O slideshow foi denunciado.
Utilizamos seu perfil e dados de atividades no LinkedIn para personalizar e exibir anúncios mais relevantes. Altere suas preferências de anúncios quando desejar.

minyak atsiri syarat dan potensi bisnis

2.261 visualizações

Publicada em

minyak atsiri sebagai komoditi ekspor indonesia, Syarat mutu untuk minyak atsiri meliputi syarat khusus dan syarat umum
Syarat umum antara lain warna, bau , bobot jenis, indeks bias, putaran optik, serta kelarutan dalam etanol.
Sementara untuk syarat khusus disesuaikan dengan jenis minyaknya seperti kdar bahan aktif, bilangan asam, bilangan ester, minyak pelikan, serta minyak lemak, Hingga saat ini, masih banyak bahan yang mengandung inyak atsiri diperdagangkan dengan harga yang murah, sehingga bisa diolah melalui peyulingan menjadi minyak atsiri dan dijual dengan harga yang mahal, Minyak atsiri tidak hanya dikelola oleh negara berkembang tetapi juga oleh negara maju, akan tetapi negara berkembang Cuma memproduksi menjadi barang setengan jadi, kemudian diekspor. Sedangkan negara maju mengimpor barang setengah jadi lalu dioleh menjadi barang jadi dan di ekspor kenegara berkembang.
Diantara 80 jenis minyak atsiri yang ada di indonesia sekitar 20 jenis tetapi yang dimkenal di pasar dunia 15 jenis, diantaranya menjadi komoditas ekspor.

Publicada em: Negócios
  • Seja o primeiro a comentar

minyak atsiri syarat dan potensi bisnis

  1. 1. MUH ARSYAD
  2. 2.  MINYAK ATSIRI dan turuannya merupakan salah satu komoditas ekspor indonesia yang banyak digunakan dalam industri parfum, kosmetik farmasi dan makanan.  Karena mengandung senyawa organik golongan terpen yang mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi.  Minyak atsiri mempunyai rasa getir dan berbau wangi sesuai dengan sesuai dengan bau tanaman aslinya.
  3. 3.  Jenis minyak nilam dan serai wangi merupakan jenis terbanyak yang diekspor.  Untuk perkembangannya minyak yang lain sudah mulai dikembangkan untuk keperluan ekspor seperti minyak cengkeh, minyak kayu putih, minyak bunga kenanga  Minyak atsiri memiliki nilai jual yang tinggi. Teknologi pengolahannya pun memungkinkan di usahakan dalam skala industri atau usaha koperasi maupun pengumpul.
  4. 4.  Harga daun nilam kering dipetani adalah Rp 4000/kg. setelah jadi minyak harga menjadi Rp 350.000/kg.  Harga buah pala kering adalah Rp 52.500/kg dan harga minyaknya menjadi Rp 570.000/kg  Harga kayu manis yang hanya seharga Rp 3000/kg setelah menjadi minyak harganya mencapai Rp 1.000.000/kg  Harga serai wangi basah seharga Rp 350/ kg minyaknya seharga Rp 50.952/kg  Harga cengkeh Rp 7000/kg setelah menjadi minyak menjadi Rp 53.008/ kg.
  5. 5.  Jenis dan varietas bahan baku yang digunakan  Penanganan bahan segar  Proses pengeringan  Proses pengolahan/ produksi minyak  Penanganan pasca produksi yang meliputi pemisahan/pemurnian minyak atsiri dan pengemasan yang tepat saat penyimpanan minyak atsiri sebelum diproduksi lebih lanjut menjadi berbagai macam produk siap pakai  Pegangan stakholders dalam menentukan mutu minyak atsiri
  6. 6.  Syarat mutu untuk minyak atsiri meliputi syarat khusus dan syarat umum  Syarat umum antara lain warna, bau , bobot jenis, indeks bias, putaran optik, serta kelarutan dalam etanol.  Sementara untuk syarat khusus disesuaikan dengan jenis minyaknya seperti kdar bahan aktif, bilangan asam, bilangan ester, minyak pelikan, serta minyak lemak.
  7. 7. Jenis minyak asiri Jumlah (kg) Nilam 2.074.250 Jahe 16.660 Pala 955.466 Vetiver 56.444 Citronela 55.924 Anis 446.528 Kayu Manis - Sumber :BPS 2004
  8. 8.  Minyak atsiri tidak hanya dikelola oleh negara berkembang tetapi juga oleh negara maju, akan tetapi negara berkembang Cuma memproduksi menjadi barang setengan jadi, kemudian diekspor. Sedangkan negara maju mengimpor barang setengah jadi lalu dioleh menjadi barang jadi dan di ekspor kenegara berkembang.  Diantara 80 jenis minyak atsiri yang ada di indonesia sekitar 20 jenis tetapi yang dimkenal di pasar dunia 15 jenis, diantaranya menjadi komoditas ekspor.
  9. 9.  Komoditas 15 jenis minyak atsiri yang ada yaitu minyak nilam, minyak cengkih, akar wangi, pala, mawar, jahe, kencur, temulawak, melati, sedap malam, kamboja, serai, kenanga, adas, dan kayu manis.  Indonesia merupakan negara pengekspor minyak atsiri nomor 6 didunia setelah cina, eropa, amerika, hongkong, dan brasil.
  10. 10. Sumber BPS 2006 Jenis minyak atsiri Jumlah (kg) Nilai (us $) Bergamot 3.124 132.155 Orange 334.117 1.201.433 Lemon 36.784 426.668 lime 32.511 354.596 Citrus 50.048 746.440 Jasmine 98 292 Lavender 31.691 383.074 Pepermint 261.181 2.209.346
  11. 11.  Untuk memenuhi pasar dalam negeri yang terus meningkat maka indonesia melakukan impor. Berdasarkan hal tersebut maka potensi pasar dalam negeri masih sangat terbuka.  Hingga saat ini, masih banyak bahan yang mengandung inyak atsiri diperdagangkan dengan harga yang murah, sehingga bisa diolah melalui peyulingan menjadi minyak atsiri dan dijual dengan harga yang mahal.

×