Anúncio

Entrepreneur Way #22 - September 2016

6 de Sep de 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Anúncio
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Anúncio
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Anúncio
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Anúncio
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Anúncio
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Entrepreneur Way #22 - September 2016
Próximos SlideShares
Entrepreneur Way #20 - Juli 2016Entrepreneur Way #20 - Juli 2016
Carregando em ... 3
1 de 26
Anúncio

Mais conteúdo relacionado

Anúncio
Anúncio

Entrepreneur Way #22 - September 2016

  1. Entrepreneur Way #22 1
  2. Entrepreneur Way #222
  3. Entrepreneur Way #22 3 QUOTES Entrepreneur Way #22 3
  4. Entrepreneur Way #224 ENTREPRENEURWAY Banyak pelaku bisnis yang kurang aware terhadap tampilan maupun desain kemasan sebuah produk. Dalam menjual sebuah produk, memang hal yang terpenting adalah kualitas produk itu sendiri. Namun para pelaku bisnis tidak boleh melupakan arti penting dari sebuah packaging. Pada dasarnya packaging dapat membantu penguatan sebuah brand / merek. Packaging dapat menjadi sarana marketing dan promosi yang sangat tepat. Melalui packaging, Anda dapat menyampaikan informasi-informasi maupun pesan yang ingin disampaikan kepada konsumen. Fungsi utama packaging adalah sebagai media untuk menjaga kualitas dan keamanan produk tetap terjada, baik selama proses pengiriman maupun ketika telah berada pada rak display. Selain fungsi utama tersebut, sebagai media promosi packaging memerlukan desain packaging yang tepat dan sesuai dengan brand perusahaan. Mulai dari pemilihan kombinasi warna, desain font, gambar serta tagline yang akan ditampilkan pada sebuah kemasan. Pada edisi ke-22 Bulan September 2016, e-magz Entrepreneur Way menampilkan tema mengenai Packaging yang akan menjabarkan mengenai kekuatan dari sebuah packaging, apakah fungsi-fungsi utama dari sebuah kemasan, serta bagaimana cara membuat sebuah packaging yang kuat dan impactful. Tidak hanya itu, masih terdapat tips tentang cara membuat packaging untuk start- up bisnis serta tips bagaimana membuat rak display menjadi menarik. Salam Entrepreneur ! Reny Pebriasari Editor-in-Chief EDITOR’s NOTE B
  5. Entrepreneur Way #22 5 Executive Editor Eric Pramono Art & Desain Editor Rachmat Wijanarko Photography Samuel Leksono • Redaksi menerima kritik, saran, dan komentar dari pembaca. Silahkan kirim via e-mail ke reny.pebriasari@ciputra.ac.id • Anda dapat berkontribusi melalui tulisan, artikel dan opini yang dapat dikirimkan melalui email reny.pebriasari@ciputra.ac.id • Untuk pemasangan iklan dapat menghubungi kami melalui email : • reny.pebriasari@ciputra.ac.id • Dilarang mengutip, memproduksi sebagian atau keseluruhan isi majalah ini dalam segala bentuk tanpa izin tertulis dari redaksi. HOW TO REACH US Design Cover Rachmat Wijanarko Contributing Writers Puspita Adiyani Candra Layout Rachmat Wijanarko Editor-in-Chief Reny Pebriasari
  6. Entrepreneur Way #226 21ENTREPRENEUR ALERTNESS : Bagaimana Membuat Display Rak menjadi Menarik 24TIPS : 5 Tips Packaging untuk Start Up Bisnis MAIN TOPIC : The Power of Packaging MAIN TOPIC : Fungsi-Fungsi Packaging MAIN TOPIC : Membuat Packaging yang Kuat dan Impactful TABLE OF CONTENTS TABLE of contents 08 14 18
  7. Entrepreneur Way #22 7
  8. Entrepreneur Way #228 main topic embuat desain untuk sebuah kemasan memang bukanlah suatu hal yang mudah. Namun bukan tidak mungkin untuk dilakukan apabila telah mengetahui tujuan pembuatan kemasan, fungsi packaging, serta poin-poin penting agar packaging menjadi lebih menarik dan persuasif. Dalam mendesain kemasan, pertama harus menemukan ide yang tepat dan sesuai dengan produk dan bisnisnya. Seorang desainer harus melakukan sebuah riset dan penelitian terlebih dahulu kepada pangsa pasar dan target konsumen. Riset ini mencakup tentang perilaku serta pilihan-pilihan konsumen. Hal berikutnya yang dilakukan adalah menemukan produk yang tepat dan sesuai serta paling dibutuhkan oleh konsumen untuk mengatasi masalah- masalahnya. Tidak lupa juga harus dilakukan penelitian tentang kompetitor dengan produk yang serupa, agar produk yang akan dibuat memiliki ciri khas yang berbeda M The Power of Packaging
  9. Entrepreneur Way #22 9 main topic serta memiliki keunggulan-keunggulan tertentu jika dibandingkan kompetitor. Apabila semua proses tersebut telah dilalui, hal yang tidak kalah penting adalah menemukan dan membuat brand / merek produk tersebut. Pembuatan bran dan merek tentu mempertimbangkan banyak hal mulai dari desain, komposisi warna, bentuk logo, font, tagline, dan lain sebagainya. Disini sebuah packaging sangat penting berperan yaitu dalam hal membantu penguatan brand. Seperti yang kita ketahui bahwa brand merupakan hal utama yang berperan dalam bidang promosi dan marketing. Maka dari itu, packaging memiliki peran tidak kalah krusial dalam hal promosi dan marketing ini. Packaging akan membantu konsumen untuk mengingat produk dan merek tertentu. Sebuah contoh adalah apabila mendengar tagline “empat kelezatan sekali gigit” mungkin Anda akan teringat sebuah merek snack coklat tertentu. Dalam kemasan snack coklat tersebut digambarkan dan disebutkan dengan jelas komposisi dan bahan-bahan yang terkandung dalam coklat tersebut. Kemasan tersebut memberikan informasi secara apa adanya kepada konsumen mengenai komposisi coklat, yaitu misalnya terdiri dari wafer, caramel, krispi, dan coklat. Cara penyampaian informasi tersebut juga tidak berlebihan, dan dapat dikatakan kreatif yaitu dengan melalui visualisasi yang jelas dengan warna- warna yang cocok. Dengan background berwarna merah dan kuning, akan menjadi kontras yang sangat tepat bagi produk coklat yang notabene memiliki kandungan warna dasar coklat. Salah satu gambar dalam kemasan tersebut juga memperlihatkan sebuah lelehan coklat yang dituang dalam 4 komposisi coklat tersebut. Hal ini merupakan salah satu faktor untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu contoh penampilan kemasan tersebut telah menjelaskan beberapa inti dalam pembuatan kemasan yang berfungsi sebagai media penguatan brand suatu produk. Bukan hanya desain yang menarik dan tidak berlebihan, dapat menyampaikan informasi dengan lengkap dan apa adanya, tagline dari produk itu sendiri juga akan tertanam di benak konsumen karena mudah diingat. Jadi misalnya Anda mendengar “empat kelezatan sekali gigit”, maka secara otomatis Anda akan berjalan ke rak dimana produk coklat berwarna merah dan kuning tersebut berada. “ “Dalam mendesain sebuah kemasan, perlu diperhatikan tentang konsep dasar desain kemasan. Lebih dari itu, sebuah kemasan dapat membuat konsumen membeli sebuah produk bahkan jika produk tersebut belum cukup dikenal oleh konsumen sekalipun.
  10. Entrepreneur Way #2210 main topic Dalam mendesain sebuah packaging yang menarik dan powerful, tentu harus dilakukan penelitian, desain, dan evaluasi begitu seterusnya sampai menemukan desain yang ideal dan tepat. Dalam mendesain sebuah kemasan, perlu diperhatikan tentang konsep dasar desain kemasan. Lebih dari itu, sebuah kemasan dapat membuat konsumen membeli sebuah produk bahkan jika produk tersebut belum cukup dikenal oleh konsumen sekalipun. Misalnya saja seorang konsumen ingin membeli sebuah produk hand wash atau sabun cuci tangan. Tentu konsumen tersebut telah memiliki suatu produk terpercaya dan unggul menurut pilhannya. Namun ketika telah memasukkan produk tersebut dalam keranjang belanja, secara tidak sengaja konsumen tersebut melihat sebuah produk hand wash yang lain yang dioajang di rak dengan bentuk kemasan yang cukup unik, dan dengan harga yang cukup kompetitif. Walaupun merek hand wash tersebut masih cukup asing, seorang konsumen akan tertarik membeli produk sabun cuci tangan tersebut untuk sekedar mencoba karena tergiur oleh kemasan yang cukup lucu dan unik. Mereka akan berfikir mereka tidak akan terlalu rugi jika nantinya produknya mengecewakan, karena harganya sendiripun cukup terjangkau. Selain itu, konsumen dapat memanfaatkan botol atau kemasan tersebut untuk keperluan lain misalnya untuk kemasan isi ulang produk lain, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, saat ini kemasan-kemasan yang reusable atau dapat didaur ulang dan dipakai kembali menarik sebagian besar minat konsumen. Selain itu, tingkat perhatian masyarakat luas juga telah mulai peduli terhadap lingkungan hidup. Jika disuruh memilih, tentu konsumen akan memilih kemasan-kemasan yang ramah lingkungan, dapat didaur ulang, atau dapat dipergunakan lagi. Setidaknya konsumen akan memilih bungkus plastik yang mudah hancur dan bukan jenis plastik yang memerlukan waktu ratusan tahun untuk bisa hancur. Hal ini harus dilihat oleh produsen dan pelaku bisnis sebagai sebuah peluang. Jika masyarakat telah memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang cukup tinggi, maka akan lebih baik apabila produsen juga menyediakan kemasan-kemasan yang ramah lingkungan dan reusable. Hal ini dapat dilakukan dengan cara pengemasan / packaging dengan menggunakan bahan dasar kertas atau karton. Walaupun menggunakan bahan-bahan dasar dari bahan-bahan yang ramah lingkungan, produk dalam kemasan dapat tetap terjamin dengan aman dan baik. Caranya adalah dengan membuat sebuah desain packaging yang unik namun tetap kuat dan useful. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah packaging bohlam lampu. Selain menggunakan desain kertas box pada umumnya, Anda dapat melakukan inovasi dengan cara
  11. Entrepreneur Way #22 11 membuat desain packaging yang lebih menarik. Misalnya dengan menonjolkan atau menampilkan sedikit bagian bohlam lampu itu sendiri. Namun sangat perlu diperhatikan tentang tingkat keamanan produk dengan kemasan yang demikian. Desain tersebut harus dibuat sedemikian rupa dengan tetap mengutamakan fungsi dari packaging namun dengan inovasi kemasan yang menarik. Namun apabila tidak dapat mengaplikasikan packaging pada sebuah produk secara langsung, maka cara lain dapat dilakukan melalui pengaplikasian pada tas belanja. Selain tas belanja berbahan dasar plastik, seorang pebisnis dapat mengganti tas belanja mereka dengan bahan dasar dari kertas atau kain. Kelebihan dari paper bag selain berfungsi untuk menjaga dan memudahkan konsumen membawa produk, juga dapat dipergunakan sebagai media penguat brand dan sarana komunikasi pesan-pesan sosial. Paper bag dapat berfungsi sebagai papan iklan yang berisi berbagai macam pesan dan informasi- informasi penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Misalnya sebuah bisnis kecantikan / skin care yang mengangkat tema tentang kesejahteraan dan isu-isu tentang lingkungan hidup, dapat mendesain paper bag nya dengan desain-desain kampanye yang dapat mengajak konsumen untuk ikut melestarikan lingkungan hidup. Yaitu main topic
  12. Entrepreneur Way #2212 main topic dengan cara recycle atau mendaur ulang kemasan-kemasan serta menggunakan paper bag dan spunbond (tas berbahan dasar kain) untuk keperluan berbelanja sehari-hari. Pada dasarnya, packaging memiliki beberapa komponen utama yaitu fungsi, daya tarik, promosi, mendukung keputusan berbelanja, serta diferensiasi. 1. Fungsi packaging Packaging memiliki peran utama sebagai media untuk melindungi dan mengemas produk-produk yang ingin dipasarkan kepada konsumen. Elemen fungsi ini merupakan elemen yang paling krusial pada sebuah kemasan. Tujuan utama dibuatnya kemasan adalah untuk melindungi produk baik dalam proses pengiriman dari produsen ke toko-toko, atau bahkan melindungi ketika produk telah ditempatkan dalam rak display disebuah toko atau supermarket. Kemasan menjaga kualitas produk tetap fresh, terjaga dengan kualitas baik, serta tidak rusak. 2. Daya Tarik packaging Target sebuah bisnis tentu adalah memiliki produk yang mempunyai daya tarik tinggi bagi konsumen. Untuk mendapatkan daya tarik ini tentu harus benar-benar diperhatikan mengenai desain, pemilihan warna, serta bentuk kemasan yang ingin dipasarkan kepada konsumen. 3. Penyampaian informasi Penyampaian informasi dapat dilakukan melalui kemasan. Hal ini bisa juga dikatakan sebagai sebuah promosi produk kepada konsumen. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mencantumkan informasi- informasi yang ingin disampaikan kepada konsumen dengan jujur tanpa berlebihan. Misalnya informasi tentang bahan baku / komposisi, manfaat, berat bersih, dan lain sebagainya. 4. Ketertarikan untuk membeli Packaging menjadi salah satu bentuk ajakan kepada konsumen untuk membeli, bahkan apabila sebenarnya konsumen tersebut tidak memerlukan barang tersebut. Desauin yang menarik, warna yang atraktif, serta bentuk yang unik dan original akan membuat konsumen berpikir untuk membeli produk tersebut. 5. Identitas produk Dalam satu rak di supermarket atau toko biasanya akan dipajang secara berderet produk dengan klasifikasi yang sama. Misalnya saja kecap manis. Selain branding, hal yang dapat menjadi pembeda antara satu kecap dengan kecap yang lain adalah dinilai dari bentuk kemasannya. Apabila kemasan tersebut menarik, bukan tidak mungkin seorang konsumen akan membeli produk tersebut.
  13. Entrepreneur Way #22 13
  14. Entrepreneur Way #2214 Fungsi-Fungsi Packaging ebuah produk tentu memerlukan packaging sebelum sampai ke tangan konsumen. Selain berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk melindungi produk, packaging memiliki peran yang sama penting dengan brand dan logo. Sama halnya dengan branding, packaging juga memiliki peran sebagai media untuk memasarkan sebuah produk. Dalam strategi marketing, packaging akan membantu branding dalam memperkuat identitas sebuah produk. Packaging memiliki beragam jenis dan bentuk, mulai dari yang unik, tahan lama, mudah dibawa, hingga dapat didaur ulang (terbuat dari kertas / paper bag, dan lain- lain). Namun berdasarkan penggunaannya, packaging dapat dibedakan menjadi S main topic
  15. Entrepreneur Way #22 15 main topic tiga kriteria yaitu kemasan sekali pakai (bungkus sabun cuci, bungkus snack, dan lain-lain), kemasan yang dapat dipakai berulang kali (botol plastik dan kardus-kardus berbagai ukuran), serta kemasan yang memungkinkan untuk tidak dibuang (botol kaca, kaleng-kaleng makanan/susu, dan lain-lain). Selain berbagai jenis dan penggunaan tersebut, packaging juga dapat dibedakan atas sistem fungsi pengemasannya. Yang pertama adalah packaging primer atau kemasan yang berfungsi membungkus produk secara langsung (kemasan sabun mandi, kemasan shampoo, kemasan makanan, dan lain-lain). Kedua, packaging sekunder, yaitu kemasan yang diperuntukkan untuk membungkus beberapa produk secara berkelompok (kardus mie instan, kardus minuman), dan yang ketiga adalah packaging tersier yaitu kemasan yang berfungsi untuk mendeliver kemasan sekunder dalam pengiriman (kontainer, box truck, dan lain sebagainya). Bagi seorang produsen, packaging memiliki fungsi-fungsi utama sebagai berikut : 1. Media mengirimkan produk kepada konsumen dengan aman. Packaging memiliki fungsi untuk menjamin kualitas barang agar tetap baik pada waktu sampai kepada konsumen. Pada saat produksi hingga pengemasan tentu sebuah bisnis harus memperhatikan kualitasnya, maka dari itu packaging diperlukan agar kualitas yang dimiliki sejak awal tersebut tetap terjaga serta tetap baik seperti semula ketika telah sampai kepada konsumen. 2. Mudah dalam pendistribusian. Pada saat sebuah produk selesai masa produksi, tentu untuk sampai kepada konsumen, produk tersebut harus melalui beberapa proses pengiriman. Tentu sebagai produsen tidak menginginkan produknya rusak pada waktu pengiriman, seperti sobek, tercecer, jatuh, tumbah, penyok, dan lain sebagainya. Maka dari itu packaging sangat membantu dalam hal pendistribusian. 3. Menghemat biaya. Sebuah kemasan yang baik juga dapat menjadi nilai tambah ekonomis untuk biaya-biaya operasional. Misalnya tentang kapasitas produk yang dapat dikirimkan, dan lain sebagainya. Maka dari itu, packaging yang tepat dapat membantu menghemat biaya operasional yang dibutuhkan.
  16. Entrepreneur Way #2216 main topic 4. Nilai tambah jual produk. Packaging memiliki peran yang sama penting dengan brand/ merek. Tentu sebagai media promosi dan marketing, packaging harus tampil semenarik mungkin agar bisa memperoleh perhatian konsumen sebanyak mungkin serta dapat bersaing lebih baik dengan para kompetitor. Selain untuk konsumen, packaging juga memiliki peran penting bagi seorang konsumen. Beberapa diantaranya adalah dengan adanya kemasan, akan membuat suatu produk akan terlihat higienis dan efisien. Selain itu kemasan akan membantu menyampaikan informasi secara tepat tentang ukuran dan berat massa produk dalam kemasan, dan demikian konsumen akan mengetahui dengan tepat jumlah/ukuran produk yang mereka perlukan. Fungsi ketiga yaitu kemasan memungkinkan untuk memberikan informasi tentang kualitas sebuah produk, sehingga konsumen dapat membaca terlebih dahulu informasi-informasi yang tertera dalam kemasan sebelum membelinya. Fungsi keempat adalah daur ulang kemasan-kemasan yang masih dapat dipakai untuk keperluan yang lain. Fungsi kelima adalah tentang sebuah prestise atau kebanggaan tentang suatu merek yang ada dalam kemasan tertentu.
  17. Entrepreneur Way #22 17
  18. Entrepreneur Way #2218 main topic elain fungsi utamanya untuk mendeliver produk secara aman dari produsen ke konsumen, packaging juga memiliki fungsi di bidang marketing dan promosi yaitu berperan sebagai penguat branding. Salah satu yang menjadi tantangan adalah bagaimana cara membuat kemasan tersebut menjadi menarik, unik, dan memiliki karakter yang khas dan original. Memiliki packaging yang unik dan berbeda dengan kompetitor tentu bermanfaat positif terhadap reaksi dan tanggapan pasar. Kemasan yang menarik tidak hanya berfokus pada desain kemasan yang unik dan kreatif, namun juga harus mempertimbangkan tentang informasi dan isi produk kepada konsumen baik melalui tambahan tulisan informasi maupun secara visualisasi. Maka dari itu untuk memiliki desain packaging yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini : • Mengetahui pasar / target konsumen • Menampilkan manfaat produk • Mempertimbangkan beberapa alternatif desain yang lain • Waspada terhadap kompetitor • Tampilkan keunikan produk • Keputusan pemakaian bahan kemasan (plastik, kaleng, box, atau kertas) Membuat Packaging yang Kuat dan Impactful S
  19. Entrepreneur Way #22 19 main topic • Mempertimbangkan keamanan kemasan. Anda harus mengetahui apakah nanti produk Anda akan aman ketika berada dalam display, karena konsumen akan sering memegang kemasan tersebut. • Berfikir bahwa sebuah packaging itu adalah sebuah papan iklan • Hanya gunakan informasi berupa kata-kata yang penting dan perlu dalam kemasan • Kualitas printing pada kemasan Pertimbangan-pertimbangan dalam membuat sebuah packaging yang tepat tersebut memiliki beberapa poin penting dalam praktek pembuatannya. Beberapa poin penting tersebut adalah sebagai berikut : 1. Efisien (mudah dibawa dan dibuka) Anda mungkin dapat membayangkan membeli sebuah air minum kemasan yang memiliki fitur tambahan berupa tentengan tangan. Fitur ini akan memudahkan konsumen dalam membawa air minum. Selain itu, sebuah kaleng susu yang tidak memiliki fitur pembuka akan menyulitkan konsumen untuk membuka kaleng susu tersebut. 2. Kenyamanan (mudah digunakan) Sebuah kemasan yang cukup besar dan tidak handy akan sangat merepotkan konsumen untuk membawanya. Maka dari itu pembuatan packaging juga harus memperhatikan tentang kenyamanan konsumen. 3. Bentuk yang unik Packaging yang kreatif sudah tentu merupakan hal awal yang paling utama dalam menarik perhatian konsumen. Jika pada umumnya kemasan dibuat kotak, Anda dapat berinovasi dengan membungkusnya dengan bentuk prisma atau segitiga, dan lain sebagainya. 4. Memperhatikan elemen-elemen pendukung packaging (warna, gambar, tagline, font) Sebuah kemasan memiliki hubungan yang kuat dengan warna dan desain font produknya. Misalnya saja jika membeli makanan ringan dengan tagline “diputer, dijilat, dicelupin” dengan kemasan berwarna biru, maka Anda pasti akan teringat tentang snack tertentu. 5. Relevansi Semua desain yang telah dibuat tentu harus sesuai dengan isi produk itu sendiri. Misalnya dari segi warna kemasan, font, dan informasi sudah sangat baik namun ketika dibuka, konsumen bukan tidak mungkin merasa kecewa misalnya dengan berat takaran, rasa produk, dan hal lainnya yang telah disebutkan dalam kemasan.
  20. Entrepreneur Way #2220
  21. Entrepreneur Way #22 21 ENTREPRENEUR ALERTNESS roduk-produk yang berjejer di rak pada sebuah offline store selalu menjadi perhatian utama konsumen. Bukan hanya karena produk- produk tersebut memang terlihat jelas, namun karena kekuatan dari kemasan dan display produk tersebut yang dapat menarik perhatian konsumen untuk membeli. Memiliki offline store harus memperhatikan bukan hanya tentang penempatan barang di rak mana dan rak tersebut harus diletakkan disisi sebelah mana. Di dunia marketing, memiliki offline strore juga harus mempertimbangan packaging produk-produk yang ditawarkan. Misalnya saja mengenai warna, bentuk, ukuran, font brand, informasi produk, dan lain sebagainya. Semuanya harus terlihat matching dan menarik sehingga pengunjung akan tertarik untuk membeli. Berikut ini terdapat 6 poin panduan agar produk-produk yang dipajang di rak, dapat menarik perhatian konsumen. Panduan - panduan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Kejelasan dan kesederhanaan Terdapat sebuah tes sederhana untuk poin yang pertama ini. Anda harus mencoba datang ke sebuah supermarket, kemudian berjalan secara random kepada sebuah jajaran rak, kemudian secara random pula memilih salah satu produk pada rak tersebut. Kemudian Anda harus bertanya pada diri sendiri, apa kegunaan serta merek dari produk tersebut. Apabila Anda tidak dapat menjawab dalam waktu 4 detik, berarti produk tersebut gagal menjeleskan kepada konsumen tentang apa dan bagaimana kegunaannya. Misalnya saja ketika Anda mengambil sebuah botol dengan bentuk unik dengan warna yang sangat cerah, P Bagaimana Membuat Display Rak menjadi Menarik
  22. Entrepreneur Way #2222 ENTREPRENEUR ALERTNESS mungkin Anda dapat salah sangka mengira botol tersebut adalah sebuah merek sabun cuci cair, atau mungkin pewangi pakaian, sabun pel, dan lain sebagainya. Kenyataannya, botol tersebut adalah sebuah botol jus. Peraturan pertama dalam mendesain packaging adalah jelas dalam mendefinisikan produk, tidak terlalu banyak informasi namun dengan jelas menampilkan brand secara gamblang dan sederhana. 2. Kejujuran Banyak perusahaan yang ingin bisnis dan produknya laris dan terkenal dengan cara membuat packaging sedemikian rupa sehingga terlihat sangat menarik untuk dibeli. Misalnya saja sebuah kemasan keripik kentang yang memberikan rasa taburan rumput laut dalam jumlah banyak hingga menutupi seluruh kripik kentang tersebut. Namun pada kenyataannya, ketika dibeli dan dibuka, kripik kentang tersebut hanya diberi sangat sedikit taburan rumput laut. Tentu saja konsumen akan kecewa dan merasa telah dibohongi dengan kemasan tersebut. Memang penting untuk membuat packaging semenarik mungkin, namun setidaknya harus jujur dan tidak membohongi konsumen. 3. Keaslian Orisinalitas sangat penting bagi sebuah brand dan tentu saja packaging. Brand dan kemasan yang memiliki orisinalitas, karakter, serta memorable tentu akan dengan mudah melekat dibenak konsumen. Salah satu cara agar brand dan packaging menjadi lebih berbeda dengan produk kompetitor adalah dengan orisinalitas. Tidak takut menjadi berbeda misalnya ketika kompetitor Anda banyak menggunakan warna-warna yang menyolok, maka Anda dapat mencoba menggunakan warna-warna monochrome. 4. Dampak rak Sebuah toko biasanya menata produknya di rak secara berkelompok dengan membentuk sebuah pola, bisa warna maupun bentuk. Ternyata hal ini dapat memberikan efek yang positif untuk menarik perhatian konsumen yang penasaran terhadap pengaturan warna dan pola-pola tertentu di rak tersebut. 5. Kemungkinan diperpanjang Desain packaging yang cenderung konsisten tanpa banyak perubahan akan memungkinkan sebuah brand untuk memperluas ekspansinya melalui pembuatan sub-brand maupun produk-produk baru. Dengan tampilan luar yang hampir sama dan identikal, akan membuat konsumen tidak bingung dan ragu dengan produk yang telah memiliki brand yang telah dikenal sebelumnya. 6. Kepraktisan Sebuah produk yang memiliki kepraktisan packaging baik dalam hal mudah digunakan, mudah dibawa, serta fungsional akan menambah nilai lebih dimata konsumen. Misalnya sebuah produk makanan yang memiliki fitur ziplock di bagian atasnya akan memberikan manfaat dapat ditutup kembali ketika belum habis dimakan dalam satu waktu. Atau bisa juga makanan kalengan yang memiliki tambahan fitur pembuka kaleng akan lebih diminati oleh konsumen karena kepraktisannya.
  23. Entrepreneur Way #22 23
  24. Entrepreneur Way #2224 emiliki rintisan usaha yang masih tergolong kecil dengan brand yang belum begitu besar, bukan berarti Anda lantas merasa berkecil hati. Karena sebenarnya, ketika memiliki usaha yang masih berupa start up, Anda dapat menyiapkan berbagai percobaan dan pengembangan strategi untuk mengetahui perkembangan selera pasar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan ketika Anda memiliki brand yang masih tergolong kecil adalah berinovasi membuat packaging produk yang menarik dan orisinil. Desain packaging yang unik dan berbeda akan membuat produk Anda berbeda dan mampu bersaing dengan kompetitor yang lain. Berikut ini terdapat 5 tips bagaimana membuat desain packaging kreatif dan original yang akan memberikan pengaruh positif bagi para pemula dan start up bisnis : 1. Selalu memulai dengan mempertimbangkan bentuk dan fungsi Hal yang terpenting dari kemasan adalah bentuk dan fungsi. Konsumen tentu menginginkan produk yang dibelinya terjamin dengan aman. Dalam menyikapi hal ini, tentu Anda dapat menambahkan bubble wrap, lapisan kertas karton yang tebal, box kayu, dan hal lainnya yang dapat membuat produk tersebut kuat dan aman. Namun, apakah dengan penampilan tersebut pelanggan lantas tertarik dengan produk Anda? Tentu tidak. Anda tetap membutuhkan kemasan luar yang menarik, unik, dan kreatif. Anda dapat menambahkan tulisan-tulisan dengan keterangan tentang penjelasan produk tersebut, mengapa produk tersebut menjadi produk yang konsumen inginkan, serta mengapa konsumen harus membeli produk tersebut. M Tips Packaging untuk Start Up Bisnis TIPS 5
  25. Entrepreneur Way #22 25 TIPS 2. Jangan takut untuk menjadi kreatif Produk yang berkualitas harus memiliki tampilan luar yang cukup menarik pula. Agar penampilan kemasan menarik, setidaknya packaging tersebut harus berhubungan dengan isi atau produk didalamnya. Kemasan memang penting, namun yang paling penting adalah harus memperhatikan tentang kualitas produk itu sendiri, baru kemudian membuat packaging yang menarik dan kreatif. Kualitas dan packaging dapat mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli, bahkan ketika produk tersebut memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan kompetitornya yang lain. 3. Secara singkat, padat, dan jelas dalam menjelaskan produk Dalam membuat kemasan, setidaknya harus diperhatikan mengenai dua hal penting yaitu jangan sampai konsumen menjadi bingung terhadap brand dan produk karena banyaknya informasi yang tertera dalam kemasan. Akibatnya, brand akan sering tertukar-tukar dan bahkan kabur sehingga konsumen akan gagal dalam menerka sebuah brand produk tertentu. Lebih baik mencantumkan brand secara jelas dan gamblang dengan tambahan informasi yang tidak berlebihan disampingnya. Hal yang kedua adalah akan lebih baik apabila konsumen dapat melihat secara langsung produk yang dijual, misalnya dengan kemasan yang transparan dan terlihat jelas. 4. Layout penjualan secara offline dan online Terdapat masing-masing kelebihan dan kekurangan tentang penjualan secara offline dan online. Penjualan secara offline, semua produk yang dijual akan dipajang dan tertata rapi di rak-rak yang telah ditata sedemikian rupa. Namun secara online, Anda dapat merubah-rubah tampilan website dengan tambahan foto-foto produk yang menarik dan indah. Di toko, seorang konsumen akan mendapat kesempatan untuk dapat memegang dan merasakan secara langsung produk-produk yang dijual. Secara online, walaupun konsumen tidak dapat merasakan secara langsung produk-produk yang ditawarkan, hal ini dapat disiasati dengan penggunaan desain warna, font dan typography yang menarik. 5. Masukan dari orang lain Hal yang tidak kalah penting adalah testimoni dari orang lain, bisa juga dari konsumen Anda. Sebagai seorang marketer dan desainer, mungkin Anda beranggapan bahwa desain brand dan packaging telah cukup bagus dan menarik. Namun tentu pandangan ini berbeda dengan persepsi orang lain, dan yang terpenting adalah penilaian konsumen. Maka dari itu, akan lebih baik apabila Anda mempertimbangkan feedback dari konsumen.
  26. Entrepreneur Way #2226
Anúncio