O slideshow foi denunciado.
Seu SlideShare está sendo baixado. ×

ekonomi perkapita.pptx

Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Próximos SlideShares
Cabaran ekonomi negara
Cabaran ekonomi negara
Carregando em…3
×

Confira estes a seguir

1 de 16 Anúncio

Mais Conteúdo rRelacionado

Semelhante a ekonomi perkapita.pptx (20)

Mais recentes (20)

Anúncio

ekonomi perkapita.pptx

  1. 1. Per Kapita Indonesia
  2. 2. - Anggota - Alya Salsabila Putri Ariesa 04 Enggar Hadi Maasardi Angela Joyce Evelyn Goeseva 05 Bunga Sofiana Sari 14 Mey Setyaningrum Jihan Chardira Chairunnisa 21 10 25
  3. 3. Manfaat Pendapatan Per Kapita Indonesia 01
  4. 4. Mengetahui tingkat perekonomian suatu negara, dilihat dari tinggi rendahnya perhitungan pendapatan perkapitanya. Semakin meningkat pendapatan perkapita setiap tahunnya, maka kemakmurannya juga semakin akan meningkat.
  5. 5. Sebagai pembanding tingkat perekonomian antara satu negara dengan negara lainnya. Menentukan apakah negara tersebut kategori dalam negara maju, berkembang, atau tertinggal. Data tentang pendapatan perkapita bisa dijadikan pertimbangan bagi suatu negara untuk mengevaluasi apakah kebijakan yang diterapkan berjalan efektif atau tidak. Data pendapatan perkapita sangat penting untuk merumuskan dan menentukan kebijakan ke depannya
  6. 6. Pendapatan Per Kapita Indonesia Selama 8 Tahun Terakhir 02
  7. 7. - Selisih Pendapatan per Tahun - 2013-2014 = -136.059 2014-2015 = -161.841 2015-2016 = +232.184 2016-2017 = +276.050 2017-2018 = +54.550 2018-2019 = +260.187 2019-2020 = -265.436 2020-2021 = +421.838
  8. 8. Ekonomi Indonesia tahun 2015 tumbuh 4,79 persen melambat bila dibanding tahun 2014 sebesar 5,02 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,06 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 5,38 persen 2015
  9. 9. Perekonomian Indonesia tahun 2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp12.406,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp47,96 juta atau US$3.605,1.Ekonomi Indonesia tahun 2016 tumbuh 5,02 persen lebih tinggi dibanding capaian tahun 2015 sebesar 4,88 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 8,90 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah tangga sebesar 6,62 persen 2016
  10. 10. Ekonomi Indonesia tahun 2017 tumbuh 5,07 persen lebih tinggi dibanding capaian tahun 2016 sebesar 5,03 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,81 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 9,09 persen. 2017
  11. 11. Ekonomi Indonesia tahun 2018 tumbuh 5,17 persen lebih tinggi dibanding capaian tahun 2017 sebesar 5,07 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar 8,99 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 9,08 persen 2018
  12. 12. Ekonomi Indonesia tahun 2019 tumbuh 5,02 persen, lebih rendah dibanding capaian tahun 2018 sebesar 5,17 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar 10,55 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 10,62 persen 2019
  13. 13. Ekonomi Indonesia tahun 2020 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07 persen (c-to-c) dibandingkan tahun 2019. Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,04 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran hampir semua komponen terkontraksi, Komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi komponen dengan kontraksi terdalam sebesar 7,70 persen. Sementara, Impor Barang dan Jasa yang merupakan faktor pengurang terkontraksi sebesar 14,71 persen 2020
  14. 14. Ekonomi Indonesia tahun 2021 tumbuh sebesar 3,69 persen, lebih tinggi dibanding capaian tahun 2020 yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,07 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 10,46 persen. Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 24,04 persen. 2021
  15. 15. Terimakasih

×