ULUMUL QUR’AN
ASBAB AN-NUZUL

ADIE SETIAWANDI
ANDIKA SAEFUL FAHMI
KURNIATUN SHOLEHA
LIANA SARI PUTRI
Pengertian Asbab An-Nuzul
Ungkapan asbab an-nuzul merupakan bentuk
idhafah dari kata “asbab” dan “nuzul”. Secara
etimologi...
lanjutan
Menurut Shubhi Shalih

Artinya:
“Asbab An-Nuzul” adalah sesuatu yang
menjadi sebab turunnya satu atau beberapa
ay...
Macam-macam Asbab An-Nuzul
1. Peristiwa yang terjadi dalam masyarakat sehingga menyebabkan
al-Qur‟an diturunkan. Seperti d...
Lanjutan
2. Pertanyaan yang disampaikan kepada nabi saw tentang masalah
keagamaan,
yang menjadi sebab al-Qur‟an diturunkan...
lanjutan
Kemudian aku meneruskan perjalananku ke Madinah,
lalu aku menghadap Rasulullah saw dan bertanya: hai
Rasulullah b...
Urgensi dan Kegunaan Asbab an-Nuzul
• Membantu dalam memahami sekaligus mengatasi
ketidakpastian dalam menangkap pesan aya...
Kegunaan mengetahui Asbab An-Nuzul
• Mengetahui hikmah tasyri‟ (hikmah ditetapkannya hukum) dan

mengetahuii pemeliharaan ...
Kaidah al-Ibrah
Mayoritas ulama berpendapat bahwa yang harus
menjadi pertimbangan adalah keumuman lafazh dan
bukannya kekh...
lanjutan
• Ibn Taimiyyah berpendapat, bahwa banyak ayat yang
diturunkan berkenaan dengan kasus tertentu bahkan,
kadang-kad...
SEKIAN PRESENTASI DARI KAMI

THANK YOU FOR ATTENTION
SEMOGA DAPAT BERMANFAAT
MOHON MAAF BILA TERDAPAT
KESALAHAN
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Asbab An-Nuzul

730 visualizações

Publicada em

Publicada em: Educação
0 comentários
0 gostaram
Estatísticas
Notas
  • Seja o primeiro a comentar

  • Seja a primeira pessoa a gostar disto

Sem downloads
Visualizações
Visualizações totais
730
No SlideShare
0
A partir de incorporações
0
Número de incorporações
1
Ações
Compartilhamentos
0
Downloads
25
Comentários
0
Gostaram
0
Incorporações 0
Nenhuma incorporação

Nenhuma nota no slide

Asbab An-Nuzul

  1. 1. ULUMUL QUR’AN ASBAB AN-NUZUL ADIE SETIAWANDI ANDIKA SAEFUL FAHMI KURNIATUN SHOLEHA LIANA SARI PUTRI
  2. 2. Pengertian Asbab An-Nuzul Ungkapan asbab an-nuzul merupakan bentuk idhafah dari kata “asbab” dan “nuzul”. Secara etimologi, asbab An-Nuzul adalah sebab-sebab yang melatarbelakangi terjadinya sesuatu. Banyak pengertian terminologi yang dirumuskan oleh para ulama, diantaranya: Menurut Az-zarqani “Asbab An-Nuzul”adalah khusus atau sesuatu yang terjadi serta adan hubungannya dengan turunnya al-Quran sebagai penjelas hukum pada saat peristiwa itu terjadi.”
  3. 3. lanjutan Menurut Shubhi Shalih Artinya: “Asbab An-Nuzul” adalah sesuatu yang menjadi sebab turunnya satu atau beberapa ayat Al-quran (ayat-ayat) terkadang menyiratkan peristiwa itu, sebagai respons atasnya. Atau sebagai penjelas terhadap hukum-hukum di asaat peristiwa itu terjadi”.
  4. 4. Macam-macam Asbab An-Nuzul 1. Peristiwa yang terjadi dalam masyarakat sehingga menyebabkan al-Qur‟an diturunkan. Seperti diriwayatkan dari Ibn abbas, ia berkata: setelah turun ayat: keluarlah Rasulullah saw hingga naik ke bukit Safa, sambil memanggil-manggil: hari sudah mulai siang! Lalu berkumpulah orang-orang di depan rasul saw, maka bersabda beliau: saya beritahukan kepadamu bahwa ada sekumpulan kuda keluar dari kaki gunung, percayakah kamu kepadaku? Mereka menjawa: kami tidak pernah melihat kamu berdusta. Kemudian rasulullah saw bersabda: sesungguhnya aku memberikan peringatan kepadamu sekalian bahwa di depanku terdapat azab yang sangat mengerikan. Lalu berkatalah Abu Lahab: celaka kamu! Apakah kamu mengumpulkan kami hanya untuk mendengan kan peringatanmu itu? Lalu berdirilah ia, kemudian turunlah surat al-Lahab:
  5. 5. Lanjutan 2. Pertanyaan yang disampaikan kepada nabi saw tentang masalah keagamaan, yang menjadi sebab al-Qur‟an diturunkan, sebagai jawaban dan penjelasan terhadap masalah yang ditanyakan. Seperti dikisahkan dalam suatu riwayat, bahwa Marsiid bin Abi al-Marsid al-ganawiy, sebelum berhijrah ke madinah, mempunyai seorang teman perempuan yang bernama „Anaq di Makkah. Ketika ia sedang istirahat di suatu tempat di malam hari di bawah terang bulan, dalan perjalanannya ke Madinah, datanglah teman perempuan tersebut dan bertanya: apakah kamu Marsid? Marsid menjawab: benar, saya adalah Marsid. Berkatalah „Anaq: selamat datang, marilah bermalam di tempatku. Marsid berkata: sesungguhnya Allah telah mengharamkan perzinahan.
  6. 6. lanjutan Kemudian aku meneruskan perjalananku ke Madinah, lalu aku menghadap Rasulullah saw dan bertanya: hai Rasulullah bolehkah aku menikah dengan „Anaq? Rasulullah SAW diam tidak menjawabnya. Kemudian turunlah ayat: “Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan musyrik dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki yang musyrik”. (AnNur (24):3).
  7. 7. Urgensi dan Kegunaan Asbab an-Nuzul • Membantu dalam memahami sekaligus mengatasi ketidakpastian dalam menangkap pesan ayat-ayat AlQuran. • Mengatasi keraguan ayat yang diduga mengandung pengertian umum. • Mengkhususkan hukum yang terkandung dalam ayat AlQuran. • Mengidentifikasikan pelaku yang mnyebabkan ayat AlQuran turun. • Memudahkan untuk menghapal dan memahami ayat, serta untuk memantapkan wahyu kedalam hati orang yang mnedengarkannya.
  8. 8. Kegunaan mengetahui Asbab An-Nuzul • Mengetahui hikmah tasyri‟ (hikmah ditetapkannya hukum) dan mengetahuii pemeliharaan syari‟ah bagi kemaslahatan umum dalam menyelesaikan peristiwa-peristiwa yang terjadi, sebagai rahmat bagi seluruh umat. • Mentakhsis nas yang bersifat umum. Inilah pendapat ulama yang mengatakan bahwa ketetapan itu diambil dari sebab yang khusus, bukan dari lafal yang umum.
  9. 9. Kaidah al-Ibrah Mayoritas ulama berpendapat bahwa yang harus menjadi pertimbangan adalah keumuman lafazh dan bukannya kekhususan sebab (al-„brah bi „umum al-lafzhi la bi khusus as-sabab). As-Suyuthi, memberikan alasan bahwa itulah yang dilakukan oleh para sahabat dan golongan lain. Ini bisa dibuktikan, antara lain, ketika turun ayat zihar dalam kasus Salman ibn shakhar, ayat li‟an dalam perkara Hilal ibn Umayyah, dan ayat qadzaf dalam kasus tuduhan terhadap „Aisyah, penyelesaian terhadap kasus-kasus tersebut ternyata juga diterapkan terhadap peristiwa lain yang serupa.
  10. 10. lanjutan • Ibn Taimiyyah berpendapat, bahwa banyak ayat yang diturunkan berkenaan dengan kasus tertentu bahkan, kadang-kadang menunjuk pribadi seseorang, kemudian dipahami sebagai berlaku umum. • Di sisi lain, ada juga ulama yang berpendapat bahwa ungkapan satu lafadz Al-quran harus dipandang dari segi kekhususan sebab bukan dari segi keumuman lafadz (al-„brah bi „umum al-lafzhi la bi khusus as-sabab).
  11. 11. SEKIAN PRESENTASI DARI KAMI THANK YOU FOR ATTENTION SEMOGA DAPAT BERMANFAAT MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESALAHAN

×