O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
KOMUNIKASI
POLITIK
ABDUL HAMID
Komunikasi
¢ The transmission of meaning
through the use of symbols.
(Rainney, 1996)
¢ Simbol bisa berupa: gambar,
film, k...
Definisi komunikasi politik
McNair (2010) mengungkapkan bahwa komunikasi politik
adalah komunikasi yang bertujuan tentang ...
Definisi komunikasi politik (laswell)
u “Who says What, to whom, with what channel and what
effect”. (Laswell)
Komunikator = Partisipan
yang menyampaikan
informasi politik
Pesan Politik = Informasi,
fakta, opini, keyakinan politik
Me...
Aktor
¨ Dalam studi komunikasi politik, komunikator
biasanya dibagi kedalam tiga kategori.
1. 1. Politisi
2. Orang yang be...
Media dan
Politik
Gatekeeping adalah proses menetapkan
informasi apa yang akan disampaikan
kepada khalayak dalam konteks p...
Respon
terhadap
komunikasi
politik
Initiation. Penerima pesan yang
sebelumnya tidak tahu, menjadi tahu
Conversion. Menguba...
Fungsi Media di Negara Demokrasi (McNair, 2015:19):
Dalam sebuah negara
demokrasi, media memiliki
beberapa peran Media har...
Opini Publik
u Opini adalah kepercayaan, nilai dan harapan yang disuarakan
melalui perilaku. Opini publik merupakan akumul...
Terbentuknya Opini (dan nimm0)
Sebuah rangsangan baru dapat menjadi opini publik jika
mampu melalui proses berikut
1. Adan...
Dimensi opini publik, (Rainney, 1996)
Opini publik memiliki dua dimensi
1. Dimensi Preferensi
Yaitu pilihan warga negara t...
Dimensi preferensi dan intensitas saling berjalin dalam
dinamika terbentuknya opini publik. Sesorang yang
dalam pemilu men...
Mengukur
Opini Publik
1. Survey opini publik, baik
berupa Polling atau Voting
behavior.
2. Experiment à Mengukur
opini pub...
Side effect
dari sebuh
polling
Underdog Effect
Bandwagon Effect/
Symphaty Effect
No Effect
Komunikasi Politik dari sudut pandang Budaya Politik (Edward T
Hall,1976):
1. High Context Culture à
Dominannya budaya non...
Komunikasi politik
Komunikasi politik
Komunikasi politik
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Komunikasi politik

2.305 visualizações

Publicada em

Materi Komunikasi Politik PIP

Publicada em: Educação
  • Entre para ver os comentários

Komunikasi politik

  1. 1. KOMUNIKASI POLITIK ABDUL HAMID
  2. 2. Komunikasi ¢ The transmission of meaning through the use of symbols. (Rainney, 1996) ¢ Simbol bisa berupa: gambar, film, kata-kata, music, gestures, dll J L
  3. 3. Definisi komunikasi politik McNair (2010) mengungkapkan bahwa komunikasi politik adalah komunikasi yang bertujuan tentang politik, yang meliputi tiga aspek: 1. Segala bentuk komunikasi yang dilakukan oleh politisi dan aktor politik yang lain dengan tujuan mencapai tujuan politik tertentu. 2. Komunikasi yang dilakukan terhadap aktor-aktor politik oleh non- politisi seperti memilih ataupun tulisan di media. 3. Komunikasi tentang aktor-aktor politik dan aktivitasnya seperti dalam berita, editorial, dan format yang lain.
  4. 4. Definisi komunikasi politik (laswell) u “Who says What, to whom, with what channel and what effect”. (Laswell)
  5. 5. Komunikator = Partisipan yang menyampaikan informasi politik Pesan Politik = Informasi, fakta, opini, keyakinan politik Media = Wadah (medium) yang digunakan untuk menyampaikan pesan (misalnya surat kabar, orasi, konperensi pers, televisi, internet, Demonstrasi, polling, radio) Komunikan = Partisipan yang diberikan informasi politik oleh komunikator FeedBack = Tanggapan dari Komunikan atas informasi politik yang diberikan oleh komunikator Elemen-elemen Komunikasi Politik
  6. 6. Aktor ¨ Dalam studi komunikasi politik, komunikator biasanya dibagi kedalam tiga kategori. 1. 1. Politisi 2. Orang yang berkarir di dunia politik untuk menduduki jabatan-jabatan politik 3. 2. Profesional 4. Orang yang mendapatkan uang dala keterlibatannya dalam komunikasi politik 5. 3. Volunteer 6. Part timer communicator, terlibat dalam satu isu tertentu saja
  7. 7. Media dan Politik Gatekeeping adalah proses menetapkan informasi apa yang akan disampaikan kepada khalayak dalam konteks pembuatan kebijakan publik. Agenda setting adalah proses untuk memilih topik-topik apa yang akan dibaca, didengar atau dilihat oleh khalayak untuk membangun satu opini publik tertentu. Framing adalah menempatkan perspektif partikular pada sebuah peristiwa
  8. 8. Respon terhadap komunikasi politik Initiation. Penerima pesan yang sebelumnya tidak tahu, menjadi tahu Conversion. Mengubah pendapat awal reciever Reinforcement. memperkuat keyakinan si penerima terhadap pilihan tertentu. Activation. Mengubah keyakinan menjadi partisipasi politik.
  9. 9. Fungsi Media di Negara Demokrasi (McNair, 2015:19): Dalam sebuah negara demokrasi, media memiliki beberapa peran Media harus memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa yang terjadi di sekelilingnya. Ini disebut sebagai fungsi “surveillance” atau “monitoring” dari media. Media harus mengedukasi masyarakat tentang makna atau signifikansi dari sebuah fakta. Media harus menyediakan platform untuk wacana politik publik, memfasilitasi terbentuknya opini publik, dan memastikan bahwa opini tersebut kembali kepada publik, tempatnya berasal. Memberikan publikasi terhadap institusi pemerintahan dan politik. Publikasi di sini diartikan sebagai kontrol terhadap pemerintah. Fungsi ini disebut sebagai fungsi watchdog. Fungsi terakhir adalah saluran bagi advokasi terhadap berbagai pandangan politik masyarakat.
  10. 10. Opini Publik u Opini adalah kepercayaan, nilai dan harapan yang disuarakan melalui perilaku. Opini publik merupakan akumulasi dari opini- opini individu yang terbangun melalui proses komunikasi.(Dan Nimmo) u The sum of all private opinions of which Government officials aware and take into account making their decisions. (Austin Rainney)
  11. 11. Terbentuknya Opini (dan nimm0) Sebuah rangsangan baru dapat menjadi opini publik jika mampu melalui proses berikut 1. Adanya pertikaian yang berpotensi menjadi isu 2. Adanya sebuah persoalan di masyarakat. Jikapun tidak ada kontroversi, ada benih kontroversi 3. Adanya ”pemimpin” yang melakukan publikasi 4. Adanya komunikator politik yang aktif melakukan fungsi komunikasi politik melalui tiga saluran : ¤ Saluran (media) massa ¤ Interpersonal (langsung maupun tidak langsung) ¤ Organisasi (gabungan antara saluran massa dan interpersonal, fungsi kedalam dan keluar organisasi) 5. Adanya interpretasi personal 6. Gambaran tentang opini yang ada, tahap menyesuaikan opini pribadi setiap orang kepada persepsinya yang lebih luas 7. Kesediaan untuk menyampaikan opini di depan umum ¨ Tergantung : ¤ Iklim opini (distribusi sentimen mayoritas dan minoritas)
  12. 12. Dimensi opini publik, (Rainney, 1996) Opini publik memiliki dua dimensi 1. Dimensi Preferensi Yaitu pilihan warga negara terhadap satu fenomena politik tertentu. Misal dalam pemilihan Presiden dimensi ini bicara tentang calon siapa yang diminati 2. Dimensi Intensitas Dimensi ini bicara tentang seberapa kuat preferensi tersebut tertanam di benak pemilih sampai ke level tindakan.
  13. 13. Dimensi preferensi dan intensitas saling berjalin dalam dinamika terbentuknya opini publik. Sesorang yang dalam pemilu mendapatkan kecenderungan dipilih (preferensi) tinggi akan terancam gagal dalam pemilihan jika intensitas rendah. Kedua hal ini memiliki posisi penting dalam proses opini publik
  14. 14. Mengukur Opini Publik 1. Survey opini publik, baik berupa Polling atau Voting behavior. 2. Experiment à Mengukur opini publik dengan memberikan “treatment” tertentu.
  15. 15. Side effect dari sebuh polling Underdog Effect Bandwagon Effect/ Symphaty Effect No Effect
  16. 16. Komunikasi Politik dari sudut pandang Budaya Politik (Edward T Hall,1976): 1. High Context Culture à Dominannya budaya non verbal 2.Low Context Culture à Dominannya Budaya Verbal

×