O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

IoT di Era Industri 4.0: Emas atau Sampah?

93 visualizações

Publicada em

Materi sharing Co-Hive The Breeze BSD, bersama Binar Academy dan Inspirach, bicara tentang tantangan industri pemula IoT di Indonesia ditengah gempuran Industry 4.0 dan teknologi maju negara-negara berkembang

Publicada em: Dispositivos e hardware
  • Seja o primeiro a comentar

  • Seja a primeira pessoa a gostar disto

IoT di Era Industri 4.0: Emas atau Sampah?

  1. 1. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT di Era Industri 4.0 Emas atau Sampah? by Dony Riyanto
  2. 2. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668
  3. 3. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 70% s/d 90% pekerjaan yang kita kerjakan saat ini akan digantikan secara robotic/ system Termasuk programmer, dokter, akuntan, banker, lawyer, bahkan petugas kebersihan
  4. 4. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT adalah Pendorong Industri 4.0 tapi IoT yang mana??? Sebagian besar mahasiswa dan pelaku startup yang saya temui/tanya tentang IoT adalah seperti gambar disamping ini. Satu set perangkat DIY dengan Arduino atau Ras Pi, dilengkapi beberapa sensor dan dengan platform berbasis web.
  5. 5. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Bahkan anak didik saya kelas 6 SD sudah bisa Arduino
  6. 6. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Salah Kaprah IoT Yang kita kerjakan Yang dikerjakan negara maju
  7. 7. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Jadikan arduino dan raspi dsb, sebagai hobi, bukan pekerjaan. Apalagi judul skripsi S1/S2... Seperti layaknya kamu hobi motor, mancing, baca, bersepeda, dsb
  8. 8. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Saat kamu ingin serius di IIoT (industri 4.0)...• Fokus • Cari pengetahuan diluar sebanyak banyaknya (yang di Jakarta, sering-sering mampir Glodok....sudah lama banyak mall alat industri ber-AC disana) • Studi literatur yang dalam • Ikut ke perusahaan-perusahaan besar • Pelajari paten-paten • Pelajari produk di pasar, kuasai data pasar • Jadi sukarelawan utk proyek-proyek ber IoT • Ke luar negeri kalau perlu (harus. Setidaknya bandingkan dengan luar negeri)
  9. 9. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT in Digital Business Transformation • Ada yang tau nama alat disamping ini?
  10. 10. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT in Digital Business Transformation https://www.slideshare.net/DonyRiyanto/fishackathonrekayasa-teknologi-untuk-petani
  11. 11. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT in Digital Business Transformation https://id.techinasia.com/cubeacon-ibeacon-baas-loyalty-program
  12. 12. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 IoT in Digital Business Transformation https://marketing.co.id/aplikasi-meeberlite-dan-meeberian-tawarkan-inovasi-konsep-restoran-digital/
  13. 13. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Even in Military
  14. 14. Dony Riyanto -> telegram @donyriyanto -> WA 0895 635 445 668 Strategi di IoT • Jangan head-2-head dulu, kita dijamin kalah. Cari 'Blue Ocean', perkuat pengetahuan, wawasan, finansial, studi literatur/banding • Fokus di software dulu (karena relatif lebih murah dan cepat bisa dikejar. Untuk hardware sementara bisa: kolaborasi, kerjasama dengan produk luar, bikin prototype, ATM<- ambil, tiru, modifikasi, dsb) • Kolaborasi...(jangan buru2 takut ide di curi....fokus di eksekusi bukan ide) • Emphatize (baca ttg Design Thinking. Tp fokus saya adalah: jangan bikin produk yang tidak ada dasar empati-nya) • World Market. Berpikir global, jangan cuma jago kandang. Ketika membuat produk, bayangkan produk ini akan di jual ke Korea, Jepang, Australia, Amerika, dsb.....Bahkan kalau perlu Israel. Maka kita dari awal akan berpikir strategis, pasang kuda-kuda.

×