Makalah pengembangan sekolah

Septian Muna Barakati
Septian Muna BarakatiPENYULUH IKM em Raha, Sulawesi Tenggara, Indonesia

KABUPATEN MUNA

BAB I 
PENDAHULUAN 
ii 
A. Latar Belakang Masalah 
Untuk mampu berperan dalam persaingan global yang semakin ketat, maka sebagai 
bangsa indonesia kita harus mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan agar 
dapat memberikan sumbangan dalam rangka peningkatan mutu sumber daya manusia. 
Oleh karena itu, manajemen peningkatan mutu sumber daya manusia melalui peningkatan 
mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah merupakan kenyataan yang harus 
dilakukan secara terprogram, terarah, intensif, efektif, dan efisien dalam proses 
pencerdasan bangsa 
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, menegaskan peranan yang amat 
penting dan strategis dalam rangka upaya peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh 
karena itu perlu dilakukan manajemen peningkatan mutu pendidikan di dalam upaya 
pengembangan sekolah. Upaya pengembang ini meliputi 2 hal, yaitu kuantitas yang meliput 
penambahan pendirian sekolah baru beserta sarana dan prasarana tenaga kependidikan 
dalam jumlah yang cukup, sedangkan aspek kualitas meliputi peningkatan prestasi siswa 
dan peningkatan profesiolal tenaga guru yang pada akhirnya akan bermuara pada 
peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. 
B. Rumusan Masalah 
berdasarkan uraian pada latar belakang, maka permasalahan pokok dalam pembahasan 
karya tulis ini adalah “bagaimana manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam 
pengembangan sekolah”? 
C. Tujuan Penulisan 
tujuan penulisan karya tulis ini adalah mendeskrepsikan secara objektif dan akurat 
tentang : 
a. konsepsi manajemen peningkatam mutu pendidikan dalam pengembangan 
sekolah. 
b. kerangka kerja manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan 
sekolah. 
D. Manfaat Penulisan 
adapun manfaat yang diharapkan dari hasil kajian karya tulis ini adalah dapat 
bermanfaat bagi pemerintah, lembaga pendidikan (sekolah) dan masyarakat umum.
ii 
E. Metode Penulisan 
karya tulis ini di buat dengan menggunakan metode pustaka dan metode 
pengamatan lapangan. 
F. Sistematika Penulisan 
karya tulis ini tersusun dalam empat bab yang terdiri dari : 
a. bab I. pendahuluan, yang berisi latar belakang, rumusan permasalahan, tujuan 
penulisan, manfaat penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan. 
b. bab II. Kajian, teori dan analisis masalah yang membahas konsep mutu 
pendidikan dalam pengembangan sekolah dan konsep manajemen peningkatan 
mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah ke depan. 
c. bab III Pemecahan dan pembahasan masalah, yang menguraikan tentang 
konsepsi manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan 
sekolah, kerangka kerja manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam 
pengembangan sekolah. 
d. Bab IV yang berisi kesimpulan dan saran.
BAB II 
KAJIAN TEORI DAN ANALISIS MASALAH 
A. Konsep Mutu Pendidikan Dalam Pengembangan Sekolah 
secara umum konsep mutu mengandung pengertian derajat keunggulan suatu 
produk baik berupa barang maupun jasa. dalam konteks pendidikan pengertian mutu 
pendidikan mengacu pada dua hal yaitu proses pendidikan dan hasil pendidikan. 
dalam proses pendidikan yang bermutu terbait berbagai hal sebagai input seperti 
bahan ajar, metodologi, sarana dan prasarana sekolah, dukung administrasi dan 
penciptaan suasana yang kondusif. 
adanya manajemen sekolah dan manajemen kelas dalam pengembangan 
sekolah berperan mensinergikan semua komponen dalam interaksi pembelajaran 
baik antar guru, siswa dan sarana pendukung di kelas maupun extra kurikuler dalam 
lingkup substansi akademis maupun non akademis dalam proses pembelajaran. 
sedangkan dalam konteks hasil mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah 
mengacu pada prestasi yang di capai oleh sekolah pada setiap kurun waktu satu 
tahun misalnya : pada setiap akhir semester dan akhir tahun. 
prestasi yang di capai dalam pengembangan sekolah misalnya berupa hasil 
kemampuan akademis berupa hasil ulangan umum, EBTA atau EBTANAS, dan 
prestasi di bidang lain seperti cabang olahraga, seni atau keterampilan jasa tertentu 
seperti komputer dan berbagai jenis keterampilan jasa. 
berdasarkan uraian di atas, maka dapatlah disimpulkan bahwa dua hasil 
pendidikan yang bermutu di dalam pengembangan sekolah saling berhubungan erat. 
oleh karena itu agar proses yang baik dalam pengembangan sekolah tidak salah 
arah, maka mutu hasil pendidikan harus dirumuskan terlebih dahulu oleh sekolah. 
perumusan ini menunjukan target yang akan tercapai untuk satu tahun. 
B. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Pengembangan 
Sekolah 1 Tahun Ke Depan 
kenyataan menunjukan bahwa kebutuhan dunia pendidikan sangat beragam dan 
berfariasi seperti kebutuhan siswa akan belajar, kebutuhan guru dan civita 
akademika dalam pengembangan diri dan profesionalisme. beragamnya kebutuhan 
ini berdampak kepada keharusan untuk dapat merespon dan mengespresikan 
kondisi tersebut dalam proses pengembangan sekolah dalam upaya peningkatan 
mutu pendidikan dapat dipergunakan berbagai pendekatan atau teori sebagai acuan 
dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat terutama yang mempunyai 
kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, sekolah 
ii
merupakan ujung tombak dalam proses pendidikan yang memberikan konsekuensi 
logis terhadap upaya peningkatan mutu di dalam pengembangan sekolah ke depan. 
berdasarkan pendekatan sekolah menjadi bagian utama dalam proses pembuatan 
keputusan, sedangkan masyarakat dituntut proaktif agar lebih memahami proses 
pendidikandan membantu mengontrol pengelolaan pendidikan dalam 
pengembangan sekolah. 
konsepsi tersebut melahirkan suatu fenomena baru dalam manjemen 
peningkatan mutu pendidikan dengan memberi kemandirian kepada sekolah 
sehingga dapat membawa ke arah perubahan cara berpikir yang bersifat rasional 
normatif dalam pengambilan keputusan berdasarkan sistem dan organisasi 
pendidikan di dalam merumuskan pengembangan sekolah dalam kurun waktu 
tertentu. 
ii
BAB III 
PEMECAHAN DAN PEMBAHASAN MASALAH 
A. Konsep manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan 
sekolah 1 tahun ke depan. 
sekolah sebagai lembaga pendidikan formal berada pada posisi terdepan dalam 
proses pendidikan. oleh karena itu, sekolah harus menjadi bagian utama dalam 
proses pengambilan keputusan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. 
komponen masyarakat yang lain juga tidak kalah pentingnya untuk menopang / 
mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan dalam rangka pengembangan 
sekolah kedepan. dalam konteks ini peran Pemerintah Pusat hanya sebagai 
pendukung dalam hal penataan dan penentuan kerangka dasar kebijaksanaan 
bidang pendidikan. pemberian kepada kemandirian sekolah ini terjadi karena 
pihak pemerintah pusat menyadari akan kompleksnya masalah pengambilan 
keputusan dalam pendidikan sebagai suatu sistem. 
proses pemgambilan keputusan ini perlu memperhatikan berbagai faktor, 
yaitu : 
1. kebutuhan siswa untuk belajar yang berfariasi 
2. berbagai kebutuhan guru dan tenaga kependidikan lainya dalam 
pengembangan sekolah menuju profesionalitas. 
3. harapan masyarakat untuk mempeoleh pendidikan yang bermutu bagi 
ii 
peserta didik. 
4. menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. 
5. tuntutan dunia usaha untuk memperoleh tenaga yang bermutu 
upaya peningkatan mutu menuju pengembangan sekolah, ini lebih 
menekankan kepada kemandirian dan aktifitas sekolah. karakter dari 
manajemen ditunjukan oleh hal-hal sebagai berikut : 
1. lingkungan sekolah yang aman dan tertib 
2. sekolah mempunyai visi, misi, dan target yang ingi di capai 
3. sekolah harus mempunyai kepemimpinan yang kuat 
4. adanya harapan yang tinggi dari personal sekolah ( kepala sekolah, guru, 
dan staf termaksud siswa) untuk berprestasi 
5. adanya pengembangan staf yang kontinyiu sesuai tuntutan ilmu 
pengetahuan dan teknologi. 
6. pelaksanaan evaluasi yang kontinyiu terhadap aspek akademik, 
administratif dan pemanfaatan hasilnya untuk penyempurnaan dan 
perbaikan mutu.
7. adanya komunikasi dan dukungan inisiatif dari orang tua / masyarakat 
dalam pelaksanaan konsep manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam 
pengembangan sekolah ke depan, sekolah harus memiliki tanggung jawab untuk mengelola 
dirinya, terutama berkaitan dengan pengelolaan administrasi, keuangan dan fungsi setiap 
personal sekolah dalam rangka kebijakan yang dirumuskan pemerintah. selanjutnya sekolah 
bersama-sama dengan anggota masyarakat dalam membuat keputusan mengatur skala 
prioritas. selain itu, pihak sekolah harus menjadi lingkungan kerjanya lebih profesional, 
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pengajar. 
selain itu, kepala sekolah harus terampil sebagai kordinator dari sejumlah orang yang ada di 
lingkunganya dari berbagai kelompok yang berbeda dalam masyarakat. 
ii
BAB IV 
KESIMPULAN DAN SARAN 
ii 
A. Kesimpulan 
Berdasarkan pembahasan yang telah dipaparkan di atas maka dapat disimpulkan 
beberapa hal sebagai berikut : 
a. Ada penentuan kebijakan dalam peningkatan mutu pendidikan harus memperhatikan 
pemerataan dan perluasan kesempatan belajar bagi peserta didik dan penciptaan 
kondisi yang kondunsif, dan peningkatan relevansi pendidikan serta peningkatan 
evisiensi dan evektifitas pengelolaan pendidikan dalam pengembangan sekolah 
dalam kurun waktu tertentu. 
b. Misi pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam pengembangan 
sekolah dapat mengatur dirinya sendiri dalam upaya peningkatan mutu pendidikan 
yang selama ini di pandang kurang efektif meskipun tetap mengacu pada kebijakan 
sistem pendidikan nasional. 
c. Dalam pengimplementasian konsep peningkatan mutu pendidikan dalam 
pengembangan sekolah ke depan, sekolah harus mampu bertanggung jawab untuk 
dirinya sendiri bersama orang tua siswa dan masyarakat untuk merencanakan dan 
menyusun berbagai kegiatan baik jangka pendek maupun jangka panjang 
berdasarkan skala prioritas, termaksud pengalokasian anggaran pendidikan yang 
sasaranya adalah mutu pendidikan dalam pengembanga sekolah ke depan secara 
optimal 
d. Dalam pengembanga sekolah ke depan, sekolah harus dapat bekerja dengan 
memperhatikan rambu-rambu keberhasilan pencapaian mutu pendidikan 
sebagaimana yang telah di atur dalam undang-undang sistem pendidikan nasional 
e. Pengembangan sekolah dilaksanakan dengan berbagai strategi secara bertahap 
dengan memperhatikan dua indikator penting yaitu kondisi alamiah total sumber 
daya yang tersedia dan prioritas untuk melaksanakan program. Kedua program 
tersebut sangat menentukan keberhasilan program pendidikan di setiap sekolah.
ii 
B. Saran 
Untuk menunjang pencapaian peningkatan mutu dalam pengembangan sekolah 
satu tahun ke depan perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut : 
a. Perlu dilakukan penelitian / pengkajian yang akurat dan objektif tentang 
manajemen peningkatan mutu untuk pengembangan sekolah ke depan. 
b. Dalam pelaksanaan pengembangan sekolah ke depan perlu diadakan sosialisasi 
terhadap segenap lapisan masyarakat berkaintan dengan peningkatan mutu 
pendidikan guna menumbuhkan peran serta masyarakat. 
c. Dalam pengembangan sekolah ke depan, sekolah-sekolah ujung tombak dalam 
proses pendidikan perlu terus membangun dirinya sendiri dengan melibatkan 
masyarakat agar tercipta suasana belajar yang kondunsif sehingga tujuan yang 
hendak dicapai dapat terwujud.
DAFTAR PUSTAKA 
arikontu, S. 1987.Dasar-dasar Evaluasi pendidikan. Yogyakarta : Bina Aksara. 
djaali. 1984. pengaruh kebiasaan belajar sikap dan kemampuan dasar. yogyakarta : usaha 
nasionaol. 
nurkencana, w. 1989. evaluasi pendidikan. surabaya : usaha nasional. 
silverius, sunke. 1991. Evaluasi hasil belajar dan unpan bali. jakarta : pt. grasindo 
subiono ed. 1982. panduan evaluasi belajar untuk sekolah lanjutan umum. jakarta 
depdikbud 
umeidi. 1999. panduan manajemen sekolah. jakarta : depdikbud 
umeidi 1999. panduan pelaksanaan bantuan operasional manajemen mutu pendidikan. 
jakarta depdikbud 
ii
KATA PENGANTAR 
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Limpahan Rahmat, 
Taufiq dan Hidayah-Nya jualah sehingga Karya Tulis ini dapat diselesaikan tepat waktu. 
Dalam penyelesaian ini penulis banyak mengalami keterbatasan, oleh karena itu penulis 
inipun masih jauh dari kesempurnaan sehingga masukan dan saran dari kalangan pembaca 
sangat di harapkan demi kesempurnaanya. Akhirnya penulis berharap semoga karya tulis ini 
dapat mermanfaat bagi semua pihak khususnya yang berkecimbung dalam dunia 
pendidikan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi upaya peningkatan mutu 
pendidikan. 
ii 
Raha, Juni 2013 
Penyusun
DAFTAR ISI 
HALAMAN JUDUL 
KATA PENGANTAR...........................................................................................................i 
DAFTAR ISI.......................................................................................................................ii 
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................1 
A. Latar Belakang Masalah........................................................................................1 
B. Rumusan Masalah.................................................................................................1 
C. Tujuan Penulisan ..................................................................................................1 
D. Manfaat Penulisan.................................................................................................1 
E. Metode Penulisan..................................................................................................2 
F. Sistematika Penulisan............................................................................................2 
BAB II KAJIAN TEORI DAN ANALISA MASALAH............................................................3 
A. Konsep Mutu Pendidikan Dan Pengembangan.....................................................3 
B. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan..............................................3 
BAB III UPAYA PEMECAHAN DAN PEMBAHASAN MASALAH....................................5 
A. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan..............................................5 
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN..................................................................................7 
A. Kesimpulan..............................................................................................................7 
B. Saran......................................................................................................................8 
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................9 
ii

Recomendados

Makalah pengembangan sekolah por
Makalah pengembangan sekolahMakalah pengembangan sekolah
Makalah pengembangan sekolahOperator Warnet Vast Raha
15K visualizações11 slides
13 strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan mbs konsep mbs meru... por
13 strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan mbs konsep mbs meru...13 strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan mbs konsep mbs meru...
13 strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan mbs konsep mbs meru...Ummu Nihayah
73.6K visualizações22 slides
Mamajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-sukmaidi por
Mamajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-sukmaidiMamajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-sukmaidi
Mamajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-sukmaidimahmudi moedy
614 visualizações25 slides
Strategi peningkatan mutu layanan pendidikan por
Strategi peningkatan mutu layanan pendidikanStrategi peningkatan mutu layanan pendidikan
Strategi peningkatan mutu layanan pendidikanSMKN 36 JAKARTA UTARA
6.7K visualizações19 slides
Problem Peningkatan Mutu Pendidikan por
Problem Peningkatan Mutu PendidikanProblem Peningkatan Mutu Pendidikan
Problem Peningkatan Mutu PendidikanKuntum Trilestari
13.5K visualizações17 slides
Masalah peningkatan mutu pendidikan por
Masalah peningkatan mutu pendidikanMasalah peningkatan mutu pendidikan
Masalah peningkatan mutu pendidikanKuntum Trilestari
11.4K visualizações27 slides

Mais conteúdo relacionado

Mais procurados

PP No. 32 tahun 2013 por
PP No. 32 tahun 2013PP No. 32 tahun 2013
PP No. 32 tahun 2013Hendrijanto Mazhend
7.6K visualizações52 slides
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013 por
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013Hamdan Syah
241 visualizações52 slides
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32 por
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32Mahmun Zulkifli
4.6K visualizações23 slides
Makalah kurikulum 2013 por
Makalah kurikulum 2013Makalah kurikulum 2013
Makalah kurikulum 2013Santos Tos
2.2K visualizações8 slides
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'i por
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'iManajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'i
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'imahmudi moedy
822 visualizações12 slides
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran por
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaranEfektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaranEdiYuversa
361 visualizações5 slides

Mais procurados(15)

PP No. 32 tahun 2013 por Hendrijanto Mazhend
PP No. 32 tahun 2013PP No. 32 tahun 2013
PP No. 32 tahun 2013
Hendrijanto Mazhend7.6K visualizações
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013 por Hamdan Syah
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013
Peraturan pemerintah no 32 tahun 2013
Hamdan Syah241 visualizações
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32 por Mahmun Zulkifli
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32
Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2015 perubahan atas pp 19 dan pp 32
Mahmun Zulkifli4.6K visualizações
Makalah kurikulum 2013 por Santos Tos
Makalah kurikulum 2013Makalah kurikulum 2013
Makalah kurikulum 2013
Santos Tos2.2K visualizações
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'i por mahmudi moedy
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'iManajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'i
Manajemen pendidikan-islam deden-makbuloh-m.suba'i
mahmudi moedy822 visualizações
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran por EdiYuversa
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaranEfektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran
Efektivitas kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran
EdiYuversa361 visualizações
Perubahan pp 19 menjadi pp 32 ttg snp por sawali
Perubahan pp 19 menjadi pp 32 ttg snpPerubahan pp 19 menjadi pp 32 ttg snp
Perubahan pp 19 menjadi pp 32 ttg snp
sawali2.4K visualizações
Mamajemen pendidikan-isal deden-makbuloh-m. imron hamzah por mahmudi moedy
Mamajemen pendidikan-isal deden-makbuloh-m. imron hamzahMamajemen pendidikan-isal deden-makbuloh-m. imron hamzah
Mamajemen pendidikan-isal deden-makbuloh-m. imron hamzah
mahmudi moedy219 visualizações
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan por Ahmad Wahyudin Rock'n Roll
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuanKurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan
Ahmad Wahyudin Rock'n Roll13.3K visualizações
Panduan Pelaksanaan Kurikulum 2013 por Wiyanto Hardjono
Panduan Pelaksanaan Kurikulum 2013Panduan Pelaksanaan Kurikulum 2013
Panduan Pelaksanaan Kurikulum 2013
Wiyanto Hardjono4.6K visualizações
Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidik Dasar dan Mengengah por UNIB
Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidik Dasar dan MengengahStandar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidik Dasar dan Mengengah
Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidik Dasar dan Mengengah
UNIB473 visualizações
2. pp 13 2015 snp prub 2 por Bedy Bed
2. pp 13 2015 snp prub 22. pp 13 2015 snp prub 2
2. pp 13 2015 snp prub 2
Bedy Bed18 visualizações
01.2 a pp tahun2015_nomor_013 perubahan kedua pp19-2005 snp por Drs. HM. Yunus
01.2 a pp tahun2015_nomor_013 perubahan kedua pp19-2005 snp01.2 a pp tahun2015_nomor_013 perubahan kedua pp19-2005 snp
01.2 a pp tahun2015_nomor_013 perubahan kedua pp19-2005 snp
Drs. HM. Yunus109 visualizações
04. pp no. 32 tahun 2013 tentang standar nasional pendidikan perubahan no. 19... por Amrizal Ahmad
04. pp no. 32 tahun 2013 tentang standar nasional pendidikan perubahan no. 19...04. pp no. 32 tahun 2013 tentang standar nasional pendidikan perubahan no. 19...
04. pp no. 32 tahun 2013 tentang standar nasional pendidikan perubahan no. 19...
Amrizal Ahmad33.8K visualizações

Destaque

Makalah imunoglobin por
Makalah imunoglobinMakalah imunoglobin
Makalah imunoglobinSeptian Muna Barakati
270 visualizações16 slides
Makalah organisasi pemerintah por
Makalah organisasi pemerintahMakalah organisasi pemerintah
Makalah organisasi pemerintahSeptian Muna Barakati
1.1K visualizações12 slides
Kunci jawaban fisika por
Kunci jawaban fisikaKunci jawaban fisika
Kunci jawaban fisikaSeptian Muna Barakati
161 visualizações3 slides
Makalah pancasila sebagai terminologi por
Makalah pancasila sebagai terminologiMakalah pancasila sebagai terminologi
Makalah pancasila sebagai terminologiSeptian Muna Barakati
1.3K visualizações14 slides
Makalah permasalahan anak tk lengkap por
Makalah permasalahan anak tk lengkapMakalah permasalahan anak tk lengkap
Makalah permasalahan anak tk lengkapSeptian Muna Barakati
374 visualizações24 slides
Makalah macam macam imunoglobulin nurliana por
Makalah macam macam imunoglobulin nurlianaMakalah macam macam imunoglobulin nurliana
Makalah macam macam imunoglobulin nurlianaSeptian Muna Barakati
234 visualizações13 slides

Destaque(19)

Makalah organisasi pemerintah por Septian Muna Barakati
Makalah organisasi pemerintahMakalah organisasi pemerintah
Makalah organisasi pemerintah
Septian Muna Barakati1.1K visualizações
Makalah pancasila sebagai terminologi por Septian Muna Barakati
Makalah pancasila sebagai terminologiMakalah pancasila sebagai terminologi
Makalah pancasila sebagai terminologi
Septian Muna Barakati1.3K visualizações
Makalah permasalahan anak tk lengkap por Septian Muna Barakati
Makalah permasalahan anak tk lengkapMakalah permasalahan anak tk lengkap
Makalah permasalahan anak tk lengkap
Septian Muna Barakati374 visualizações
Makalah macam macam imunoglobulin nurliana por Septian Muna Barakati
Makalah macam macam imunoglobulin nurlianaMakalah macam macam imunoglobulin nurliana
Makalah macam macam imunoglobulin nurliana
Septian Muna Barakati234 visualizações
Makalah profesi keguruan sari por Septian Muna Barakati
Makalah profesi keguruan sariMakalah profesi keguruan sari
Makalah profesi keguruan sari
Septian Muna Barakati158 visualizações
Moderenisasi dan globalitasi 2 por Septian Muna Barakati
Moderenisasi dan globalitasi 2Moderenisasi dan globalitasi 2
Moderenisasi dan globalitasi 2
Septian Muna Barakati758 visualizações
Makalah macam macam imunoglobulin harni badria por Septian Muna Barakati
Makalah macam macam imunoglobulin harni badriaMakalah macam macam imunoglobulin harni badria
Makalah macam macam imunoglobulin harni badria
Septian Muna Barakati584 visualizações
Makalah bidang kedokteraan mirnawati s por Septian Muna Barakati
Makalah bidang kedokteraan mirnawati sMakalah bidang kedokteraan mirnawati s
Makalah bidang kedokteraan mirnawati s
Septian Muna Barakati93 visualizações
Makalah pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi por Septian Muna Barakati
Makalah pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomiMakalah pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi
Makalah pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi
Septian Muna Barakati550 visualizações
Makalah api klpk 1 kls a3 kep por Septian Muna Barakati
Makalah api klpk 1 kls a3 kepMakalah api klpk 1 kls a3 kep
Makalah api klpk 1 kls a3 kep
Septian Muna Barakati2.7K visualizações
190257248 makalah-serotinus-dan-askeb-serotinus por Septian Muna Barakati
190257248 makalah-serotinus-dan-askeb-serotinus190257248 makalah-serotinus-dan-askeb-serotinus
190257248 makalah-serotinus-dan-askeb-serotinus
Septian Muna Barakati3.3K visualizações
Makalah penyakit jamur por Septian Muna Barakati
Makalah penyakit jamurMakalah penyakit jamur
Makalah penyakit jamur
Septian Muna Barakati10.9K visualizações

Similar a Makalah pengembangan sekolah

Makalah pengembangan sekolah por
Makalah pengembangan sekolahMakalah pengembangan sekolah
Makalah pengembangan sekolahWarnet Raha
751 visualizações11 slides
Inovasi Kurikulum por
Inovasi KurikulumInovasi Kurikulum
Inovasi KurikulumHariyatunnisa Ahmad
7.6K visualizações17 slides
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru por
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruPeningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruResti Ws
18.3K visualizações13 slides
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru por
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruPeningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruResti Ws
3.5K visualizações13 slides
3 permasalahan pm por
3 permasalahan pm3 permasalahan pm
3 permasalahan pmRoslan Suraji
7K visualizações38 slides
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah por
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis SekolahManajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis SekolahGhian Velina
9.5K visualizações23 slides

Similar a Makalah pengembangan sekolah(20)

Makalah pengembangan sekolah por Warnet Raha
Makalah pengembangan sekolahMakalah pengembangan sekolah
Makalah pengembangan sekolah
Warnet Raha751 visualizações
Inovasi Kurikulum por Hariyatunnisa Ahmad
Inovasi KurikulumInovasi Kurikulum
Inovasi Kurikulum
Hariyatunnisa Ahmad7.6K visualizações
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru por Resti Ws
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruPeningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Resti Ws18.3K visualizações
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru por Resti Ws
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guruPeningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Peningkatan efektivitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru
Resti Ws3.5K visualizações
3 permasalahan pm por Roslan Suraji
3 permasalahan pm3 permasalahan pm
3 permasalahan pm
Roslan Suraji7K visualizações
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah por Ghian Velina
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis SekolahManajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Ghian Velina9.5K visualizações
Kompetensi Guru por Fajar Daulay
Kompetensi GuruKompetensi Guru
Kompetensi Guru
Fajar Daulay1K visualizações
laporan evaluasi kurikulum.docx por EllianiElliani
laporan evaluasi kurikulum.docxlaporan evaluasi kurikulum.docx
laporan evaluasi kurikulum.docx
EllianiElliani2.7K visualizações
18. yunia mondrow (06111404018) por Dewi_Sejarah
18. yunia mondrow (06111404018)18. yunia mondrow (06111404018)
18. yunia mondrow (06111404018)
Dewi_Sejarah280 visualizações
Lap supervisi bsc sman 2 smg por Muhammad Rozi
Lap supervisi bsc sman 2 smg Lap supervisi bsc sman 2 smg
Lap supervisi bsc sman 2 smg
Muhammad Rozi2.2K visualizações
Mkalah menejemen ok por muhammad yusuf
Mkalah menejemen okMkalah menejemen ok
Mkalah menejemen ok
muhammad yusuf41 visualizações
PPT KELOMPOK I.pptx por dhienas
PPT KELOMPOK I.pptxPPT KELOMPOK I.pptx
PPT KELOMPOK I.pptx
dhienas6 visualizações
Manajemen-pendidikan-islam_deden-makbuloh_anidajuita_s2pai_f_2015 por anida juita
Manajemen-pendidikan-islam_deden-makbuloh_anidajuita_s2pai_f_2015Manajemen-pendidikan-islam_deden-makbuloh_anidajuita_s2pai_f_2015
Manajemen-pendidikan-islam_deden-makbuloh_anidajuita_s2pai_f_2015
anida juita249 visualizações
Manajeman pendidikan-islam deden-makbulaoh-anida-juita por mahmudi moedy
Manajeman pendidikan-islam deden-makbulaoh-anida-juitaManajeman pendidikan-islam deden-makbulaoh-anida-juita
Manajeman pendidikan-islam deden-makbulaoh-anida-juita
mahmudi moedy133 visualizações
Manajemen pendidikan-islam deden makbuloh-jumroh por mahmudi moedy
Manajemen pendidikan-islam deden makbuloh-jumrohManajemen pendidikan-islam deden makbuloh-jumroh
Manajemen pendidikan-islam deden makbuloh-jumroh
mahmudi moedy329 visualizações
Bidang Garapan Administrasi Kurikulum por ida maesyaroh
Bidang Garapan Administrasi Kurikulum Bidang Garapan Administrasi Kurikulum
Bidang Garapan Administrasi Kurikulum
ida maesyaroh861 visualizações
Mulyati ojl 3 (RTK Cakep Bab 3) por Mulyati Rahman
Mulyati ojl 3  (RTK Cakep Bab 3)Mulyati ojl 3  (RTK Cakep Bab 3)
Mulyati ojl 3 (RTK Cakep Bab 3)
Mulyati Rahman23.1K visualizações
Evaluasi Kurikulum por Ani Mahisarani
Evaluasi KurikulumEvaluasi Kurikulum
Evaluasi Kurikulum
Ani Mahisarani8.4K visualizações
Sbt por Sabariya Banu
SbtSbt
Sbt
Sabariya Banu382 visualizações

Mais de Septian Muna Barakati

Kti eni safitri AKBID YKN RAHA por
Kti eni safitri AKBID YKN RAHA Kti eni safitri AKBID YKN RAHA
Kti eni safitri AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
4.1K visualizações89 slides
Kti hikmat AKBID YKN RAHA por
Kti hikmat AKBID YKN RAHA Kti hikmat AKBID YKN RAHA
Kti hikmat AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
1.6K visualizações124 slides
Kti niski astria AKBID YKN RAHA por
Kti niski astria AKBID YKN RAHA Kti niski astria AKBID YKN RAHA
Kti niski astria AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
1.6K visualizações88 slides
Kti ikra AKBID YKN RAHA por
Kti ikra AKBID YKN RAHA Kti ikra AKBID YKN RAHA
Kti ikra AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
758 visualizações80 slides
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA por
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA Kti sartiawati AKBID YKN RAHA
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
1.4K visualizações90 slides
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA por
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA Septian Muna Barakati
986 visualizações94 slides

Mais de Septian Muna Barakati(20)

Kti eni safitri AKBID YKN RAHA por Septian Muna Barakati
Kti eni safitri AKBID YKN RAHA Kti eni safitri AKBID YKN RAHA
Kti eni safitri AKBID YKN RAHA
Septian Muna Barakati4.1K visualizações
Kti hikmat AKBID YKN RAHA por Septian Muna Barakati
Kti hikmat AKBID YKN RAHA Kti hikmat AKBID YKN RAHA
Kti hikmat AKBID YKN RAHA
Septian Muna Barakati1.6K visualizações
Kti niski astria AKBID YKN RAHA por Septian Muna Barakati
Kti niski astria AKBID YKN RAHA Kti niski astria AKBID YKN RAHA
Kti niski astria AKBID YKN RAHA
Septian Muna Barakati1.6K visualizações
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA por Septian Muna Barakati
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA Kti sartiawati AKBID YKN RAHA
Kti sartiawati AKBID YKN RAHA
Septian Muna Barakati1.4K visualizações
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA por Septian Muna Barakati
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA
Kti jayanti sakti AKBID YKN RAHA
Septian Muna Barakati986 visualizações
Faktor faktor yang mempengaruhi penduduk por Septian Muna Barakati
Faktor faktor yang mempengaruhi pendudukFaktor faktor yang mempengaruhi penduduk
Faktor faktor yang mempengaruhi penduduk
Septian Muna Barakati5.3K visualizações
99 nama allah swt beserta artinya por Septian Muna Barakati
99 nama allah swt beserta artinya99 nama allah swt beserta artinya
99 nama allah swt beserta artinya
Septian Muna Barakati1.8K visualizações

Makalah pengembangan sekolah

  • 1. BAB I PENDAHULUAN ii A. Latar Belakang Masalah Untuk mampu berperan dalam persaingan global yang semakin ketat, maka sebagai bangsa indonesia kita harus mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan agar dapat memberikan sumbangan dalam rangka peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karena itu, manajemen peningkatan mutu sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah merupakan kenyataan yang harus dilakukan secara terprogram, terarah, intensif, efektif, dan efisien dalam proses pencerdasan bangsa Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, menegaskan peranan yang amat penting dan strategis dalam rangka upaya peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan manajemen peningkatan mutu pendidikan di dalam upaya pengembangan sekolah. Upaya pengembang ini meliputi 2 hal, yaitu kuantitas yang meliput penambahan pendirian sekolah baru beserta sarana dan prasarana tenaga kependidikan dalam jumlah yang cukup, sedangkan aspek kualitas meliputi peningkatan prestasi siswa dan peningkatan profesiolal tenaga guru yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. B. Rumusan Masalah berdasarkan uraian pada latar belakang, maka permasalahan pokok dalam pembahasan karya tulis ini adalah “bagaimana manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah”? C. Tujuan Penulisan tujuan penulisan karya tulis ini adalah mendeskrepsikan secara objektif dan akurat tentang : a. konsepsi manajemen peningkatam mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah. b. kerangka kerja manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah. D. Manfaat Penulisan adapun manfaat yang diharapkan dari hasil kajian karya tulis ini adalah dapat bermanfaat bagi pemerintah, lembaga pendidikan (sekolah) dan masyarakat umum.
  • 2. ii E. Metode Penulisan karya tulis ini di buat dengan menggunakan metode pustaka dan metode pengamatan lapangan. F. Sistematika Penulisan karya tulis ini tersusun dalam empat bab yang terdiri dari : a. bab I. pendahuluan, yang berisi latar belakang, rumusan permasalahan, tujuan penulisan, manfaat penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan. b. bab II. Kajian, teori dan analisis masalah yang membahas konsep mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah dan konsep manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah ke depan. c. bab III Pemecahan dan pembahasan masalah, yang menguraikan tentang konsepsi manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah, kerangka kerja manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah. d. Bab IV yang berisi kesimpulan dan saran.
  • 3. BAB II KAJIAN TEORI DAN ANALISIS MASALAH A. Konsep Mutu Pendidikan Dalam Pengembangan Sekolah secara umum konsep mutu mengandung pengertian derajat keunggulan suatu produk baik berupa barang maupun jasa. dalam konteks pendidikan pengertian mutu pendidikan mengacu pada dua hal yaitu proses pendidikan dan hasil pendidikan. dalam proses pendidikan yang bermutu terbait berbagai hal sebagai input seperti bahan ajar, metodologi, sarana dan prasarana sekolah, dukung administrasi dan penciptaan suasana yang kondusif. adanya manajemen sekolah dan manajemen kelas dalam pengembangan sekolah berperan mensinergikan semua komponen dalam interaksi pembelajaran baik antar guru, siswa dan sarana pendukung di kelas maupun extra kurikuler dalam lingkup substansi akademis maupun non akademis dalam proses pembelajaran. sedangkan dalam konteks hasil mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah mengacu pada prestasi yang di capai oleh sekolah pada setiap kurun waktu satu tahun misalnya : pada setiap akhir semester dan akhir tahun. prestasi yang di capai dalam pengembangan sekolah misalnya berupa hasil kemampuan akademis berupa hasil ulangan umum, EBTA atau EBTANAS, dan prestasi di bidang lain seperti cabang olahraga, seni atau keterampilan jasa tertentu seperti komputer dan berbagai jenis keterampilan jasa. berdasarkan uraian di atas, maka dapatlah disimpulkan bahwa dua hasil pendidikan yang bermutu di dalam pengembangan sekolah saling berhubungan erat. oleh karena itu agar proses yang baik dalam pengembangan sekolah tidak salah arah, maka mutu hasil pendidikan harus dirumuskan terlebih dahulu oleh sekolah. perumusan ini menunjukan target yang akan tercapai untuk satu tahun. B. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Pengembangan Sekolah 1 Tahun Ke Depan kenyataan menunjukan bahwa kebutuhan dunia pendidikan sangat beragam dan berfariasi seperti kebutuhan siswa akan belajar, kebutuhan guru dan civita akademika dalam pengembangan diri dan profesionalisme. beragamnya kebutuhan ini berdampak kepada keharusan untuk dapat merespon dan mengespresikan kondisi tersebut dalam proses pengembangan sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dapat dipergunakan berbagai pendekatan atau teori sebagai acuan dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat terutama yang mempunyai kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, sekolah ii
  • 4. merupakan ujung tombak dalam proses pendidikan yang memberikan konsekuensi logis terhadap upaya peningkatan mutu di dalam pengembangan sekolah ke depan. berdasarkan pendekatan sekolah menjadi bagian utama dalam proses pembuatan keputusan, sedangkan masyarakat dituntut proaktif agar lebih memahami proses pendidikandan membantu mengontrol pengelolaan pendidikan dalam pengembangan sekolah. konsepsi tersebut melahirkan suatu fenomena baru dalam manjemen peningkatan mutu pendidikan dengan memberi kemandirian kepada sekolah sehingga dapat membawa ke arah perubahan cara berpikir yang bersifat rasional normatif dalam pengambilan keputusan berdasarkan sistem dan organisasi pendidikan di dalam merumuskan pengembangan sekolah dalam kurun waktu tertentu. ii
  • 5. BAB III PEMECAHAN DAN PEMBAHASAN MASALAH A. Konsep manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah 1 tahun ke depan. sekolah sebagai lembaga pendidikan formal berada pada posisi terdepan dalam proses pendidikan. oleh karena itu, sekolah harus menjadi bagian utama dalam proses pengambilan keputusan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. komponen masyarakat yang lain juga tidak kalah pentingnya untuk menopang / mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan dalam rangka pengembangan sekolah kedepan. dalam konteks ini peran Pemerintah Pusat hanya sebagai pendukung dalam hal penataan dan penentuan kerangka dasar kebijaksanaan bidang pendidikan. pemberian kepada kemandirian sekolah ini terjadi karena pihak pemerintah pusat menyadari akan kompleksnya masalah pengambilan keputusan dalam pendidikan sebagai suatu sistem. proses pemgambilan keputusan ini perlu memperhatikan berbagai faktor, yaitu : 1. kebutuhan siswa untuk belajar yang berfariasi 2. berbagai kebutuhan guru dan tenaga kependidikan lainya dalam pengembangan sekolah menuju profesionalitas. 3. harapan masyarakat untuk mempeoleh pendidikan yang bermutu bagi ii peserta didik. 4. menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. 5. tuntutan dunia usaha untuk memperoleh tenaga yang bermutu upaya peningkatan mutu menuju pengembangan sekolah, ini lebih menekankan kepada kemandirian dan aktifitas sekolah. karakter dari manajemen ditunjukan oleh hal-hal sebagai berikut : 1. lingkungan sekolah yang aman dan tertib 2. sekolah mempunyai visi, misi, dan target yang ingi di capai 3. sekolah harus mempunyai kepemimpinan yang kuat 4. adanya harapan yang tinggi dari personal sekolah ( kepala sekolah, guru, dan staf termaksud siswa) untuk berprestasi 5. adanya pengembangan staf yang kontinyiu sesuai tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi. 6. pelaksanaan evaluasi yang kontinyiu terhadap aspek akademik, administratif dan pemanfaatan hasilnya untuk penyempurnaan dan perbaikan mutu.
  • 6. 7. adanya komunikasi dan dukungan inisiatif dari orang tua / masyarakat dalam pelaksanaan konsep manajemen peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah ke depan, sekolah harus memiliki tanggung jawab untuk mengelola dirinya, terutama berkaitan dengan pengelolaan administrasi, keuangan dan fungsi setiap personal sekolah dalam rangka kebijakan yang dirumuskan pemerintah. selanjutnya sekolah bersama-sama dengan anggota masyarakat dalam membuat keputusan mengatur skala prioritas. selain itu, pihak sekolah harus menjadi lingkungan kerjanya lebih profesional, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pengajar. selain itu, kepala sekolah harus terampil sebagai kordinator dari sejumlah orang yang ada di lingkunganya dari berbagai kelompok yang berbeda dalam masyarakat. ii
  • 7. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ii A. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan yang telah dipaparkan di atas maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : a. Ada penentuan kebijakan dalam peningkatan mutu pendidikan harus memperhatikan pemerataan dan perluasan kesempatan belajar bagi peserta didik dan penciptaan kondisi yang kondunsif, dan peningkatan relevansi pendidikan serta peningkatan evisiensi dan evektifitas pengelolaan pendidikan dalam pengembangan sekolah dalam kurun waktu tertentu. b. Misi pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah dapat mengatur dirinya sendiri dalam upaya peningkatan mutu pendidikan yang selama ini di pandang kurang efektif meskipun tetap mengacu pada kebijakan sistem pendidikan nasional. c. Dalam pengimplementasian konsep peningkatan mutu pendidikan dalam pengembangan sekolah ke depan, sekolah harus mampu bertanggung jawab untuk dirinya sendiri bersama orang tua siswa dan masyarakat untuk merencanakan dan menyusun berbagai kegiatan baik jangka pendek maupun jangka panjang berdasarkan skala prioritas, termaksud pengalokasian anggaran pendidikan yang sasaranya adalah mutu pendidikan dalam pengembanga sekolah ke depan secara optimal d. Dalam pengembanga sekolah ke depan, sekolah harus dapat bekerja dengan memperhatikan rambu-rambu keberhasilan pencapaian mutu pendidikan sebagaimana yang telah di atur dalam undang-undang sistem pendidikan nasional e. Pengembangan sekolah dilaksanakan dengan berbagai strategi secara bertahap dengan memperhatikan dua indikator penting yaitu kondisi alamiah total sumber daya yang tersedia dan prioritas untuk melaksanakan program. Kedua program tersebut sangat menentukan keberhasilan program pendidikan di setiap sekolah.
  • 8. ii B. Saran Untuk menunjang pencapaian peningkatan mutu dalam pengembangan sekolah satu tahun ke depan perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut : a. Perlu dilakukan penelitian / pengkajian yang akurat dan objektif tentang manajemen peningkatan mutu untuk pengembangan sekolah ke depan. b. Dalam pelaksanaan pengembangan sekolah ke depan perlu diadakan sosialisasi terhadap segenap lapisan masyarakat berkaintan dengan peningkatan mutu pendidikan guna menumbuhkan peran serta masyarakat. c. Dalam pengembangan sekolah ke depan, sekolah-sekolah ujung tombak dalam proses pendidikan perlu terus membangun dirinya sendiri dengan melibatkan masyarakat agar tercipta suasana belajar yang kondunsif sehingga tujuan yang hendak dicapai dapat terwujud.
  • 9. DAFTAR PUSTAKA arikontu, S. 1987.Dasar-dasar Evaluasi pendidikan. Yogyakarta : Bina Aksara. djaali. 1984. pengaruh kebiasaan belajar sikap dan kemampuan dasar. yogyakarta : usaha nasionaol. nurkencana, w. 1989. evaluasi pendidikan. surabaya : usaha nasional. silverius, sunke. 1991. Evaluasi hasil belajar dan unpan bali. jakarta : pt. grasindo subiono ed. 1982. panduan evaluasi belajar untuk sekolah lanjutan umum. jakarta depdikbud umeidi. 1999. panduan manajemen sekolah. jakarta : depdikbud umeidi 1999. panduan pelaksanaan bantuan operasional manajemen mutu pendidikan. jakarta depdikbud ii
  • 10. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Limpahan Rahmat, Taufiq dan Hidayah-Nya jualah sehingga Karya Tulis ini dapat diselesaikan tepat waktu. Dalam penyelesaian ini penulis banyak mengalami keterbatasan, oleh karena itu penulis inipun masih jauh dari kesempurnaan sehingga masukan dan saran dari kalangan pembaca sangat di harapkan demi kesempurnaanya. Akhirnya penulis berharap semoga karya tulis ini dapat mermanfaat bagi semua pihak khususnya yang berkecimbung dalam dunia pendidikan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi upaya peningkatan mutu pendidikan. ii Raha, Juni 2013 Penyusun
  • 11. DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR...........................................................................................................i DAFTAR ISI.......................................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................1 A. Latar Belakang Masalah........................................................................................1 B. Rumusan Masalah.................................................................................................1 C. Tujuan Penulisan ..................................................................................................1 D. Manfaat Penulisan.................................................................................................1 E. Metode Penulisan..................................................................................................2 F. Sistematika Penulisan............................................................................................2 BAB II KAJIAN TEORI DAN ANALISA MASALAH............................................................3 A. Konsep Mutu Pendidikan Dan Pengembangan.....................................................3 B. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan..............................................3 BAB III UPAYA PEMECAHAN DAN PEMBAHASAN MASALAH....................................5 A. Konsep Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan..............................................5 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN..................................................................................7 A. Kesimpulan..............................................................................................................7 B. Saran......................................................................................................................8 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................9 ii