O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Bauran Pemasaran - Tugas mata kuliah manajemen pemasaran

14.629 visualizações

Publicada em

Disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran, Program Studi Magister Manajemen Angkatan XXXI Universitas Semarang

Publicada em: Economia e finanças
  • Entre para ver os comentários

Bauran Pemasaran - Tugas mata kuliah manajemen pemasaran

  1. 1. Program Studi Magister Manajemen Angkatan XXXI Program Pascasarjana Universitas Semarang 2016 Prof. Dr.Tatiek Nurhayati, SE, MM Dra. DC Kuswardhani, MM Oleh Kelompok 3 : 1. AdityoTri Baskoro, SE 2. BondanWinarno, ST 3. Muhammad Ridwan, SE
  2. 2.  Strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilaksanakan secara bersamaan dalam menerapkan elemen strategi strategi yang ada dalam bauran pemasaran (Marketing mix) itu sendiri.  Menurut Kotler dan Amstrong pada tahun 1997, pakar marketing dunia. “Marketing mix as the set of controlablle marketing variables that the firms bleads to produce the response it wants in the target market”.  Bauran Pemasaran (Marketing Mix) adalah sekumpulan variabel- variabel pemasaran yang dapat di kendalikan, yang dipergunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran.
  3. 3. 7Ps: 1. Price, 2. Product, 3. Promotion, 4. Place, 5. People, 6. Process, 7. Physical Environment/Evident 4Ps: 1. Price, 2. Product, 3. Promotion, 4. Place
  4. 4. Price: 1. Skimming (peluncuran) 2. Penetration (penetrasi) 3. Psychologycal (psikologikal) 4. Cost-plus (beaya tambahan) 5. Lost leader (kehilangan arah) Menurut Monroe (2005) menyatakan bahwa harga merupakan pengorbanan ekonomis yang dilakukan pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa. Selain itu harga salah satu faktor penting konsumen dalam mengambil keputusan untuk melakukan transaksi atau tidak (Engel, Blackwell dan Miniard, 1996). Harga dikatakan mahal, murah atau biasa-biasa saja dari setiap individu tidaklah harus sama, karena tergantung dari persepsi individu yang dilatar belakangi oleh lingkungan kehidupan dan kondisi individu (Schifman and Kanuk, 2001).
  5. 5. 5 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product mie Instan Produk Mie instan “Indomie” Indomie selain dapat dibeli perbungkus, dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1 kardus berisi 30 atau 40 indomie. Harga Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan masyarakat, di Indonesia, perbungkus indomie dihargai tidak mencapai RP.1500.
  6. 6. Product: 1. Disaign (desain) 2. Technology (teknologi) 3. Usefulness (kemanfaatan) 4. Convenience (kenyamanan) 5. Value (nilai) 6. Quality (kualitas) 7. Packaging (kemasan) 8. Branding (merek) 9. Acceccories (asesori) 10. Warrantie (garansi) Produk merupakan elemen penting dalam sebuah program pemasaran. Strategi produk dapat mempengaruhi strategi pemasaran lainnya. Pembelian sebuah produk bukan hanya sekedar untuk memiliki produk tersebut tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
  7. 7. 7 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product mie Instan Produk Mie instan “Indomie” Mie asli Indonesia yang diproduksi oleh indofood ini merupakan salah satu dari sedikit produk Indonesia yang mampu menembus pasar Internasional. Di Indonesia sebutan “indomie” sudah umum digunakan sebagai istilah yang merujuk pada mie instan. Produk mie instan ini sangat digemari oleh masyarakat karena harganya ekonomis dan citarasa yang telah disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia. Intinya mie ini sangat Indonesia. Mulai dari aroma, rasa asin, manis, gurih, semuanya sangat pas dilidah orang Indonesia. Kecapnya yang kental dan manis itu tidak ada tandingannya. Indomie pun berusaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin banyak, terbukti dengan semakin banyaknya variasi dari produk indomie, seperti mie goreng, mie rebus, mie jumbo, mie regional ( mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional daerah Indonesia. Perusahaan pembuat mie instan ini mengklaim bahwa mie tersebut termasuk makanan sehat dan bergizi. Mie itu disebut memiliki kandungan gizi, seperti protein, energi, asam folat, mineral besi, natrium,dan berbagai vitamin. Saat diluar negeri pun ternyata Indomie itu merupakan perbekalan yang harus wajib dibawa. Bukan karena kepraktisannya saja, melainkan untuk mengobati rasa rindu kepada tanah air Indonesia.
  8. 8. Promotion: 1. Special offers (penawaran khusus) 2. Advertising (iklan) 3. User n trials (ujicoba) 4. Direct mailling (surat langsung) 5. Leaflet/posters 6. Free gifts (hadiah) 7. Competitions (persaingan) 8. Joint ventures (patungan) Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada konsumen atau pihak lain dalam saluran penjualan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Melalui periklanan suatu perusahaan mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat melalui media-media yang disebut dengan media massa seperti Koran, majalah, tabloid, radio, televise dan direct mail (Baker, 2000:7). Media promosi yang dapat digunakan pada bisnis ini antara lain (1) Periklanan, (2) Promosi penjualan, (3) Publisitas dan hubungan masyarakat, dan (4) Pemasaran langsung. Penentuan media promosi yang akan digunakan didasarkan pada jenis dan bentuk produk itu sendiri.
  9. 9. 9 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product mie Instan Produk Mie instan “Indomie” Promosi yang dilakukan oleh pihak indofood untuk memperkenalkan indomie kepada masyarakat adalah melalui iklan di media cetak maupun elektronik. Iklan dimedia cetak maupun media televisi tidak pernah berkurang. Oleh karena itu indomie (mie instan) sudah melekat pada diri masyarakat luas. Selain itu indofood sering menjadi sponsor diberbagai macam kegiatan. Semua produk dipamerkan dan dipajang di acara kegiatan tersebut. Hal tersebut mau tidak mau dilakukan oleh pihak indofood karena memang merupakan permintaan yang luar biasa. Apalagi saat terjadi bencana alam, baik itu gempa bumi, banjir, atau tanah longsor, produk indofood berupa mie instan itu akan menjadi makanan favorit yang paling mudah didapat terutama pada masa tanggap darurat. Makanan ini bukan hanya dinikmati oleh para korban, para relawan pun akan memakan mie instan yang sama.
  10. 10. Kotler (2000: 96) menyatakan bahwa “Saluran distribusi terdiri dari seperangkat lembaga yang melakukan segala kegiatan (Fungsi) yang digunakan untuk menyalurkan produk dan status pemiliknya dari produsen ke konsumen”. Dari definisi diatas dapat diartikan bahwa saluran distribusi suatu barang adalah keseluruhan kegiatan atau fungsi untuk memindahkan produk disertai dengan hak pemiliknya dari produsen ke konsumen akhir atau pemakai industri. Distribusi berkaitan dengan kemudahan memperoleh produk di pasar dan tersedia saat konsumen mencarinya. Distribusi memperli hatkan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk menjadikan produk atau jasa dipe roleh dan tersedia bagi konsumen sasaran.
  11. 11. 11 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product mie Instan Produk Mie instan “Indomie” Group Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia, menembus sampai hampir ke setiap sudut kepualuan. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresif sejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi yang lebih luas melalui rantai suplai dan penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yang banyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing area geografis dalam waktu yang sesingkat mungkin. Setiap daerah mempunyai pusat perbelanjaan yang didalamnya terdapat produk indomie, atau diperumahan biasanya di warung-warung banyak juga dijual. Di Yogyakarta pun agen-agen Indofood juga bekerjasama dalam menyediakan Indomie dengan warung-warung seperti Burjo (warung yang menyediakan bubur kacang hijau dan mie instan/mie goreng sebagai menu utama).
  12. 12. Yang dimaksud orang/ partisipan disini adalah karyawan penyedia jasa layanan maupun penjualan, atau orang-orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses layanan itu sendiri, misalnya dalam jasa kecantikan : diantaranya adalah para reception, dokter, dan beauty therapis.
  13. 13. Menurut Yazid (2001), “Orang (people) adalah semua pelaku yang memainkan sebagian penyajian jasa dan karenanya mempengaruhi persepsi pembeli”. Yang termasuk dalam elemen ini adalah personel perusahaan, konsumen, dan konsumen lain dalam lingkungan jasa. Lupiyoadi (2001), menyatakan bahwa “Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa, maka people berfungsi sebagai service provider sangat mempengaruhi kualitas jasa yang diberikan. Keputusan dalam people ini berarti sehubungan dengan seleksi, training, motivasi, dan manajemen sumber daya manusia”. Pentingnya people dalam pemasaran jasa berkaitan erat dengan internal marketing yaitu interaksi atau hubungan antara setiap karyawan dan departemen dalam suatu perusahaan yang dalam hal ini dapat diposisikan sebagai internal customer dan internal supplier. Tujuan dari adanya hubungan tersebut adalah untuk mendorong people dalam kinerja memberikan kepuasan kepada konsumen.
  14. 14. Menurut Lapiyoadi (2001), ada 4 (empat) kriteria peranan dan pengaruh dari aspek people yang mempengaruhi konsumen, yaitu: Contactors, people di sini berinteraksi langsung dengan konsumen dalam frekuensi yang cukup sering dan sangat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Modifier, mereka tidak secara langsung mempengaruhi konsumen tetapi cukup sering berhubungan dengan konsumen, misalnya: resepsionis. Influencers, mereka mempengaruhi konsumen dalam keputusan untuk membeli tetapi tidak secara langsung kontak dengan konsumen. Isolateds, people di sini tidak secara langsung ikut serta dalam marketing mix dan juga tidak sering bertemu dengan konsumen. Misalnya, karyawan bagian administrasi penjualan, SDM, dan data prosessing.
  15. 15. 15 Contoh Studi kasus Bauran Pemasaran pada produk Jasa Bank BCA People merupakan aset utama dalam industri jasa perbankan, dalam hal ini adalah para karyawan dan karyawati BCA yang berada pada posisi depan (frontliner) yang langsung bertemu dan memberikan servis kepada nasabahnya.karyawan berkinerja tinggi akan menyebabkan nasabah puas dan loyal. Faktor penting lainnnya dalam people adalah attitude dan motivation dari karyawan dalam industri jasa. dengan karyawan/wati yang menjadi ujung tombak BCA yang dilengkapi dengan wawasan luas dan skill perbankan yang tinggi akan membuat nasabah BCA dapat memberi rasa percaya dan aman untuk bertransaksi di BCA
  16. 16. Proses adalah kegiatan yang menunjukkan bagaimana pelayanan diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang. Pengelola usaha melalui front liner sering menawarkan berbagai macam bentuk pelayanan untuk tujuan menarik konsumen. Fasilitas jasa konsultasi gratis, pengiriman produk, credit card, card member dan fasilitas layanan yang berpengaruh pada image perusahaan.
  17. 17. Lupiyoadi (2001), menyatakan bahwa “Proses merupakan gabungan semua aktivitas umumnya terdiri dari prosedur, jadwal pekerjaan, aktivitas dan hal-hal rutin, di mana: jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen”. Sedangkan menurut Yazid (2001), “Proses adalah semua prosedur aktual, mekanisme dan aliran aktivitas dengan mana jasa disampaikan yang merupakan sistem penyajian atau operasi jasa”. Proses dapat dibedakan menjadi dua cara, yaitu: Complexity, hal ini berhubungan dengan langkah-langkah dan tahapan yang dilalui dalam proses. Divergence, berhubungan dengan adanya perubahan dalam langkah ataupun tahapan yang dilalui dalam proses. Proses mencerminkan bagaimana semua elemen bauran pemasaran dikoordinasikan untuk menjamin kualitas dan konsistensi jasa yang diberikan kepada konsumen. Proses ini terjadi di luar pandangan konsumen. Konsumen tidak tahu bagaimana proses yang terjadi yang penting jasa yang ia terima harus memuaskan.
  18. 18. 18 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product Jasa Bank BCA Cara ini di implementasikan BCA dengan membuka dan menutup kantornya dicabang sesuai waktu yang telah ditentukan BCA, lalu karyawannya juga diberikan skill yang dapat mengikuti prosedur dan sistem yang merupakan standarnya seperti memberikan pelayanan servis disertai dengan senyum untuk menyambut para nasabahnya.proses yang terus berlangsung ini akan menjamin mutu layanan BCA sehingga mendapat penilaian yang semakin baik.
  19. 19. Lingkungan fisik adalah keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana. Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling nampak dalam kaitannya dengan situasi. Yang dimaksud dengan situasi ini adalah situasi dan kondisi geografi dan lingkungan institusi, dekorasi, ruangan, suara, aroma, cahaya, cuaca, pelatakan dan layout yang nampak atau lingkungan yang penting sebagai obyek stimuli (Belk 1974 dalam Assael 1992). Dari ketujuh elemen marketing mix tersebut yang merupakan kunci sukses bagi sebuah usaha (jasa yang bertempat/bank/salon/spa/warnet) diantaranya adalah kelengkapan produk layanan yang siap ditawarkan (one stop service), lokasi yang strategis, keramahan dan efektivitas pelayanan, tempat parkir yang memadai, dan fasilitas lain pendukung kenyamanan konsumen.
  20. 20. Menurut Lapiyoadi (2001), “Customer service meliputi aktivitas untuk memberikan kegunaan waktu dan tempat (time and place utility) termasuk pelayanan pra-transaksi, saat transaksi, dan paska-transaksi.” Kegiatan sebelum transaksi akan turut mempengaruhi kegiatan transaksi dan setelah transaksi. Oleh karena itu, kegiatan pendahuluannya harus sebaik mungkin sehingga konsumen memberikan respon yang positif dan menunjukkan loyalitas yang tinggi. Customer service pada pemasaran jasa lebih dilihat sebagai outcome dari kegiatan distribusi logistik, di mana pelayanan diberikan kepada konsumen untuk mencapai kepuasan. Menurut Yazid (2001), “Peran orang (people) dalam hal penyajian jasa terdiri dari karyawan lini depan dan yang mendukungnya di bagian belakang, sangat penting bagi keberhasilan organisasi jasa”.
  21. 21. 21 Contoh Bauran Pemasaran untuk Product Jasa Bank BCA Building merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan yang bernilai tambah bagi konsumen dalai perusahaan jasa yang memiliki karakter . Perhatian terhadap interior, perlengkapan bangunan, termasuk lightning system, dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat mempengaruhi mood pengunjung. Bangunan harus dapat menciptakan suasana dengan memperhatikan ambience sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung dan dapat membrikan nilai tambah bagi pengunjung, khususnya menjadi syarat utama perusahaan jasa dengan kelas market khusus. Bukti fisik yang dapat membuat BCA memiliki karakter dan nilai tambah dimata nasabahnya dengan memiliki cabang gedung kantor yang memberikan ciri khasnya seperti selalu dicitrakan bank dengan kantor gedung yang selalu memiliki tingkat yang tinggi, lalu didesain dengan interior,perlengkapan dan tata ruang rapih akan dapat memberi mood baik kepada nasabahnya sehingga tidak akan enggan untuk selalu bertransaksi dicabang.
  22. 22. 22

×