMO
Standar Kompetensi Jabatan FungsionalStandar Kompetensi Jabatan Fungsional
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional
Tri Widodo W. UTOMO6.7K visualizações
Assessment individu berdasarkan kompetensi por pracoyo cipto nugroho
Assessment individu berdasarkan kompetensiAssessment individu berdasarkan kompetensi
Assessment individu berdasarkan kompetensi
pracoyo cipto nugroho46.8K visualizações
Soal uji kompetensi por Patta Ula
Soal uji kompetensiSoal uji kompetensi
Soal uji kompetensi
Patta Ula196.1K visualizações
MODEL KOMPETENSI por Lala Aliron
MODEL KOMPETENSIMODEL KOMPETENSI
MODEL KOMPETENSI
Lala Aliron8.2K visualizações
Pertanyaan umum dalam wawancara por ukimsukiman
Pertanyaan umum dalam wawancaraPertanyaan umum dalam wawancara
Pertanyaan umum dalam wawancara
ukimsukiman286.9K visualizações
Latihan psikotes por gino tugino
Latihan psikotesLatihan psikotes
Latihan psikotes
gino tugino34.6K visualizações
Download soal psikotes dan jawabannya por EbookSoal Psikotes
Download soal psikotes dan jawabannyaDownload soal psikotes dan jawabannya
Download soal psikotes dan jawabannya
EbookSoal Psikotes159.7K visualizações

Similar a Teknik Penyusunan Kompetensi

Penerapan dan penilaian sip por
Penerapan dan penilaian sipPenerapan dan penilaian sip
Penerapan dan penilaian sipDedi Prasetiawan
971 visualizações41 slides
Pelatihan Teknik Penyusunan Model Kompetensi por
Pelatihan Teknik Penyusunan Model KompetensiPelatihan Teknik Penyusunan Model Kompetensi
Pelatihan Teknik Penyusunan Model KompetensiShobrie Hardhi, SE, CFA, CLA, CPHR, CPTr.
1.2K visualizações52 slides
Dd modeling competency final por
Dd modeling competency finalDd modeling competency final
Dd modeling competency finalBiyah Djauhar
1.5K visualizações53 slides
Teknik penyusunan kompetensi por
Teknik penyusunan kompetensiTeknik penyusunan kompetensi
Teknik penyusunan kompetensiBukik Setiawan
767 visualizações56 slides
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_rev por
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_revPola penyusunan skkni-lamp kep227_rev
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_revRuky Dwinarputra
1.7K visualizações8 slides
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDM por
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDMKuliah VIII-IX: Pengembangan SDM
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDMDadang Iskandar
2.3K visualizações20 slides

Similar a Teknik Penyusunan Kompetensi(20)

Penerapan dan penilaian sip por Dedi Prasetiawan
Penerapan dan penilaian sipPenerapan dan penilaian sip
Penerapan dan penilaian sip
Dedi Prasetiawan971 visualizações
Dd modeling competency final por Biyah Djauhar
Dd modeling competency finalDd modeling competency final
Dd modeling competency final
Biyah Djauhar1.5K visualizações
Teknik penyusunan kompetensi por Bukik Setiawan
Teknik penyusunan kompetensiTeknik penyusunan kompetensi
Teknik penyusunan kompetensi
Bukik Setiawan767 visualizações
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_rev por Ruky Dwinarputra
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_revPola penyusunan skkni-lamp kep227_rev
Pola penyusunan skkni-lamp kep227_rev
Ruky Dwinarputra1.7K visualizações
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDM por Dadang Iskandar
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDMKuliah VIII-IX: Pengembangan SDM
Kuliah VIII-IX: Pengembangan SDM
Dadang Iskandar2.3K visualizações
Seri 4 webinar merumuskan model dan identifikasi kompetensi -11 sept 2020_dad... por Dadang Budiaji
Seri 4 webinar merumuskan model dan identifikasi kompetensi -11 sept 2020_dad...Seri 4 webinar merumuskan model dan identifikasi kompetensi -11 sept 2020_dad...
Seri 4 webinar merumuskan model dan identifikasi kompetensi -11 sept 2020_dad...
Dadang Budiaji142 visualizações
Create More Effective Training por Moch Kurniawan
Create More Effective TrainingCreate More Effective Training
Create More Effective Training
Moch Kurniawan1.9K visualizações
kecakapankerja.pdf por Fajar Baskoro
kecakapankerja.pdfkecakapankerja.pdf
kecakapankerja.pdf
Fajar Baskoro19 visualizações
Gaya manajemen shop floor por Sofyan Nardi Saputra
Gaya manajemen shop floorGaya manajemen shop floor
Gaya manajemen shop floor
Sofyan Nardi Saputra3.1K visualizações
sdm berdasarkan-kompetensi por kehedsiah
sdm berdasarkan-kompetensisdm berdasarkan-kompetensi
sdm berdasarkan-kompetensi
kehedsiah5K visualizações
Diklat Berbasis Kompetensi por Igor Wijaya
Diklat Berbasis KompetensiDiklat Berbasis Kompetensi
Diklat Berbasis Kompetensi
Igor Wijaya3.4K visualizações
Assessment & Recruitment Management.pptx por agushermawan702359
Assessment & Recruitment Management.pptxAssessment & Recruitment Management.pptx
Assessment & Recruitment Management.pptx
agushermawan7023594 visualizações
Topik 9 kemahiran pengurusan por epolbahari
Topik 9 kemahiran pengurusanTopik 9 kemahiran pengurusan
Topik 9 kemahiran pengurusan
epolbahari6.2K visualizações
Performance measurement por Asti Aulia
Performance measurementPerformance measurement
Performance measurement
Asti Aulia18 visualizações
Frame work evkikomp-rizka(11150325)-7 c-msdm por IlaNursilah
Frame work evkikomp-rizka(11150325)-7 c-msdmFrame work evkikomp-rizka(11150325)-7 c-msdm
Frame work evkikomp-rizka(11150325)-7 c-msdm
IlaNursilah43 visualizações
Merencenakan dan Mengorganisasikan Kerja Individu por Fenny R
Merencenakan dan Mengorganisasikan Kerja IndividuMerencenakan dan Mengorganisasikan Kerja Individu
Merencenakan dan Mengorganisasikan Kerja Individu
Fenny R204 visualizações

Mais de Bukik Psikologi

Workshop Appreciative Coaching por
Workshop Appreciative CoachingWorkshop Appreciative Coaching
Workshop Appreciative CoachingBukik Psikologi
527 visualizações1 slide
Poster SL MPPO 2 por
Poster SL MPPO 2Poster SL MPPO 2
Poster SL MPPO 2Bukik Psikologi
330 visualizações1 slide
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi) por
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)Bukik Psikologi
534 visualizações24 slides
Iklan MPPO Garuda por
Iklan MPPO GarudaIklan MPPO Garuda
Iklan MPPO GarudaBukik Psikologi
244 visualizações1 slide
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative Indonesia por
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative IndonesiaDesign Thinking: Key Factor of The Rising of Creative Indonesia
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative IndonesiaBukik Psikologi
2.5K visualizações10 slides
Proposal Indiepreneurship por
Proposal IndiepreneurshipProposal Indiepreneurship
Proposal IndiepreneurshipBukik Psikologi
1.9K visualizações12 slides

Mais de Bukik Psikologi(10)

Workshop Appreciative Coaching por Bukik Psikologi
Workshop Appreciative CoachingWorkshop Appreciative Coaching
Workshop Appreciative Coaching
Bukik Psikologi527 visualizações
Poster SL MPPO 2 por Bukik Psikologi
Poster SL MPPO 2Poster SL MPPO 2
Poster SL MPPO 2
Bukik Psikologi330 visualizações
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi) por Bukik Psikologi
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)
Katalog MPPO (Magister Perubahan dan Pengembangan Organisasi)
Bukik Psikologi534 visualizações
Iklan MPPO Garuda por Bukik Psikologi
Iklan MPPO GarudaIklan MPPO Garuda
Iklan MPPO Garuda
Bukik Psikologi244 visualizações
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative Indonesia por Bukik Psikologi
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative IndonesiaDesign Thinking: Key Factor of The Rising of Creative Indonesia
Design Thinking: Key Factor of The Rising of Creative Indonesia
Bukik Psikologi2.5K visualizações
Proposal Indiepreneurship por Bukik Psikologi
Proposal IndiepreneurshipProposal Indiepreneurship
Proposal Indiepreneurship
Bukik Psikologi1.9K visualizações
The Rising of Creative Indonesia por Bukik Psikologi
The Rising of Creative IndonesiaThe Rising of Creative Indonesia
The Rising of Creative Indonesia
Bukik Psikologi403 visualizações
Press Release Rci 1 por Bukik Psikologi
Press Release Rci 1Press Release Rci 1
Press Release Rci 1
Bukik Psikologi418 visualizações
The Rising of Creative Indonesia por Bukik Psikologi
The Rising of Creative IndonesiaThe Rising of Creative Indonesia
The Rising of Creative Indonesia
Bukik Psikologi525 visualizações
The Rising of Creative Indonesia por Bukik Psikologi
The Rising of Creative IndonesiaThe Rising of Creative Indonesia
The Rising of Creative Indonesia
Bukik Psikologi727 visualizações

Último

jon4d.pdf por
jon4d.pdfjon4d.pdf
jon4d.pdfHaseebBashir5
5 visualizações1 slide
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptx por
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptxLATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptx
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptxrois04880
6 visualizações9 slides
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management) por
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)Seta Wicaksana
8 visualizações42 slides
KatalogSlot365 por
KatalogSlot365KatalogSlot365
KatalogSlot365robertmwilsonrober
9 visualizações1 slide
Sarung mangga.pdf por
Sarung mangga.pdfSarung mangga.pdf
Sarung mangga.pdfseobacklink5
6 visualizações1 slide
Jenis-jenis Budaya Organisasi por
Jenis-jenis Budaya OrganisasiJenis-jenis Budaya Organisasi
Jenis-jenis Budaya OrganisasiMira Veranita
9 visualizações24 slides

Último(6)

jon4d.pdf por HaseebBashir5
jon4d.pdfjon4d.pdf
jon4d.pdf
HaseebBashir55 visualizações
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptx por rois04880
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptxLATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptx
LATIHAN7 PPT_Roq'is syah swarna dwiva_E1G022071.pptx
rois048806 visualizações
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management) por Seta Wicaksana
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)
SMART dalam Mengelola Proyek (Project Management)
Seta Wicaksana8 visualizações
Sarung mangga.pdf por seobacklink5
Sarung mangga.pdfSarung mangga.pdf
Sarung mangga.pdf
seobacklink56 visualizações
Jenis-jenis Budaya Organisasi por Mira Veranita
Jenis-jenis Budaya OrganisasiJenis-jenis Budaya Organisasi
Jenis-jenis Budaya Organisasi
Mira Veranita9 visualizações

Teknik Penyusunan Kompetensi

  • 1. Teknik Penyusunan Model Kompetensi Budi Setiawan - http://bukik.org
  • 4. seberapa penting workshop ini bagi anda? 1      2      3      4      5      6      7      8      9      10 tidak sangat penting penting
  • 5. Apa itu Kompetensi? (15’) Apa itu Model Kompetensi? (30’ plus 30’) Bagaimana Tahapan Menyusun Model Kompetensi? (15’) Bagaimana Mengembangkan Model Kompetensi? (45’ plus 105’)
  • 6. Mampu melakukan penggalian data untuk pengembangan model kompetensi Desainer Asesment Centre Periset Model Kompetensi Analisis Asesor V Pewawancara Kompetensi
  • 7. Norma Belajar • Nikmatilah seluruh sesi • Ciptakan suasana nyaman buat diri sendiri dan orang lain • Belajarlah dari pengalaman semua orang di ruangan ini • Hukum dua kaki, kelola diri sendiri, buatlah berguna
  • 9. Kisah 2 Perusahaan VS Jawa Pos
  • 11. Organization Kuadran I: Core Kuadran II: Competencies & Core Values & T Capabilities Priorities H o u o Customer m l Kuadran III: Kuadran IV : a s Technical Performance Skill n Knowledge & Competencies & Job Skill Individu
  • 12. A Competency is an underlying characteristic of a person which enables him /her to deliver superior performance in a given job, role or a situation.
  • 13. KNOWLEDGE Relates to information Cognitive Domain Set of Attribute SKILLS Relates to qualitative Relates to the aspects ability to do, personal Physical Characteristics domain COMPETENCY or traits Outstanding Performance of tasks or activities
  • 14. Kompetensi Pengembangan Kompetensi Fungsional Kompetensi Manajerial Kompetensi Generik
  • 16. A competency model is a valid, observable, and measurable list of the knowledge, skills, and attributes demonstrated through behavior that results in outstanding performance in a particular work context.
  • 17. Typically a competency model includes 1. Competency titles 2. Definitions of those titles 3. Key Behaviour indicators /Grading
  • 18. Contoh Model 1 Analysis Melakukan identifikasi dan memahami isu-isu, permasalahan, dan peluang; membandingkan data serta informasi yang relevan dari berbagai sumber untuk mendapatkan gambaran kesimpulan; menggunakan pendekatan yang efektif untuk mendapatkan alternatif tindakan atau mengembangkan alternatif solusi yang memadai.
  • 19. Perilaku Utama • Mengidentifikasikan isu-isu, permasalahan, dan kesempatan – Mengenali isu-isu, permasalahan, atau peluang- peluang yang mungkin ada dan menentukan kemungkinan tindakan yang dibutuhkan. • Mengumpulkan informasi – Mengidentifikasikan kebutuhan dan mengumpulkan informasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik atas isu, permasalahan, dan peluang yang ada. • Menginterpretasikan informasi – Mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber yang berbeda; mengenali tren, kesamaan, dan/atau hubungan sebab akibat dari setiap informasi yang ditemukan. • Mengembangkan alternatif-alternatif – Menciptakan pilihan-pilihan yang relevan sesuai dengan permasalahan atau peluang serta berupaya mendapatkan keluaran hasil akhir yang diinginkan.
  • 20. Contoh Model 2 Analytical Thinking Analytical Thinking is understanding a situation by breaking it apart into smaller pieces, or tracing the implications of a situation in a step-by-step causal way. Analytical thinking includes organizing the parts of a problem or situation in a systematic way; making systematic comparisons of different features or aspects; setting priorities on a rational basis; identifying time sequences, causal relationships or If Then relationships.
  • 21. Level Behavioral Description A. COMPLEXITY OF ANALYSIS A. 0 Not Applicable or None. Does each thing as it comes up, responds to immediate needs or requests; or work is organized by someone else. A. 1 Breaks Down Problems. Breaks problem into simple list of tasks or activities. A. 2 Sees Basic Relationships. Analyzes relationship among a few parts of a problem or situation. Makes simple causal links (A causes B) or pro-and-con decisions. Sets priorities for tasks in order of importance. A. 3 Sees Multiple Relationships. Analyzes relationship among several parts of a problem or situation. Breaks down a complex task into manageable parts in a systematic way. Recognizes several likely causes or events, or several consequences of actions. Generally anticipates obstacles and thinks ahead about next steps. A. 4 Makes Complex Plans or Analyses. Systematically breaks down a complex problem or process into component parts. Uses several techniques to break apart complex problem to reach a solution; or makes a long chains of causal connections. A. 5 Makes Very Complex Plans or Analyses. Systematically breaks multidimensional problems or processes into component parts; or uses several analytical techniques to identify several solutions and weighs the value of each. A. 6 Makes Extremely Complex Plans or Analyses. Organizes, sequences, and analyzes extremely complex interdependent systems.
  • 22. Level Behavioral Description B SIZE OF PROBLEM ADDRESSED B.1 Concerns One or Two People’s Performances. B.2 Concerns a Small Work Unit. Or concerns a moderate-size scale, or one aspect of a larger unit’s performance. B.3 Concerns an Ongoing Problem. May involve a moderate-size work unit, several sales, or a very large sale. B.4 Concerns Overall Performance. Involves performance of a major division of a large company or of an entire small-size company. B.5 Concerns Long-Term Performance. Relates to a major division or entire company in a complex environment (economic or demographic changes, major improvements, etc.).
  • 23. Aplikasi Model Kompetensi nd Pe ana a nt rfo gem M e n rm e itm ctio ru le an nt ec se ce R Competency Model & nt ng me C om ni op ai el p en Tr ev sa D ti on
  • 24. Exercise • Kenali dan kelompokkan indikator perilaku menjadi suatu kategori • Pasangkan setiap kategori dengan setiap pengertian kompetensi • Pilih nama kompetensi yang sesuai • Pilihlah untuk setiap set kompetensi (nama, pengertian, indikator perilaku) dalam cluster yang sesuai
  • 26. Bagaimana Tahapan Menyusun Model Kompetensi?
  • 27. DATA PRIMER DATA SEKUNDER DATA ORGANISASI BEI, Expert Panel, FGD, Proses Bisnis, Job Visi-Misi, Strategi,Value AI Summit Profile DESAIN MODEL KOMPETENSI CODING KATEGORISASI NAMING GRADING CLUSTERING VALIDASI MODEL KOMPETENSI
  • 28. Bagaimana Mengembangkan Model Kompetensi?
  • 29. Repertory Grid Interview Behavioral Event Interview Appreciative Inquiry Summit
  • 30. Dimensi RGI BEI AI Summit Menemukan indikator perilaku yang berdampak Tujuan menghasilkan kinerja superior Perilaku Perilaku Cerita Fokus Individu Individu Pengalaman Superior Superior Terbaik Pemahaman Pemahaman Konsensus dan Keunggulan mendalam. Ada mendalam Komitmen patokan grading Butuh waktu Butuh adanya Butuh adanya Kelemahan pertemuan validasi validasi bersama
  • 31. Repertory Grid Interview Teknik yang dikembangkan oleh George Kelly untuk memahami konstruk yang digunakan seseorang dalam mengantisipasi kejadian, orang atau obyek
  • 32. Contoh Output RGI Pole Construct Contrast Construct Identifikasi berbagai alternatif Menyusun solusi yang sesuai solusi dari yang biasa sampai dengan persoalan yang paling gila Mengatakan gagal ketika sudah Menggunakan cara yang mencoba sebuah cara mencapai berbeda agar target terpenuhi target Mengajukan pertanyaan untuk Memberikan instruksi tugas mengetahui pemahaman kepada bawahan bawahan
  • 33. Komponen Utama • Elemen yang didefinisikan sebagai wilayah penyelidikan (the areas of investigation) • Konstruk adalah cara seseorang untuk mengelompokkan dan membedakan antar elemen-elemen • Mekanisme Keterkaitan (linking mechanism) adalah skala rating yang menunjukkan bagiamana tiap elemen dinilai dalam setiap konstruk
  • 34. Tahapan Penggalian • Identifikasi pekerjaan, output dan tahapan pengerjaannya • Jadikan tahap pengerjaan sebagai elemen (tulis di kertas metaplan) • Ajukan pertanyaan triadic yang melibatkan 3 elemen • Lakukan pendalaman dengan teknik laddering up atau laddering down • Mintalah partisipan untuk memberi rating pada setiap konstruk yang dihasilkan
  • 35. Pertanyaan Triadic • Pertanyaan yang mencari kesamaan dua hal yang membedakan dengan hal ketiga • Contoh: Apa persamaan antara agus dan edi yang membuat mereka berdua berbeda dari eko? Apa perbedaan antara agus dan edi dengan eko?
  • 36. RGI Exercise Galilah elemen dan konstruk dari salah satu pekerjaan berikut ini: • Menyusun makalah ilmiah • Melakukan presentasi
  • 37. Behavioural Event Interview Wawancara yang bertujuan mendapatkan indikator perilaku dari kejadian kritikal dalam mengerjakan suatu pekerjaan.
  • 38. Contoh Output BEI Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus. Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap? Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami, apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan. Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya, konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri apio. Wah senangnya......
  • 39. Komponen Utama • Kejadian Kritikal • Pertanyaan BEI • Pencatatan Terstruktur (STAR, SPIN, ABC)
  • 40. Tahapan • Identifikasi pekerjaan, output dan tahapan pengerjaannya • Identifikasi kejadian kritikal • Ungkap kejadian kritikal dengan pertanyaan BEI • Pendalaman dengan teknik SPIN (atau STAR atau ABC)
  • 41. Pertanyaan BEI • Pertanyaan yang mengungkap cerita suatu kejadian kritikal • Contoh: Ingatlah seluruh aktivitas kerja atau kuliah yang pernah anda lakukan. Bisakah anda ceritakan sebuah aktivitas yang membuat anda mencurahkan seluruh energi untuk menyelesaikannya? Bagaimana kejadiannya?
  • 42. SPIN MODEL • Situation yang berisi tugas dan tantangan yang pernah dihadapi partisipan • Person yaitu orang atau aktor yang terlibat dalam situasi tersebut • Inter-Action yaitu tindakan partisipan beserta timbal balik dari orang atau aktor yang berada dalam situasi tersebut • eNding yaitu akhir dari situasi tersebut yang meliputi hasil dan suasana akhir.
  • 43. Exercise BEI Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus. Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap? Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami, apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan. Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya, konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri apio. Wah senangnya......
  • 44. Contoh Output BEI Pada waktu itu masih awal-awal saya jadi asisten di lembaga kampus. Berdua sama sam, adik angkatan. Waktu itu apapun pekerjaan yang diberikan, kami kerjakan. Yang paling heboh adalah ketika kami dilibatkan dalam kepanitian konferensi pertama apio, kegiatan berskala nasional. Kami menjadi pembantu umum. Ngurusin semua kecuali urusan jaringan atau hubungan sama pihak luar. Tanpa disuruh kami netapkan jadwal kerja sendiri. Bahkan kalau perlu sampai malam, di akhir pekan, bahkan pernah kami menginap. Untuk apa menginap? Kami menunggu printer jadul yang ngeprint undangan full colour dengan sangat lambat. Tapi ini adalah pilihan paling hemat. Bagi kami, apapun dan bagaimanapun konferensi harus berjalan. Berkat kerja keras kami, mulai orang-orang menjadi bersemangat membantu dan terlibat. Awalnya cuek tapi jadi peduli. Terbangun kebersamaan. Semakin dekat hari H semakin banyak yang membantu. Dan akhirnya, konferensi berjalan lancar dan sukses. Dipuji langsung oleh pendiri apio. Wah senangnya......
  • 45. BEI exercise Gali dan carilah SPIN sebanyak mungkin dengan menggunakan pertanyaan ini “Bisakah anda ceritakan pengalaman anda dalam melakukan presentasi yang mengesankan?”
  • 46. Laddering Up/Down (Presentasi) • Meyakinkan • Tersenyum kepada semua orang
  • 47. Appreciative Inquiry Summit The Appreciative Inquiry Summit (AI Summit) adalah sebuah metodologi yang didesain oleh Diana Whitney dan David L. Cooperrider untuk perubahan positif keseluruhan sistem organisasi/komunitas. Dalam AI Summit, berbagai stakeholder berkumpul dan berdialog untuk mendesain perubahan positif.
  • 48. Komponen Utama • Pertanyaan Apresiatif • Dialog • Cerita Pengalaman Terbaik • Analisis data kolaboratif
  • 49. Tahapan • Identifikasi partisipan summit • Identifikasi topik afirmatif • Identifikasi cerita pengalaman terbaik untuk menemukan kompetensi yang telah ada • Identifikasi tantangan dan pengembangan organisasi di masa depan untuk menemukan kompetensi yang akan dibutuhkan • Mendesain model kompetensi • Membangun konsensus model kompetensi
  • 50. Perusahaan Perkebunan Latar Belakang Needs: Tantangan: • Merumuskan bersama profil • Peserta : 100 Manajer Kebun manajer kebun guna Senior menyongsong tantangan baru • Perkiraan kendala: Keterbukaan, dunia agri-bisnis; termasuk komunikasi dan berpikir kemungkinan ekstensifikasi konseptual plant dilokasi baru. • Mendapatkan komitmen mereka pengembangan diri untuk mencapai profil manajer kebun masa depan
  • 51. Perusahaan Perkebunan Program Appreciative Inquiry Kunci Sukses: Hasil: • Komitmen dari manajemen • Peserta terlibat aktif menyusun puncak “profil pemimpin masa depan”, • Keterlibatan beberapa senior termasuk langkah manajer dalam proses kerja pencapaiannya kelompok • “Core competency & • Kesungguhan organisasi: competency dictionary” manajer Membolehkan seluruh manajer kebun. meninggalkan area kerjanya, • Tahun ke-2, core competency secara bersamaan diperkenalkan dan dibuat program pengembangannya
  • 52. Exercise • Bentuk kelompok berempat atau berenam • Beri nama kelompok • Setiap kelompok diharapkan mendesain model kompetensi dari mahasiswa unggulan
  • 53. Dialogkan • Semua mahasiswa pernah mengalami saat-saat puncak, ketika anda merasa begitu bangga menjadi seorang mahasiswa. Bisakah anda ceritakan pengalaman anda ketika merasa begitu bangga menjadi mahasiswa? • Apa dua capaian mengesankan yang telah anda capai sebagai seorang mahasiswa selama ini? Bagaimana cerita pencapaiannya? • Dari seluruh pengalaman itu, apa kekuatan yang anda gunakan? Apa kebiasaan positif yang terbangun?
  • 54. Dialogkan • Setelah lulus, setiap mahasiswa akan menghadapi dunia nyata. Sebuah dunia global yang menawarkan tantangan dan kesempatan mengembangkan diri. Setiap lulusan diharapkan dapat mengatasi tantangan dan kesempatan tersebut. Apa saja tantangan yang akan dihadapi lulusan? Apa saja kesempatan pengembangan diri yang dihadapi lulusan? • Bagaimana seorang mahasiswa dapat mengatasi tantangan dan mengoptimalkan kesempatan belajar setelah menyelesaikan kuliah? Apa tindakan dan kebiasaan yang harus dibangun selama kuliah?
  • 55. Dialogkan • Setiap kelompok silahkan memilih: pohon, orang, makanan, mobil • Gunakan obyek kelompok untuk melukiskan bagaimana profil ideal mahasiswa unggul fakultas psikologi Universitas Diponegoro • Presentasikan karya kelompok anda
  • 56. ANALISIS DATA • KODING. Identifikasi indikator perilaku yang relevan dan observable • KATEGORISASI. Kelompokan indikator perilaku yang mempunyai kesamaan • NAMING. Beri nama dan susun pengertian • GRADING. Buatlah rentang tingkat kompetensi • CLUSTERING. Identifikasi cluster yang bisa ditempati oleh setiap kompetensi