O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

Makanan dan minuman sehat

27.621 visualizações

Publicada em

makanan dan minuman sehat yang seimbang dan baik pada tubuh kita. membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang optimal. PENJASKES

Publicada em: Alimentos
  • Seja o primeiro a comentar

Makanan dan minuman sehat

  1. 1. PENGARUH MAKANAN DAN MINUMAN SEHAT TERHADAP KESEHATAN TUBUH Oleh : Ari Keswanto Ariska Oktavianti Aulia Putri Srie Wardani Meilinda Putri Wijayanti Mutiara Rante Tandung Nita Yustia Rahmi Vanessa Gladys X MA 4 SMA NEGERI 1 SAMARINDA
  2. 2. 1 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur atas ke hadirat Allah swt, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu. Makalah ini kami susun berdasarkan pemahaman kami tentang makanan dan minuman sehat, makalah ini kami buat sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan nilai yang baik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih khususnya kepada Guru Penjaskes yang telah memberikan kesempatan serta kepercayaan yang sepenuhnya kepada kami, sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik. Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, maka dari itu kritik dan saran sangat kami harapkan. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi tim penulis dan juga para pembaca. Akhir kata kami ucapkan terimakasih. Samarinda, Februari 2014 Tim Penulis
  3. 3. 2 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semua orang pasti ingin hidup tanpa menderita penyakit seumur hidupnya. Tapi untuk memenuhi keinginan itu tidaklah mudah, dan bahkan mustahil. Tentu semua orang pernah menderita penyakit, ringan ataupun berat. Penyakit tidak mungkin di hilangkan, tepapi dengan gaya hidup sehat, penyakit dapat dihindari. Salah satu cara untuk menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. Makan bukanlah sekedar untuk mengenyangkan perut. Tubuh juga memerlukan zat gizi yang cukup untuk membantu pertumbuhan jika masih dalam usia pertumbuhan, membantu regenerasi sel dan menyembuhkan luka, untuk memproduksi energi bagi aktivitas tubuh, dan lain sebagainya. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, perubahan gaya hidup masyarakat telah mempengaruhi pola makan dan kesehatan. Perubahan itu menimbulkan sebagian masyarakat cenderung menyukai makanan yang kandungan gizinya tidak seimbang. Selain itu,pemikiran yang serba instan menyebabkan banyak orang untuk mengonsumsi makanan yang cepat saji 1.2. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah makalah ini adalah : 1.2.1. Apa pengertian dari makanan dan minuman sehat? 1.2.2. Apa kandungan gizi makanan yang biasa di konsumsi sehari-hari? 1.2.3. Apa fungsi makanan sebagai zat tenaga atau sumber energi dan zat pengatur? 1.2.4. Apa zat-zat makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh? 1.2.5. Apa dampak pola makan yang tidak sehat terhadap kesehatan? 1.2.6. Apa hubungan antara jenis makanan, gizi, kesehatan, dan pertumbuhan dan perkembangan tubuh? 1.3. Tujuan Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan penulisan makalah ini adalah : 1.3.1. Menjelaskan pengertian makanan dan minuman sehat. 1.3.2. Menjelaskan kandungan gizi makanan yang biasa di konsumsi sehari-hari. 1.3.3. Menjelaskan fungsi makanan sebagai zat tenaga atau sumber energi dan zat pengatur. 1.3.4. Menjelaskan zat-zat makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
  4. 4. 3 1.3.5. Menjelaskan dampak pola makan yang tidak sehat terhadap kesehatan. 1.3.6. Menjelaskan hubungan antara jenis makanan, gizi, kesehatan, dan pertumbuhan dan perkembangan tubuh. 1.4. Ruang Lingkup Secara rinci makalah ini membahas : 1.4.1. Pengertian makanan dan minuman sehat. 1.4.2. Kandungan gizi makanan yang biasa di konsumsi sehari-hari. 1.4.3. Fungsi makanan sebagai zat tenaga atau sumber energi dan zat pengatur. 1.4.4. Zat-zat makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. 1.4.5. Dampak pola makan yang tidak sehat terhadap kesehatan. 1.4.6. Hubungan antara jenis makanan, gizi, kesehatan, dan pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
  5. 5. 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1. Pengertian makanan dan minuman sehat Semua orang tentu mendambakan kehidupan dengan sedikit penyakit. Hal ini dapat di capai dengan menerapkan gaya hidup sehat. Selain ber-olahraga, mengkonsumsi makanan dan minuman sehat juga tak kalah pentingnya dalam menjalani gaya hidup sehat. Makanan sehat akan memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tubuh. Jika makanan yang di konsumsi cukup mengandung gizi yang diperlukan oleh tubuh, maka pertumbuhan badan dan otaknya juga menjadi lancar. Namun, apabila makanan yang di konsumsi kurang mendapat asupan gizi, maka pertumbuhan tubuh menjadi lambat dan akan mudah terserang penyakit. Agar tubuh berkembang secara normal, ada baiknya untuk tidak makan berlebihan. Memakan makanan yang berlebihan bisa mengakibatkan tubuh gemuk atau obesitas. Tubuh yang terlalu gemuk menjadikan kurang lincah dalam bergerak. Disamping itu, tubuh yang gemuk itu juga tidak baik bagi kesehatan. Misalnya, aliran darah kurang bekerja secara optimal, napas menjadi sesak, dan jantung bekerja lebih berat. Jadi, makanan yang baik bagi pertumbuhan tubuh adalah makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung gizi yang cukup dan diperlukan oleh tubuh. 2.2. Kandungan gizi makanan yang biasa di konsumsi sehari-hari Kebiasaan masyarakat adalah makan 3 kali sehari. Primordialisme tersebut telah ditanamkan secara turun temurun dari para orangtua. Sebenarnya yang terpenting adalah pola makannya, yaitu kebutuhan nutrisi gizi tubuh tercukupi. Tidak perlu berlebihan, pola makan yang berlebihan hanyalah mengakibatkan timbulnya potensi penyakit degeneratif, seperti halnya stroke, jantung koroner, diabetes, dan lainnya. Karena penting untuk menghindari kevakuman kebutuhan gizi. Pola makan 3 kali sehari pada manusia secara umum setiap hari dianjurkan dengan 4 sehat 5 sempurna, yaitu : ▪ 1 piring nasi atau penukarnya (175 kCal, protein sebanyak 4 gram, dan karbohidrat 40 gr) ▪ 1 potong ikan atau penukarnya (ikan mas = 130 Kal, protein sebanyak 3 gr, lemak sebanyak 5.8 gr, dan zat besi sebanyak 1.3 mg) ▪ 1 potong tempe atau penukarnya (34 Kal, lemak sebanyak 2,28 gr, karbohidrat sebanyak 1,79 gr, dan protein sebanyak 2 gr) ▪ 1 mangkok sayuran (56 Kal, lemak sebanyak 0,76 gr, karbohidrat sebanyak 12,14 gr, protein sebanyak 2,02 gr)
  6. 6. 5 ▪ buah-buahan (jeruk = 62 Kal, lemak sebanyak 0,16 gr, karbohidrat sebanyak 15,39 gr, protein sebanyak 1,23 gr, vitamin C) ▪ 1 gelas susu pada pagi hari (122 Kal, lemak sebanyak 4,88 gr, karbohidrat sebanyak 11,49 gr, protein sebanyak 8,03 gr) ▪ Air mineral 2.3. Fungsi makanan sebagai zat tenaga atau sumber energi dan zat pengatur Makanan yang di konsumsi mengandung berbagai zat. Zat tersebut dapat berupa enzim, zat gizi, maupun toksin (racun). Sedangkan makanan sehat adalah makanan yang mengandung gizi seimbang, yaitu makanan yang sarat gizi dan baik di konsumsi oleh tubuh. Zat gizi merupakan unsur yang terkandung dalam makanan yang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Zat gizi yang terkandung dalam makanan berbeda-beda antara makanan yang satu dengan yang lainnya, baik jenis zat gizi yang terkandung dalam makanan, maupun jumlah dari masing-masing zat gizi. Setiap zat gizi memiliki fungsi yang spesifik bagi tubuh. Masing-masing zat gizi tidak dapat berdiri sendiri dalam membangun tubuh dan menjalankan proses metabolisme. Namun zat gizi tersebut memiliki berbagai fungsi yang berbeda. Tiga fungsi utama zat gizi dalam makanan bagi tubuh adalah : a. Sebagai sumber energi Zat gizi yang termasuk sumber energi adalah karbohidrat, lemak, dan protein. Zat-zat gizi tersebut merupakan penghasil energi yang dapat dimanfaatkan untuk gerak dan aktifitas fisik serta aktifitas metabolisme di dalam tubuh. Namun penyumbang energi terbesar dari ketiga unsur zat gizi tersebut adalah lemak. Bahan pangan yang berfungsi sebagai sumber energi antara lain nasi, jagung, talas, singkong, ubi, gandum yang merupakan sumber karbohidrat; margarin dan mentega yang merupakan sumber lemak; dan kacang-kacangan, ikan, daging, telur dan sebagainya yang merupakan sumber protein. b. Untuk pertumbuhan dan pembangun jaringan tubuh Zat gizi yang termasuk dalam kelompok ini adalah protein, lemak, mineral dan vitamin. Namun zat gizi yang memiliki sumber dominan dalam proses pertumbuhan adalah protein. Zat gizi ini memiliki fungsi sebgai pembentuk sel- sel pada jaringan tubuh manusia. Jika kekurangan mengkonsumsi zat gizi ini maka pertumbuhan dan perkembangan manusia akan terhambat. Selain itu zat gizi ini juga berfungsi untuk menggantikan sel-sel tubuh yang rusak dan mempertahankan fungsi organ tubuh.
  7. 7. 6 c. Sebagai pengatur proses di dalam tubuh Proses metabolisme di dalam tubuh perlu pengaturan agar terjadi keseimbangan. Zat gizi yang berfungsi untuk mengatur proses metabolisme di dalam tubuh adalah mineral, vitamin, air, dan protein. Namun yang memiliki fungsi utama sebagia zat pengatur adalah mineral dan vitamin. 2.4. Zat-zat makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Tubuh tentu memerlukan zat-zat makanan untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan normal. Zat-zat tersebut meliputi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Setiap zat tersebut memiliki peran yang sangat penting di dalam tubuh. a. Karbohidrat Karbohidrat disebut juga hidrat arang. Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi tubuh manusia. Makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah beras, jagung, gandum, singkong, kentang, ubi, dan sagu. Karbohidrat berguna untuk menghasilkan kalori sebagai sumber tenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Fungsi karbohidrat bagi tubuh adalah (1) sebagai sumber tenaga, (2) sebagai cadangan tenaga, dan (3) untuk mempertahankan suhu tubuh. b. Lemak Lemak merupakan sumber tenaga selain karbohidrat. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan. Jika persediaan karbohidrat di dalam tubuh habis maka lemak digunakan sebagai penggantinya. Berdasarkan sumbernya, lemak dibagi menjadi dua, yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Lemak nabati diperoleh dari tumbuhan, seperti kelapa, kacang tanah, kemiri, dan alpukat. Sedangkan lemak hewani berasal dari hewan, misalnya daging, telur, susu, keju, dan mentega. c. Protein Protein merupakan zat makanan yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Selain itu, protein juga berperan dalam penggantian bagian tubuh yang rusak dan membentuk zat kekebalan tubuh. Sama halnya seperti lemak, protein terdiri dari dua macam, yaitu protein nabati dan protein hewani. Sumber protein nabati di antaranya adalah tempe, tahu, kacang-kacangan, dan jamur. Adapun sumber protein hewani adalah daging, ikan, telur, dan susu. d. Mineral Mineral merupakan zat pengatur tubuh. Mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Walaupun tubuh hanya membutuhkan sedikit, tetapi jika tubuh kekurangan mineral, kesehatan akan terganggu.
  8. 8. 7 Beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sebagai berikut :  Yodium berfungsi untuk perkembangan kecerdasan. Terdapat pada makanan yang merupakan hasil laut dan garam beryodium. Kekurangan yodium menyebabkan penyakit gondok.  Fosfor berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi serta mengatur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Terdapat pada : daging, ikan dan telur  Kalsium (Ca) berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi. Terdapat pada susu, telur, dan buah-buahan  Zat besi berfungsi untuk pembentukan hemoglobin dalam darah. terdapat pada susu, hati, kuning telur, dan sayuran berwarna hijau  Fluorin berfungsi untuk memperkuat gigi. Terdapat pada kuning telur, otak, dan susu.  Kalium berfungsi untuk mempengaruhi kerja otot jantung. Terdapat pada kacang-kacangan, hati, ikan dan kerang.  Natrium berfungsi mengatur kelancaran kerja otot terutama otot jantung dan mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Terdapat pada ikan, pisang, kentang dan sayuran hijau. e. Vitamin Vitamin adalah zat makanan yang berfungsi sebagai pengatur dan pelindung tubuh. Vitamin dapat mencegah timbulnya penyakit. Kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengganggu kesehatan. Vitamin mempunyai berbagai macam dan fungsi yang berbeda-beda. Vitamin A berfungsi untuk mencegah penyakit mata, seperti rabun senja. Vitamin A terdapat pada hati, minyak ikan, daging, susu, sayuran dan buah berwarna jingga. Vitamin B berfungsi untuk mencegah penyakit beri-beri. Vitamin B terdapat pada kacang hijau, daging, kulit beras dan sayuran. Vitamin C berfungsi untuk mencegah penyakit sariawan. Vitamin C terdapat pada buah- buahan seperti jeruk, tomat, pepaya dan sayuran hijau. Vitamin D berfungsi untuk mencegah penyakit rakhitis (tulang). Vitamin D terdapat pada susu, minyak ikan, dan kuning telur. Vitamin E berfungsi untuk mencegah kanker paru-paru dan perawatan kulit. Vitamin E terdapat pada biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu. Vitamin K berfungsi untuk pembekuan darah. Vitamin K terdapat pada bayam, tomat, dan wortel.
  9. 9. 8 2.5. Dampak pola makan yang tidak sehat terhadap kesehatan. Pola makan yang tidak sehat secara terus menerus akan menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan, antara lain adalah mengalami gangguan penyerapan gizi, gangguan pencernaan, dan gangguan penyerapan gizi. Mengkonsumsi makanan secara tidak teratur dapat menyebabkan gangguan penyerapan gizi dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh sistem yang membutuhkan gizi dan berbagai macam vitamin yang diperlukan tubuh untuk melakukan proses metabolisme akan sulit di dapat pada jam dan waktu tertentu disaat anda beraktifitas. Kurangnya vitamin dan gizi yang digunakan untuk metabolisme tubuh, akan berakibat tubuh mengambil vitamin dan gizi dari bagian tubuh yang lain. Padahal gizi atau vitamin yang di ambil dari bagian tubuh lain sudah mempunyai perannya masing masing. Yang berakibat bagian lain dari tubuh anda akan mengalami kekurangan gizi atau vitamin. Pola makan yang tidak sehat juda dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pencernaan.
 Karena proses makan yang tidak teratur dapat menyebabkan masalah pada kesehatan pencernaan. Tubuh sangat bergantung pada makanan sebagai sumber tenaganya. Makanan yang di konsumsi dapat memberi energi kepada tubuh saat bekerja dan beraktifitas. Tubuh paling tidak bekerja selama 10 hingga 12 jam per hari. Namun bila pola makan tidak teratur maka tubuh yang terus bekerja akan terganggu, walaupun tidak ada makanan yang masuk, maka tidak akan ada yang di konsumsi, yang berakibat pencernaan akan terus berkerja. Pada akhirnya sistem pencernaan hanya akan melukai organ pencernaannya sendiri. Dengan pola makan yang tidak teratur, biasanya penyakit yang sering sekali terjadi adalah penyakit maag. Hal ini disebabkan oleh organ lambung yang berkerja tidak sesuai dengan waktunya. Lambung akan sangat tidak terbiasa dengan pola makan yang terus berganti ganti. Akibatnya lambung tidak bisa menyesuaikan waktu berkerjanya, yang dapat berakibat merusak bagian lambung itu sendiri. 2.6. Hubungan antara jenis makanan, gizi, kesehatan, dan pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Jenis makanan yang di konsumsi sangat menentukan asupan gizi yang di peroleh. Perolehan gizi ini yang menjadi tolak ukur dalam kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Ada ser 50 jenis zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Semuanya harus dipenuhi dengan jumlah atau kadar tertentu agar tercipta asupan gizi yang seimbang pada tubuh. kandungan makanan ini yang populer adalah kandungan vitamin, karbohidrat, protein, garam mineral, asam lemak, asam amino, dan air. Zat-zat ini sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai zat pembangun tubuh. zat pembangun di sini berperan untuk
  10. 10. 9 pertumbuhan, regenerasi dan pertumbuhan sel-sel dan jaringan tubuh, dan sebagai penyedia energi untuk tubuh. Sumber zat-zat penting ini berasal dari jenis makanan yang di konsumsi setiap hari. Sebut saja misalnya jagung, umbi-umbian, gandum, sayuran, buah-buahan, beras, dan masih banyak bahan makanan lainnya. Berbeda dengan seseorang yang sering mengkonsumsi junk food (makanan tidak sehat), contohnya adalah gorengan. Gorengan mengandung kalori, lemak atau minyak, dan oksidan yang tinggi. Bila di konsumsi secara terus menerus atau dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kegemukan, dan mengakibatkan sakit jantung korener. Dalam proses menggoreng sering terjadi banyak zat karsiogenik, yang telah dibuktikan mengakibatkan kanker bagi mereka yang sering atau gemar mengkonsumsi makanan ini dalam jumlah banyak. Contoh lainnya adalah mi instan, makanan ini tergolong makanan tinggi garam, miskin vitamin, dan mineral. Kadar garam tinggi menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah, dan mengandung trans lipid, memberatkan beban pembuluh darah jantung. Menurut beberapa ahli gizi, mi instan hanya boleh di konsumsi maksimal seminggu sekali. Karena dibutuhkan waktu 3 hari untuk dapat mencerna mi instan dalam pencernaan.
  11. 11. 10 BAB III PENUTUP 3.1. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa tubuh membutuhkan asupan zat gizi yang cukup untuk perkembangan dan pertumbuhan tubuh. Setiap zat gizi memiliki fungsi yang spesifik bagi tubuh. Masing-masing zat gizi tidak dapat berdiri sendiri dalam membangun tubuh dan menjalankan proses metabolisme. Namun zat gizi tersebut memiliki berbagai fungsi yang berbeda. Tiga fungsi utama zat gizi dalam makanan bagi tubuh adalah (1) sebagai sumber energi yaitu karbohidrat, lemak, protein yang dapat ditemukan dalam nasi, jagung, dll. (2) untuk pertumbuhan dan pembangun jaringan tubuh yaitu protein, lemak, mineral, dan vitamin (3) sebagai pengatur proses didalam tubuh yaitu, mineral, vitamin, air, dan protein. Jika tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup atau terlalu banyak mengkonsumsi junk food (makanan tidak sehat) maka ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Pola makan yang teratur juga penting dalam kesetahan. Pola makan yang tidak sehat secara terus menerus akan menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan, antara lain adalah mengalami gangguan penyerapan gizi, gangguan pencernaan, dan gangguan penyerapan gizi. 3.2. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, tim penulis menyarankan: 3.2.1. Masyarakat perlu meningkatkan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat. 3.2.2. Masyarakat perlu mengontrol keinginannya dalam mengkonsumsi makanan cepat saji (makanan tidak sehat) yang berlebihan. 3.2.3. Masyarakat perlu lebih memahami tentang dampak buruk pola makan yang tidak sehat terhadap kesehatan.

×