O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
dr. Nastiti Kaswandani, SpA UKK Respirologi – PP IDAI
 
Masalah utama TB anak <ul><li>Diagnosis </li></ul><ul><ul><li>gejala klinis umum tidak khas     over diagnosis & over tre...
kelas kontak infeksi sakit tindakan 0 - - - - I + - - prof I  II + + - prof II  III + + + terapi
Infeksi TB dan Sakit TB <ul><li>Infeksi TB: CMI dapat mengendalikan infeksi TB </li></ul><ul><ul><li>k omple ks  prim er  ...
TB infection TB CMI
TB disease TB CMI
Risk factors for developing TB <ul><li>Risk factors: </li></ul><ul><ul><li>Close, prolonged exposure </li></ul></ul><ul><u...
Age specific risk for disease after recent primary infection
Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>D iperlukan 3 elemen  menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Bukti ad...
 
Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen  untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Buk...
TB infection risk Home Environment Adapted from Etkind S., Veen J., In Reichman-Hershfield:  Tuberculosis: A Comprehensive...
Shaw JB, Am Rev Tuberc 1954;69:724-32 Grzybowski S, et al.  Bull Int Union Tuberc 1975;50:90-106 Van Geuns HA, Bull Int Un...
 
Uji tuberkulin, dasar <ul><li>hipersensitivitas thp tuberkuloprotein  </li></ul><ul><li>sistem imun TB utama : seluler </l...
Uji tuberkulin ,  pembacaan <ul><li>dilakukan  48-72 jam  pasca injeksi </li></ul><ul><li>dituliskan dalam mm  ( misalkan ...
Uji tuberkulin positif <ul><li>infeksi TB alamiah </li></ul><ul><li>BCG (infeksi TB buatan) </li></ul><ul><li>infeksi M. a...
Uji tuberkulin negatif <ul><li>tidak ada infeksi TB </li></ul><ul><li>dalam masa inkubasi (2-12 minggu) </li></ul><ul><li>...
Berapa lama PPD dapat digunakan setelah dibuka ?
 
 
 
Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen  untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Buk...
Gejala dan tanda klinis umum : <ul><li>BB turun / sulit naik,  tanpa sebab jelas </li></ul><ul><li>nafsu makan kurang </li...
 
 
Gejala dan tanda klinis lokal  (sesuai organ yang terkena)   : <ul><li>p> kgb superfisialis (servikal, aksila, inguinal) <...
TB kelenjar TB kulit
TB tulang
 
 
Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen  untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Buk...
Foto Rontgen toraks <ul><li>tidak khas ! </li></ul><ul><li>baku : AP dan lateral </li></ul><ul><li>terbanyak : infiltrat m...
Rontgen toraks sugestif TB <ul><li>p> kgb hilus & mediastinum </li></ul><ul><li>atelektasis lobus medius </li></ul><ul><li...
Over diagnosis TB  by CXR   Over- diagnosis
 
 
Ghon focus
Complicated Ghon focus
Lymph node disease  AP
Cardiac Catheterization
Lymph node disease  Lat
Pleural effusion
Disseminated (miliary) disease
Mikrobiologik <ul><li>Gold standard   diagnostik </li></ul><ul><li>sulit memperoleh spesimen </li></ul><ul><li>pemeriksaan...
Serologi  (diagnostik humoral) <ul><li>pitfall   diagnostik TB pada anak </li></ul><ul><li>PAP Tb, ICT, Mycodot, ELISA, A6...
QuantiFERON-TB  QuantiFERON-TB Gold QuantiFERON-TB Gold in tube T-SPOT.TB  www.cellestis.com www.oxfordimmunotec.com New K...
 
IDAI  Pediatric TB  scoring system Feature  0 1 2 3 Score  Contact  not clear - reported, AFB(-) AFB(+) TST - - - positive...
IDAI scoring system <ul><li>D iagnosis  TB:   total score ≥ 6  (by doctor) </li></ul><ul><li>BW at present </li></ul><ul><...
 
TB treatment many years ago … 04/06/11
Sun bathing ….. 04/06/11
TB treatment now … 04/06/11
FDC with IDAI formulation
Pengobatan <ul><li>kombinasi OAT, jangan tunggal </li></ul><ul><li>awal (2 bulan) - intensif </li></ul><ul><li>lama, ketaa...
    2 mo   6 mo   9 mo   12mo INH RIF PZA EMB SM PRED DOT.S !
 
IDAI  FDC   (H/R/Z:50/75/150  &  H/R:50/75) Note: BW < 5kg should be referred and need tailored dosing   B W   (kg) Intens...
Evaluasi pengobatan <ul><li>perubahan nyata (klinis / penunjang) :  dalam 2 bulan awal </li></ul><ul><li>utama : klinis , ...
3/4
From Epidemiology. Katzenellenbogen et al. OUP
*If TB is suspected, investigate as per guidelines ‡  unless the child is HIV-infected (in which case INH 6/12)
pasien TB anak Pasien  TB dws sentri- petal sentri- fugal
Kesimpulan <ul><li>Untuk menegakkan diagnosis TB Anak  diperlukan anamnesis  dan pemeriksaan fisis yang cermat, terutama t...
Dr. Nastiti Kaswandani, SpA <ul><li>Lahir : Surabaya,  12  November 1970 </li></ul><ul><li>Pendidikan : </li></ul><ul><ul>...
M. tuberculosis  inhalation phagocytosis by PAM  live bacilli multiplies primary focus formation lymphogenic spread hemato...
WHO  FDC   (H/R/Z:30/60/150  &  H/R:30/60) B W ( kg) Intensive ,  2  mo (tablet) Continuation ,  4  mo (tablet) <7 1 1 8-9...
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

de

Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 1 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 2 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 3 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 4 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 5 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 6 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 7 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 8 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 9 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 10 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 11 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 12 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 13 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 14 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 15 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 16 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 17 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 18 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 19 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 20 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 21 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 22 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 23 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 24 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 25 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 26 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 27 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 28 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 29 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 30 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 31 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 32 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 33 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 34 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 35 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 36 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 37 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 38 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 39 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 40 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 41 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 42 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 43 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 44 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 45 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 46 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 47 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 48 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 49 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 50 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 51 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 52 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 53 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 54 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 55 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 56 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 57 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 58 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 59 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 60 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 61 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 62 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 63 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 64 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 65 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 66 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 67 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 68 Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak Slide 69
Próximos SlideShares
“Pitfalls” pada tb anak
Avançar
Transfira para ler offline e ver em ecrã inteiro.

10 gostaram

Compartilhar

Baixar para ler offline

Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak

Baixar para ler offline

Presentasi Simposium IDAI, 6 April 2011.
Judul presentasi : Tuberkolosis pada Anak.

Audiolivros relacionados

Gratuito durante 30 dias do Scribd

Ver tudo

Simposium Online IDAI - Tuberkolosis Anak

  1. 1. dr. Nastiti Kaswandani, SpA UKK Respirologi – PP IDAI
  2. 3. Masalah utama TB anak <ul><li>Diagnosis </li></ul><ul><ul><li>gejala klinis umum tidak khas  over diagnosis & over treatment </li></ul></ul><ul><ul><li>spesimen diagnostik sulit didapat </li></ul></ul><ul><ul><li>membedakan infeksi / sakit ?  belum ada perangkat diagnostiknya </li></ul></ul><ul><li>Tata Laksana </li></ul><ul><ul><li>Keteraturan (adherence/compliance) </li></ul></ul><ul><ul><li>Jenis, dosis dan cara pemberian </li></ul></ul>
  3. 4. kelas kontak infeksi sakit tindakan 0 - - - - I + - - prof I II + + - prof II III + + + terapi
  4. 5. Infeksi TB dan Sakit TB <ul><li>Infeksi TB: CMI dapat mengendalikan infeksi TB </li></ul><ul><ul><li>k omple ks prim er (+) </li></ul></ul><ul><ul><li>cell mediated immunity (+) </li></ul></ul><ul><ul><li>tuberculin sensitivity (DTH) (+) </li></ul></ul><ul><ul><li>jumlah kuman TB sedikit </li></ul></ul><ul><ul><li>tidak ada manifestasi klinis dan radiologis </li></ul></ul><ul><li>Sakit TB: CMI gagal mengendalikan infeksi TB </li></ul><ul><li>infe ksi + manifestasi klinis dan/atau radiologis </li></ul>
  5. 6. TB infection TB CMI
  6. 7. TB disease TB CMI
  7. 8. Risk factors for developing TB <ul><li>Risk factors: </li></ul><ul><ul><li>Close, prolonged exposure </li></ul></ul><ul><ul><li>Exposure to a smear positive case </li></ul></ul><ul><ul><li>Age; the younger the greater </li></ul></ul><ul><ul><li>Decreased immunity </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>HIV </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Severe malnutrition </li></ul></ul></ul>
  8. 9. Age specific risk for disease after recent primary infection
  9. 10. Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>D iperlukan 3 elemen menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Bukti adanya infeksi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sumber penularan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Uji tuberkulin positif </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Kumpulan gejala </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Demam > 2 minggu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penurunan BB / BB tidak naik </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Batuk persisten </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Multi- L </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Foto Rontgen menyokong ke arah TB </li></ul></ul><ul><ul><li>Bakteriologis </li></ul></ul>
  10. 12. Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Bukti adanya infeksi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sumber penularan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Uji tuberkulin positif </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Kumpulan gejala </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Demam > 2 minggu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penurunan BB / BB tidak naik </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Batuk persisten </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Multi- L </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Foto Rontgen menyokong ke arah TB </li></ul></ul><ul><ul><li>Bakteriologis </li></ul></ul>
  11. 13. TB infection risk Home Environment Adapted from Etkind S., Veen J., In Reichman-Hershfield: Tuberculosis: A Comprehensive International Approach, 2000 Index Case Close Casual Leisure Environment Work/School Environment
  12. 14. Shaw JB, Am Rev Tuberc 1954;69:724-32 Grzybowski S, et al. Bull Int Union Tuberc 1975;50:90-106 Van Geuns HA, Bull Int Union Tuberc 1975;50:107-21 Percent infected Risk of M.tb transmission
  13. 16. Uji tuberkulin, dasar <ul><li>hipersensitivitas thp tuberkuloprotein </li></ul><ul><li>sistem imun TB utama : seluler </li></ul><ul><li>uji tuberkulin, dasar : imunitas seluler </li></ul><ul><li>Purified Protein Derivative  sel Tmemory  tipe 4 (delayed type ) hypersensitivity  sebukan sel inflamasi  indurasi </li></ul><ul><li>sensitivitas 100%, spesifisitas 99% </li></ul>
  14. 17. Uji tuberkulin , pembacaan <ul><li>dilakukan 48-72 jam pasca injeksi </li></ul><ul><li>dituliskan dalam mm ( misalkan ‘0’ mm, bukan hanya disebut ‘negatif’) </li></ul><ul><ul><li>< 5 mm : negatif </li></ul></ul><ul><ul><li>5 – 9 mm : meragukan </li></ul></ul><ul><ul><li>> 10 mm : positif </li></ul></ul>
  15. 18. Uji tuberkulin positif <ul><li>infeksi TB alamiah </li></ul><ul><li>BCG (infeksi TB buatan) </li></ul><ul><li>infeksi M. atipik </li></ul><ul><li>positif palsu </li></ul>
  16. 19. Uji tuberkulin negatif <ul><li>tidak ada infeksi TB </li></ul><ul><li>dalam masa inkubasi (2-12 minggu) </li></ul><ul><li>anergi : </li></ul><ul><ul><li>infeksi virus : morbili, varisela </li></ul></ul><ul><ul><li>gizi buruk (bukan gizi kurang) </li></ul></ul><ul><ul><li>sakit TB berat : TB milier, meningitis TB </li></ul></ul><ul><ul><li>infeksi bakteri berat : tifoid, pertusis, difteria </li></ul></ul><ul><ul><li>malignansi </li></ul></ul><ul><ul><li>imunokompromais : terapi steroid, sitostatik, HIV </li></ul></ul>
  17. 20. Berapa lama PPD dapat digunakan setelah dibuka ?
  18. 24. Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Bukti adanya infeksi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sumber penularan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Uji tuberkulin positif </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Kumpulan gejala </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Demam > 2 minggu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penurunan BB / BB tidak naik </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Batuk persisten </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Multi- L </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Foto Rontgen menyokong ke arah TB </li></ul></ul><ul><ul><li>Bakteriologis </li></ul></ul>
  19. 25. Gejala dan tanda klinis umum : <ul><li>BB turun / sulit naik, tanpa sebab jelas </li></ul><ul><li>nafsu makan kurang </li></ul><ul><li>demam kronik dan berulang </li></ul><ul><li>batuk kronik berulang </li></ul><ul><li>malaise </li></ul><ul><li>diare persisten </li></ul><ul><li>keringat malam ? </li></ul>
  20. 28. Gejala dan tanda klinis lokal (sesuai organ yang terkena) : <ul><li>p> kgb superfisialis (servikal, aksila, inguinal) </li></ul><ul><li>konjuntivitis fliktenularis </li></ul><ul><li>kaku kuduk </li></ul><ul><li>skrofuloderma : servikal, inguinal </li></ul><ul><li>gibbus, kifosis </li></ul><ul><li>paraparesis, paraplegia </li></ul><ul><li>pincang, nyeri pangkal paha / lutut </li></ul><ul><li>PARU : umumnya dijumpai dlm batas normal </li></ul>
  21. 29. TB kelenjar TB kulit
  22. 30. TB tulang
  23. 33. Bagaimana menegakkan diagnosis TB Anak? <ul><li>Diperlukan 3 elemen untuk menegakkan diagnosis: </li></ul><ul><ul><li>Bukti adanya infeksi </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Sumber penularan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Uji tuberkulin positif </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Kumpulan gejala </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Demam > 2 minggu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Penurunan BB / BB tidak naik </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Batuk persisten </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Multi- L </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Foto Rontgen menyokong ke arah TB </li></ul></ul><ul><ul><li>Bakteriologis </li></ul></ul>
  24. 34. Foto Rontgen toraks <ul><li>tidak khas ! </li></ul><ul><li>baku : AP dan lateral </li></ul><ul><li>terbanyak : infiltrat minimal (tidak sugestif) </li></ul><ul><li>Rontgen toraks sugestif TB : lebih jarang </li></ul>
  25. 35. Rontgen toraks sugestif TB <ul><li>p> kgb hilus & mediastinum </li></ul><ul><li>atelektasis lobus medius </li></ul><ul><li>gambaran milier </li></ul><ul><li>pneumonia </li></ul><ul><li>efusi pleura </li></ul><ul><li>kavitas </li></ul><ul><li>pleuropneumoni </li></ul>
  26. 36. Over diagnosis TB by CXR Over- diagnosis
  27. 39. Ghon focus
  28. 40. Complicated Ghon focus
  29. 41. Lymph node disease AP
  30. 42. Cardiac Catheterization
  31. 43. Lymph node disease Lat
  32. 44. Pleural effusion
  33. 45. Disseminated (miliary) disease
  34. 46. Mikrobiologik <ul><li>Gold standard diagnostik </li></ul><ul><li>sulit memperoleh spesimen </li></ul><ul><li>pemeriksaan langsung : BTA </li></ul><ul><li>biakan : </li></ul><ul><ul><li>konvensional : hasilnya lama </li></ul></ul><ul><ul><li>Bactec : fluoresensi radioaktif, mahal </li></ul></ul><ul><li>PCR ( Polymerase chain reaction ) : </li></ul><ul><ul><li>sens: 92%; spes: 99% </li></ul></ul><ul><ul><li>belum klinis praktis </li></ul></ul>
  35. 47. Serologi (diagnostik humoral) <ul><li>pitfall diagnostik TB pada anak </li></ul><ul><li>PAP Tb, ICT, Mycodot, ELISA, A60, </li></ul><ul><li>anti IFN  , 38kD </li></ul><ul><li> sensitivitas & spesifisitas ? </li></ul><ul><li> sens & spes tinggi pada pasien confirmed </li></ul><ul><li>TB, rendah pada populasi umum </li></ul><ul><li> hanya menunjukkan ada infeksi : tidak </li></ul><ul><li>lebih unggul dibanding uji tuberkulin </li></ul>
  36. 48. QuantiFERON-TB QuantiFERON-TB Gold QuantiFERON-TB Gold in tube T-SPOT.TB www.cellestis.com www.oxfordimmunotec.com New Kits on the block…..
  37. 50. IDAI Pediatric TB scoring system Feature 0 1 2 3 Score Contact not clear - reported, AFB(-) AFB(+) TST - - - positive BW (KMS) - <red line, BW  severe malnutrition - Fever - unexplained - - Cough <3weeks > 3weeks - - Node enlargemnt - > 1 node, > 1cm, painless - - Bone,joint - swelling - - CXR normal sugestive - - Total score
  38. 51. IDAI scoring system <ul><li>D iagnosis TB: total score ≥ 6 (by doctor) </li></ul><ul><li>BW at present </li></ul><ul><li>Fever & cough no respons to standard tx </li></ul><ul><li>CXR is NOT a main diagnostic tool </li></ul><ul><li>Accelerated BCG reaction : evaluated </li></ul><ul><li><5 y.o: Score 5 or strong suspicion  refer </li></ul><ul><li>INH prophylaxis : score <6 with contact (+) </li></ul>
  39. 53. TB treatment many years ago … 04/06/11
  40. 54. Sun bathing ….. 04/06/11
  41. 55. TB treatment now … 04/06/11
  42. 56. FDC with IDAI formulation
  43. 57. Pengobatan <ul><li>kombinasi OAT, jangan tunggal </li></ul><ul><li>awal (2 bulan) - intensif </li></ul><ul><li>lama, ketaatan </li></ul><ul><li>aspek lain : </li></ul><ul><ul><li>perbaikan gizi </li></ul></ul><ul><ul><li>cegah / obati penyakit lain </li></ul></ul>
  44. 58. 2 mo 6 mo 9 mo 12mo INH RIF PZA EMB SM PRED DOT.S !
  45. 60. IDAI FDC (H/R/Z:50/75/150 & H/R:50/75) Note: BW < 5kg should be referred and need tailored dosing B W (kg) Intensive , 2 mo (tablet) Continuation , 4 mo (tablet) 05 - 09 1 1 10 - 14 2 2 15 - 19 3 3 20 - 33 4 4
  46. 61. Evaluasi pengobatan <ul><li>perubahan nyata (klinis / penunjang) : dalam 2 bulan awal </li></ul><ul><li>utama : klinis , penunjang hanya tambahan </li></ul><ul><li>perbaikan klinis : </li></ul><ul><ul><li>peningkatan berat badan </li></ul></ul><ul><ul><li>hilang / berkurangnya gejala (demam, batuk dll) </li></ul></ul><ul><li>penunjang : </li></ul><ul><ul><li>foto Rontgen toraks : 2 / 6 bulan (atas indikasi) </li></ul></ul><ul><ul><li>pemeriksaan darah: LED </li></ul></ul><ul><ul><li>uji tuberkulin : jangan diulang ! </li></ul></ul>
  47. 62. 3/4
  48. 63. From Epidemiology. Katzenellenbogen et al. OUP
  49. 64. *If TB is suspected, investigate as per guidelines ‡ unless the child is HIV-infected (in which case INH 6/12)
  50. 65. pasien TB anak Pasien TB dws sentri- petal sentri- fugal
  51. 66. Kesimpulan <ul><li>Untuk menegakkan diagnosis TB Anak diperlukan anamnesis dan pemeriksaan fisis yang cermat, terutama tentang riwayat kontak dengan pasien TB dewasa, gambaran demam, batuk, letargi serta gangguan pertumbuhan </li></ul><ul><li>Uji tuberkulin harus dikerjakan untuk membuktikan adanya infeksi </li></ul><ul><li>Sistem skoring dapat membantu penegakan TB Anak </li></ul><ul><li>Anti tuberkulosis pada anak jarang menimbulkan hepatotoksisitas, dosis yang diberikan harus sesuai panduan WHO </li></ul>
  52. 67. Dr. Nastiti Kaswandani, SpA <ul><li>Lahir : Surabaya, 12 November 1970 </li></ul><ul><li>Pendidikan : </li></ul><ul><ul><li>Dokter , FKUI, 1995 </li></ul></ul><ul><ul><li>Dr Spesialis Anak , FKUI, 2004 </li></ul></ul><ul><li>Pekerjaan/jabatan : </li></ul><ul><ul><li>- Staf Pengajar Dept. Anak </li></ul></ul><ul><ul><li>FKUI / RSCM </li></ul></ul><ul><ul><li>Sekretaris UKK Respirolog i – PP IDAI </li></ul></ul><ul><ul><li>Anggota Pokja TB Anak DepKes </li></ul></ul>
  53. 68. M. tuberculosis inhalation phagocytosis by PAM live bacilli multiplies primary focus formation lymphogenic spread hematogenic spread 1) Primary complex 2) Cell mediated immunity (+) TST (+) incubation period (2-12 weeks) P r i m a r y T B 3) primary complex complication hematogenic spread complication lymphogenic complication TB disease Dead Optimal immunity TB infection Cured TB disease 4) immunity  reactivation/reinfecktion bacilli dead TB pathogenesis
  54. 69. WHO FDC (H/R/Z:30/60/150 & H/R:30/60) B W ( kg) Intensive , 2 mo (tablet) Continuation , 4 mo (tablet) <7 1 1 8-9 1,5 1,5 10-14 2 2 15-19 3 3 20-24 4 4 25-29 5 5
  • ElsYe2

    Jun. 9, 2020
  • DianaAdrianiBanunaek

    Mar. 4, 2019
  • EnnyHandayono

    Jul. 24, 2017
  • rahmawatipediatri

    Feb. 19, 2017
  • YuliawatiHaruna

    Nov. 6, 2016
  • YoerySadewo

    Jun. 30, 2015
  • Claraschram

    Jun. 10, 2015
  • AgustinaAgnes

    Apr. 23, 2015
  • adjiedj

    Jul. 29, 2014
  • IlhambVomitory

    Dec. 4, 2011

Presentasi Simposium IDAI, 6 April 2011. Judul presentasi : Tuberkolosis pada Anak.

Vistos

Vistos totais

15.799

No Slideshare

0

De incorporações

0

Número de incorporações

7

Ações

Baixados

794

Compartilhados

0

Comentários

0

Curtir

10

×