O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Mengamati pemanfaatan flora dan fauna

dsfsff

  • Entre para ver os comentários

Mengamati pemanfaatan flora dan fauna

  1. 1. MENGAMATI PEMANFAATAN FLORA DAN FAUNA OLEH : ABDUL AZIZ 1302070004
  2. 2. PEMANFAATAN FLORA FAUNA • Upaya pemanfaatan sumber daya alam tercantum dalam UUD 1945, khususnya Pasal 33 ayat (3) yang berbunyi “bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan digunakan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat”. • Keberadaan flora dan fauna tak dapat dipisahkan didalam kehidupan manusia. Tumbuhan dan hewan mempunyai manfaatnya yang besar bagi kehidupan manusia. Ada saling ketergantungan antara tumbuhan, hewan dan manusia untuk kelangsungan hidup mereka masing-masing. Sebagian hewan mempunyai andil bagi pertumbuhan dan persebaran tumbuhan. Binatang pun hidup dari tetumbuhan juga. Bahkan binatang karnivora, seperti harimau misalnya, sesungguhnya bergantung pada tumbuhan karena makanannya terdiri dari binatang herbivora yang hidupnya dari tetumbuhan. • Ketergantungan flora dan fauna pada manusia adalah dalam upaya perkembangbiakan, persebaran, dan pelestariannya. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia memanfaatkan flora dan fauna untuk berbagai tujuan.
  3. 3. Pemanfaatan flora dan fauna oleh manusia 1. Dikonsumsi Manusia membutuhkan makanan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan untuk keperluan tubuhnya agar tetap hidup dan sehat. Oleh sebab itu beberapa jenis tumbuhan dan hewan tertentu dikonsumsi oleh manusia. 1. Tujuan pendidikan dan penelitian Suaka margasatwa dan cagar alam merupakan tempat yang sangat ideal untuk tujuan pendidikan dan penelitian karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan jenis-jenis tumbuhan, hewan dan ekosistemnya. 2. Sarana rekreasi Keanekaragaman flora dan fauna digunakan pula untuk tujuan rekreasi sehingga dapat menghasilkan devisa bagi pemerintah. Contohnya Kebon Raya Bogor dan Kebon Raya Cibodas, di Jawa Barat, Pulau Komodo di P. Komodo, Tanjung Puting di Kalimantan, dan Ujung Kulon di Jawa Barat dijadikan tempat wisata dan banyak diminati oleh turis domestik dan luar negeri.
  4. 4. Fungsi dari suaka margasatwa dan cagar alam • melindungi flora dan fauna dari ancaman kepunahan. • menjadi tempat/obyek wisata. • menambah sumber devisa negara. • menjadi tempat belajar di lapangan (praktek). • menjadi tempat penelitian.
  5. 5. Upaya-Upaya Pelestarian Flora dan Fauna Untuk mencegah semakin punahnya flora dan fauna ini maka dilakukan upaya-upaya sebagai berikut: a. Ditetapkan tempat perlindungan bagi flora dan fauna agar perkembangbiakannya tidak terganggu. Tempat-tempat perlindungan ini berupa cagar alam bagi flora dan suaka margasatwa bagi fauna. b. Membangun beberapa pusat rehabilitasi dan tempat- tempat penangkaran bagi hewan-hewan tertentu, seperti: Pusat rehabilitasi orang utan di Bohorok dan Tanjung Putting di Sumatera. Daerah hutan Wanariset Samboja di Kutai, Kalimantan Timur. Pusat rehabilitasi babi rusa dan anoa di Sulawesi.
  6. 6. c. Pembangunan yang berwawasan lingkungan, berarti pembangunan harus memperhatikan keseimbangan yang sehat antara manusia dengan lingkungannya. d. Menetapkan beberapa jenis binatang yang perlu dilindungi seperti: Soa-soa (biawak), Komodo, Landak Semut Irian, Kanguru Pohon, Bekantan, Orang Utan (Mawas), Kelinci liar, bajing terbang, bajing tanah, Siamang, macan Kumbang, beruang madu, macan dahan kuwuk, Pesut, gajah, tapir, badak, e. Melakukan usaha pelestarian hutan, antara lain: mencegah pencurian kayu dan penebangan hutan secara liar. perbaikan kondisi lingkungan hutan. menanam kembali di tempat tumbuhan yang pohonnya di tebang. sistem tebang pilih.
  7. 7. f. Melakukan usaha pelestarian hewan, antara lain: melindungi hewan dari perburuan dan pembunuhan liar. mengembalikan hewan piaraan ke kawasan habitatnya. mengawasi pengeluaran hewan ke luar negeri. g. Melakukan usaha pelestarian biota perairan, antara lain: mencegah perusakan wilayah perairan. melarang cara-cara penangkapan yang dapat mematikan ikan dan biota lainnya, misalnya dengan bahan peledak. melindungi anak ikan dari gangguan dan penangkapan.
  8. 8. TERIMA KASIH

×