O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Teori motivasi

26.406 visualizações

Publicada em

  • Entre para ver os comentários

Teori motivasi

  1. 1. TEORI MOTIVASIMotivasi dapat diertikan sebagai faktor pendorong yang berasal dalam diri manusia, yang akanmempengaruhi cara bertindak seseorang. Dengan demikian, motivasi kerja akan berpengaruhterhadap prestasi pekerja.Menurut Hilgard dan Atkinson, tidaklah mudah untuk menjelaskan motifasi sebab :1. Pernyataan motif antara orang adalah tidak sama, budaya yang berbeza akan menghasilkanekspresi motif yang berbeza pula.2. Motif yang tidak sama dapat diwujudkan dalam berbagai perilaku yang tidak sama.3. Motif yang tidak sama dapat diekspresikan melalui perilaku yang sama.4. Motif dapat muncul dalam bentuk-bentuk perilaku yang sukar dijelaskan5. Suatu ekspresi perilaku dapat muncul sebagai perwujudan dari berbagai motif.Teori Motivasi itu juga dapat dirumuskan menjadi 3 kelompok, iaitu :A. Teori Kepuasan ( Content Theory )B. Teori Proses ( Process Theory )C. Teori Pengukuhan ( Reinforcement Theory )A. Teori Kepuasan ( Content Theory )Pada dasarnya Teori ini lebih didekatkan pada factor – factor keperluan dan kepuasan individuyang menyebabkannya bertindak dan berperilaku dengan cara tertentu. Hal yang memotivasisemangat bekerja seseorang adalah untuk memenuhi keperluan dan kepuasan materialmahupun nonmaterial yang diperolehnya dari hasil pekerjaannya. Jika keperluan dankepuasannya semakin terpenuhi maka semangat kerjanya pun akan semakin baik pula. Jadipada kesimpulannya, seseorang akan bertindak (bersemangat bekerja) untuk dapat memenuhikeperluan dalaman (Inner Needs) dan kepuasannya.Teori kepuasan (Content Theory) ini banyak dikenal antara lain :1. Teori Motivasi klasik oleh F.W. Taylor.2. Maslow’s Need Hierarchy Yheory (A Theory of Human Motivation) oleh A.H.Maslow.3. Herzberg’s Two Factor Theory oleh Frederick Herzberg.4. Mc. Clelland’s Achievement Motivation Theory oleh Mc.Clelland.5. Existence, Relatedness and Growth (ERG) Yheory oleh Alderfer.6. Teori Motivasi Human Relations7. Teori Motivasi Claude S. George1. Teori Motivasi KlasikTeori ini dikemukakan oleh Frederik Winslow Taylor. Menurutnya, motivasi para pekerja ituhanya untuk dapat memenuhi keperluan dan kepuasan biologi saja. Sedangkan keperluanbiologis itu sendiri adalah keperluan yang diperlukan untuk mempertahankan kelangsunganhidup seseorang.
  2. 2. 2. Maslow’s Need Hierarchy TheoryTeori ini dikemukakan oleh A.H. Maslow tahun 1943. Teori ini juga merupakan kelanjutan dariHuman Science Theory Elton Mayo (1880-1949) yang menyatakan bahwa keperluan dankepuasaan seseorang itu iaitu keperluan biologidan psikologi yang berupa material dannonmaterial.Dasar Maslow’s Need Hierarchy Theory :a. Manusia adalah makhluk sosial yang berkeinginan. Ia selalu menginginkan lebih banyak.Keinginan ini terus menerus, baru berhenti jika akhir hayatnya tiba.b. Suatu keperluan yang telah dipuaskan tidak menjadi alat motivasi bagi pelakunya, hanyakebutuhan yang belum terpenuhi yang menjadi alat motivasi. Ada beberapa macam keperluan,antara lain :- Physiological NeedsPhysiological Needs (keperluan fizik = biologi) iaitu keperluan yang diperlukan untukmempertahankan kelangsungan hidup seseorang, seperti makan, minum, udara, perumahandan lain-lainnya. Keinginan untuk memenuhi keperluan fizikal ini merangsang seeorangberperilaku dan bekerja giat.- Safety and Security needsSafety and Security needs (keamanan dan keselamatan) adalah keperluan akan keamanan dariancaman, yakni merasa aman dari ancaman kecelakaan dan keselamatan dalam melakukanpekerjaan.- Affiliation or Acceptance NeedsAffiliation or Acceptance Needs adalah keperluan sosial, teman, dicintai dan mencintai sertaditerima dalam pergaulan kelompok rakan sekerja dan lingkungannya. Karena manusia adalahmakhluk sosial, sudah jelas ia menginginkan keperluan social.- Esteem or Status or Egoistic NeedsEsteem or Status or Egoistic Needs adalah keperluan akan penghargaan diri, pengakuan sertapenghargaan prestise dari rakan sekerja dan masyarakat lingkungannya. Prestise dan statusdimanifestasikan oleh banyak hal yang digunakan sebagai simbol status. Misalnya, memakaiblazer untuk membezakan seorang pimpinan dengan anak buahnya dan lain-lain.- Self ActuallizationSelf Actuallization adalah keperluan aktualisasi diri dengan menggunakan kecakapan,kemampuan, ketrampilan, dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja yang sangatmemuaskan atau luar biasa yang sulit dicapai orang lain. Keperluan aktualisasi diri berbedadengan keperluan lain dalam dua hal, iaitu :1. Keperluan aktualisasi diri tidak dapat dipenuhi dari luar. Pemenuhannya hanya berdasarkankeinginan atas usaha individu itu sendiri.2. Aktualisasi diri berhubungan dengan pertumbuhan seorang individu. Keperluan iniberlangsung terus-menerus terutama sejalan dengan meningkatkan karier seorang individu.
  3. 3. 3. Herzberg’s Two Factors TeoryTeori Motivasi Dua Faktor atau Teori Motivasi Kesehatan atau Faktor Higienis. Menurut teori inimotivasi yang ideal yang dapat merangsang usaha adalah peluang untuk melaksanakan tugasyang lebih memerlukan keahlian dan peluang untuk mengembangkan kemampuan. Ada 3 halpenting berdasarkan penelitian Herzberg yang harus diperhatikan dalam motivasi bawahaniaitu :1. Hal-hal yang mendorong karyawan adalah pekerjaan yang mendatang yang meliputi perasaan untuk berprestasi, bertanggung jawab, kemajuan dapat menikmati pekerjaan itu sendiridan adanya pengakuan atas semuanya itu.2. Hal-hal yang mengecewakan pekerja adalah terutama faktor yang bersifat mudah saja pada pekerjaan, peraturan pekerjaan, penerangan, istirahat, sebutan jabatan, hak, gaji, dan lain- lain.3. Karyawan kecewa, jika peluang untuk berprestasi terbatas. Mereka akan menjadi sensitif pada lingkungannya serta mulai mencari-cari kesalahan.Herzberg menyatakan bahwa orang dalam melaksanakan pekerjaannya dipengaruhi oleh duafaktor yang merupakan keperluan, iaitu :a. Maintenance FactorsAdalah faktor-faktor pemeliharaan yang berhubungan dengan hakikat manusia yang inginmemperoleh ketentraman. Keperluan kesehatan ini merupakan keperluan yang berlangsungterus-menerus, karena keperluan ini akan kembali pada titik asal setelah dipenuhi.b. Motivation FactorsAdalah faktor motivator yang menyangkut keperluan psikologis seseorang iaitu perasaansempurna dalam melakukan pekerjaan. Factor motivasi ini berhubungan dengan penghargaanterhadap peribadi yang berkaitan langsung denagn pekerjaan.B. Teori Proses ( Process Theory )Teori proses ini pada dasarnya berusaha untuk menjawab pertanyaan, bagaimana menguatkan,mengarahkan, memelihara, dan menghentikan perilaku individu, agar setiap individu bekerjagiat sesuai dengan keinginan pengurus. Teori ini juga merupakan proses sebab dan akibatbagaimana seseorang bekerja serta hasil apa yang akan diperolehnya. Jadi hasil yang dicapaitercermin dalam bagaimana proses kegiatan yang dilakukanseseorang. Biasa dikatakan bahawahasil hari ini merupakan kegiatan hari semalam. Teori Proses ini, dikenal atas :Teori Harapan ( Expectancy Theory )Teori ini dikemukakan oleh Victor H. Vroom yang menyatakan bahwa kekuatan yangmemotivasi seseorang untuk bekerja giat dalam mengerjakan pekerjaannya tergantung darihubungan timbal balik antara apa yang diinginkan dan diperlukan dari hasil pekerjaan itu. Teoriharapan ini didasarkan atas :1. Harapan (Expectancy), adalah suatu kesempatan yang diberikan akan terjadi kerana perilaku.2. Nilai (Valence) adalah akibat dari perilaku tertentu mempunyai nilai /martabat tertentu(daya/nilai motivasi) bagi setiap individu yangbersangkutan.
  4. 4. 3. Pertautan (Instrumentality) adalah persepsi dari individu bahwa hasil tingkat pertama akandihubungkan dengan hasil tingkat kedua.Teori Keadilan (Equaty Theory)Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semagat kerja seseorang, jadi atasanharus bertindak adil terhadap setiap bawahannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilakubawahan harus dilakukan secara objektif.C. Teori Pengukuhan (Reinforcement Theory)Teori ini didasarkan atas hubungan sebab dan akibat dari perilaku dengan pemberian pampasan. Misalnya promosi seorang karyawan itu tergantung dari prestasi yang selalu dapatdipertahankan. Sifat ketergantungan tersebut bertautan dengan hubungan antara perilaku dankejadian yang mengikuti perilaku tersebut. Teori pengukuhan ini terdiri dari dua jenis, iaitu :1. Pengukuhan Positif (Positive Reinforcement), iaitu bertambahnya frekuensi perilaku, terjadi jika pengukuh positif diterapkan secara bersyarat.2. Pengukuhan Negatif (Negative Reinforcement), yaitu bertambahnya frekuensi perilaku,terjadi jika pengukuhan negatif dihilangkan secara bersyarat. Jadi prinsip pengukuhan selaluberhubungan dengan bertambahnya frekuensi dan tanggapan, apabila diikuti oleh stimulusyang bersyarat. Demikian juga prinsip hukuman (Punishment) selalu berhubungan denganberkurangnya frekuensi tanggapan, apabila tanggapan (response) itu diikuti oleh rangsanganyang bersyarat. Contoh : pengukuhan yang relatif malar adalah mendapatkan pujian setelahseseorang memproduksi tiap-tiap unit atau setiap hari disambut dengan hangat oleh pengurus.Teori X dan Teori YPada tahun-tahun 60an, McGregor (1960) telah mengemukakan satu pendekatan teori yangdinamakan Teori X dan Teori Y. Pendekatan ini menumpu kepada tingkah laku bekerja bagipekerja di dalam organisasi. McGregor (1960) mengemukakan bahawa dalam Teori X pekerjasememangnya tidak suka terhadap pekerjaan, mengelak tanggungjawab dan memerlukanpenyeliaan bagi mencapai tujuan korporatnya. Teori ini juga beranggapan bahawa seoranginsan pekerja itu juga sememangnya malas dan tidak mempunyai cita-cita yang tinggi bagimemperbaiki diri sendiri. Lumrah dalam Teori X ini, pekerja percaya bahawa beliau tidak dapatmengawal diri dan semua akibat ke atas dirinya dipengaruh oleh faktor luaran.Dalam Teori Y, McGregor (1960) menyatakan anggapan yang bertentangan Theori X. Setiappekerja sebenarnya faham akan tanggongjawabnya serta berupaya sedaya upaya bagimencapai ke arah objektif misi korporatnya. Teori ini beranggapan bahawa seorang insanpekerja itu sememangnya mempunyai cita-cita untuk berinteraksi secara sosial. Insan pekerjaitu memang suka bekerja di samping gemar bermain, bersaing bagi mencapai kecemerlangan.Sebagai seorang insan yang cergas dengan kepintaran kreatif, pekerja pada lazimnya boleh
  5. 5. mengawal hasrat diri sendiri dan boleh juga bergerak melakukan sesuatu kerja tanpapenyeliaan rapi.Pengurus yang mengutamakan Teori X akan mementingkan struktur kawalan dan peraturanyang rapi ke atas para pekerjanya. Manakala pengurus yang mengutamakan Teori Y akan lebihterbuka dengan pengurusan kerja yang tidak memfokus kepada pengstrukturan peraturan yangketat. Teori Y memberi kebebasan yang lebih kepada para pekerja bagi menentukan tahappencapaian dan gerak kerja ke arah kecemerlangan sesuai dengan misi organisasi.

×