O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Materi 4 [Pelatihan Kader Posyandu]

28.589 visualizações

Publicada em

  • Entre para ver os comentários

Materi 4 [Pelatihan Kader Posyandu]

  1. 1. MATERI 4MENGISI DAN MEMBACA KARTU MENUJU SEHAT (KMS) Manjilala | www.gizimu.com
  2. 2. TUJUAN BELAJAR• Peserta dapat melakukan pengisian Data Kartu Menuju Sehat (KMS)• Peserta dapat menyebutkan catatan apa saja yang terdapat didalam KMS• Peserta mengerti cara membaca KMS
  3. 3. PENGERTIAN KMS• KMS adalah kartu yang memuat data pertumbuhan serta beberapa informasi lain mengenai perkembangan anak, yang dicatat setiap bulan dari sejak lahir sampai berusia 5 tahun.• KMS juga dapat diartikan sebagai Raport kesehatan gizi balita
  4. 4. DISKUSI• Kapan dan dimana dilaksanakan pengisian KMS ?• Catatan (informasi) apa saja yang terdapat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) ?• Apa manfaat KMS ?
  5. 5. JENIS-JENIS CATATAN PADAKMSPengisian KMS dilakukan pada saat hari buka Posyandu, yaitu di kegiatan berikut ini :DI KEGIATAN 3 :• Kader memindahkan catatan hasil penimbangan balita yang ditulis di atas secarik kertas ke dalam KMS anak tersebut. Catatan yang dimaksud adalah catatan berat badan ke dalam grafik.DI KEGIATAN 4 :• Kader membaca data KMS, menjelaskan kepada ibu mengenai keadaan anak berdasarkan catatan berat badan dalam grafik KMS. Kader juga menanyakan berbagai informasi yang penting mengenai perkembangan tumbuh-kembang anak, kemudian dimasukkan ke dalam KMS.DENGAN DEMIKIAN, JENIS-JENIS CATATAN (INFORMASI) PADA KMS ADALAH :• Berat badan anak (pertumbuhan anak)• Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif untuk bayi berumur 0 sampai 6 bulan• Imunisasi yang sudah diberikan pada anak• Pemberian vitamin A• Penyakit yang pernah diderita anak dan tindakan yang diberikan• Selain itu, kader juga menggunakan KMS untuk menanyakan perkembangan anak, yaitu : kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki anak sesuai dengan tingkat usianya (misalnya: kemampuan merangkak, duduk, brejalan, bicara, dan sebagainya)
  6. 6. MANFAAT CATATAN/INFORMASI PADA KMS Catatan / informasi pada KMS merupakan alat pemantau keadaan balita yang bisa dijadikan acuan untuk memberikan penyuluhan kepada ibu/keluarganya. Selain sebagai acuan penyuluhan, catatan KMS juga dijadikan bahan acuan untuk memberikan rujukan, baik ke langkah-5 maupun ke Puskesmas.• Rujukan balita ini diberikan pada bayi terdapat catatan berikut ini :• Berat badan balita berada di Bawah Garis Merah (BGM) pada KMS dan dicurigai gizi buruk• Berat badan balita 2 kali (2 bulan) berturut-turut tidak naik• Berat badan balita berada di atas normal pada KMS (terlalu gemuk)• Balita sakit• Balita belum diimunisasi dan mendapat kapsul vitamin A
  7. 7. CARA PENGISIAN KMS Pada balita yang baru pertama kali ditimbang, isilah nama, nomor pendaftaran, dan identitas balita pada KMS Cantumkan tanggal, bulan, tahun lahir balita pada kolom NOL Cantumkan bulan penimbangan sesuai dengan hasil setiap kali balita ditimbang
  8. 8. CARA PENGISIAN KMS (lanjut) Tentukan letak titik hasil penimbangan berat badan pada KMS dengan cara menghubungkan garis mendatar berat badan dan garis tegak umur pada grafik KMS, lalu buat titik yang mudah terlihat
  9. 9. ASPEK YANG DIMONITORDALAM GRAFIK KMSDUA KALI PENIMBANGAN ATAU LEBIH Aspek YangNo Arti Tindak Lanjut oleh Kader Dimonitor • Keluarga balita diberi pujian dan diberi1 Berat badan naik Anak sehat, gizi baik dukungan untuk mempertahankan kondisi anak sehat. Anak memiliki kemungkinan makanannya • Diberikan makanan tambahan Berat badan tidak kurang dari segi jumlah atau mutu gizinya, • Penyuluhan gizi seimbang2 naik atau terganggu kesehatannya (misalnya : • Perlu dirujuk ke sarana kesehatan cacingan, panas, campak, dll) (Puskesmas/Rumah Sakit) • Anak perlu mendapatkan perhatian • Perlu pemberian makanan tambahan (PMT) khusus dalam tumbuh kembangnya yang diselenggarakan oleh Posyandu • Anak belum tentu terganggu tumbuh • Perlu penyuluhan gizi oleh kader/petugas gizi Di Bawah garis3 kembangnya, perlu pengecekan Puskesmas merah panjang / tinggi badannya • Perlu dirujuk ke sarana kesehatan • Anak tersebut memang perlu perhatian (puskesmas/Rumah sakit) untuk di tindak khusus jika tubuhnya kurus lanjuti Titik-titik berat • Pendekatan dan penyuluhan tentang manfaat badan dalam KMS Orang tua kurang giat memantau proses4 memantau proses tumbuh kembang anak terputus-putus tumbuh kembang anak • Diberi motivasi untuk menimbang setiap bulan (tidak teratur)
  10. 10. CARA MEMBACA CATATANKMS ANAK DIKATAKAN BERAT BADANNYA NAIK APABILA : Garis pertumbuhannya naik mengikuti salah satu pita warna ANAK DIKATAKAN BERAT BADANNYA NAIK APABILA : Garis pertumbuhannya pindah ke Pita warna diatasnya
  11. 11. CARA MEMBACA CATATANKMS (lanjut)BERAT BADAN TIDAK NAIK JIKA :
  12. 12. TUGAS PERORANGAN(20 menit)• Kami meminta seluruh peserta berhitung dengan nomor 1 sampai 2 (diulang sampai semua peserta mendapat nomor)• Selanjutnya kami akan membagi 2 macam kasus.• Setiap peserta yang mendapat nomor 1, mengerjakan kasus-1; sedangkan setiap peserta dengan nomor 2, mengerjakan kasus 2
  13. 13. LATIHAN (KASUS 1)• Anak pertama Bapak dan Ibu bernama Ani, lahir pada bulan Agustus 1998 dengan berat badan 2,8 kg. Pada usia 1 bulan, berat badan Ani 3,0 kg. Sedangkan pada 3 bulan berikutnya Ani tidak pernah ditimbang karena Ibu Amin bepergian. Sejak lahir sampai umur 4 bulan, Ani hanya mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) saja. Setelah itu, atas saran Kader Posyandu, Ani mendaptkan makanan pendamping ASI.• Pada umur 6 bulan Ani agak demam, tetapi tetap mendapatkan vitamin A, berat badannya waktu itu 5,4 kg. Umur 7 bulan, Ani menderita mencret, kemudian dibawa ke PUSKESMAS dan saat ditimbang berat badannya 5,4 kg. Hasil penimbangan bulan April 1999, berat badan Ani 5,7 kg.• Imunisasi yang telah diberikan Ani adalah BCG, 2x DPT, dan 2x polio.TUGAS :• Isilah KMS Ani secara lengkap• Siapkan penjelasan tentang keadaan pertumbuhan Ani
  14. 14. LATIHAN (KASUS 2)• Pada bulan April 1999, Yanto anak Bapak dan Ibu Hasan berumur 6 bulan. Pada saat lahir, berat badan Yanto 3,1 kg. Sampai usia 1 bulan, Yanto hanya mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) saja. Tetapi, pada saat Yanto berusia 2 bulan, ibunya memberikan makanan berupa bubur dan pisang yang dilumatkan. Hal ini karena ketidaktahuan Ibu Hasan. Saat berumur 4 bulan, tanggal 5 Februari 1999, untuk pertamakalinya Yanto dibawa ke Posyandu, dengan berat badan 4 kg, dan mendapatkan imunisasi BCG walaupun sedang pilek, pada umur 5 bulan, berat badannya 3,9 kg dan mendapatkan imunisasi DPT dan polio yang pertama. Pada 4 April 1999, Yanto mendapatkan imunisasi DPT dan polio kedua, berat badannya saat itu 4,2 kg.TUGAS :• Isilah KMS Yanto secara lengkap• Siapkan penjelasan tentang keadaan pertumbuhan Yanto
  15. 15. PLENO (30 menit)• Kami meminta peserta untuk menukarkan hasil pengisian KMS-nya dengan peserta lain yang kasusnya serupa• Silahkan anda diskusikan perbedaan hasil pengisian KMS tersebut, dengan mengajukan satu persatu pertanyaan berikut : • Kesalahan apa yang masih terjadi dalam pengisian KMS ? • Catatan (informasi) apa yang paling sering lupa dimasukkan kedalam KMS ? • Bagaimana cara membaca atau mengartikan catatan pada KMS ?
  16. 16. MEMBACA CATATAN KMS(DUA KALI PENIMBANGAN ATAU LEBIH) 1. Hubungkan titik berat badan hasil penimbangan bulan lalu dan bulan ini 2. Tentukan naik atau tidak naik, lalu catat dalam buku register 3. Bila bulan lalu balita tidak ditimbang atau bulan ini baru pertama kali ditimbang, maka tidak dapat dinilai naik atau tidak naik
  17. 17. PENUTUP Jika masih terdapat penjelasan yangbelum dimengerti, maka kami persilahkan untuk menanyakan.
  18. 18. TERIMA KASIH

×