O slideshow foi denunciado.
Seu SlideShare está sendo baixado. ×

PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN PROSES TERJADINYA PENGETAHUAN

Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Anúncio
Próximos SlideShares
ANATOMI DAN MORFOLOGI HEWAN.pdf
ANATOMI DAN MORFOLOGI HEWAN.pdf
Carregando em…3
×

Confira estes a seguir

1 de 31 Anúncio
Anúncio

Mais Conteúdo rRelacionado

Mais recentes (20)

Anúncio

PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN PROSES TERJADINYA PENGETAHUAN

  1. 1. LANDASAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN PROSES TERJADINYA PENGETAHUAN Pia Yuningsih S Maylinda nur azizah Meiliyani Wahyu T
  2. 2. LANDASAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN METAFISIKAN/ONTOLOGI EPISTOMOLOGI AKSIOLOGI
  3. 3. ONTOLOGI/ METAFISIKA APAKAH OBJEK ILMU PENGETAHUAN ? Onto berasal dari bahasa Yunani "on" berarti ada dan "ontos" berarti kebenaran sedangkan logos berarti pemikiran (Lorents Bagus :2000) Ontologi ini merupakan ilmu yang mengetahui tentang hakikat yang ada. Metafisika berasal dari bahasa yunani yaitu meta dan physika yang memiliki arti di balik realitas atau di balik kenyataan. Ontologi merupakan aliran filsafat yang paling kuno dan cabang dari metafisika, ontologi dan metafisika ini disamakan karena keduanya sama-sama menyelidiki tentang hakikat
  4. 4. Idealisme Materialisme Aliran-aliran pemikiran dalam kajian Onto-logi ini bisa dikategorikan dalam tiga kelompok utama: A. Monisme B. Dualisme C. Pluralisme
  5. 5. Aliran-aliran dalam Ontologi THALES Air merupakan unsur paling dasar ANAXIMENES Segala sesuatu berasal dari udara KALANGAN STOICS HERAKLITOS Api adalah prinsip dasar semesta Hanya ada satu substansi utama yang diidentifikasi sebagai Tuhan, dan lainnya.
  6. 6. Monisme substansial Ada beberapa jenis Monisme : Monisme eksistensial Monisme atributif Monisme prioritas Monisme properti Monisme parsial
  7. 7. Aliran-aliran dalam Ontologi PLATO Idealisme Suatu pandangan kalangan monistik yang menyatakan bahwa substansi mental (mental substance) merupakan substansi penyusun segenap entitas yang ada di alam semesta setiap yang ada di alam semesta, pastilah memiliki dan berasal dari ide sebagai konsep universal perwujudan segala yang ada
  8. 8. Aliran-aliran dalam Ontologi Materiliasme suatu pandangan yang menyatakan bahwa segala objek, properti, proses, dan lainnya, termasuk juga apa yang diasosiakan dengan pikiran dan kehidupan, bersumber dari substansi tunggal yang bersifat material atau fisik. Semua fenomena yang ada, peristiwa yang terjadi, benda-benda, dan lainnya, harus dianalisis dalam kategori materialistik.
  9. 9. Aliran-aliran dalam Ontologi Keberadaan jiwa (soul) berkaitan dengan kecerdasan dan kebijaksanaan, yang tidak bisa diidentifikasi secara fisik. Segala sesuatu berasal dari prinsip dasar yang sama
  10. 10. Aliran-aliran dalam Ontologi Empedocles API TANAH AIR UDARA
  11. 11. Aliran-aliran dalam Ontologi Anaxagoras Banyak prinsip dasar yang menyusun realitas, yang jumlahnya tidak terhingga, yang disebutnya sebagai benih-benih segala sesuatu
  12. 12. EPISTEMOLOGI Epistemologi merupakan kata gabungan yang diangkat dari dua kata dalam bahasa Epistemologi bertalian dengan definisi dan konsep-konsep ilmu, ragam ilmu yang bersifat nisbi dan niscaya, dan relasi eksak antara 'alim (subjek) dan ma'lum(obyek). Atau dengan kata lain, epistemologi adalah bagian filsafat yang meneliti asal-usul, asumsi dasar, sifat- sifat, dan bagaimana memperoleh pengetahuan menjadi penentu penting dalam menentukan sebuah model filsafat. Dengan pengertian ini epistemologi tentu saja menentukan karakter pengetahuan, bahkan menentukan kebenaran, mengenai hal yang dianggap patut diterima dan apa yang patut ditolak
  13. 13. EPISTEMOLOGI Epistemologi merupakan kata gabungan yang diangkat dari dua kata dalam bahasa Epistemologi merupakan bagian dari filsafat yang membicarakan tentang terjadinya pengetahuan, sumber pengetahuan, asal mula pengetahuan, batas-, batas, sifat-sifat dan kesahihan pengetahuan. Objek material epistemologi adalah pengetahuan dan Objek formal epistemologi adalah hakekat pengetahuan.
  14. 14. Aliran-aliran dalam Epistemologi RENE DESCRATES innate ideas (idea bawaan) adventitinous ideas faktitinousideas
  15. 15. Aliran-aliran dalam Epistemologi Pengalaman dapat dibedakanmenjadi dua macam yaitu: (a) pengalaman luar (sensation), yaitu pengalaman yang diperoleh dari luar, dan (b) pengalaman dalam, batin(reflexion). Ide yang sederhana adalah salinan (copy) dari sensasi-sensasi sederhana atau ide –ide yang kompleks dibentuk dari kombinasi ide-ide sederhana atau kesan–kesan yang kompleks.
  16. 16. Aliran-aliran dalam Epistemologi Realitas berada dalam benda-benda kongkrit atau dalam proses-proses perkembangannya. Eksistensi obyek tidak tergantung pada diketahuinya obyek tersebut. Realisme baru
  17. 17. Aliran-aliran dalam Epistemologi Kemudian akal akan menempatkan, mengatur, dan menertibkan dalam bentuk- bentuk pengamatan yakni ruang dan waktu Pengamatan merupakan permulaan pengetahuan sedangkan pengolahan akal merupakan pembentukannya
  18. 18. Aliran-aliran dalam Epistemologi Tahap Theologis Tahap Metafisis Tahap Positif
  19. 19. Aliran-aliran dalam Epistemologi skeptisisme medotis adanya bukti sebelum suatu pengalamandiakui benar
  20. 20. Aliran-aliran dalam Epistemologi yang terpenting adalah manfaat apa (pengaruh apa) yang dapat dilakukan suatu pengetahuan dalam suatu rencana
  21. 21. PLATO Pengetahuan sebagai “kepercayaan sejati yang dibenarkan (valid)” (“justified true belief”). KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses pembelajaran. Proses belajar ini dipengaruhi berbagai faktor dari dalam seperti motivasi dan faktor luar berupa sarana informasi yang tersedia serta keadaan sosial budaya. Definisi Pengetahuan Pengetahuan merupakan hasil dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu. Notoatmodjo (2003)
  22. 22. Pengalaman Dasar-dasar Pengetahuan Memori Kesaksian Rasa Ingin Tahu Logika Bahasa Kebutuhan Hidup
  23. 23. Sumber Pengetahuan Manusia memperoleh pengetahuan melalui pengalaman (empereikos = pengalaman) Akal (reason) merupakan dasar kepastian dan kebenaran pengetahuan, walaupun belum didukung oleh fakta empiris Rasionalisme
  24. 24. Sumber Pengetahuan Kemampuan untuk mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan atau dipelajari; bisikan hati. Pengetahuan yang bersumber dari Tuhan melalui hamba-Nya yang terpilih untuk menyampaikannya( Nabi dan Rosul Wahyu
  25. 25. priori Proses Memperoleh Pengetahuan pengetahuan yang terjadi tanpa adanya atau melalui pengalaman, baik pengalaman indera maupun pengalaman batin posteriori pengetahuan yang terjadi karena adanya pengalaman Terjadinya pengetahuan dapat bersifat:
  26. 26. Pengalaman Indera (Sense Experience) Ada enam hal yang merupakan alat untuk mengetahui proses terjadinya pengetahuan menurut John Hospes Otoritas (Authority) Intuisi (Intuition) Nalar (Reason) Wahyu (Revelation) Keyakinan (Faith)
  27. 27. PENGETAHUAN ILMU ATAU ILMU usaha untuk mengorganisasikan dan mensistematisasikan common sense, suatu pengetahuan sehari-hari yang dilanjutkan dengan suatu pemikiran cermat dan seksama dengan menggunakan berbagai metode PENGETAHUAN BIASA (COMMON SENSE) pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman sehari-hari melalui inderawi. Jenis-jenis Pengetahuan pengetahuan yang diperoleh secara kontemplatif dan spekulatif yang menekankan pada universalitas dan kedalaman kajian tentang sesuatu Pengetahuan filsafat Pengetahuan agama pengetahuan yang diperoleh dari Tuhan lewat rasul-Nya dan diyakini kebenarannya
  28. 28. Jenis-jenis Pengetahuan Pengetahuan yang diperoleh dengan cara-cara yang tidak termasuk ilmiah. Biasanya berupa pengetahuan yang diperoleh dari alat panca indra, atau pengembangan dari pemikiran, atau dari intuisi. Pengetahuan non ilmiah Pengetahuan ilmiah Ilmu yang merupakan hasil pemahaman manusia dengan menggunakan metode ilmiah. Menurut Soemargono (1983), pengetahuan dibagi menjadi
  29. 29. Pengetahuan produksi Jenis-jenis Pengetahuan Aristoteles membagi pengetahuan menjadi 3 Pengetahuan praktis Pengetahuan teoritis
  30. 30. Manfaat Pengetahuan Sebagai dasar bagi pembentukan dan pengembangan teknologi yang merupakan konsep, gagasan, pemikiran dan idenya yang bersifat nonfisik atau yang bersifat software (perangkat lunak). Sebagai penjelasan atas segala hal yang terjadi. Di dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai peristiwa atau kejadian yang membutuhkan penjelasan Sebagai pondasi yang akan menyangga benteng peradaban sekarang ini sekaligus merupakan alat untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Sebagai alat untuk meningkatkan harkat dan martabat
  31. 31. TERIMAKASIH KELOMPOK 5

×