SANITASI SEKOLAH SERTA KAMPANYE PENDIDIKAN
SANITASI, HIGIENE DAN LINGKUNGAN
KONFERENSI SANITASI DAN AIR MINUM 2013
JAKARTA...
Latar belakang
Sebagian besar penduduk
Indonesia:
1. banyak yang tidak memiliki
akses terhadap air bersih
untuk kepentinga...
SANITASI
• Segala upaya yang dilakukan untuk menjamin
terwujudnya kondisi yang memenuhi persyaratan
kesehatan
• Perilaku d...
sekolah ADIWIYATA
PENGERTIAN

TUJUAN

Tempat yang baik dan ideal
dimana dapat diperoleh segala
ilmu pengetahuan dan berbag...
PERATURAN MENTERI NO. 05/2013
PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM ADIWIYATA

Program Adiwiyata:
Program untuk
mewujudkan sekolah
y...
PROGRAM ADIWIYATA
PRINSIP

KOMPONEN = 33 PENCAPAIAN

1. Edukatif;
Memberikan pembelajaran dalam hal
pengelolaan lingkungan...
ALUR PEMBINAAN UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH ADIWIYATA
No

Tim Pembina

1

Tim Nasional

1.
2.
3.
4.

2

Tim Provinsi

1.
2.
3....
PERKEMBANGAN SEKOLAH YG MENGIKUTI PROGRAM ADIWIYATA 2006 – 2013
2013
Tahun
Tingkat/ Level

2006

2007

2008 2009

P. Jawa
...
PROGRAM
USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)
• upaya pendidikan kesehatan dan dilaksanakan
secara terpadu, sadar, terencana, tera...
PESERTA PROGRAM ADIWIYATA & UKS
1. SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI)
2. SMP atau Madrasah Tsanawiyah (MTs)
3. SMA/SMK atau ...
KEGIATAN
DI SEKOLAH UKS & SEKOLAH ADIWIYATA
1.

Pengelolaan sampah sekolah melalui kegiatan 3R (reuse, recyle, reduse)

2....
PROGRAM ADIWIYATA & UKS
KLH

PROGRAM
ADIWIYATA
PERUBAHAN
PERILAKU

DEP.
DIKBUD

PROGRAM UKS

Warga sekolah
yang sadar &
pe...
Tingkat Perilaku
Masyarakat Kondisi
(+)

ENGINEERING

PENDIDIKAN
EDUCATION

ENFORCEMENT

Tingkat Perilaku
Masyarakat Kondi...
ALUR DAMPAK PENDIDIKAN TERHADAP
PERUBAHAN PERILAKU

ADVOKASI

PEMBERDAYAAN

AKSI

PEDULI
KOMUNIKASI

PAHAM

TAHU
INFORMASI
Rendahnya tingkat
pengetahuan, kesadaran,
partisipasi dalam PLH

Limbah B3
KEGIATAN SANITASI DI SEKOLAH
Kegiatan Pengelolaan LH di luar ruang:
menanam pohon, pembibitan, komposting, kebun TOGA, gerakan cuci tangan
SEKOLAH ADIWIYATA

SDN PURWANTORO
MALANG

SDN SUKABUMI 6
PROBOLINGGO

SD TULUNG REJO 04 BATU

SMA GRATI PASURUAN
RUANG LINGKUP PENDIDIKAN LH
Pengembangan berbagai aspek yang meliputi: kelembagaan, SDM , sarana
prasarana, pendanaan, mat...
SEJARAH PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
GLOBAL

ASEAN

NASIONAL

Tahun 1975
Konferensi Internasional
Pendidikan LH di Beograd,...
KEBIJAKAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
Disepakati pada tanggal 19 Februari 2004 oleh 4 Departemen; KNLH, Depdiknas,
Departe...
PELAKSANAAN PROGRAM KLH
UNTUK PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP
PROGRAM
ADIWIYATA

GREEN KAMPUS
ECO-PESANTREN
SAKA LINGKUNGAN

K...
Menurut UU No.
32/2009 tentang
Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan
Hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan...
IKU KEMENTERIAN LH
 Penurunan beban pencemaran lingkungan.
 Peningkatan pengendalian kerusakan
lingkungan.
 Peningkatan...
IKU KEMENTERIAN
UNTUK
PERWUJUDAN
PENGELOLAAN LH
DI INDONESIA

PROGRAM
ADIWIYATA & UKS

PERUBAHAN PERILAKU
SELURUH WARGA
SE...
INDEX PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN
(Survey Tahun 2012, 12 provinsi)
Perilaku Ramah Lingkungan
No

Lokasi

Perilaku ramah lingkungan

1

Halaman

1.bersihkan selokan tipa minggu
2.tanami peka...
Hari-Hari Penting di Bidang Lingkungan Hidup
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Hari Pencanangan Gerakan Satu Juta Pohon, 10 ...
TERIMA KASIH
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Materi kementerian lingkungan hidup sesi pleno 2 konferensi sanitasi air minum dan sanitasi nasional ksan 2013

2.749 visualizações

Publicada em

Materi kementerian lingkungan hidup sesi pleno 2 konferensi sanitasi air minum dan sanitasi nasional ksan 2013

Publicada em: Saúde e medicina
0 comentários
4 gostaram
Estatísticas
Notas
  • Seja o primeiro a comentar

Sem downloads
Visualizações
Visualizações totais
2.749
No SlideShare
0
A partir de incorporações
0
Número de incorporações
1
Ações
Compartilhamentos
0
Downloads
266
Comentários
0
Gostaram
4
Incorporações 0
Nenhuma incorporação

Nenhuma nota no slide

Materi kementerian lingkungan hidup sesi pleno 2 konferensi sanitasi air minum dan sanitasi nasional ksan 2013

  1. 1. SANITASI SEKOLAH SERTA KAMPANYE PENDIDIKAN SANITASI, HIGIENE DAN LINGKUNGAN KONFERENSI SANITASI DAN AIR MINUM 2013 JAKARTA, 30 OKTOBER 2013
  2. 2. Latar belakang Sebagian besar penduduk Indonesia: 1. banyak yang tidak memiliki akses terhadap air bersih untuk kepentingan konsumsi & MCK 2. Mengalami krisis air (kekeringan) sebagai dampak dari masih banyak penduduk yang mengambil air tanah secara langsung untuk pemenuhan kebutuhan air bersih 3. Hidup dilingkungan yang tidak sehat, kotor, kumuh, tidak mempunyai MCK 4. Menjadikan sungai sebagai ‘tempat sampah raksasa’ 5. dll perlu Program Untuk Penyadaran Masyarakat Akan Pentingnya Sanitasi & PLH MELALUI ANAK DIDIK PROGRAM UKS PROGRAM ADIWIYATA Menjadi generasi penerus yang sadar akan pentingnya lingkungan bersih/sehat dan menjadi agent of change untuk masyarakat sadar lingkungan
  3. 3. SANITASI • Segala upaya yang dilakukan untuk menjamin terwujudnya kondisi yang memenuhi persyaratan kesehatan • Perilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan buangan berbahaya lainnya dengan harapan usaha ini akan menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia • Pemutusan mata rantai kuman dari sumber penularannya dan pengendalian lingkungan
  4. 4. sekolah ADIWIYATA PENGERTIAN TUJUAN Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan Mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan
  5. 5. PERATURAN MENTERI NO. 05/2013 PEDOMAN PELAKSANAAN PROGRAM ADIWIYATA Program Adiwiyata: Program untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan Sekolah Adiwiyata; sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan
  6. 6. PROGRAM ADIWIYATA PRINSIP KOMPONEN = 33 PENCAPAIAN 1. Edukatif; Memberikan pembelajaran dalam hal pengelolaan lingkungan hidup 1. Kebijakan berwawasan lingkungan; 6 pencapaian 2. Pelaksanaan kurikulum berbasis; lingkungan; 10 pencapaian 3. Kegiatan lingkungan berbasis partisipatif; 11 komponen 4. Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, 6 komponen 2. Partisipatif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran 3. Berkelanjutan: seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif PEMBINAAN PENILAIAN PENGHARGAAN
  7. 7. ALUR PEMBINAAN UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH ADIWIYATA No Tim Pembina 1 Tim Nasional 1. 2. 3. 4. 2 Tim Provinsi 1. 2. 3. Tugas 4. 5. 6. 3 Tim Kab/Kota 1. 2. 3. 4. 5. 6. 4 Tim Sekolah Sosialisasi pedoman Adiwiyata Bimbingan teknis kepada tim pembina provinsi Pendampingan terhadap tim pembina provinsi Monitoring dan evaluasi program Sosialisasi pedoman adiwiyata Bimbingan teknis kepada tim pembina kabupaten/kota Pembentukan sekolah model/percontohan paling sedikit 4 (empat) sekolah, masingmasing 1 (satu) sekolah di setiap jenjang pendidikan tiap tahunnya Pendampingan terhadap terhadap tim pembina kabupaten/kota Monitoring dan evaluasi program Penyusunan laporan pembinaan Sosialisasi pedoman adiwiyata Bimbingan teknis kepada tim sekolah Pembentukan sekolah model/percontohan paling sedikit 4 (empat) sekolah, masingmasing 1 (satu) sekolah di setiap jenjang pendidikan tiap tahunnya Pendampingan terhadap sekolah Monitoring dan evaluasi program Penyusunan laporan pembinaan 1. Mengkaji kondisi LH sekolah, kebijakan sekolah, kurikulum sekolah, kegiatan sekolah dan sarana prasarana 2. Membuat rencana kerja dan mengalokasikan anggaran 3. Melaksanakan rencana kerja 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi 5. Membuat laporan kepada kepala sekolah tembusan BLH Kab/Kota dan instansi terkait Mewujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan
  8. 8. PERKEMBANGAN SEKOLAH YG MENGIKUTI PROGRAM ADIWIYATA 2006 – 2013 2013 Tahun Tingkat/ Level 2006 2007 2008 2009 P. Jawa 2010 2011 2012 2013 Total Nasional Partisipasi Propinsi 5 17 24 Partisipasi Sekolah 156 146 (302) 248 (550) > Model Sekolah Adiwiyata 10 - - - - - > Calon Sekolah Adiwiyata - 30 30 40 37 98 > Sekolah Adiwiyata ( 1 ) - 10 > Sekolah Adiwiyata ( 2 ) - - 10 30 > Sekolah Adw Mandiri - - - 10 29 31 28 256 276 269 (806) (1082) (1351) 29 19 383 768 (1734) (2502) 2502 Penghargaan Total 10 30 (40) 30 (70) 35 (105) 67 (172) 32 32 200 25 (35) 21 (56) 67 (123) 120 (243) 243
  9. 9. PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) • upaya pendidikan kesehatan dan dilaksanakan secara terpadu, sadar, terencana, terarah dan bertanggung jawab untuk menanamkan, tumbuh, berkembang dan membimbing hidup, dicintai dan menerapkan prinsipprinsip hidup sehat dalam kehidupan seharihari siswa yang akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik
  10. 10. PESERTA PROGRAM ADIWIYATA & UKS 1. SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2. SMP atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) 3. SMA/SMK atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) STATUS: NEGERI/SWASTA
  11. 11. KEGIATAN DI SEKOLAH UKS & SEKOLAH ADIWIYATA 1. Pengelolaan sampah sekolah melalui kegiatan 3R (reuse, recyle, reduse) 2. Pengelolaan kantin sehat melalui pemantauan berkala puskesmas untuk kualitas air dan makanan sehat, seperti: menghindari makanan yang mengandung pengawet/kadaluarsa, penggunaan styrofoam, pembungkus plastik, 3. Pengelolaan lingkungan sekolah, seperti: ruang belajar/kerja guru yang cukup pencahayaan dan ventilasi udara alami, kebersihan kamar mandi/saluran drainase, sarana pembuangan air limbah, pengendalian vektor (nyamuk & tikus) 4. Pengadaan sarana prasarana untuk mendukung kebersihan dan kesehatan bagi seluruh warga sekolah, seperti: pengadaan komposter, tempat sampah terpisah, paving block di wilayah sekolah 5. Pemanfaatan lahan kosong sekolah untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan penciptaan lingkungan sehat, seperti: penanaman tanaman penghijauan/peneduh, TOGA, pembibitan, biopori, sumur resapan, kolam ikan, green house, pertanian organik
  12. 12. PROGRAM ADIWIYATA & UKS KLH PROGRAM ADIWIYATA PERUBAHAN PERILAKU DEP. DIKBUD PROGRAM UKS Warga sekolah yang sadar & peduli akan kebersihan dan pentingnya pengelolaan LH Sekolah UKS: Sekolah Adiwiyata: Mewujudkan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan Harus memenuhi 4 komponen, yaitu: Kebijakan, Kurikulum, Kemitraan dan Sarana dan Prasarana) Meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik & menciptakan lingkungan yang sehat; Untuk perwujudan hal itu, mencakup pembinaan dan pengelolaan:  Peserta didik, Pembina UKS, Sarana dan prasarana, Lingkungan sekolah dan Pengembangan kemitraan
  13. 13. Tingkat Perilaku Masyarakat Kondisi (+) ENGINEERING PENDIDIKAN EDUCATION ENFORCEMENT Tingkat Perilaku Masyarakat Kondisi (-)
  14. 14. ALUR DAMPAK PENDIDIKAN TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU ADVOKASI PEMBERDAYAAN AKSI PEDULI KOMUNIKASI PAHAM TAHU INFORMASI
  15. 15. Rendahnya tingkat pengetahuan, kesadaran, partisipasi dalam PLH Limbah B3
  16. 16. KEGIATAN SANITASI DI SEKOLAH
  17. 17. Kegiatan Pengelolaan LH di luar ruang: menanam pohon, pembibitan, komposting, kebun TOGA, gerakan cuci tangan
  18. 18. SEKOLAH ADIWIYATA SDN PURWANTORO MALANG SDN SUKABUMI 6 PROBOLINGGO SD TULUNG REJO 04 BATU SMA GRATI PASURUAN
  19. 19. RUANG LINGKUP PENDIDIKAN LH Pengembangan berbagai aspek yang meliputi: kelembagaan, SDM , sarana prasarana, pendanaan, materi, komunikasi & informasi, peranserta masyarakat dan metode pengajaran Pelaksanaan Pendidikan LH FORMAL PLH yang diselenggarakan melalui jalur sekolah dan dilakukan secara terstruktur, berjenjang dan menggunakan pendekatan kurikulum yang terintegrasi/ monolitik NONFORMAL PLH yang diselenggarakan di luar jalur sekolah, terstruktur dan berjenjang (kursus AMDAL, dll) PROGRAM ADIWIYATA INFORMAL PLH yang dilakukan di luar jalur sekolah, tidak terstruktur dan tidak berjenjang (jalur keluarga
  20. 20. SEJARAH PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP GLOBAL ASEAN NASIONAL Tahun 1975 Konferensi Internasional Pendidikan LH di Beograd, Yugoslavia  menghasilkan The Berlgrade Charter – a Global Framework for Environmental Education 1. Meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap keterkaitan di bidang SOSEKPOL dan Ekologi, baik diperkotaan maupun pedesaan 2. Memberikan kesempatan pada setiap orang untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan , sikap, motivasi yang diperlukan bekerja secara individu & kolektif untuk peduli LH 3. Menciptakan satu kesatuan pola perilaku peduli LH Menindaklanjuti The Berlgrade Charter – a Global Framework for Environmental Education di lingkup ASEAN  • Dibentuk forum diallog regional ASEAN untuk pengembangan pendidikan LH di masingmasing negara ASEAN. • Sejak tahun 2000, forun ini telah mengeluarkan dokumen ASEAN Environmental Education Action Plan (AEEAP) - 1977-1978; IKIP menyusun Garis Besar Program PPLH & ujicoba di 15 SD di Jakarta - 1979; dibentuk dan berkembangnya PSL di berbagai PT - 1984; materi KLH masuk dalam kurikulum dan sampai saat ini sudah masuk dalam semua mata pelajaran - 1996; terbentuknya JPL di kalangan LSM - 2003 -2007; Depdiknas meluncurkan proyek KLH - 200 - 2004; KLH menyusun dan menetapkan kebijakan untuk pendidikan lingkungan hidup nasional - 2006; KLH meluncurkan program ADIWIYATA
  21. 21. KEBIJAKAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Disepakati pada tanggal 19 Februari 2004 oleh 4 Departemen; KNLH, Depdiknas, Departeman Dalam Negeri dan Departemen Agama Pendidikan Lingkungan Hidup: Upaya mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi mendatang Visi Misi Tujuan Sasaran Terwujudnya manusia Indonesia yang memiliki pengetahuan, kesadaran dan ketrampilan untuk berperan aktif dalam melestarikan dan meningkatkan kualitas LH • mengembangkan kebijakan pendidikan nasional yang berparadigma LH dan kapasitas kelembagaan pendidikan LH di pusat & daerah • Meningkatkan akses informasi pendidikan LH secara merata dan sinergi antar pelaku pendidikan LH Mendorong & memberikan kesempatan kepada masyarakat memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang dapat menumbuhkan kepedulian, komitmen untuk melindungi, memperbaiki, serta memanfaatkan LH secara bijaksana, menciptakan pola perilaku baru yang ramah lingkungan (etika lingkungan) • terlaksananya pendidikan LH sehingga dapat tercipta kepedulian, komitmen masyarakat dalam melindungi, melestarikan dan meningkatkan kualitas LH • tercakupnya seluruh kelompok masyarakat, baik di desa,kota,tua, muda, laki-laki, perempuan di seluruh Indonesia sehingga tujuan PLH dapat terwujud
  22. 22. PELAKSANAAN PROGRAM KLH UNTUK PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PROGRAM ADIWIYATA GREEN KAMPUS ECO-PESANTREN SAKA LINGKUNGAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN PENINGKATAN KAPASITAS BERBASIS LINGKUNGAN MASYARAKAT BANTARAN SUNGAI
  23. 23. Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Pembangunan berkelanjutan; upaya sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup, sosial, ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan LH serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi kini dan mendatang 23
  24. 24. IKU KEMENTERIAN LH  Penurunan beban pencemaran lingkungan.  Peningkatan pengendalian kerusakan lingkungan.  Peningkatan Kapasitas Kelembagaan, Peningkatan Peran Serta Masyarakat dan Ketersediaan Informasi
  25. 25. IKU KEMENTERIAN UNTUK PERWUJUDAN PENGELOLAAN LH DI INDONESIA PROGRAM ADIWIYATA & UKS PERUBAHAN PERILAKU SELURUH WARGA SEKOLAH Sumur resapan biopori TARGET PROGRAM ADIWIYATA: 10% total SEKOLAH PENGELOLAAN LH & SUMBER DAYA ALAM DI LNGKUNGAN SEKOLAH Pengelolaan sampah (3R) penghijauan Pemanfaatan energi alternatif & hemat energi SANITASI Pengelolaan air KONVERSI (rekap) Total pengelolaan SDA di sekolah seluruh Indonesia = KONTRIBUSI TERHADAP PENGELOLAAN LH
  26. 26. INDEX PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN (Survey Tahun 2012, 12 provinsi)
  27. 27. Perilaku Ramah Lingkungan No Lokasi Perilaku ramah lingkungan 1 Halaman 1.bersihkan selokan tipa minggu 2.tanami pekarangan dengan tanaman yang bermanfaat 3.buang sampah pada tempatnya 4.pilah sampah (organik & an organik) 5.gunakan rumput mati untuk bahan kompos 6.cabut rumput tidak tidak menggunakan bahan kimia 2 Garasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 3 Ruang makan & dapur 1. bersihkan AC dan matikan jika hendak bepergian 2. rebus air dalam jumlah banyak agar hemat gas 3. hindari masak dengan yang menghasilkan asap (kayu bakar) 4. Kurangi bahan makanan yang menggunakan bahan kimia 5. Gunakan baskom untuk cuci bahan makana 6. kurangi konsumsi makanan dalam kemasan 4 Kamar mandi 1.matikan kran jika bak sudah penuh 2.matikan lampu ketika keluar kamar mandi 3.gunakan shower lebih hemat air 4.jangan buang benda kedalam closet 5.bersihkan bak mandi 1 minggu sekali 6.sedapat mungkin gunakan air dingin untuk mandi 7.jangan biarkan air mengalir ketika gocok gigi gunakan ember untuk cuci kendaraan & hemat sabun (tidak gunakan selang & membiarkan air terus mengalir) periksa tekanan ban kendaraan periksa saluran minyak tidak membeli motor/mobil yang boros bahan bakar periksa mobil agar tidak ada kebocoran gas matikan lampu & TV jika tidak digunakan gunakan AC yang non CFC maksimalkan ventilasi udara tuk kurangi AC manfaatkan cahaya alami Contoh: di lingkungan rumah tangga
  28. 28. Hari-Hari Penting di Bidang Lingkungan Hidup 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Hari Pencanangan Gerakan Satu Juta Pohon, 10 Januari Hari Lahan basah, 2 Februari Hari Air, 22 Maret Hari Meteorologi, 23 Maret Hari Bumi, 22 April Hari Keanekaragaman Hayati, 22 Mei Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni Hari Ozon Internasional, 16 September Hari Habitat Dunia, 6 Oktober Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, 5 November
  29. 29. TERIMA KASIH

×