O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
Definisi Asuransi & Regulasi
Fungsi Asuransi Fungsi Utama : Sebagai pengalihan risiko,pengumpulan dana dan premi yang seimbang. Fungsi skunder asuran...
Prinsip Dasar Asuransia) Insurable interestb) Utmost good faithc) Utmost good faithd) Proximate causee) Indemnityf) Subrog...
Jenis – jenis AsuransiDilihat dari segi fungsinya :1. Asuransi Kerugian (non life insurance)2. Asuransi Jiwa ( life insura...
Asuransi Unit Link Produk asuransi yang digabung dengan produkinvestasi. Jadi jika anda membeli asuransi jenis inimaka te...
Risiko & KetidakpastianPengertian ‘risiko’ dalam asuransiadalah “ketidakpastian akanterjadinya suatu peristiwa yangdapat m...
Jenis – jenis RisikoRisiko Murni : hanya ada peluang rugi bukan peluanguntuk untung. Ex.: Asuransi KendaraanRisiko Spekula...
Bancassurance
Keuntungan Asuransi
Asuransi Konvensional vs Asuransi Syariah Pertama, keberadaan Dewan Pengawas Syariah dalam perusahaan asuransi syariahmer...
Wassalamualaikum
Asuransi
Asuransi
Asuransi
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Asuransi

4.000 visualizações

Publicada em

Publicada em: Educação
  • Dating for everyone is here: ♥♥♥ http://bit.ly/36cXjBY ♥♥♥
       Responder 
    Tem certeza que deseja  Sim  Não
    Insira sua mensagem aqui
  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/36cXjBY ♥♥♥
       Responder 
    Tem certeza que deseja  Sim  Não
    Insira sua mensagem aqui

Asuransi

  1. 1. Definisi Asuransi & Regulasi
  2. 2. Fungsi Asuransi Fungsi Utama : Sebagai pengalihan risiko,pengumpulan dana dan premi yang seimbang. Fungsi skunder asuransi : untuk merangsangpertumbuhan usaha, mencegah kerugian, danpengendalian kerugian. Fungsi tambahan asuransi : sebagai investasi dana daninvisible earnings.
  3. 3. Prinsip Dasar Asuransia) Insurable interestb) Utmost good faithc) Utmost good faithd) Proximate causee) Indemnityf) Subrogationg) Contribution
  4. 4. Jenis – jenis AsuransiDilihat dari segi fungsinya :1. Asuransi Kerugian (non life insurance)2. Asuransi Jiwa ( life insurance )3. Reasuransi ( reinsurance )
  5. 5. Asuransi Unit Link Produk asuransi yang digabung dengan produkinvestasi. Jadi jika anda membeli asuransi jenis inimaka terdapat juga jasa investasi di dalamnya. Produkini muncul agar para nasabah tertarik. Karena saat inijika menjual produk asuransi murni, para nasabahakan merasa rugi karena mereka merasa jarangmengajukan klaim, sedangkan premi harus tetapdibayarkan secara berkala.
  6. 6. Risiko & KetidakpastianPengertian ‘risiko’ dalam asuransiadalah “ketidakpastian akanterjadinya suatu peristiwa yangdapat menimbulkan kerugianekonomis”.
  7. 7. Jenis – jenis RisikoRisiko Murni : hanya ada peluang rugi bukan peluanguntuk untung. Ex.: Asuransi KendaraanRisiko Spekulatif : adanya peluang rugi dan peluanguntung. Ex.: Investasi Saham.Risiko Individu : risiko dalam kehidupan sehari-hari.Risiko ini terbagi 3 yaitu Risiko pribadi (personal risk),Risiko harta (property risk), Risiko tanggung gugat (liabilityrisk), dan Risiko Fundamental
  8. 8. Bancassurance
  9. 9. Keuntungan Asuransi
  10. 10. Asuransi Konvensional vs Asuransi Syariah Pertama, keberadaan Dewan Pengawas Syariah dalam perusahaan asuransi syariahmerupakan suatu keharusan. Dewan ini berperan dalam mengawasi manajemen,produk serta kebijakan investasi supaya senantiasa sejalan dengan syariat Islam. Kedua, prinsip akad asuransi syariah adalah takafuli (tolong-menolong). Yaitu nasabahyang satu menolong nasabah yang lain yang tengah mengalami kesulitan. Sedangkanakad asuransi konvensional bersifat tadabuli (jual-beli antara nasabah denganperusahaan). Ketiga, dana yang terkumpul dari nasabah perusahaan asuransi syariah (premi)diinvestasikan berdasarkan syariah dengan sistem bagi hasil (mudharobah). Sedangkanpada asuransi konvensional, investasi dana dilakukan pada sembarang sektor dengansistem bunga. Keempat, premi yang terkumpul diperlakukan tetap sebagai dana milik nasabah.Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya. Sedangkan padaasuransi konvensional, premi menjadi milik perusahaan dan perusahaan-lah yangmemiliki otoritas penuh untuk menetapkan kebijakan pengelolaan dana tersebut. Kelima, untuk kepentingan pembayaran klaim nasabah, dana diambil dari rekeningtabarru (dana sosial) seluruh peserta yang sudah diikhlaskan untuk keperluan tolong-menolong bila ada peserta yang terkena musibah. Sedangkan dalam asuransikonvensional, dana pembayaran klaim diambil dari rekening milik perusahaan. Keenam, keuntungan investasi dibagi dua antara nasabah selaku pemilik dana denganperusahaan selaku pengelola, dengan prinsip bagi hasil. Sedangkan dalam asuransikonvensional, keuntungan sepenuhnya menjadi milik perusahaan. Jika tak ada klaim,nasabah tak memperoleh apa-apa.
  11. 11. Wassalamualaikum

×