O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Alat-alat Laboratorium Biologi Umum

28.876 visualizações

Publicada em

Please, read it !!!

Publicada em: Ciências
  • Seja o primeiro a comentar

Alat-alat Laboratorium Biologi Umum

  1. 1. ALAT-ALAT LABORATORIUM BIOLOGI UMUM
  2. 2. LABORATORIUM
  3. 3. Fungsinya : Sebagai tempat meletakkan bahan objek yg akan diamati dibawah mikroskop. Cara Kerja : Bersihkan preparat terlebih dahulu, kemudian letakkan objek yang akan dilihat dibawah mikroskop, tutup dengan cover glass 4
  4. 4. 2. COVER GLASS Fungsi : Untuk menutup objek yang telah diletakkan diatas objek glass Cara Kerja : Cover Glass dimiringkan 45 derajat diatas Objek Glass, kemudian jatuhkan pada objek preparat tersebut hingga objek dapat tertutup dengan baik 5
  5. 5. 3. CAWAN PETRI Fungsinya : Sebagai tempat medium pembiakkan bakteri Cara Kerja : Terlebih dahulu bibir cawan dipanaskan diatas bunsen, agar mikroba yang tidak diinginkan mati. Setelah itu maka kita dapat mengisi cawan petri dengan media agar yang mengandung nutrisi. Kemudian ambil sampel bakteri atau mikroorganisme lainnya dan tuangkan pada media tersebut, lalu secara zig-zag kita bilas secara perlahan-lahan supaya tidak merusak media. Setelah itu tutup cawan petri dengan rapat. 6
  6. 6. 4. TABUNG REAKSI Fungsinya : Untuk mereaksikan suatu larutan atau bahan yang akan digunakan dalam praktikum Cara Kerja : Bersihkan tabung reaksi sebelum digunakan. Gunakan penjepit tabung reaksi untuk mereaksikan larutan yang panas 7
  7. 7. 5. PISAU BEDAH Fungsinya : Untuk memotong. 8
  8. 8. 6. RAK TABUNG REAKSI Fungsinya : Sebagai tempat meletakkan tabung reaksi. Cara Kerja : tabung reaksi dimasukkan dalam lubang tabung sesuai ukurannya. 9
  9. 9. 7. BEAKER GLASS (GELAS KIMIA) Fungsinya : Untuk tempat memanaskan dan melarutkan zat cair. 10
  10. 10. 8. ERLENMEYER Fungsinya : Sebagai tempat pengenceran larutan. 11
  11. 11. 9. PINSET Fungsinya : Digunakan untuk mengambil objek yg berukuran kecil. 12
  12. 12. 10. PIPET TETES Fungsinya : Untuk mengambil cairan dalam jumlah tak tentu. Cara Kerja : Karet yang ada di ujung pipet dipencet, kemudian dimasukkan ke dalam larutan, lepaskan tekanan pada karet tadi. Pindahkan pada wadah dan tekan kembali karetnya, teteskan sesuai keinginan 13
  13. 13. 11. PIPET VOLUME Fungsinya : Untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu. 14
  14. 14. 12. GUNTING TUMPUL Fungsinya : Untuk mengambil jaringan epitel. 15
  15. 15. 13. CORONG dan SARINGAN Fungsinya : Untuk menyaring bahan cairan ataupun sampel padat. Membantu memasukkan cairan dalam suatu wadah dengan ukuran mulut kecil. 16
  16. 16. 14. GELAS UKUR Fungsinya : Untuk mengukur zat cair atau zat kimia. 17
  17. 17. 15. GELAS ARLOJI Fungsinya : Wadah menimbang zat padat dan untuk menutup labu pada proses pemanasan. Cara Kerja : Meletakkan zat yang akan di timbang ke dalam gelas arloji. 18
  18. 18. 16. TERMOMETER Fungsinya : Untuk mengukur suhu suatu larutan. 19
  19. 19. 17. SPIRTUS Fungsinya : Untuk pembakaran. 20
  20. 20. 18. KAKI TIGA Fungsinya : Sebagai tempat saat akan dibakar dengan spirtus dan juga untuk memanaskan bahan berskala kecil. 21
  21. 21. 19. MIKROSKOP Fungsinya : Untuk melihat benda yang tidak kasat mata/mikroorganisme Cara kerja : Alirkan aliran listrik, tekan tombol on dan hidupkan lampu sebagai sumber cahaya. Letakkan preparat beserta objek diatas meja mikroskop. Kemudian atur mikroskop dari pembesaran paling kecil terlebih dahulu. Atur objek dan lihat di lensa objektif. Atur pembesaran sesuai yang diinginkan. 22
  22. 22. 20. MORTAL dan PENUMBUK Fungsinya : Untuk menghaluskan bahan. Cara Kerja : Letakkan bahan pada mortal dan haluskan menggunakan penumbuk 23
  23. 23. 21. KAWAT KASA Fungsinya : Sebagai alas atau untuk menahan labu atau beaker glass pada waktu pemanasan menggunakan pemanas spirtus. Cara Kerja : Letakkan kawat kasa diatas kaki tiga yang berguna sebagai alas untuk menaruh labu erlenmeyer maupun beaker glass 24
  24. 24. 22. PENJEPIT Fungsinya : Untuk menjepit tabung reaksi saat dipanaskan. Cara Kerja : tekan penekan pada penjepit kemudian jepitkan pada tabung reaksi 25
  25. 25. 23. BATANG PENGADUK Fungsinya : Untuk mengaduk larutan yang ada pada wadah 27
  26. 26. 24. MODEL RANGKA MANUSIA Fungsinya : Menunjukkan tulang-tulang manusia mulai dari tengkorak sampai dengan jari kaki. 28
  27. 27. 25. MODEL TORSO Fungsinya : Untuk mempelajari tubuh manusia
  28. 28. KESIMPULAN Dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai macam alat laboratorium yang mempunyai nama, bentuk, fungsi dan cara kerja yang berbeda-beda, sehingga kegiatan praktikum berjalan dengan lancar dan aman 30
  29. 29. SEKIAN dan TERIMA KASIH

×