O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Pengenalan, penempatan dan pemberhentian

Manajemen

  • Seja o primeiro a comentar

  • Seja a primeira pessoa a gostar disto

Pengenalan, penempatan dan pemberhentian

  1. 1. PENGENALAN, PENEMPATAN DAN PEMBERHENTIAN OLEH : RIANTIRA PURNAMA PUTRI IKA AYU RAHMAWATI NUNUNG PARWATI
  2. 2. PENGENALAN/ORIENTASI A. Pengertian Orientasi Menurut R.W. Mondy, orientasi adalah upaya pelatihan dan pengembangan awal bagi para karyawan baru yang memberi mereka informasi mengenai perusahaan, pekerjaan, dan kelompok kerja. Menurut Welter & Davis ,orientasion is familiarize employees with their role,organization,its policies and other employee. Tanggung jawab orientasi dibagi antara bagian kepegawaian yaitu staf pelatihan dan pengawas langsung(supervisor).
  3. 3. B. Kegunaan Orientasi Kegunaan orientasi antara lain : 1. Situasi kerja 2. Kebijakan dan aturan perusahaan 3. Kompensasi 4. Budaya perusahaan 5. Keanggotaan tim 6. Pengembangan karyawan 7. Sosialisasi
  4. 4. C. Tujuan Orientasi Tujuan orientasi antara lain : 1. Memperkenalkan karyawan baru dengan ruang lingkup tempat bekerja, dan kegiatannya. 2. Memberi informasi tentang kebijakan yang berlaku. 3. Menghindarkan kemungkinan timbul kekacauan yang dihadapi karyawan baru, atas tugas atau pekerjaan diserahkan kepadanya. 4. Memberi kesempatan karyawan baru menanyakan hal yang berhubungan dengan pekerjaannya.
  5. 5. D. Onboarding(Orientasi Eksekutif) Onboarding adalah proses yang digunakan perusahaan untuk membantu para eksekutif baru mempelajari dengan cepat struktur, budaya, dan politik organisasi sehingaa mereka dapat mulai memberi kontribusi bagi organisasi sesegera mungkin.
  6. 6. E. Manfaat Program Orientasi Manfaat program orientasi antara lain : 1. Mengurangi perasaan diasingkan, kecemasan dan kebimbangan karyawan. 2. Memahami aspek sosial, teknis dan kebudayaan tempat kerja. 3. Membantu mempercepat proses sosialisasi dan menjalin kerja sama dalam kelompok.
  7. 7. Dalam orientasi, hal berikut hendaknya dihindari : 1. Orientasi yang sangat cepat dan karyawan langsung bekerja. 2. Tugas pertama karyawan baru adalah melaksanakan tugas yang signifikan yang seharusnya bermaksud untuk menganjurkan dari bawah atau awal. 3. Memberi banyak informasi terlalu cepat merupakan pendekatan berbahaya.
  8. 8. PENEMPATAN A. Pengertian Penempatan Penempatan adalah menempatkan posisi seseorang ke posisi pekerjaan yang tepat, seberapa baik seorang karyawan cocok dengan pekerjaannya akan mempengaruhi jumlah dan kualitas pekerjaan.
  9. 9. B. Tujuan Penempatan Menempatkan seorang karyawan dengan tujuan antara lain : 1. Agar karyawan bersangkutan lebih berdaya guna dalam melaksanakan pekerjaan yang dibebankan. 2. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan sebagai dasar kelancaran tugas.
  10. 10. C. Jenis-jenis Penempatan Jenis-jenis penempatan yaitu : 1. Promosi 2. Alih tugas 3. Demosi
  11. 11. D. Prinsip-prinsip Penempatan Prinsip-prinsip penempatan antara lain : 1. Prinsip kemanusiaan 2. Prinsip demokrasi 3. Prinsip the right man on the right place 4. Prinsip equal pay for equal work 5. Prinsip kesatuan arah 6. Prinsip kesatuan tujuan
  12. 12. E. Beberapa Masalah dalam Penempatan Adapun beberapa masalah dalam penempatan antara lain: 1.Efektivitas 2.Tentang hukum 3.Pencegahan separasi (PHK)
  13. 13. PEMBERHENTIAN A. Pengertian Pemberhentian Menurut Malayu Hasibuan, pemberhentian adalah fungsi operatif terakhir sumber daya manusia. Istilah pemberhentian sinonim dengan separation, pemisahan atau pemutusan hubungan kerja (phk) karyawan dari suatu organisasi perusahaan.
  14. 14. B. Alasan-Alasan Pemberhentian Pemberhentian karyawan oleh perusahaan berdasarkan alasan-alasan berikut. 1. Undang-undang 2. Keinginan perusahaan 3. Keinginan karyawan 4. Pensiun 5. Kontrak kerja berakhir 6. Kesehatan karyawan 7. Meninggal dunia 8. Perusahaan dilikuidasi
  15. 15. C. Proses Pemberhentian Proses pemecatan karyawan harus menurut prosedur sebagai berikut. 1. Musyawarah karyawan dengan pimpinan perusahaan 2. Musyawaran pimpinan serikat buruh, dengan pimpinan perusahaan 3. Musyawaran pimpinan serikat buruh, pimpinan perusahaan, dan P4D 4. Musyawarah pimpinan serikat buruh, pimpinan perusahaan, dan P4P 5. Pemutusan berdasarkan keputusan pengadilan negeri
  16. 16. D. Konsep Pemberhentian dan Konsep Status Karyawan Konsep pemberhentian Keinginan perusahaan Pemberhentian atau separation Keinginan karyawan Pensiun Perundang- undagan Status karyawan Uang pensiun Uang pesangon Meninggal dan sebab-sebab lainnya 32 5 7 4 6 1
  17. 17. Konsep status karyawan Karyawan Harian Honorer Status Karyawan Karyawan Kontrak Karyawan Tetap Karyawan Percobaan 1 3 2 4
  18. 18. Perjuanganmu terletak pada ambisi dan keinginanmu sedangkan Perilakau daana kesabaranmu ditentukan oleh imanmu

×