O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.
KOMPOSISIABEDNEGO FEBRI
ANEGO
PENGERTIAN
 Komposisi merupakan salah satu unsur
penentu tingginya nilai estetik karya
 Komposisi adalah seni membagi su...
KOMPOSISI SEIMBANG
dengan obyek utama terletak di tengah-
tengah (dead-center), atau dengan
membagi ‘berat’ secara imbang ...
KOMPOSISI DIAGONAL
Memanfaatkan garis imaginer pada suatu
foto, sehingga foto terlihat dinamis
ANEGO
THE RULE
OF THIRD
dengan patokan umum dikenal dengan ‘aturan 1/3’ (Rule of Third),
yaitu peletakan obyek pada 1/3 ruang ga...
LANGIT
 Gunakan aturan sepertiga yang baik pada saat memotret
landscape, terutama memanfaatkan cakrawala
 Bila langit te...
PEOPLE POTRAIT
 Tempatkan mata diatas perpotongan garis bagian atas
 Bila foto closed up, maka mata yang terdekat dengan...
OBJEK BERGERAK
Berikan space kepada objek bergerak menuju
ANEGO
FRAMING
 Digunakan untuk mengisi ruang kosong
 Juga digunakan untuk memberikan
aksen
 Jangan terlalu menarik, agar tida...
BARRIERS OF SEEING
 Jangan pernah takut gagal untuk memotret, bila merasa kurang
baik, potret lagi
 Jangan terpaku pada ...
TERIMA KASIH
@AbednegoFebri
abednego@alpharian.com
ANEGO
Próximos SlideShares
Carregando em…5
×

Komposisi dalam fotografi

21.180 visualizações

Publicada em

Komposisi, sekilas dan secara garis besar.

Publicada em: Arte e fotografia
  • Seja o primeiro a comentar

Komposisi dalam fotografi

  1. 1. KOMPOSISIABEDNEGO FEBRI ANEGO
  2. 2. PENGERTIAN  Komposisi merupakan salah satu unsur penentu tingginya nilai estetik karya  Komposisi adalah seni membagi suatu frame foto menjadi beberapa bagian, sehingga di dalam suatu foto terdapat Point of Interest dan Secondary Point of Interest  Mempelajari komposisi bukan berarti membatasi kreatifitas dalam memotret  Komposisi penting, tapi jangan selalu patuh dengannya ANEGO
  3. 3. KOMPOSISI SEIMBANG dengan obyek utama terletak di tengah- tengah (dead-center), atau dengan membagi ‘berat’ secara imbang antara kanan & kiri, atas & bawah ANEGO
  4. 4. KOMPOSISI DIAGONAL Memanfaatkan garis imaginer pada suatu foto, sehingga foto terlihat dinamis ANEGO
  5. 5. THE RULE OF THIRD dengan patokan umum dikenal dengan ‘aturan 1/3’ (Rule of Third), yaitu peletakan obyek pada 1/3 ruang gambar, sehingga foto menjadi lebih dinamis & tidak kaku ANEGO
  6. 6. LANGIT  Gunakan aturan sepertiga yang baik pada saat memotret landscape, terutama memanfaatkan cakrawala  Bila langit terlihat bagus, perbanyak porsi langit ketimbang daratan  Bila langit terlihat tidak menarik, perbanyak porsi dibagian bawah ANEGO
  7. 7. PEOPLE POTRAIT  Tempatkan mata diatas perpotongan garis bagian atas  Bila foto closed up, maka mata yang terdekat dengan kamera ditempatkan di perpotongan garis rule of third ANEGO
  8. 8. OBJEK BERGERAK Berikan space kepada objek bergerak menuju ANEGO
  9. 9. FRAMING  Digunakan untuk mengisi ruang kosong  Juga digunakan untuk memberikan aksen  Jangan terlalu menarik, agar tidak bersaing dengan objek utama ANEGO
  10. 10. BARRIERS OF SEEING  Jangan pernah takut gagal untuk memotret, bila merasa kurang baik, potret lagi  Jangan terpaku pada nama benda, amatilah bentuk, garis, warna. Lihat benda secara abstrak  Jangan terlalu meremehkan objek  Jangan terpagari aturan, fotografer bebas tanpa syarat dan ketentuan ANEGO
  11. 11. TERIMA KASIH @AbednegoFebri abednego@alpharian.com ANEGO

×